Bab.03. Rencana meninggalkan Rumah

Ribuan tahun menjelajahi Bumi, hingga Nenek Arimbi mengetahui segala sesuatu, selain ilmu Kuno, ilmu modern dari zaman ke zaman dipelajarinya, penguasaan senjata, komputer, penyamaran, Nenek Arimbi tampil dengan berbagai bentuk wajah, puluhan kali reinkarnasi, dan sang pencipta tidak lagi mengabulkan permohonannya untuk bereinkarnasi.

Sang Pencipta memberikan nya waktu, agar warisannya tidak hilang begitu saja, hingga Nenek Arimbi bertemu Anabelle atas petunjuk sang pencipta, dan Anabelle lulus ujian, dan mulai saat ini, Anabelle Rista, adalah satu-satunya pewaris dari Nenek Arimbi.

Keringat Dingin membasahi baju Anabelle, Kekuatan Mata Langit dan Jari Emas sudah menyatu, keahlian tempur Kuno dan modern, hingga penguasaan senjata, kini telah sempurna, skil penguasaan berkendara dan komputer berada pada tingkat tertinggi melebihi manusia genius di dunia..

Sentuhan akhir adalah bagaimana menguasai Cincin Ruang pemberian Nenek Arimbi.

Kembali Cincin itu bersinar, kini nampak 2 orang keluar dari Cincin dan berada kembali di kamar Anabelle.

"Sayang, jadilah yang wanita kuat dan jangan menaklukkan dunia walau kamu mampu, jadilah penyeimbang bagi seluruh tatanan kehidupan dunia ini, itu akan menghindarkan mu dari keserakahan dan keangkuhan.

Nenek penjahat besar di sepanjang masa, dan di setiap reinkarnasi nenek, kecuali reinkarnasi terakhir ini, dan Pencipta memberikan kesempatan bagi Nenek bertemu dengan mu yang berhati Mulia, seandainya bila di berikan kesempatan sekali lagi, nenek ingin menjadi Putrimu.

"Selamat tinggal, ingat semua pesan Nenek, dan hiduplah dengan bahagia, Nenek menyayangi mu, ucap Nenek Arimbi.

"Wahai Sang Pencipta, aku sudah siap, terima sudah memberikan kesembuhan terakhir ini, batin nenek Arimbi dan menghilang saat Anabelle bersujud.

Seketika ruang kamar kembali seperti semula, jam baru menunjukkan pukul 11 malam, kini terlihat 2 Cincin di tangan kanan Anabelle, walau orang lain tidak akan mampu melihat Cincin Ruang miliknya, jadi siapapun hanya melihat Cincin Emas permata biru.

Dis melihat 5 ATM miliknya, hanya dia belum tahu berapa jumlah masing-masing ATM itu, ada Black Card dari Amex, kartu Mandiri world, Prioritas dari BCA, 2 ATM biasa, Platinum mandiri dan BCA Gold.

Anabelle memasukkan kotak dari ibunya, kemudian merapikan ATM miliknya kedalam dompet bekas milik ibunya, dan memasukkan dalam Cincin Ruang, kemudian dia beristirahat.

Tubuh Anabelle kini bertambah tinggi menjadi 155 cm, hampir cocok dengan umurnya yang sebentar lagi 12 tahun, kulitnya putih sempurna dan raut wajahnya mirip Ibunya waktu Muda tapi lebih cantik Anabelle.

Anabelle tidak sadar, jika dia saat ini adalah orang yang bisa berumur panjang, sel tubuhnya akan menolak seluruh potensi yang akan merusak jaringan tubuhnya, Jika benda tajam menembus kulitnya, maka dengan segera luka itu akan sembuh tanpa bekas, untuk luka berat hingga patah tulang, Anabelle mampu membuat obatnya, bahkan jika tangannya atau kakinya putus, dia bisa meregenerasi kembali dan jika dia mati, maka jiwanya bisa berpindah ke tubuh siapapun yang dia inginkan, tapi dengan catatan tubuh yang sudah mati, tidak lebih dari 1 jam.

Matahari sudah menampakkan dirinya walau masih tertutup awan gelap, Anabelle sudah bangun dan merapikan tempat tidur nya serta mandi, itulah kebiasaannya.

