Pagi itu Mereka sudah bangun dan mencari kelas masing-masing.
Tapi.
klekk
Eleanor Rosse.
*tersadar
Eleanor Rosse.
Astaga tuhan* bagun
Eleanor Rosse.
Aku terlambat
Lea buru-buru membersihkan diri dan pergi mencari nama nya di kelas.
seseorang
Aku senang deh kita satu kelas nona Aubrey.
Aubrey.
*tersenyum
Melanie
Emm nona brey bukan nya anda sekamar dengan Lea.
Melanie
di mana dia, kok gak masuk juga. kelas dia kan di sini.
Charlie
gadis itu satu kelas sama kita, oh tuhan
Seseorang
emng nya kenapa dengan nona Lea , dia baik kok, Rama juga.
Charlie
berhenti manggil nona, dia hanya gadis desa biasa. bukan dari keluarga bangsawan, gak pantes banget dia ada di sini.
Lalu menurut mu siapa yang pantas.
all.
melihat
Charlie
emm masuk juga gadis pemalas ini.
Eleanor Rosse.
*sinis
Eleanor Rosse.
tahan-tahan Lea kau tidak boleh kepancing emosi* batin nya
Eleanor Rosse.
Gadis pemalas, yah emng benar aku gadis pemalas kenapa salah.
Charlie
kauu
Aubrey.
Lie sudah duduk sini
Charlie
cehh
Eleanor Rosse.
*menatap Aubrey dan Charli
Eleanor Rosse.
Dia sudah di sini, seharusnya jika dia peduli sesama orang. dia akan bangunkan aku, ini malah pergi gitu aja* batin nya
Melanie
Lea sini duduk
Eleanor Rosse.
untung ada Mila yang sekelas dengan ku, jika tidak aku bisa seter* batin nya
Lapangan akademik
Semua siswa di kumpulkan di sini.
mereka berbaris rapih.
Sesuai kelas masing-masing.
Mereka menunggu master yang akan mengajarkan mereka.
Mark- Pemimpin akademik.
Perhatian semua nya
Mark- Pemimpin akademik.
Saya akan memperkenalkan kalian pada 3 guru kalian, yang akan mengajar kelas kalian secara bergantian nanti nya
Mark- Pemimpin akademik.
Kita sambut master kalian.
Tiga orang pria yang berdiri, semua siswa kaget dengan salah satu master mereka yang masih terlihat mudah.
Seseorang
Kau lihat, bukan kah di terlihat masih muda. sama seperti senior kita.
Hem apa dia awet muda, dia punya kekuatan dari dewa.
jika ada, aku ingin belajar serius agar tetap muda.
syuhh Diam dari pada kena hukum*
*bisik-bisik mereka.
Eleanor Rosse.
Dia kan yang malam tadi,, duh bisa habis aku. mana gak minta maaf lagi, hiass* batin nya.
Mark- Pemimpin akademik.
Mereka akan memperkenalkan diri ke kalian
Payne - guru
Payne
Liam- Guru
Liam
Jayden - Master
Jayden
Charlie
brey master kita ganteng yah yang itu.
Aubrey.
*tersenyum
Mark- Pemimpin akademik.
Kalian bisa kembali ke kelas tunggu guru kalian
baik pemimpin
Kelas di bagi menjadi tiga, masing-masing kelas di beri nama.
Merah, biru dan Ungu.
Kelas pertama di mulia.
Charlie
kira-kira guru kita siapa yah
Seseorang
siapa pun itu, ketiga nya yang akan mengajar kita.
Hem mereka akan berganti masuk dengan materi berbeda
Eleanor Rosse.
*yang diam melamun
tak
tak
tak
Seseorang
Syutt master datang
seketika diam
Jayden - Master
*jalan dan duduk
Eleanor Rosse.
duh gimana nih
Seseorang
yakin dia bisa ngajar kita, dia kek masih senior kita Lo
syutt diam
Jayden - Master
*mendengar
syuhhh
Sebuah buku kecil muncul di meja masing-masing.
