...■▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎■...
Imperial Apartemen merupakan sebuah apartemen termewah dan termegah dengan fasilitas terlengkap dari gym, kolam berenang lua, mall, sauna dan fasilitas lain pada umumnya.
Lepas dari itu semua, sistem keamanan disini juga memiliki perbedaan yakni penjaga keamanan biasa, satpam dan penjaga keamanan VIP.
Yang mana Penjaga Keamanan VIP merupakan petugas keamanan yang terpilih dan terbaik dalam menjalankan tugas mereka. Rata-rata mereka keluaran dari Tentara, agen bahkan anggota Yakuza.
Salah satu nya, Kenzo. Ketua Keamanan VIP yang memiliki kemampuan teknik karate yang tinggi dan saat ini, Luna sedang berada di ruang latihan para Petugas keamanan VIP.
Dengan celana pendek, baju tank top dan sweater. Luna bersandar di tembok dengan tangan terlipat.
Disana Luna memperhatikan Kenzo yang sedang berlatih bela diri dengan penuh kekaguman.
Ditengah itu, Jarvis memberikan sebuah saran.
...(Nona, apakah anda ingin menyalin pergerakan Ketua Kenzo?)...
Mendengar itu, Luna berantusias untuk menjalin teknik beladiri ketua Kenzo namun, dia ada keraguan tersendiri.
Berbeda dengan Jay yang mana dia masih atlet muda tinju yang salin sebelumnya.
"Apa tidak apa-apa. Jika, aku mencuri teknik bela diri dari nya?" batin ragu Luna.
Ditengah keraguan itu, Luna memikirkan keselamatan adik nya dan berbakti untuk kedua orangtuanya.
"Iya. Aku tidak boleh ragu dan mengecewakan keluarga Xiao juga untuk melindungi mereka," batin tekad Luna.
Lalu, Luna pun memberikan perintah nya.
"Jarvis, salin pergerakan teknik bela diri Kenzo!"
...Kling!...
...[Proses Penyalinan pergerakan Kenzo.]...
Tidak lama kemudian, proses penyalinan selesai.
...Kling!...
...[Proses Penyalinan berhasil. Teknik Kyushu Karate telah berhasil disalin.]...
Seusai pemberitahuan, Jarvis memberikan saran.
...(Tuan. Apakah anda ingin mentransfer teknik bela diri Kyushu Karate ke otak anda?)...
Mendengar itu, Luna tersenyum kecil dan menjawab nya, "Iya."
...Kling!...
...[Memulai pemindahan teknik bela diri Kyushu karate ke otak.]...
Sesaat pemberitahuan itu usai, Luna merasakan sakit kepala namun, lebih ringan dibandingkan sebelum nya.
...Kling!...
...[Pengiriman berhasil.]...
Setelah datang pemberitahuan itu, Luna mencoba memikirkan gerakan karate dan dia pun terkejut dengan apa yang ada didalam ingatan nya.
"Bagaimana mungkin? Aku bisa menguasai teknik Kenzo seperti yang sudah mahir bertahun-tahun," batin kagum Luna.
Tak lama kemudian, Kenzo mengakhiri latihan dan terkejut saat melihat ada Luna di dekat nya.
Melihat itu, Kenzo pun menghampiri Luna dan membungkukkan badannya.
"Maaf, Nona. Saya tidak tahu kalau anda ada disini," ucap Kenzo.
"Kenzo, kamu memiliki teknik Kyushu karate yang hebat. Apakah kamu mau bertanding melawan ku?" ajak Luna.
Kenzo dan seluruh petugas keamanan VIP disana terkejut dan sampai-sampai Kenzo mengembalikan posisi badan nya.
"Eh? Nona, apa maksud anda?"
Luna tersenyum kecil, "Apa kalian pikir aku seorang wanita manja yang hanya memikirkan hiasan dan gaun?"
Kenzo dan seluruh petugas keamanan VIP disana tersenyum kecil begitu juga Luna.
"Baik. Nona," jawab Kenzo.
Luna pun melangkah ketengah ruang latihan yang mana para petugas keamanan yang sedang berlatih disana mengesampingkan diri.
Lalu, Luna dan Kenzo pun saling berhadapan ditengah area latihan.
"Kenzo, jangan menahan diri! Atau, mengalah! Jika kamu melakukan itu, aku akan potong gajimu!"
"Iya. Nona. Saya mengerti."
Setelah itu, Luna dan Kenzo memasang kuda-kuda yang sama hingga membuat Kenzo terkagum.