Terdengar suara mbok Ijah memanggil Anabelle, dan tampaklah dari pintu seorang anak gadis menjelang remaja membuka pintu dengan pakaian sederhana.

Ayahnya Anabelle, setiap bulan selalu memberikan uang biaya hidup untuk Anabelle, 3 juta rupiah perbulan, dan di kelola Mbok Ijah.

Setiap bulan mbok Ijah menyisihkan 1 juta untuk di tabung, walau menggunakan nama mbok Ijah, kebetulan ada Bank BRI di pasar jadi gampang membuatnya.

Niat mbok Ijah, agar suatu saat Anabelle memutuskan pergi dari rumah ayahnya, minimal dia bisa hidup sebelum memiliki pekerjaan.

Karena Anabelle tidak sekolah, makanya para pelayan mengajarkan nya memasak, membuat kue, minuman dan menonton YouTube, dengan tujuan Anabelle bisa berusaha dimasa depan.

Mbok Ijah mengajak Anabelle ke pasar sejak kecil agar kelak Anabelle paham bagaimana berinteraksi di pasar dan memilih bahan-bahan yang bagus dan segar.

Lewat pengalaman sederhana itu kini Anabelle mampu mengerjakannya, membaca dan menulis serta berhitung Anabelle sudah pandai, disela waktunya, dia belajar lewat YouTube, di handphone milik pelayan.

Para pelayan sangat menyayangi nya, mereka juga tahu apa kedudukan Anabelle, walau dia tidak diharapkan keluarganya, tapi setidaknya para pelayan akan menuruti kemauan nya.

Mbok Ijah yang melihat perubahan Anabelle, begitu terkejut, tapi dia mencoba mengontrol dirinya.

"Nak, kamu sangat cantik seperti Nyonya, bahkan lebih cantik, lihatlah tinggi badanmu sama anak-anak umur 13 tahun, ucap Mbok Ijah.

"Katanya mau ke pasar, ucap Anabelle.

Ya sudah ayo, pak Parjo sudah menunggu disamping rumah.

Saat Anabelle membuka pintu mobil, dia bertemu pandang dengan Ayahnya, tapi dia tidak tersenyum, sementara ayahnya hanya melongo melihat Anabelle yang acuh kepadanya.

"Apakah itu Anna? Batin Sebastian.

Lamunan Sebastian buyar karena di panggil Sara untuk sarapan, dalam pikirannya baru tersadar jika dia memiliki seorang Putri bungsu.

Dipasar, mbok Ijah terus berbelanja, sedangkan Anabelle seperti biasa mengekornya, dan membantu membawa belanjaan mbok Ijah.

Dirasa cukup, mereka berdua mampir makan bakso, para langganan mbok Ijah sangat mengenal Anabelle, karena sedari kecil dia sudah ikut kepasar, makanya hari ini dia menuai banyak pujian, hingga di warung bakso pun seperti itu.

Anabelle yang memang rendah hati, hanya tersenyum sambil bercanda dengan ibu-ibu yang berjualan

Mbok Ijah juga pamitan dengan mereka, dengan alasan mau istirahat sebentar, karena sudah 20 tahun bekerja.

Nama Anabelle tidak boleh disebut di kediaman utama, jadi memang tidak siapapun yang tamu yang datang, bahkan Kakek neneknya dari sebelah ayahnya yang datang, hingga para sepupu dan paman juga bibi, tidak akan ada satupun dari mereka mengingat Anabelle.

Besok adalah hari Minggu, rencananya ada acara di Kediaman Utama, makanya hari ini mbok Ijah belanja sangat banyak, beberapa kali mas Parjo mengambil barang dan langsung di masukkan ke mobil kijang Innova.

Selesai makan, mbok Ijah mengajak Anabelle ke sebuah lapak penjual baju, dan membelikan 2 potong kaos dan 1 celana jeans model abg.

"Ini hadiah bibi untukmu, ucap Mbok Ijah

"Terimakasih Mbok, singkat Anabelle.

Tiba di rumah, Anabelle membantu menurunkan barang belanja pasar dan hadiah Mbok Ijah.

"Nak, ini tabungan yang mbok kumpul untukmu, setiap bulan mbok sisihkan 1 juta untuk di tabung, terkadang lebih sejuta, Pin nya tanggal lahir Nak Anna, sebentar sore, bibi di jemput, setelah itu, Nak Anna tinggallah di rumah Nyonya, ucap mbok Ijah.

