" Sup ayam ini khusus untukmu, Ayo sarapan selagi masih hangat " Ucap Garet sambil membawa sup ayam itu kepada Angel.
Angel menatap Garet dan sedikit kagum kepadanya, Garet sudah di caci maki setiap hari tapi Garet tidak pernah tersinggung dan masih perhatian kepada Angel.
" Ada apa Angel? Apakah sup nya kurang enak? Tanya Garet yang melihat Angel sedang melamun.
" Garet, kamu... " Angel menghela nafas " Sebenarnya kamu boleh meninggalkan rumah ini " ucap Angel lirih.
" Rumah ini adalah tempat tinggalku, Kalau aku pergi dari sini, Aku akan tinggal dimana? " Tanya Garet bingung.
Angel sangat bingung dengan pertanyaan Garet, Dia juga tidak enak kalau sampai mengusir Garet, Meskipun Garet tidak pernah menghasilkan uang sedikitpun untuk keluarganya, Namun Garet selalu siap sedia untuk keluarganya.
Namun entah kenapa Angel belum bisa menerima Garet sebagai suaminya, Jika bukan karena keinginan kakeknya untuk menikahi Garet, Angel tidak akan menikah dengan Garet, Namun dia juga tidak tega kalau Garet setiap hari di marahi oleh keluarganya, Oleh karena itu Angel ingin Garet meninggalkan rumahnya.
Sampai sekarang Angel tidak mengerti dengan kakeknya itu, Kakeknya itu sangat menyayangi Angel, Tapi kenapa kakeknya sangat ingin Angel menikah dengan Garet.
Sejak Angel menikah dengan Garet, Keluarganya selalu di pandang remeh oleh keluarga besarnya.
" Garet, Aku.. ".
" Makanlah sup ini selagi masih hangat, Kalau sudah dingin jadi tidak enak, Kalau kamu tidak makan sia-sia aku bangun pagi untuk menyiapkan sarapan untukmu " Garet menyela Angel.
Angel tahu kalau Garet tidak ingin membahas ini, Akhirnya Angel memutuskan untuk tidak membahas itu dan mulai menyantap sup ayam itu dengan sangat lahap, Memang masakan Garet sangat enak, Bahkan tidak kalah dengan koki yang memasak di perusahaan Angel.
" Angel, Makanlah Perlahan-lahan, Kalau kamu suka, Masih banyak di dapur " Ucap Garet tersenyum karena melihat Angel yang makan dengan lahap.
" Aku sudah kenyang, Ayo ikut aku, Aku mau membeli sesuatu " Ucal Angel sambil menaruh mangkuknya.
" Pergi kemana? " Tanya Garet.
" Jangan banyak tanya, Cepat siap-siap, Aku tunggu di depan, Ada masih banyak yang harus aku kerjakan, Aku tidak punya banyak waktu " Jawab Angel sambil beranjak pergi keluar.
Setelah beberapa saat, Garet langsung berlari ke garasi untuk mengambil mobil, Dia sangat bersemangat.
Setelah itu Garet dan Angel masuk ke dalam mobil.
" Kemana kita akan pergi? " Tanya Garet.
" Ke mall Mega Dream " Jawab Angel singkat.
Garet tidak bertanya lagi dan langsung melaju ke arah Mall.
Saat Mobil Garet baru keluar dari rumah, Tiba-tiba ada dua mobil yang mengikutinya.
" Itu mobil tuan muda, Cepat ikuti mobil itu, Jangan sampai kehilangan jejak " Salah satu orang yang ada di dalam mobil itu memerintah sopirnya.
Di dalam mobil, Garet menatap tubuh istrinya yang terlihat kurus membuat Garet sedih.
" Jangan melihatku, Fokuslah mengemudi " Ucap Angel yang merasa risih karena di tatap oleh Garet.
" Oke, Oke " Jawab Garet sambil memalingkan wajahnya ke depan.
Garet kembali merenungkan keadaan istrinya yang tidak pernah tersenyum saat bersama dirinya, Garet merasa bersalah karena tidak bisa membuat istrinya bahagia.
Di perjalanan mereka berdua hanya diam tanpa mengobrol sedikitpun.
30 menit kemudian Akhirnya mereka sampai di Mall, Garet langsung memarkirkan mobilnya di parkiran mall.
" Ayo " Angel mengambil tas nya dan langsung keluar mobil.
" Oh, Baik " Garet dengan cepat membuka pintu mobil dan mengikuti Angel.
Tidak lama kemudian akhirnya mereka sampai di toko Handphone.
" Ini ponsel buat kamu " Angel langsung membeli satu Handphone dan memberikannya kepada Garet.
" Tidak, tidak, Ponsel ini sangat mahal, Ponselku ini sudah cukup untuk menerima panggilan dan SMS " Garet mencoba menolak Handphone dari Angel.
" Kamu menolak? " Ucap Angel sambil mengerutkan dahinya.
" Bukannya aku menolak pemberian istriku, Tapi Handphone itu kemahalan " Jawab Garet lembut.
" Sudah, Ambil saja " Ucap Angel sambil menyodorkan Handphone itu kepada Garet.
Angel sebenarnya kurang suka dengan cara Garet memanggilnya, Tapi dia diam saja.
" Sebaiknya kamu segera pulang, Mall ini sangat dengan perusahaan, Jadi aku akan segera pergi ke perusahaan ".
" Baiklah " Garet segera berjalan menuju parkiran.
Namun saat Garet menuju ke parkiran, Tiba-tiba ada yang memanggilnya.
" Tuan muda " Teriak orang itu.
Garet yang mendengar suara itu langsung berhenti dan menatap ke arah sumber suara itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 133 Episodes
Comments
Edison
perasaanku mau soping eh hanya beli hp doang
2024-07-30
0
Imam Sutoto
mantap gan lanjutkan
2024-06-09
0
Anonymous
ini awal
2024-04-18
2