Rainbow Flower-03
Eleanor Rosse.
*membuka tokoh
Eleanor Rosse.
*menghirup aroma
Eleanor Rosse.
Sangat berbeda saat aku tinggal di desa.
Lea membereskan toko sambil bernyanyi, gadis ini selain cantik dia juga memiliki suara yang sangat bagus.
Eleanor Rosse.
Not support
(maaf suara angin nya, itu suara kipas angin)
Lea bernyanyi sangat indah, ia bernyanyi sambil menari-nari kecil.
Merapikan rak-rak dan menata bunga, menyiram tanaman.
ia melakukan sendiri karena Evi sibuk di dalam.
Declan.
Ini rumah nya tuan.
Nicholas- Pangeran ke-2
Toko bunga
Declan.
orang-orang bilang, mereka tinggal di sini.
Gabriel-Pangeran ke-3
tunggu apa lagi, datangi dia. * pergi duluan.
Nicholas- Pangeran ke-2
*nyusul
Lea Yang asik bernyanyi tidak menyadari bahwa ada seorang yang masuk.
Gabriel-Pangeran ke-3
*terdiam
Gabriel-Pangeran ke-3
*deg
Gabriel-Pangeran ke-3
Cantik...
Nicholas- Pangeran ke-2
*ikut masuk
Eleanor Rosse.
*bernyanyi dengan semangat
Lea mengangkat pot bunga, ingin ia pindah sambil berputar menari.
Tapi sesaat dia melihat sosok tiga pria di depan nya membuat nya kaget
Eleanor Rosse.
oh astaga* ucap nya
Nicholas- Pangeran ke-2
emm maaf kami membuat mu kaget
Eleanor Rosse.
*hanya diam
Eleanor Rosse.
Siapa mereka, apa pelanggan pertama
Gabriel-Pangeran ke-3
wahh kok bisa orang-orang penunggu toko ini cantik-cantik* batin nya
Everly Rossa
emm pangeran ke-2* ucap nya memberi salam.
Eleanor Rosse.
Ha pangeran ketiga..
Eleanor Rosse.
Duh dasar Lea bodoh.* batin nya
Eleanor Rosse.
Emm maaf pangeran saya tidak tau jika itu anda* ucap nya merasa bersalah.
Gabriel-Pangeran ke-3
lucu* batin nya
Nicholas- Pangeran ke-2
Tak apa, ini juga salah kami. tidak permisi dulu* menyindir sang adik
Gabriel-Pangeran ke-3
*sinis
Everly Rossa
ada apa yah pangeran
Nicholas- Pangeran ke-2
*melirik Declan
Declan.
Ini ada surat peringatan dari yang mulia raja.
Everly Rossa
Surat, perintah.
Everly Rossa
Apa kami ada salah.
Gabriel-Pangeran ke-3
bukan salah, hanya saja. kalian tidak mengurus surat pindah, dari desa ke kota.
Everly Rossa
ah, maaf soal itu.
Everly Rossa
Rencana pagi ini saya mau ke sana
Nicholas- Pangeran ke-2
*yang dari tadi melirik ke Lea.
Nicholas- Pangeran ke-2
Hem baik lah, segera laporkan.
Eleanor Rosse.
*yang hanya diam dari tadi.
Everly Rossa
baik pangeran
Nicholas- Pangeran ke-2
*pamit pergi
Gabriel-Pangeran ke-3
lan ayok
Everly Rossa
hemm silahkan
Eleanor Rosse.
malu nya aku
Eleanor Rosse.
mereka mendengar aku bernyanyi dan melihat aku menari.
Eleanor Rosse.
aku malu kak, secara suara ku sangat buruk.
Everly Rossa
jika tau buruk kenapa kamu senang sekali bernyanyi
Eleanor Rosse.
Emm masalahnya burung-burung di hutan selalu menggoda ku untuk menyanyi dan menari.
Everly Rossa
tapi sebenarnya Suara mu bagus
Eleanor Rosse.
jangan memuji ku, aku ingin kembali bekerja membereskan ini.
Everly Rossa
kalua begitu jaga tokoh dulu, kakak mau ke balai kota
Eleanor Rosse.
baik lah kakak ku yang cantik
Everly Rossa
sarapan ada di atas meja, jangan lupa makan.
Eleanor Rosse.
yah jadi mengulang membereskan lagi deh
Lea kembali merapikan pot yang jatuh dan pecah.
Luther
kau mau apa di sini
Everly Rossa
Melapor soal pindah ke kota
Luther
ah ia juga, aku lupa bertanya kemarin.
Everly Rossa
kau sendiri, ada urusan apa di sini
Luther
aku menemui bos ku, dia ada urusan di sini.
Luther
emm, kau mengenal bos ku.