"Aku pergi hari Senin pagi lewat pintu samping, dan lewat tanah kosong, kemudian jalan kaki sebentar pas di pos utama Security, mereka juga sudah mengenal Anna, jadi seharusnya tidak repot, atau, pergi setelah mereka berangkat, ucap Anabelle memberitahukan rencananya.

Terpopuler

Comments

Berlian Nusantara dan Dinda Saraswati

Berlian Nusantara dan Dinda Saraswati

kata surat ibunya bapaknya dah gk peduli,, lah ini katanya ngasih bulanan buat anaknya 3 juta /Shy/

2025-03-15

0

🍃🦂 Nurliana 🦂🍃

🍃🦂 Nurliana 🦂🍃

Hhhmmm kenapa keluarga bpk na anna begitu

2025-01-21

1

Anonymous

Anonymous

Seru cetitanya lanjut ya ka

2025-01-16

1

lihat semua
Episodes
1 Bab.01. Anabelle Rista
2 Bab. 02. Nenek Arimbi Ratu Perompak
3 Bab.03. Rencana meninggalkan Rumah
4 Bab.04. kepergian Bi Ijah dan meeting
5 Bab.05. Dianiaya
6 Bab.06 Keluarga Bejad
7 Bab.7 Tiba di rumah Nenek dan Penyelidikan
8 Bab.08. Keluarga Gunawan mulai terganggu
9 Bab.09.Arahan untuk Pelayan
10 Bab.10. Amara vs Anabelle
11 Bab.11. Bertemu Keluarga Gunawan
12 Bab. 12. Bertemu Sebastian Gunawan
13 Bab. 13. Bertemu Anita Lesmana
14 Bab.14. Warisan sang Ibu
15 Bab.15. Tante - Tante
16 Bab.16. Keceriaan
17 Bab.17. Masuk Sekolah
18 Bab.18. Masalah disekolah
19 Bab.19. Jordan Albert
20 Bab.20. Ultah Ketua Kelas ; bertemu lagi
21 Bab.21. Anabelle di tangkap
22 Bab.22. Hukuman 2 Tahun
23 Bab.23. Hadiah terindah
24 Bab. 24. Karma itu ada
25 Bab.25. Keanu
26 Bab. 26. Ancaman bagi Anabelle
27 Bab.27. Bertemu Gerald sang kakak
28 Bab.28. Masalah perusahaan Marchelo Wardana
29 Bab. 29. Kebahagiaan Marchelo
30 Bab 30. Mulai Kuliah
31 Bab.31. Brendan Stamford
32 Bab.32. Perampokan
33 Bab.33. Rahasia Gunawan Tua
34 Bab. 34. Sudah Cacat tetap sombong
35 Bab.35. Dikasih hati mau jantung
36 Bab.36. Buah tomat
37 Bab.37. Pernikahan Sarah
38 Bab. 38. Acara pesta kacau
39 Bab. 39. Pertemuan ibu dan anak
40 Bab.40. Bersatunya Keluarga dan ibu sambung yang baik
41 Bab.41. Berbagi dan harapan
42 Bab.42. Aldrian dan keluarganya
43 Bab 43. Pembagian Warisan sang ibu
44 Bab. 44. Yuri
45 Bab.45. Ketulusan Yuri
46 Bab. 46. Status Yuri
47 Bab. 47. Berkunjung Ke perusahaan ibu
48 Bab. 48. Ketemu Rendra Gunawan
49 Bab.49. Leona Agustine
50 Bab. 50. Mulai membuka Diri
51 Bab.51. Santi
52 Bab. 52. Masalah Santi
53 Bab.53. Menolong orang
54 Bab.54. Tanah Kosong
55 Bab.55. Akibat sombong
56 Bab.56. Akhir sebuah sengketa
57 Bab.57. Acara dan kedatangan mafia Tanah
58 Bab.58. S2. Pertarungan
59 Bab. 59. Pembunuh Baik Hati
60 Bab.60. Keluarga Wildan
61 Bab. 61. Awal pembangunan
62 Bab. 62. Davian yang Malang
63 Bab.63. laki-laki Pelit
64 Bab.64. Menolong Leona
65 Bab.65. orang buangan
66 Bab. 66. Membeli Perusahaan
67 Bab. 67. Winny Andradi
68 Bab. 68. Berita Bahagia
69 Bab. 69. Santi dan Thomas terkejut
70 Bab. 70. Mendukung teman
71 Bab. 71. Anabelle di incar
72 Bab. 72. Eksekusi Besar
73 Bab.73. Kehancuran Rendra dan Amara