Jayden - Master
Itu adalah daftar peraturan yang di buat, baca dan pahami.
semua orang membaca.
Charlie
Ha,, mencuci baju guru* ucap nya
Charlie
menyapu, mengepel kelas..
Aubrey.
*hanya diam
Eleanor Rosse.
emm tak buruk
Jayden - Master
Jika ada yang perotes silahkan keluar
all* diam.
Gabriel-Pangeran ke-3
master kenapa gak langsung belajar saja.
Jayden - Master
hemm
Jayden - Master
semuanya nya berdiri.
semua orang pun berdiri
Jayden - Master
*ikut berdiri
Jayden - Master
Dalam shiri, banyak yang harus kalian lakukan sebelum belajar.
Jayden - Master
Salah satu nya menjaga keseimbangan.
Jayden - Master
*mengeluarkan pasir waktu.
Jayden - Master
Berdiri angkat satu kaki
all.
kaget
Jayden - Master
*meletakkan pasir waktu
Jayden - Master
Jika pasir ini belum selesai, kalian di larang berhenti
Jayden - Master
*sahut nya pergi
Charlie
master,,
Charlie
ha ini bukan pembelajaran* kembali duduk
saat ingin duduk, Charlie merasakan panas di kursi nya
ia segera berdiri kembali sambil kesakitan
tiba-tiba muncul tulisan di papan.
" Jika ada yang melanggar akan mendapatkan hukuman yang lebih"
Seketika mereka semua mengangkat kaki satu dan membentang tangan nya.
( Pasir pun selalu)
Mereka segera duduk.
Eleanor Rosse.
*merasa penggal di kaki nya.
Seseorang
apa master barusan mengerjai kita.
Seseorang
rasanya sakit sekali.
Melanie
*merasa pegal.
Charlie
*sama hal nya
Aubrey.
*pegal juga tapi diam
Charlie
*melihat Lea yang meluruskan kaki nya
Charlie
Lea
Eleanor Rosse.
*melihat
Charlie
kesini dan tolong pijit kaki ku.
Eleanor Rosse.
kamu nyuruh aku
Charlie
yah siapa lagi,,
Eleanor Rosse.
Kau punya tangan kan, gunakan tangan mu.
Eleanor Rosse.
aku tidak membuka jasa mengurut
Charlie
Kau..
Aubrey.
sudah tidak usah di perduli kan.
Seseorang
Charlie, kau tidak bisa semena-mena seperti itu pada Lea , kita di sini sama-sama murid.
Seseorang
mungkin dia tidak membaca buku peraturan halaman 4.🙎
Charlie
Diam kalian.
Jayden - Master
*datang masuk lagi
sekuat orang langsung kembali duduk dengan rapi
Jayden - Master
Pelajaran selesai, jangan lupa bereskan kelas kalian.
Jayden - Master
Buku peraturan di baca bukan di hilangkan.
Jayden - Master
*mengeluarkan sihir nya
Jayden - Master
Ini buku ilmu dewa, baca untuk pelajaran besok* sahut nya pergi.
Mateo
*mengambil buku
Mateo
*membagi kan nya ke teman-teman kelas.
Mateo
nih punya mu
Eleanor Rosse.
terimakasih* menatap
Mateo
Mateo, panggil Teo saja
Eleanor Rosse.
*mengangguk
Eleanor Rosse.
aku Lea..
Mateo
aku sudah kenal.
Charlie
ahh akhirnya bisa kembali ke kamar, nona Aubrey ayok.
Seseorang
he siapa yang bersihin kelas.
Gabriel-Pangeran ke-3
*yang malas dan udah pergi
Melanie
yah bersihin sama-sama lah, ini kan kelas kita.
Charlie
kau bercanda nona melanie
Charlie
jika kau mau, kerjakan lah. tuh sama si gadis desa kita, aku yakin dia bisa melakukan itu.
Comments