Gara kembali mengerjakan misi untuk mengawal seorang pangeran dari keluarga bangsawan kota Ramei. Walaupun kedudukannya sebagai pangeran dari keluarga bangsawan namun pangeran Limic sangat sopan dan ramah kepada Gara.
Gara merasa bersimpatik dengan pangeran Limic dan mengajak nya untuk berteman. Sejujurnya ini baru pertama kalinya Gara mendapatkan rasa seperti ini di Dark Game, namun ia sadar bahwa pangeran Limic adalah salah satu pemimpin cabang kota Ramei guild kerajaan Krunch Kingdom.
Mengawal pangeran Limic untuk pergi ke perbatasan kota memang dapat dikatakan sangat tenang, tidak ada rintangan dan halangan yang mampu mencelakakan semuanya.
Setelah mendapatkan kenang-kenangan dari pangeran beserta informasi mengenai Job arena Element, Gara pamit undur diri sebab tugasnya telah selesai. Hari ini ia berencana untuk pergi dari kota Ramei namun sebelum itu ia pergi kesebuah pasar.
Pasar ini sepenuhnya dikendalikan oleh Dark Game namun ada juga pemain yang dapat berjualan disana setelah membayar sewa tempat.
Gara mencari toko menjual kitab sihir dan toko ramuan, ia bermaksud untuk menukarkan barangnya dan menjualnya secara langsung pada pemilik toko.
Gara membeli semua buku sihir yang terdapat di satu satunya toko sihir disana, menukarkannya dengan berbagai racun dan ramuan. Walaupun memborong semua buku sihir namun harganya tergolong murah sebab buku sihir yang dijual hanya untuk para pemula level 1 sampai 20.
Setelah puas berbelanja ilmu sihir Gara melanjutkan untuk menawarkan ramuan yang ia miliki pada salah satu toko yang ada disana.
Awalnya pemilik toko tidak percaya dengan ramuan Gara namun setelah melihat langsung efeknya ramuan Gara laku keras diborong oleh pemilik toko.
Setelah cukup puas Gara berniat untuk meninggalkan pasar namun didepan pintu pasar ia melihat seorang kakek tua menjual sebuah kotak lusuh.
Merasa tertarik Gara akhirnya melangkahkan kakinya, ia mulai menanyakan harga kotak itu. Betapa terkejutnya ia menemukan bahwa kotak itu sangat mahal. 1000 keping perak untuk sebuah kotak lusuh.
Ia berniat untuk memeriksa kotak itu, namun kakek menegurnya dan berkata bahwa kotak ini hanya dapat dibuka oleh pemiliknya. Gara sebenarnya tidak lagi berniat membeli kotak tersebut namun ia merasa kasihan pada si kakek. Kakek itu terlihat kurus dan pakaiannya compang camping.
Gara mengeluarkan 10 keping emas kepada kakek dan mengambil kotak lusuh yang sekarang menjadi miliknya.
“Terimakasih nak, karena kebaikan hatimu ini kakek ingin memberikanmu sebuah hadiah yang mungkin kau butuhkan” kakek itu mengeluarkan sebuah kotak lusuh lainnya namun terlihat lebih terawat.
“Ini adalah benda terakhir milik kakek, namun sekarang saya akan membrikannya padamu”
“Tapi saya berniat untuk membantu kakek, lebih baik kakek simpan saja ini” Gara kembali menyerahkan kotak itu kepada si kakek.
“Tidak nak, ini sekarang menjadi milikmu. Kakek akan merasa sedih jika kamu tidak mengambilnya”
Gara bimbang dan akhirnya menerima pemberian kakek itu, Gara kemudian bertanya mengenai kedua kotak itu kepada kakek namun sebelum itu ia mengajaknya untuk makan di restoran.