74 Bab.74. BelleRis dan Penawaran lucu
75 Bab.75. Keanu yang Malang
76 Bab. 76. Pengganggu datang lagi
77 Bab. 77. Pertemuan tak terduga
78 Bab.78. Menjadi Pelindung
79 Bab. 79. 9 Keturunan Punggawa
80 Bab.80. Kembali beraksi
81 Bab. 81. Pembukaan Toko Santi
82 Bab. 82. Kartu tertinggi
83 Bab. 83. Warung Pak Haji Rozak
84 Bab. 84. Gadis tangguh
85 Bab. 85. Renita dan Diniastri
86 Bab.86. Menyewa Kios untuk Dini
87 Bab. 87. Seharian bersama Dini
88 Bab. 88. Nasib Davian Wildan
89 Bab.89. Sejarah
90 Bab. 90. Status Anabelle dan 9 Punggawa
91 Bab.91. Majikan yang baik
92 Bab. 92. Pasar Barang Bekas
93 Bab. 93. Keturunan setengah Dewa
94 Bab. 94. Dewi Prameswari dan Anaknya
95 Bab. 95. Keturunan Harimau Putih
96 Bab.96. Pasangan Berbahagia
97 Bab. 97. Bersama saudara Baru
98 Bab.98. Pengetahuan Baru
99 Bab.99. Kolam Penyucian
100 Bab.100. Kebangkitan Dewi Semesta
101 Bab. 101. Berangkat ke China
102 Bab.102. Rumah Peninggalan Nenek Arimbi di Beijing
103 Bab.103. Mulai berjudi batu
104 Bab. 104. Menjual Batu giok
105 Bab. 105. Rejeki Yi Fei dan Lan Lan
106 Bab. 106. Pelelangan
107 Bab.107. Membantu hingga tuntas
108 Bab. 108. Ling Bo
109 Bab. 109. Keberuntungan seorang ibu
110 Bab. 110. Kembali ke Jakarta
111 Bab.111. Ada yang mencoba mengganggu
112 Bab. 112. Anak Durhaka
113 Bab.113. Keharmonisan
114 Bab.114. Liburan selesai
115 Bab. 115. Kebahagiaan Dini dan Bude
116 Bab.116. Santai
117 Bab. 117. Grace Melahirkan
118 Bab. 118. Xavier Jose Bachtiar
119 Bab. 119. Keluarga munafik.
120 Bab. 120. Nasib Dark Lion
121 Bab. 121. Aset bertambah.
122 Bab. 122. Alrisa Grasela Bachtiar
123 Bab. 123. Orang terdekat
124 Bab. 124. Malapetaka 2 Keluarga tersembunyi
125 Bab. 125. Nasib pasukan penyerang
126 Bab. 126. Resepsi pernikahan.
127 Bab. 127. Kebahagiaan
128 Bab. 128. Keluarga Angkat Santi
129 Bab. 129. Akhir dari Brandon Stamford
130 Bab. 130. Salah mengganggu orang.
131 Bab.131. Bella Vista Food Court
132 Bab. 132. Darah Anabelle
133 Bab. 133. Rencana membeli Peternakan
134 Bab. 134. Memperdalam ketrampilan memasak
135 Bab. 135. Belle Kafe dan Fresh Market
136 Bab. 136. Kebahagiaan Aldrian dan Duka Sebastian
137 Bab. 137. The Modern World Food dan Five Star
138 Bab. 138. Anabelle mulai marah
139 Bab. 139. Rahasia Anabelle masih terjaga
140 Bab. 140. Nasib Five Star
141 Bab. 141. Membeli aset Five Star dan membuat masalah di proyek.
142 Bab. 142. Leona dan Santi menjadi Pengamat Sosial
143 Bab. 143. Kematian Gunawan Tua
144 Bab. 144. Geovany Bastian Bachtiar. Dan kehamilan Yuri.
145 Bab. 145. Pengakuan Gunawan Tua.
146 Bab.146. Bertemu Siska, ibu kandung Gerald dan Sarah.
147 Bab. 147. Membawa Siska ke Jakarta
148 Bab. 148. Siska di peralat kekuatan Iblis.
149 Bab. 149. Jiwa iblis Gunawan Tua.
150 Bab. 150. Siska akhirnya bebas
151 Bab. 151. Perintah Kepada bawahan
152 Bab. 152. Dampak pemberontakan
153 Bab. 153. Kebahagiaan Santi dan kemarahan Anabelle
Episodes

