Prang..
Bruk..
Prak..
Permaisuri mengamuk ketika mendengar tabib istana mengatakan bahwa nadi Kaisar sangat lemah Yang arti nya nyawa Kaisar tak akan tertolong Lagi.
"Permaisuri memanggil hamba?" dengan suara ketakutan prajurit istana memberanikan diri menerima panggilan dari permaisuri.
"kau mengikuti Kaisar sedari istana bukan."
"hamba menjawab benar yang mulia." Walau takut namun ia harus lah tetap berbicara apa ada nya.
"katakan pada ku yang sebenar nya, Dari sejak di aula istana kerjaan hingga kalian berada di perbatasan." dada Permaisuri masih saja naik turun tanda ia sangat emosi.
"hamba menjawab yang mulia, Sejak dari aula istana yang mulia sudah di sudutkan dengan peperangan ini, Pangeran pertama meminta agar permaisuri sendiri yang menempati janji agar melawan pihak lawan, Namun Kaisar tak mau sampai permaisuri turun tangan hingga ia memilih memimpin sendiri Karna jendral tak ikut dengan peperangan ini karna menurut nya alasan di balik peperangan ini sangat konyol." Permaisuri menggertakan gigi nya, sudah ia duga dari awal pasti ada campur tangan ke dua manusia busuk itu.
"kenapa bisa ada dua kerajaan yang menyerang Bukan kah hanya dari kerajaan selir ke tiga."
"hamba menjawab yang mulia? Jendral menyampaikan hanya dari kerajaan selir ketiga yang tak terima namun kenyataan nya terjadi susulan dari kerajaan selir ke dua Membuat kami kuwalahan untuk menyerang dua kerjaan itu yang mulia."
"di mana pedang mu." prajurit mengambil pedang yang kebetulan baru ia ambil di tempat penyimpanan senjata.
"ini yang mulia."
Aula istana kerajaan sedang terjadi kegemparan membahas Kaisar yang terluka juga cara permaisuri menyelesaikan perang ini Jendral song menatap Pangeran pertama Sebagai kode dia harus bagaimana.
"tenang lah." jendral song menghela nafas nya mendapat bisikan dari pangeran pertama, Dia ingin cepat cepat pergi Hati nya resah jika harus bertemu dengan permaisuri.
"YANG MULIA PERMAISURI MEMASUKI AULA ISTANA KERAJAAN." semua saling lirik, Mereka duduk di tempat masing masing.
Semua menunduk ketakutan ketika Permaisuri masuk dengan membawa pedang panjang nya.
cring
"kau bisa menjawab pertanyaan ku? Kenapa ada dua kerajaan yang menyerang tetapi kau bilang hanya dari pihak selir ke tiga?" desis permaisuri mengangkat dagu jendral dengan pedang panjang nya.
"hamba, hamba mengira hanya dari kerajaan ke tiga hamba tak menyangka susulan itu akan terjadi." Perih yang ia rasakan di leher nya Sudah bisa ia tebak pasti ini karna ada goresan.
"Alasan...!!!"
CRASS.
Semua terpekik melihat begitu mudah nya permaisuri menebas kepala jendral, Hingga menggelinding di lantai aula istana,
Tubuh mereka bergetar hebat, ketakutan bertambah setelah melihat permaisuri melakukan itu tanpa sedikit ada hati.
"ampun yang mulia permaisuri jika hamba lancang masuk ke aula istana kerajaan, Hamba hanya ingin menyampaikan kabar tentang yang mulia Kaisar." ucap salah satu prajurit yang permaisuri minta untuk menjaga Kaisar.
"kenapa dengan Kaisar." tubuh prajurit menegang, Ingin menyampaikan namun juga takut melihat kepala menggelinding milik jendral tepat di kaki nya.
"emm hamba menjawab yang mulia permaisuri, Yang mulia kaisar tadi di periksa kembali oleh tabib istana dan nadi nya, sudah tidak ada."
Deg deg deg.
Jantung permaisuri seperti terhantam batu besar Dada nya naik turun Mata nya memanas, Tangan nya yang memegang pedang lemas hingga pedang itu jatuh ke Lantai.
Tubuh nya luruh ke bawah "dia pergi meninggal kan ku? dia pergi membawa separuh hati ku kau tega padaku KAISAR SIALAN...!!!" pekik Permaisuri frustasi.
Mata nya bagai sungai yang mengalir tanpa bisa ia tahan, Netra nya tak sengaja melihat kepala jendral song, Dia mengambil pedang nya Berjalan mendekat pada pangeran pertama yang sudah bergetar Dia sudah bersiap jika harus melawan permaisuri.
"sudah puas kah hati mu Pangeran?" Permaisuri tiba tiba menyerang Pangeran dengan membabi buta Tak peduli ada apa di sekitar, Dia melakukan penyerangan hingga Pangeran pertama tersudut ke dinding batu.
Crass.
Ke dua kali nya mereka tercengang dengan sikap berani permaisuri, membunuh di aula kerajaan adalah larangan tertinggi namun itu tak permaisuri pedulikan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 90 Episodes
Comments
Shinta Dewiana
wah...permaisuri....mrmbunuh lagi....kashan peri kecil dunia ajaib jd hancur..
2024-01-17
1
Riska Fatihica
apakah benar kaisar telah meninggal....
2023-08-23
3