Bab.20. Ultah Ketua Kelas ; bertemu lagi

Kepala Sekolah hanya terdiam, begitu juga dengan guru yang melaporkan kejadian, terlebih Harman dan 4 Orangtua murid lainnya.

"Saya harap sekolah ini dapat menutup identitas Nona Muda kami, begitu juga kalian berlima, sampai hal ini bocor ke publik pihak sekolah dan kalian berlima ku hancurkan.Tegas Jordan Albert.

Anabelle kembali ke rumah karena sudah hilang semangat belajarnya, dia disambut Mbok Ijah dan bi Inah, selesai makan mereka sama-sama ke stasiun kereta.

Hari - hari berlalu, Tanpa terasa sudah mau lebaran haji, Anabelle makin cerah dan bahagia, di setiap hari Sabtu akan ke rumah ibunya dan menginap disana, Pihak perusahaan gelagapan waktu pak Slamet melaporkan bahwa Anabelle akan menginap.

Pihak Perusahaan segera menyediakan segala sesuatu, termasuk bahan makanan dan alat makan dan lainnya, Anabelle sebenarnya tidak peduli soal menu makanan, karena dia terbiasa makan makanan yang sederhana atau apa saja yang bisa di makan maka dia oke saja.

Mbok Ijah dan bi Inah sangat senang, karena hari ini Anabelle akan datang ke kampungnya sesuai janji, dan akan berkumpul di rumah mbok Ijah.

Di stasiun Kebumen, Lima mantan pelayannya datang menjemputnya dengan menyewa mobil, Anabelle datang bersama Ayu, awalnya Anabelle ingin datang sendiri, tapi Jordan Albert, tidak menginginkan nya.

"Halo semuanya, apa kabar, sapa Anabelle dengan penuh bahagia,

"Kami semuanya baik-baik saja sayang, gimana sekolahnya, apa masih ada yang cari masalah, ucap mbok Ijah.

Sudah tidak ada, hanya Anna tidak punya teman, tapi tidak apa-apa, toh Anna sudah terbiasa tidak memiliki teman selain kalian berlima, jadi santai saja, jawab Anabelle dengan jujur.

"Yang penting dapat ilmu, Nona Muda tambah pintar, bibi sangat ingin Nona Muda seperti TV itu pakai pakaian dan topi yang ada talinya, baju wisuda katanya" ucap Mbok Ijah.

"Percayalah, Anna pasti bisa buktikan pada bibi semuanya, bahwa Anna pasti yang terbaik, balasnya penuh semangat.

Di kampung Mbok Ijah terasa sangat sejuk, Anabelle berkeliling kampung bersama mbok Ijah juga bi Inah dan Ayu, yang lain mempersiapkan makanan.

Dan saat hati raya tiba, suasana kampung lebih terasa silahturahmi nya, Ayu bahagia melihat majikannya begitu menyayangi mantan pelayannya, dia bisa membayangkan bagaimana pelayanan ini mendidik Anabelle.

Ayu sudah sangat geram setelah mendengar kisah Anabelle, Jordan Albert juga sama, tapi Anabelle, tidak mau buru-buru.

Dan benar saja, satu persatu keluarga Gunawan mulai tumbang, selesai masalah yang satu, Anabelle akan membuat masalah yang lain.

Hingga saat ini, keluarga Gunawan juga tak pernah mencari tahu keberadaan Anabelle, dan pastinya mereka tidak merasa tindakannya salah, dampaknya pada usaha mereka.

Walau mereka masih bisa mendapatkan dividen setiap tahun, tapi berbeda dengan di waktu mereka yang memegang perusahaan.

Ditangan orang lain, perusahaan mereka makin maju, karena tata kelola Perusahaan yang baik dan benar, beberapa bulan rating perusahaan terus merangkak naik.

Rumah mewah mereka sudah di jual, mobil sport dan barang sudah di jual, Samuel mencoba membuka usaha kecil, lumayan berhasil, cukup untuk biaya sehari-hari.

Amara dan Rendra masih lumayan, tapi sempat terguncang, biasanya saat ada tas branded baru, dia langsung memesannya, tapi saat ini, dia hanya diam.

