Alasan David mengumpulkan banyak wanita karena dia ingin memperlihatkan pencapaiannya kepada Angel.
David ingin membuat Angel menyesal karena telah menolaknya dan lebih memilih menikah dengan seorang yang tidak berguna.
" Angel katakan sesuatu kepada David " ucap Amara sambil memberikan kode kepada Angel untuk berbicara dengan David.
Angel tidak bisa mengatakan apapun kepada David, apalagi memohon kepadanya, Angel sangat sulit untuk memohon kepada David.
Karena Angel tidak mengatakan apapun, Amara yang berada di samping Angel pun langsung berbicara kepada David.
" David.... Emm, sebenarnya kedatangan kami ini, ingin meminta bantuanmu" Ucap Amara malu-malu.
" Bibi, berbicara tentang perusahan paman kan? " Jawab David yang sudah menebak tujuan mereka.
" Benar David, ini tentang perusahaan suamiku " sahut Amara dengan senang.
" Kamu sekarang sudah sukses dan kamu sudah menjadi wakil presiden dari perusahaan Global Group, apakah kamu bisa membantu perusahaan suamiku? sekarang kami membutuhkan uang sepuluh juta dolar untuk melewati masa krisis ini, kami akan segera mengembalikan uang kamu ketika masa krisis perusahaan kami sudah terlewati" ucap Amara sambil memohon, andaikan David adalah menantunya dia tidak akan memohon seperti ini.
" Hemm... Bibi, lihat, ada banyak orang di sini, mari kita bicarakan ini di lain waktu, bagaimana menurutmu?" jawab David.
Nampak ekspresi Amara sedikit kecewa, namun dia tetap berusaha tersenyum " Baiklah, kapan kamu punya waktu lagi? ".
" Bagaimana kalau begini, kebetulan aku tinggal di hotel ini, jadi jika bibi ingin membicarakan tentang perusahaan paman, bibi hanya perlu menyuruh Angel untuk mendatangiku untuk membahas masalah perusahaan paman, aku rasa kita akan lebih mudah untuk membahasnya" ucap David sambil tersenyum.
" Aku tidak akan pergi " tolak Angel dengan raut wajah marah.
Dia sudah tau niat David, Karena Angel tau perilaku David yang sebenarnya, jadi Angel langsung menolak permintaan David.
" Apa yang kamu katakan, Angel? ini adalah kesempatan keluarga kita, kamu harus setuju " mendengar penolakan Angel, Amara langsung terlihat panik.
" Bu, apa yang kamu bicarakan?" Angel tidak habis fikir dengan ibunya itu.
" Angel adalah istriku, apapun yang terjadi, istriku tidak akan mengemis kepada orang lain, aku akan mencari solusi mengenai krisis perusahaan " pada saat itu suara lantang tiba-tiba terdengar.
Orang-orang langsung melihat ke arah sumber suara itu, dan orang itu adalah Garet, Garet sudah kembali ke dalam ruangan itu.
" Kamu, apakah kamu gil*" teriak Amara dengan marah saat mendengar perkataan Garet.
Amara pun langsung beranjak dari tempat duduknya dan langsung menghampiri Garet, dia langsung me**mpar Garet, namun sebelum dia berhasil me**mpar Garet, tiba-tiba ada tangan yang mencengkram tangan Amara dengan sangat kuat.
" Bu, jangan bilang ibu tidak tahu maksudnya" Garet mencengkram tangan Amara dan berkata dengan dingin.
" Apa maksudmu, aku tidak mengerti apa yang kamu bicarakan " Amara pura-pura tidak mengerti ucapan Garet.
" Kamu tidak mengerti? baiklah, sebaiknya ibu bisa berbicara dan bernegosiasi dengannya di dalam kamar hotelnya" ucap Garet langsung ke intinya.
" Apa yang kamu katakan barusan? Garet, sekarang kamu sudah berani berbicara seperti itu kepadaku? apakah kamu tidak tahu diri" ucap Amara dengan mata yang melotot.
Amara sangat marah, karena sekarang Garet sudah berani berbicara seperti itu kepadanya.
" Kamu adalah menantu yang tidak berguna, kamu tidak pernah membahagiakan istrimu sedikitpun, Angel adalah putriku, dan dia harus menderita karena memiliki suami sepertimu, dan sekarang kamu sudah berani berbicara seperti itu kepadaku, aku sangat menyesal karena sudah merestui pernikahan putriku denganmu".
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 133 Episodes
Comments
Edison
ibu matrek
2024-07-30
0
Nasiati
marah -marah terus mertua
2024-07-10
0
Muh Buqoriyen
Yo Yo Yo Yo
2024-06-12
0