"buka penutup mata nya." ucap Kaisar, sang penjaga membuka penutup mata kuda milik Kaisar.
Alexa menatap tajam Kuda milik Kaisar, Tatapan mata Alexa dan Kuda milik Kaisar saling bertemu dengan tajam.
Alexa mengangkat satu tangan nya Menunjuk pada kuda milik Kaisar, jari telunjuk Alexa mengarah ke bawah kaki Alexa.
"berlutut Lah." ucap Alexa tegas.
Deg deg deg.
Semua menganga bahkan Kaisar sampai terpana ketika kuda Liar milik Kaisar menunduk di depan Permaisuri, Seolah dia sedang memberikan hormat kepada Permaisuri.
Permaisuri mendekat pada Kuda mengelus kepala nya dan memberikan ciuman pada sang kuda Liar, Membuat kuda Liar memaling kan muka nya malu.
"hah." Kaisar sampai menjatuhkan rahangnya, Ajaib sangat ajaib bahkan kepada Kaisar pun dia tak semenurut ini.
"kembalilah ke rumah mu." ucap Permaisuri.
Tuk tuk tuk.
Kuda Liar mundur beberapa Langkah sebelum akhir nya menunduk kembali kepada Permaisuri dan berlalu pergi ke kandang tempat nya singgah.
"aku tak perlu melompat dan menunggangi nya Menghentak kan kaki ku untuk menyakiti nya hingga dia menuruti ku bukan." ucap Permaisuri Semua mengangguk setuju.
"pemenang pertama di peroleh oleh Permaisuri." ucap penjaga jalan nya pertandingan.
"silah kan Selir ke tiga menempati janji mu." ucap Permaisuri, Dengan berat hati Selir ke tiga menunduk mencium kaki Permaisuri sebagai bayaran akan janji nya.
"bagus, Kau menjatuh kan harga diri mu di bawah kaki ku hahahaha" tawa Permaisuri, Kaisar tersenyum tipis.
"Permainan ke dua, Silah kan jika kau ingin mencoba nya terlebih dahulu." tawar Permaisuri.
"baik, hamba bermain Lebih dulu." ucap Selir ke tiga, Dia bertekad kali ini akan menang.
Selir ke tiga mengambil busur panah nya, Dia melihat pada Lingkaran sasaran nya, Menarik panah nya dan syuuuuuut tepat sasaran pada titik tengah tujuan nya, Semua bertepuk tangan Untuk Selir ke tiga..
"hebat? Sungguh hebat Selir ke tiga, Jarak nya padahal cukup jauh Loh, aku yakin kali ini Selir ke tiga akan menang, Dan kita akan aman di sini, Permaisuri tidak akan berani mengembalikan kita ke asal kita masing masing." ucap Selir ke dua kepada Selir ke empat Dengan nada yang cukup membuat Permaisuri terkikik dalam hati.
"Kau sungguh yakin akan tetap di sini wahai para Selir." ucap Permaisuri sambil berjalan dengan santai nya.
"the Queen of mafia tak akan pernah kalah dengan anak manja macam kalian." ucap Permaisuri yang sulit di mengerti apa yang sedang ia bicarakan.
Dengan santai nya Permaisuri mengangkat busur panah nya, Menatap tajam pada titik di tengah Lingkaran itu Lah tujuan nya.
"ck hanya itu saja." ucap Permaisuri, Dia berbalik menatap Kaisar dan mengerlingkan mata satu membuat Kaisar mengulum bibir nya karna Malu, Namun juga geram karna Permaisuri nampak main main.
"fokus lah Permaisuri." ucap Kaisar, Membuat Permaisuri terkekeh.
"kau ingin melihat yang Lebih dari apa yang di Lakukan Selir ke tiga." tawar Permaisuri, Kaisar sontak mengangguk.
"jika bisa maka Lakukan Lah." tantang Kaisar.
Permaisuri menatap tajam titik tengah Lingkaran dia menarik busur nya dan.
Syuuuuutttt
Tuuussss
Prak
Semua menganga ke tika panah yang Permaisuri tarik menancap sempura di titik tengah lingkaran Bahkan sampai tembus hingga terjatuh membuktikan tenaga Permaisuri tak bisa di anggap remeh.
"kalian sudah tau bukan siapa pemenang nya? Dan aku berharap malam ini kalian semua pergi dari sini dengan suka rela wahai para selir selir Kaisar." ucap Permaisuri dengan Lantang Dia mengambil pedang dan mengacung kan nya pada Selir ke tiga.
"kita Lakukan permainan yang ke tiga, Jika aku kalah maka kita sama sama pergi dari sini, namun jika aku menang bau asap dari tubuh mu akan menghiasi Lapangan eksekusi." desis Permaisuri, Membuat siapa saja merinding ketakutan tak terkecuali dengan Selir ke tiga, Dia mengambil pedang ke sayangan nya, Pedang yang terkenal akan tajam juga panjang nya.
"pedang yang bagus." cletuk Permaisuri.
"Apa pedang hamba menakuti Permaisuri." ucap Selir ke tiga.
"berikan aku pedang yang paling biasa." ucap Permaisuri membuat semua terkaget, Kaisar menahan nafas nya Pedang paling biasa tak sebanding dengan pedang milik selir ke tiga.
"maaf ini pedang nya Permaisuri." ucap penjaga.
"baik, Pedang ini akan membuat mu tenang bukan Selir ke tiga." ucap Permaisuri.
"apa maksud Permaisuri." tanya Selir ke tiga.
"aku tau kau ketakutan tadi Jadi aku ingin kau tak merasa terancam, karna aku tak ingin melawan seseorang yang takut dengan ku." ucap Permaisuri membuat Selir ke tiga membola Ini penghinaan untuk nya.
"permainan kali ini kita akan berhenti jika salah satu di antara kita tergores pedang mu."sambung Permaisuri membuat Selir ke tiga tertawa pedang nya ada di tangan nya.
"mari kita buktikan, Hamba hanya berharap Permaisuri tak menyesali nya." ucap Selir ke tiga, Dia Langsung menyerang permaisuri dengan brutal tak memberi kesempatan Permaisuri untuk menyerang balik.
tring
Mata Kaisar membola saat pedang yang Permaisuri pegang untuk menghindari serangan Selir ke tiga terlempar jauh Arti nya Permaisuri tak memiliki senjata.
"apa Permaisuri menyerah sekarang." tanya Selir ke tiga.
"menyerah?
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 90 Episodes
Comments
🌸 Airyein 🌸
Hahahah mantap,,, mafia ni bos di lawan !!
2024-02-08
1
Riska Fatihica
permainan akan segera di mulai....😏
2023-08-23
2
nacho
😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘
2023-08-22
1