Berbanding terbalik dengan Anabelle, dia menikmati hidupnya dengan apa adanya, dia tidak pernah tergiur dengan apapun, mungkin karena masih kecil,tapi karakternya sudah teruji, pulang sekolah hanya mengerjakan tugas sekolah,nonton dan telpon ke Tantri atau para mantan pelayannya.

Selebihnya dia melihat laporan kantor, apalagi perusahaan Ibunya, yang saat baru saja membeli Hotel, salah satu aset dari keluarga mertua Gunawan Tua.

Di kampung Mbok Ijah, Anabelle datang ke kolam usah lele dan mujair milik kedua anaknya Mbok Ijah

Anabelle memberikan hadiah dengan membeli lahan di samping usaha anaknya Mbok Ijah.

Hidup para mantan pelayan saat juga mulai berkembang, punya sawah, bahkan keempat pelayan itu, membuka usaha ayam petelur, jadi seperti kelompok, walau belum ada hasil, tapi Suaminya terurus, 15 ribu ekor, dan akan 3 tahap, Anabelle membantu mereka dengan ikhlas.

Setelah berlibur 3 hari, akhirnya Anabelle kembali ke Jakarta, besok dia harus ke sekolah.

Hari berganti, Minggu berganti dan bulan berganti,hari ini adalah hari terakhir untuk ujian Semester 1, Anabelle menghadapi dengan penuh semangat.

Enam bulan merasakan bersekolah, dia belum memiliki yang namanya sahabat, hanya sekedar bertutur kata saja dengan teman sekelas.

Banyak yang mencoba mengajak nya untuk sekedar jalan-jalan ke mall, tapi Anabelle tidak mau, alhasil mereka menjauh.

Akhirnya, Ujian semester 1 selesai, jam 1 siang dia sudah sampai dirumah, di kelas teman-teman nya janjian untuk jalan-jalan di Mall, dan kali ini, Anabelle setuju, karena tidak enak dengan Ketua Kelas yang berulang Tahun, dia mengajak mereka ke Restoran milik keluarganya di Blok M

Hari ini, Ayu lagi ke Singapura jadi tidak bisa menemani Anabelle, jam sore, Pak Bagio mengantar Anabelle ke Daerah Blok M.

Semuanya sudah berkumpul di Pasaraya Mall, tanpa sengaja, Anabelle melihat Ayahnya lagi jalan dengan keluarga nya, dan seorang wanita, dan terdapat 4 anak, yang dia tahu hanya Gerald dan Sarah.

Annabelle cuek saja, namun kejadian tak terduga terjadi, Sang Ketua Kelas datang menghampiri Sebastian dan keluarganya.

"Halo Paman, halo sepupu-sepupu, Anabelle cukup kaget tapi tetap dengan gaya cueknya.

"Apa mereka teman-teman sekolahmu? tanya Sebastian yang belum memperhatikan Anabelle.

"Ayah, bukannya itu Anabelle yang pernah tinggal dirumah, bisik Sarah.

Sebastian kemudian menengok arah yang ditunjuk Sarah, seketika darahnya bergejolak, wajahnya merah entah kenapa, ada rasa ingin pulang, tapi dia juga tidak enak dengan keluarga istrinya.

Tiga bulan setelah Anabelle keluar dari rumah, Sebastian akhirnya menikah sah.

Tampak gelisah dan moodnya Sebastian lenyap seketika, sedangkan Anabelle tidak peduli, dia berusaha meladeni teman-temannya ngobrol walau tidak akrab.

Ketua Kelas di panggil ayahnya karena acara sudah mau di mulai, seperti bebek yang di gembalakan, mereka berbaris antri masuk restoran sekalian mengambil nomor yang akan di undi untuk door prize.

Sebastian masih berpikir, bagaimana anak tidak sekolah kok bisa masuk SMP, karena jika di hitung, sudah hampir setahun Anabelle keluar dari rumahnya.

Acara berlangsung dengan lancar, Anabelle memusatkan kekuatan matanya untuk mencari Toilet, dan ketemu.

Dia berlari keluar Rungan acara, hal itu tak luput dari perhatian Sebastian.

Dia segera menyusul dan menunggu Anabelle keluar, dia rencananya akan mengusir Anabelle.

Dan benar saja, saat Anabelle keluar dia langsung menarik tangannya dengan kasar, Anabelle diam saja dan menatapnya dengan tajam.

"Pergi kau dari sini, karena disini bukan tempat orang rendahan sepertimu, bentak Sebastian.