Everly Rossa
tentu saja, tuan Xavier pelanggan kami. dia selalu memesan susu segar dari ku.
Luther
kau juga jualan susu
Xavier -Pengusaha.
Kau pindah ke kota
Everly Rossa
saya fikir ucapkan tuan benar, saya harus mengubah semua nya. untuk kehidupan masa depan saya dan adik saya, terimakasih untuk nasehat nya
Xavier -Pengusaha.
Sama-sama, Luther ayok* ucap nya pergi
Luther
Saya duluan yah* pamit pergi
Brayden- Raja RF
*fokus membaca
Savannah- permaisuri RF.
*datang
Brayden- Raja RF
*berhenti
Savannah- permaisuri RF.
*duduk di depan putra nya
Brayden- Raja RF
Ada apa ibu?
Savannah- permaisuri RF.
Ibu punya rencana untuk mu, agar kau dapat memilih calon istri unk mu.
Savannah- permaisuri RF.
kita adakan pesta dansa, ibu akan undang putri-putri bangsawan di negeri ini.
Brayden- Raja RF
itu tidak perlu, iden tidak suka pesta.
Savannah- permaisuri RF.
den..
Savannah- permaisuri RF.
Kau tidak akan menemukan nya, kau ingin mencari bagaimana.
Savannah- permaisuri RF.
sedangkan kau sendiri sibuk sama dunia dan pekerjaan mu.
Brayden- Raja RF
Huffd terserah ibu, tapi jika tak ada yang cocok dengan ku
Brayden- Raja RF
jangan salahkan aku.
Savannah- permaisuri RF.
baiklah, tak masalah kan jika kita mencoba nya
Savannah- permaisuri RF.
siapa tau , dengan adanya acara ini. ketiga putra ibu langsung memiliki pasangan.
Brayden- Raja RF
*hanya tersenyum
Savannah- permaisuri RF.
adik-adik mu belum pulang
Brayden- Raja RF
mereka ada di balai kota
Brayden- Raja RF
apa hari ini El latihan.
Savannah- permaisuri RF.
tidak, dia bosan.
Savannah- permaisuri RF.
jangan terlalu keras pada nya, biarkan saja. bebaskan dia, apa yang mau dia lakukan.
Brayden- Raja RF
Ibu, latihan di akademi sihir itu penting untuk nya.
Brayden- Raja RF
demi melindungi diri sendiri, orang lain dan orang yang dia cintai.
Savannah- permaisuri RF.
kau tau apa yang membuat adik mu bosan
Savannah- permaisuri RF.
Itu karena dia merasa kesepian, merasa tertekan.
Savannah- permaisuri RF.
karena hanya dia dan beberapa orang yang tidak semasuan dengan nya.
Savannah- permaisuri RF.
jika kau terbuka, memberi izin pada peminta orang. yang ingin latihan sihir, mungkin akademik itu akan ramai orang.
Brayden- Raja RF
Ibunda, ibu tau kan alasan den kenapa menutup akademik untuk untuk rakyat
Savannah- permaisuri RF.
*hanya mengangguk
Brayden- Raja RF
iden tidak mau hal buruk terjadi lagi. kita tidak tau niat baik dan buruk seseorang saat masuk ke akademi ibu.
Savannah- permaisuri RF.
tapi, bukan nya Jeremy memiliki cermin kejujuran. di sana kita bisa lihat jika anak itu baik atau tidak, ia kan.
Brayden- Raja RF
nanti iden fikirkan lagi.
Nicholas- Pangeran ke-2
*datang
Nicholas- Pangeran ke-2
Salam Yang mulia,
Nicholas- Pangeran ke-2
salam ibunda permaisuri.
Gabriel-Pangeran ke-3
*takut-takut
Brayden- Raja RF
Sudah selesai
Nicholas- Pangeran ke-2
sudah, sekita 12 orang penduduk desa.
Nicholas- Pangeran ke-2
*memberikan laporan
Brayden- Raja RF
Hem nanti saya baca
Nicholas- Pangeran ke-2
baik* pamit hendak pergi
Brayden- Raja RF
Gabriel, tetap berdiri di sana.
Gabriel-Pangeran ke-3
*deg
Gabriel-Pangeran ke-3
*takut
Nicholas- Pangeran ke-2
*peegi
Savannah- permaisuri RF.
jangan terlalu kasar, ibu pergi dulu* sahut nya pergi
Gabriel-Pangeran ke-3
Ibunda* menarik pelan baju savannah
Savannah- permaisuri RF.
tidak apa-apa, menurut apa yang kakak mu katakan* mengusap kepala anak nya
Gabriel-Pangeran ke-3
*cemberut
( kalian tau Jeno kan, tau kan gimana dia kalau lagi Cemberut. hemm Bayangi saja)
Comments