“Kalau boleh tahu siapa nama kakek dan darimana asal kakek? Sepertinya kakek bukan penduduk asli kota ini kan?” Gara memulai percakapan setelah memesa makanan
“Nama saya August. Nak Gara memang hebat karena mengetahui bahwa saya bukan penduduk asli kota ini. Saya berasal dari negeri yang jauh karena mendapat tugas penting namun sepertinya tugas itu telah terlaksana” ucap August disertai senyuman yang hangat
“Maksud kakek?”tanya Gara bingung.
“Kedua kotak ini adalah sebuah pusaka dan saya ditugaskan untuk mengantarkan ini pada seseorang yang pantas untuk menjadi tuannya”
“Kalau begitu kedua kotak ini kakek ambil saja kembali, saya tidak enak hati mengambilnya” seru Gara bergegas mengambil kedua kotak lusuh tersebut.
“Hm nak kemarikan tanganmu” tanpa bertanya lebih lanjut Gara memberikan tangan kanannya pada August
Sebuah aliran hangat mengalir dari tangan Gara, aliran itu semakin lama menyebar keseluruh tubuh Gara.
“Ini adalah sihir formasi untuk menyimpan barang barangmu dengan sihir” ucap August yang kini telah melepas tangan Gara
“Kamu dapat menyimpan semua barangmu didalam dunia sihirmu sendiri lalu mengambilnya kembali dengan mudah.
Cukup katakan Put On untuk menyimpan dan Take Of untuk mengambil”
“Terimakasih kek, tapi ini tanda apa ?” sebuah tanda muncul dikening Gara, tanda berlian berwarna putih.
“Ini adalah tanda bahwa kaulah orang yang kucari nak, sekarang kamu telah menjadi orang yang selama ini saya cari. Tanda itu bukanlah tanda sembarang sebab itu adalah salah satu tanda agar kamu menjadi penyihir putih dan dapat menggunakan kekuatan mereka”
“Sekarang teteskan darahmu lalu kau resmi menjadi tuan dari kedua kotak ini” Gara menggigit tangannya dan meneteskannya pada kedua kotak tersebut. Keduanya bersinar terang namun dalam waktu yang relatif singkat..
“Kotak yang pertama adalah sebuah pusaka ruang kehidupan yang membuat mu bisa menyimpan semua benda hidup seperti tanaman, binatang, malaikat serta para dewa..... Namun kau sepertinya berbeda sebab aku merasakan bahwa kau memiliki kekuatan penyihir hitam yang membuatmu bisa mengurung para hantu serta undied yang ada.” August dibuat kagum oleh Gara sebab ia baru pertama kalinya melihat karakter seperti ini.
Gara juga merasakan hal yang sama, sebab saat ini hanya Pangeran Limic dan Kakek August yang tidak mempermasalahkan bentuk kerakternya ini. Mereka tetap menganggap Gara sebagai salah satu karakter dan tidak memandang rendah.
“Kotak kedua adalah sebuah pusaka yang amat bagus untukmu nak. Senjata ini adalah sebuah tongkat sihir yang dapat berganti wujud sesuai dengan keinginan penggunanya. Walau berganti wujud dan kegunaan namun ia tetap bisa mengeluarkan energi sihir.”
“Contohnya adalah ketika kau membayangkannya menjadi pedang maka tongkat itu akan menjadi pedang sihir tingkat dewa. Tidak seorang pun bisa menyainginya bahkan dewa sendiri.” Ucap August menutup percakapan mereka.
Hari itu August dan Gara bercerita panjang lebar hingga hari mulai senja. Gara belum pernah bercerita seperti ini dengan orang lain didunia nyata, namun sekarang ia malah curhat sampai masalah pribadinya pada August.
August tersenyum dan menyambut curhatan Gara, ia merasakan kesedihan yang dalam pada diri anak tersebut dan mencoba untuk menguranginya walau hanya sedikit.
Ia tahu nantinya Gara akan menjadi salah satu orang yang paling hebat dan mampu menolongnya suatu hari nanti.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 704 Episodes
Comments
☠zephir atrophos☠
kek familiar?
2022-11-22
0
Bustanul AL - Arifin
aj
2021-11-16
0
arfan
858
2021-09-12
0