"Apakah kamu pemilik Mall dan pemilik acara ini, sombong sekali jadi orang, jawab Anabelle.

"Kamu melawan saya, hardik Sebastian.

"Kalau kamu kasar, tak mungkin aku diam, kamu pikir saya orang bodoh dan lemah di luar sana yang bisa kamu bosoh-bodohi, kalau mau bertarung ku layani, tapi apa yang kudapat jika aku menang ", jawab Anabelle menantang.

"Kurang ajar kamu, geram Sebastian dan sekali lagi ingin menendang Anabelle.

Terpopuler

Comments

🍃🦂 Nurliana 🦂🍃

🍃🦂 Nurliana 🦂🍃

Hhiiihh ko ada sih ortu durhakim begitu

2025-02-11

0

Apud Tahu

Apud Tahu

ayo lawan biar nyaho tu aki'

2025-02-24

0

𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟

𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟

dasar orang tua durhaka

2025-01-06

1

lihat semua
Episodes
1 Bab.01. Anabelle Rista
2 Bab. 02. Nenek Arimbi Ratu Perompak
3 Bab.03. Rencana meninggalkan Rumah
4 Bab.04. kepergian Bi Ijah dan meeting
5 Bab.05. Dianiaya
6 Bab.06 Keluarga Bejad
7 Bab.7 Tiba di rumah Nenek dan Penyelidikan
8 Bab.08. Keluarga Gunawan mulai terganggu
9 Bab.09.Arahan untuk Pelayan
10 Bab.10. Amara vs Anabelle
11 Bab.11. Bertemu Keluarga Gunawan
12 Bab. 12. Bertemu Sebastian Gunawan
13 Bab. 13. Bertemu Anita Lesmana
14 Bab.14. Warisan sang Ibu
15 Bab.15. Tante - Tante
16 Bab.16. Keceriaan
17 Bab.17. Masuk Sekolah
18 Bab.18. Masalah disekolah
19 Bab.19. Jordan Albert
20 Bab.20. Ultah Ketua Kelas ; bertemu lagi
21 Bab.21. Anabelle di tangkap
22 Bab.22. Hukuman 2 Tahun
23 Bab.23. Hadiah terindah
24 Bab. 24. Karma itu ada
25 Bab.25. Keanu
26 Bab. 26. Ancaman bagi Anabelle
27 Bab.27. Bertemu Gerald sang kakak
28 Bab.28. Masalah perusahaan Marchelo Wardana
29 Bab. 29. Kebahagiaan Marchelo
30 Bab 30. Mulai Kuliah
31 Bab.31. Brendan Stamford
32 Bab.32. Perampokan
33 Bab.33. Rahasia Gunawan Tua
34 Bab. 34. Sudah Cacat tetap sombong
35 Bab.35. Dikasih hati mau jantung
36 Bab.36. Buah tomat
37 Bab.37. Pernikahan Sarah
38 Bab. 38. Acara pesta kacau
39 Bab. 39. Pertemuan ibu dan anak
40 Bab.40. Bersatunya Keluarga dan ibu sambung yang baik
41 Bab.41. Berbagi dan harapan
42 Bab.42. Aldrian dan keluarganya
43 Bab 43. Pembagian Warisan sang ibu
44 Bab. 44. Yuri
45 Bab.45. Ketulusan Yuri
46 Bab. 46. Status Yuri
47 Bab. 47. Berkunjung Ke perusahaan ibu
48 Bab. 48. Ketemu Rendra Gunawan
49 Bab.49. Leona Agustine
50 Bab. 50. Mulai membuka Diri
51 Bab.51. Santi
52 Bab. 52. Masalah Santi
53 Bab.53. Menolong orang
54 Bab.54. Tanah Kosong
55 Bab.55. Akibat sombong
56 Bab.56. Akhir sebuah sengketa
57 Bab.57. Acara dan kedatangan mafia Tanah
58 Bab.58. S2. Pertarungan
59 Bab. 59. Pembunuh Baik Hati
60 Bab.60. Keluarga Wildan
61 Bab. 61. Awal pembangunan
62 Bab. 62. Davian yang Malang
63 Bab.63. laki-laki Pelit
64 Bab.64. Menolong Leona
65 Bab.65. orang buangan
66 Bab. 66. Membeli Perusahaan
67 Bab. 67. Winny Andradi
68 Bab. 68. Berita Bahagia
69 Bab. 69. Santi dan Thomas terkejut
70 Bab. 70. Mendukung teman
71 Bab. 71. Anabelle di incar