Updated 153 Episodes

1
Bab.01. Anabelle Rista
2
Bab. 02. Nenek Arimbi Ratu Perompak
3
Bab.03. Rencana meninggalkan Rumah
4
Bab.04. kepergian Bi Ijah dan meeting
5
Bab.05. Dianiaya
6
Bab.06 Keluarga Bejad
7
Bab.7 Tiba di rumah Nenek dan Penyelidikan
8
Bab.08. Keluarga Gunawan mulai terganggu
9
Bab.09.Arahan untuk Pelayan
10
Bab.10. Amara vs Anabelle
11
Bab.11. Bertemu Keluarga Gunawan
12
Bab. 12. Bertemu Sebastian Gunawan
13
Bab. 13. Bertemu Anita Lesmana
14
Bab.14. Warisan sang Ibu
15
Bab.15. Tante - Tante
16
Bab.16. Keceriaan
17
Bab.17. Masuk Sekolah
18
Bab.18. Masalah disekolah
19
Bab.19. Jordan Albert
20
Bab.20. Ultah Ketua Kelas ; bertemu lagi
21
Bab.21. Anabelle di tangkap
22
Bab.22. Hukuman 2 Tahun
23
Bab.23. Hadiah terindah
24
Bab. 24. Karma itu ada
25
Bab.25. Keanu
26
Bab. 26. Ancaman bagi Anabelle
27
Bab.27. Bertemu Gerald sang kakak
28
Bab.28. Masalah perusahaan Marchelo Wardana
29
Bab. 29. Kebahagiaan Marchelo
30
Bab 30. Mulai Kuliah
31
Bab.31. Brendan Stamford
32
Bab.32. Perampokan
33
Bab.33. Rahasia Gunawan Tua
34
Bab. 34. Sudah Cacat tetap sombong
35
Bab.35. Dikasih hati mau jantung
36
Bab.36. Buah tomat
37
Bab.37. Pernikahan Sarah
38
Bab. 38. Acara pesta kacau
39
Bab. 39. Pertemuan ibu dan anak
40
Bab.40. Bersatunya Keluarga dan ibu sambung yang baik
41
Bab.41. Berbagi dan harapan
42
Bab.42. Aldrian dan keluarganya
43
Bab 43. Pembagian Warisan sang ibu
44
Bab. 44. Yuri
45
Bab.45. Ketulusan Yuri
46
Bab. 46. Status Yuri
47
Bab. 47. Berkunjung Ke perusahaan ibu
48
Bab. 48. Ketemu Rendra Gunawan
49
Bab.49. Leona Agustine
50
Bab. 50. Mulai membuka Diri
51
Bab.51. Santi
52
Bab. 52. Masalah Santi
53
Bab.53. Menolong orang
54
Bab.54. Tanah Kosong
55
Bab.55. Akibat sombong
56
Bab.56. Akhir sebuah sengketa
57
Bab.57. Acara dan kedatangan mafia Tanah
58
Bab.58. S2. Pertarungan
59
Bab. 59. Pembunuh Baik Hati
60
Bab.60. Keluarga Wildan
61
Bab. 61. Awal pembangunan
62
Bab. 62. Davian yang Malang
63
Bab.63. laki-laki Pelit
64
Bab.64. Menolong Leona
65
Bab.65. orang buangan
66
Bab. 66. Membeli Perusahaan
67
Bab. 67. Winny Andradi
68
Bab. 68. Berita Bahagia
69
Bab. 69. Santi dan Thomas terkejut
70
Bab. 70. Mendukung teman
71
Bab. 71. Anabelle di incar
72
Bab. 72. Eksekusi Besar
73
Bab.73. Kehancuran Rendra dan Amara
74
Bab.74. BelleRis dan Penawaran lucu
75
Bab.75. Keanu yang Malang
76
Bab. 76. Pengganggu datang lagi
77
Bab. 77. Pertemuan tak terduga
78
Bab.78. Menjadi Pelindung
79
Bab. 79. 9 Keturunan Punggawa
80
Bab.80. Kembali beraksi
81
Bab. 81. Pembukaan Toko Santi
82
Bab. 82. Kartu tertinggi
83
Bab. 83. Warung Pak Haji Rozak
84
Bab. 84. Gadis tangguh