"Oh, Nona menguasai teknik karate? Kalau, begitu tunjukkan lah!" ucap nantang Kenzo dengan kode tangan.
Luna tersenyum dan berbicara dalam bahasa Jepang, "Baik. Aku datang."
Luna pun memulai serangan dengan pukulan lurus namun, serangan itu berhasil dihalau oleh Kenzo meski begitu Luna melanjutkan serangan nya lagi begitu juga Kenzo yang melancarkan serangan balik.
Sehingga Luna dan Kenzo saling bertukar serangan dan imbang serta membuat Kenzo terkagum.
"Aku tidak menyangka kalau Nona Luna bisa bela diri karate juga lepas dari itu serangan berisi," batin Kenzo dengan senyuman kecil.
Luna yang memiliki teknik yang sama dengan Kenzo yang membuat mereka tidak saling mengalah.
Sebenarnya, Luna sendiri tidak mengunakan seluruh kekuatan nya. Itu dikarenakan Luna ingin melihat teknik original nya.
Setelah beberapa lama terus bertukar serangan, Luna berpikiran sesuatu.
"Seperti nya, aku harus mengalah. Lagipula, pengalaman bertarung itu lebih kuat dibanding instan," batin Luna.
Setelah serangkaian serangan, Kenzo menutup serangan beruntun nya dengan teknik;
Oi-Zuki-Chudan.
Sebuah pukulan keras mengenai Luna dan membuat nya mundur beberapa langkah seraya memegang perut nya.
"Baiklah, Ketua Kenzo. Aku mengaku kalah. Kemampuan mu memang luar biasa," ucap Luna dengan memberikan kode tangan berhenti.
"Nona, anda juga hebat. Tapi, gerakan anda masih kaku dan kecepatan mu juga kurang. Perbaiki itu!" ucap tegas Kenzo dengan tangan bertolak pinggang.
Luna sontak menegakan badan nya kembali, "Iya. Ya."
Luna dan Kenzo pun saling bertukar senyum.
Lalu, Kenzo didalam batin nya memiliki pemikiran yang berbeda.
"Aku sangat yakin semua teknik Nona Luna sama seperti ku. Apa yang dia memiliki kemampuan menyalin bela diri? Lepas dari itu. Jika otot nya terlatih mungkin aku bisa saja kalah," batin analisa Kenzo.
Meski begitu, seluruh petugas keamanan VIP bertepuk tangan melihat pertarungan Luna dan Kenzo.
"Baru kali ini, saya melihat Ketua bertarung dengan serius."
"Wuahh! Nona Luna tidak hanya cantik tapi jago bertarung!"
"Kami sangat beruntung!"
"Hidup Nona Luna!"
"Hidup Nona Luna!"
....
Luna tersenyum kecil, "Aish, kalian terlalu berlebihan!"
Saat mengucapkan itu, Putra dan Miranda datang menghampiri Luna.
"Kakak luar biasa! Disini aku semakin yakin kalau aku akan berlatih bela diri agar sekuat kakak dan ketua Kenzo!" ucap semangat Putra.
Luna tersenyum dan memegang kepala Putra, "Kakak, tunggu! Supaya kita bisa duel!"
Dengan senyuman kecil, Putra tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
Luna juga menoleh kebelakang, "Kenzo dan semua nya. Tolong latih Putra!"
Kenzo sontak menundukkan kepalanya, "Baik, Nona."
Juga, Para petugas keamanan VIP sontak berdiri dan menundukkan kepalanya.
"Baik, Nona!"
Setelah mendapatkan jawaban itu, Luna menoleh kearah Miranda.
"Ada apa, Miranda?"
"Paman dan bibi anda datang. Sekarang, lagi di lobby," jawab Miranda.
"Iya. Aku akan kesana."
Setelah itu, Luna berpamitan dan pergi bersama Miranda ke Lobby. Ditengah melangkah, Miranda berbicara sendiri di banding.
"Nona Luna memang menyeramkan. Sosok wanita cantik, pintar dan jago bela diri. Itu juga nona masih umur 17 tahun. Bagaimana kedepannya nanti? Mungkin, ditangan Nona Xiao Luna. Keluarga Xiao bisa mendominasi dunia," batin Miranda.
...■▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎■...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 88 Episodes
Comments
rhea
mantappp💪💪💪🇲🇾🇲🇾🇲🇾
2024-09-16
1
My.Name
Keren! Lanjut, Bro 👍
2024-09-04
2