72 Bab. 72. Eksekusi Besar
73 Bab.73. Kehancuran Rendra dan Amara
74 Bab.74. BelleRis dan Penawaran lucu
75 Bab.75. Keanu yang Malang
76 Bab. 76. Pengganggu datang lagi
77 Bab. 77. Pertemuan tak terduga
78 Bab.78. Menjadi Pelindung
79 Bab. 79. 9 Keturunan Punggawa
80 Bab.80. Kembali beraksi
81 Bab. 81. Pembukaan Toko Santi
82 Bab. 82. Kartu tertinggi
83 Bab. 83. Warung Pak Haji Rozak
84 Bab. 84. Gadis tangguh
85 Bab. 85. Renita dan Diniastri
86 Bab.86. Menyewa Kios untuk Dini
87 Bab. 87. Seharian bersama Dini
88 Bab. 88. Nasib Davian Wildan
89 Bab.89. Sejarah
90 Bab. 90. Status Anabelle dan 9 Punggawa
91 Bab.91. Majikan yang baik
92 Bab. 92. Pasar Barang Bekas
93 Bab. 93. Keturunan setengah Dewa
94 Bab. 94. Dewi Prameswari dan Anaknya
95 Bab. 95. Keturunan Harimau Putih
96 Bab.96. Pasangan Berbahagia
97 Bab. 97. Bersama saudara Baru
98 Bab.98. Pengetahuan Baru
99 Bab.99. Kolam Penyucian
100 Bab.100. Kebangkitan Dewi Semesta
101 Bab. 101. Berangkat ke China
102 Bab.102. Rumah Peninggalan Nenek Arimbi di Beijing
103 Bab.103. Mulai berjudi batu
104 Bab. 104. Menjual Batu giok
105 Bab. 105. Rejeki Yi Fei dan Lan Lan
106 Bab. 106. Pelelangan
107 Bab.107. Membantu hingga tuntas
108 Bab. 108. Ling Bo
109 Bab. 109. Keberuntungan seorang ibu
110 Bab. 110. Kembali ke Jakarta
111 Bab.111. Ada yang mencoba mengganggu
112 Bab. 112. Anak Durhaka
113 Bab.113. Keharmonisan
114 Bab.114. Liburan selesai
115 Bab. 115. Kebahagiaan Dini dan Bude
116 Bab.116. Santai
117 Bab. 117. Grace Melahirkan
118 Bab. 118. Xavier Jose Bachtiar
119 Bab. 119. Keluarga munafik.
120 Bab. 120. Nasib Dark Lion
121 Bab. 121. Aset bertambah.
122 Bab. 122. Alrisa Grasela Bachtiar
123 Bab. 123. Orang terdekat
124 Bab. 124. Malapetaka 2 Keluarga tersembunyi
125 Bab. 125. Nasib pasukan penyerang
126 Bab. 126. Resepsi pernikahan.
127 Bab. 127. Kebahagiaan
128 Bab. 128. Keluarga Angkat Santi
129 Bab. 129. Akhir dari Brandon Stamford
130 Bab. 130. Salah mengganggu orang.
131 Bab.131. Bella Vista Food Court
132 Bab. 132. Darah Anabelle
133 Bab. 133. Rencana membeli Peternakan
134 Bab. 134. Memperdalam ketrampilan memasak
135 Bab. 135. Belle Kafe dan Fresh Market
136 Bab. 136. Kebahagiaan Aldrian dan Duka Sebastian
137 Bab. 137. The Modern World Food dan Five Star
138 Bab. 138. Anabelle mulai marah
139 Bab. 139. Rahasia Anabelle masih terjaga
140 Bab. 140. Nasib Five Star
141 Bab. 141. Membeli aset Five Star dan membuat masalah di proyek.
142 Bab. 142. Leona dan Santi menjadi Pengamat Sosial
143 Bab. 143. Kematian Gunawan Tua
144 Bab. 144. Geovany Bastian Bachtiar. Dan kehamilan Yuri.
145 Bab. 145. Pengakuan Gunawan Tua.
146 Bab.146. Bertemu Siska, ibu kandung Gerald dan Sarah.
147 Bab. 147. Membawa Siska ke Jakarta
148 Bab. 148. Siska di peralat kekuatan Iblis.
149 Bab. 149. Jiwa iblis Gunawan Tua.
150 Bab. 150. Siska akhirnya bebas
151 Bab. 151. Perintah Kepada bawahan
152 Bab. 152. Dampak pemberontakan
153 Bab. 153. Kebahagiaan Santi dan kemarahan Anabelle
Episodes