85
Bab. 85. Renita dan Diniastri
86
Bab.86. Menyewa Kios untuk Dini
87
Bab. 87. Seharian bersama Dini
88
Bab. 88. Nasib Davian Wildan
89
Bab.89. Sejarah
90
Bab. 90. Status Anabelle dan 9 Punggawa
91
Bab.91. Majikan yang baik
92
Bab. 92. Pasar Barang Bekas
93
Bab. 93. Keturunan setengah Dewa
94
Bab. 94. Dewi Prameswari dan Anaknya
95
Bab. 95. Keturunan Harimau Putih
96
Bab.96. Pasangan Berbahagia
97
Bab. 97. Bersama saudara Baru
98
Bab.98. Pengetahuan Baru
99
Bab.99. Kolam Penyucian
100
Bab.100. Kebangkitan Dewi Semesta
101
Bab. 101. Berangkat ke China
102
Bab.102. Rumah Peninggalan Nenek Arimbi di Beijing
103
Bab.103. Mulai berjudi batu
104
Bab. 104. Menjual Batu giok
105
Bab. 105. Rejeki Yi Fei dan Lan Lan
106
Bab. 106. Pelelangan
107
Bab.107. Membantu hingga tuntas
108
Bab. 108. Ling Bo
109
Bab. 109. Keberuntungan seorang ibu
110
Bab. 110. Kembali ke Jakarta
111
Bab.111. Ada yang mencoba mengganggu
112
Bab. 112. Anak Durhaka
113
Bab.113. Keharmonisan
114
Bab.114. Liburan selesai
115
Bab. 115. Kebahagiaan Dini dan Bude
116
Bab.116. Santai
117
Bab. 117. Grace Melahirkan
118
Bab. 118. Xavier Jose Bachtiar
119
Bab. 119. Keluarga munafik.
120
Bab. 120. Nasib Dark Lion
121
Bab. 121. Aset bertambah.
122
Bab. 122. Alrisa Grasela Bachtiar
123
Bab. 123. Orang terdekat
124
Bab. 124. Malapetaka 2 Keluarga tersembunyi
125
Bab. 125. Nasib pasukan penyerang
126
Bab. 126. Resepsi pernikahan.
127
Bab. 127. Kebahagiaan
128
Bab. 128. Keluarga Angkat Santi
129
Bab. 129. Akhir dari Brandon Stamford
130
Bab. 130. Salah mengganggu orang.
131
Bab.131. Bella Vista Food Court
132
Bab. 132. Darah Anabelle
133
Bab. 133. Rencana membeli Peternakan
134
Bab. 134. Memperdalam ketrampilan memasak
135
Bab. 135. Belle Kafe dan Fresh Market
136
Bab. 136. Kebahagiaan Aldrian dan Duka Sebastian
137
Bab. 137. The Modern World Food dan Five Star
138
Bab. 138. Anabelle mulai marah
139
Bab. 139. Rahasia Anabelle masih terjaga
140
Bab. 140. Nasib Five Star
141
Bab. 141. Membeli aset Five Star dan membuat masalah di proyek.
142
Bab. 142. Leona dan Santi menjadi Pengamat Sosial
143
Bab. 143. Kematian Gunawan Tua
144
Bab. 144. Geovany Bastian Bachtiar. Dan kehamilan Yuri.
145
Bab. 145. Pengakuan Gunawan Tua.
146
Bab.146. Bertemu Siska, ibu kandung Gerald dan Sarah.
147
Bab. 147. Membawa Siska ke Jakarta
148
Bab. 148. Siska di peralat kekuatan Iblis.
149
Bab. 149. Jiwa iblis Gunawan Tua.
150
Bab. 150. Siska akhirnya bebas
151
Bab. 151. Perintah Kepada bawahan
152
Bab. 152. Dampak pemberontakan
153
Bab. 153. Kebahagiaan Santi dan kemarahan Anabelle

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!