Updated 153 Episodes

1
Bab.01. Anabelle Rista
2
Bab. 02. Nenek Arimbi Ratu Perompak
3
Bab.03. Rencana meninggalkan Rumah
4
Bab.04. kepergian Bi Ijah dan meeting
5
Bab.05. Dianiaya
6
Bab.06 Keluarga Bejad
7
Bab.7 Tiba di rumah Nenek dan Penyelidikan
8
Bab.08. Keluarga Gunawan mulai terganggu
9
Bab.09.Arahan untuk Pelayan
10
Bab.10. Amara vs Anabelle
11
Bab.11. Bertemu Keluarga Gunawan
12
Bab. 12. Bertemu Sebastian Gunawan
13
Bab. 13. Bertemu Anita Lesmana
14
Bab.14. Warisan sang Ibu
15
Bab.15. Tante - Tante
16
Bab.16. Keceriaan
17
Bab.17. Masuk Sekolah
18
Bab.18. Masalah disekolah
19
Bab.19. Jordan Albert
20
Bab.20. Ultah Ketua Kelas ; bertemu lagi
21
Bab.21. Anabelle di tangkap
22
Bab.22. Hukuman 2 Tahun
23
Bab.23. Hadiah terindah
24
Bab. 24. Karma itu ada
25
Bab.25. Keanu
26
Bab. 26. Ancaman bagi Anabelle
27
Bab.27. Bertemu Gerald sang kakak
28
Bab.28. Masalah perusahaan Marchelo Wardana
29
Bab. 29. Kebahagiaan Marchelo
30
Bab 30. Mulai Kuliah
31
Bab.31. Brendan Stamford
32
Bab.32. Perampokan
33
Bab.33. Rahasia Gunawan Tua
34
Bab. 34. Sudah Cacat tetap sombong
35
Bab.35. Dikasih hati mau jantung
36
Bab.36. Buah tomat
37
Bab.37. Pernikahan Sarah
38
Bab. 38. Acara pesta kacau
39
Bab. 39. Pertemuan ibu dan anak
40
Bab.40. Bersatunya Keluarga dan ibu sambung yang baik
41
Bab.41. Berbagi dan harapan
42
Bab.42. Aldrian dan keluarganya
43
Bab 43. Pembagian Warisan sang ibu
44
Bab. 44. Yuri
45
Bab.45. Ketulusan Yuri
46
Bab. 46. Status Yuri
47
Bab. 47. Berkunjung Ke perusahaan ibu
48
Bab. 48. Ketemu Rendra Gunawan
49
Bab.49. Leona Agustine
50
Bab. 50. Mulai membuka Diri
51
Bab.51. Santi
52
Bab. 52. Masalah Santi
53
Bab.53. Menolong orang
54
Bab.54. Tanah Kosong
55
Bab.55. Akibat sombong
56
Bab.56. Akhir sebuah sengketa
57
Bab.57. Acara dan kedatangan mafia Tanah
58
Bab.58. S2. Pertarungan
59
Bab. 59. Pembunuh Baik Hati
60
Bab.60. Keluarga Wildan
61
Bab. 61. Awal pembangunan
62
Bab. 62. Davian yang Malang
63
Bab.63. laki-laki Pelit
64
Bab.64. Menolong Leona
65
Bab.65. orang buangan
66
Bab. 66. Membeli Perusahaan
67
Bab. 67. Winny Andradi
68
Bab. 68. Berita Bahagia
69
Bab. 69. Santi dan Thomas terkejut
70
Bab. 70. Mendukung teman
71
Bab. 71. Anabelle di incar
72
Bab. 72. Eksekusi Besar
73
Bab.73. Kehancuran Rendra dan Amara
74
Bab.74. BelleRis dan Penawaran lucu
75
Bab.75. Keanu yang Malang
76
Bab. 76. Pengganggu datang lagi
77
Bab. 77. Pertemuan tak terduga
78
Bab.78. Menjadi Pelindung
79
Bab. 79. 9 Keturunan Punggawa
80
Bab.80. Kembali beraksi
81
Bab. 81. Pembukaan Toko Santi
82
Bab. 82. Kartu tertinggi
83
Bab. 83. Warung Pak Haji Rozak
84
Bab. 84. Gadis tangguh
85
Bab. 85. Renita dan Diniastri
86
Bab.86. Menyewa Kios untuk Dini
87
Bab. 87. Seharian bersama Dini
88
Bab. 88. Nasib Davian Wildan
89
Bab.89. Sejarah
90
Bab. 90. Status Anabelle dan 9 Punggawa
91
Bab.91. Majikan yang baik
92
Bab. 92. Pasar Barang Bekas
93
Bab. 93. Keturunan setengah Dewa
94
Bab. 94. Dewi Prameswari dan Anaknya
95
Bab. 95. Keturunan Harimau Putih
96
Bab.96. Pasangan Berbahagia
97
Bab. 97. Bersama saudara Baru
98
Bab.98. Pengetahuan Baru
99
Bab.99. Kolam Penyucian
100
Bab.100. Kebangkitan Dewi Semesta
101
Bab. 101. Berangkat ke China
102
Bab.102. Rumah Peninggalan Nenek Arimbi di Beijing
103
Bab.103. Mulai berjudi batu
104
Bab. 104. Menjual Batu giok
105
Bab. 105. Rejeki Yi Fei dan Lan Lan
106
Bab. 106. Pelelangan
107
Bab.107. Membantu hingga tuntas
108
Bab. 108. Ling Bo
109
Bab. 109. Keberuntungan seorang ibu
110
Bab. 110. Kembali ke Jakarta
111
Bab.111. Ada yang mencoba mengganggu
112
Bab. 112. Anak Durhaka
113
Bab.113. Keharmonisan
114
Bab.114. Liburan selesai
115
Bab. 115. Kebahagiaan Dini dan Bude
116
Bab.116. Santai
117
Bab. 117. Grace Melahirkan
118
Bab. 118. Xavier Jose Bachtiar
119
Bab. 119. Keluarga munafik.
120
Bab. 120. Nasib Dark Lion
121
Bab. 121. Aset bertambah.
122
Bab. 122. Alrisa Grasela Bachtiar
123
Bab. 123. Orang terdekat
124
Bab. 124. Malapetaka 2 Keluarga tersembunyi
125
Bab. 125. Nasib pasukan penyerang
126
Bab. 126. Resepsi pernikahan.
127
Bab. 127. Kebahagiaan
128
Bab. 128. Keluarga Angkat Santi
129
Bab. 129. Akhir dari Brandon Stamford
130
Bab. 130. Salah mengganggu orang.
131
Bab.131. Bella Vista Food Court
132
Bab. 132. Darah Anabelle
133
Bab. 133. Rencana membeli Peternakan
134
Bab. 134. Memperdalam ketrampilan memasak
135
Bab. 135. Belle Kafe dan Fresh Market
136
Bab. 136. Kebahagiaan Aldrian dan Duka Sebastian
137
Bab. 137. The Modern World Food dan Five Star
138
Bab. 138. Anabelle mulai marah
139
Bab. 139. Rahasia Anabelle masih terjaga
140
Bab. 140. Nasib Five Star
141
Bab. 141. Membeli aset Five Star dan membuat masalah di proyek.
142
Bab. 142. Leona dan Santi menjadi Pengamat Sosial
143
Bab. 143. Kematian Gunawan Tua
144
Bab. 144. Geovany Bastian Bachtiar. Dan kehamilan Yuri.
145
Bab. 145. Pengakuan Gunawan Tua.
146
Bab.146. Bertemu Siska, ibu kandung Gerald dan Sarah.
147
Bab. 147. Membawa Siska ke Jakarta
148
Bab. 148. Siska di peralat kekuatan Iblis.
149
Bab. 149. Jiwa iblis Gunawan Tua.
150
Bab. 150. Siska akhirnya bebas
151
Bab. 151. Perintah Kepada bawahan
152
Bab. 152. Dampak pemberontakan
153
Bab. 153. Kebahagiaan Santi dan kemarahan Anabelle

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!