Mulai Bekerja

Dan di sinilah Irene mulai bekerja tugas nya hanya menyusun laporan dari tim pemasaran 1 di perusahaan industri itu , tapi tugas yang sebenarnya bukan hanya itu

Tugas utama Irene adalah menjelaskan hasi pekerjaan mereka pada CEO yang di kenal kejam itu, tapi tentu dia belum mengetahui nya

Wanita itu sangat bosan di sana , dia dengan cepat menyusun pekerjaan nya karena itu sangat mudah baginya , dia melirik seorang wanit muda di samping

“Jangan lakukan itu kau lebih baik memkai ini, aaf aku permisi”. Irene menunjukan sebuah cara simple untuk melakukan pekerjaan itu agar tidak memkan waktu

“Wow kau keren sekali , aku baru tahu ada cara seperti ini”. Wanita muda itu berbicara dengan keras membuat kepala manajer di sana menatap mereka tajam

“Laura kecilkan suara mu!”.

“Ba..baik pak”. Laura menutup mulut nya dia lupa dia memiliki manajer yang sangat galak ketika bekerja

“Dan kau”. Kini dia menunjuk Irene “Duduklah di kursi mu kenapa kau malah mengurusi pekerjaan orang lain”

“Baik pak”. Irene tidak banyak tanya dia langsung duduk melihat tatapan tajam pria itu membuat bulu kuduk nya merinding

“ssst…Maaf merepot kan mu dan terimakasih untuk cara ini”. Laura kini berbisik dan menunduk agar Manejer mereka tidak melikirik nya

Irene menunjukan jempol nya sebagai tanda dia baik-baik saja

“oh ya bersiaplah membuat naskah nanti kita akan mengadakan rapat penting , kau akan menyusun laporan yang banyak nanti”

Irene mengangguk dia sudah tahu informasi itu sebelum dia memberitahu wanita itu

Irene sendiri cukup nyaman di sana , tidak ada yang pria yang berani menggodanya dan perempuan di sana juga baik-baik tidak suka bergosip seperti wanita di kantornya dulu

Mereka melakukan meeting siang itu mereka menjadi tim pemasaran inti untuk produk perusahaan itu jadi mereka sedang memikirkan bagimana cara agara produk mereka di jual dengan harg yang idealis dan di sukai masyrakat umum

Irene berada di ujung meja dia di berikan laptop khusus untuk mencatat inti dari meeting mereka , supaya dia bisa menjelaskan dengan detail pada pimpinan perusahaan itu

“Maaf sepertinya point itu kurang tepat”. Irene memberanikan diri untuk mengoreksi point pertama itu membuat semua orang memandang nya , siapa orang yang berani menentang keputusan kepala Manejer itu

“Apa Anda bisa menjelaskan nya Nona?”. Kepala Manajer itu menatapnya dengan tajam , dia adalah Justin pria dengan segudang kemampuan membuat nya memiliki jabatan yang cukup tinggi di usia nya yang terbilang masih cukup muda

“Anda tidak bisa menyetok harga seperti itu , justru jika harga nya sedikit mahal makan orang-orang akan semakin penasaran dengan makanan unik itu, kita bisa melakukan diskon seminggu dalam satu bulan untuk menarik perhatian pelanggan dengan begitu kita memiliki keuntungan berkai-kali lipat”

Justin terkejut dengan perbaikan yang di lakukan Irene itu adalah keputusan yang sangat bijak dia sangat kagum padaha Irene baru saja masuk

Rapat telah selesai tepat di jam makan siang Irene yang bertugas untuk menyusun laporan itu pun selesai denga cepat dia dapat menangkap inti dari rapat mereka bahkan dia selesai lebih dulu menysusun laporan itu

“Baik lah terimakasih untuk kerja keras kalian hari ini , dan kau Irene selesaikan laporan itu sebelum jam makan siang selesai”

“Owh ya pak , aku sudah menyelesaikan nya “

Wanita itu lagi-lagi membuat orang di ruangan itu tercengang otak apa yang di miliki wanita itu dia sangat jenius

Justin memeriksa seluruh laporan yang sudah di selesaikan Irene , orang di sana yang tadi nya ingin keluar untuk makan siang tidak jadi karena penasaran dengan penilaian Justin bahkan orang yang sudah sempat keluar tadi kini mengintip di balik pintu itu

Pria itu tercengang hanya ada satu typo yang buat wanita itu selain nya tersusun dengan sangat rapi dan jelas , Dia menatap wanita itu seakan mengatakan “Wah Daebak!”

Irene jadi salting sendiri karena di tatap seperti itu

“Baiklah laporan mu sudah bagus, sekarang makan lah dulu persiapkan dirimu untuk berbicara dengan CEO nanti janga buat kesalahan!”

“Baik pak!”

Begitu Justin keluar dari sana beberapa orang langsung mengerumuni Irene

“Bukan hanya wajah mu yang cantik , ah kau juga sangat pintar!”. Laura memuji Irene dari hatinya yang terdalam

“Kau keren sekali aku bisa melihat pak Justin terpukau pada mu tadi”. salah satu teman laura juga memuji Irene membuat waita itu sangat malu . “Oh ya nama ku Jennie , kau Irene kan , sangat banyak pria yang berbicara tentang mu , ternyata kau sangat cantik seperti ini”

Irene terdiam dulu Amanda juga memujinya seperti itu , tapi wanita itu adalah pengkhianat terbesar dalam hidup nya

Wanita itu sedikit ragu dalam berteman sekarang dia takut masa lalu nya kan kembali

“Ayo makan siang bersama”. Laura dan Jennie menyeret paksa wanita itu kekantin bersama dua tean lainnya Sana dan Lea

Di kantin mereka berbicara banyak sekali membuat beberapa mata pra tertuju pada Irene yang sangat cantik

“Lihat itu kau membuat crush ku memandang mu , kau sangat cantik membuat ku iri saja!”. Sana mengerucut kan bibir nya dia bicara langsung to the point pada Irene membuat hati wanita itu berdesir

Irene pertama kali di kelilingi orang seperti ini , biasanya dia hanya akan duduk berdua bersama Amanda dengan tatapan beberapa gadis yang kesal denganya

“Ini makanlah rasa nya sangat manis”. Jennie memberikan sepotong nenas muda pada wanita itu mereka tidak tahu jika Irene sedang hamil

“Maaf aku tidak bisa makan itu , aku sedang hamil”.

Perkataan Irene sontak saja membuat mereka ber empat terkejut bersamaan bahkan Sana sampai menjatuhkan makanan di mulut nya

“Kau Ha Hmmph”. Jennie dengan cepat menutup mulut Laura dia tahu temannya itu sangat dongok

“Benarkah berapa usia kandungan mu”. Lea berbisik agar orang lain tidak mendegar nya

“Sudah memasuki bulan ke tiga”

“Benarkah”kini Jennie juga ikut nimbrung dia masih menutup mulut Laura sampai wanita itu tenang pertanyaannya di jawab anggukan oleh Irene

“Lalu dimana suami mu, kenapa kau baru mendaftar pekerjaan”. Pertanyaan Sana membuat wajah Irene nampak bersedih ini bukanlah pilihannya

Mereka berempat memilih tidak melanjutkan pertanyaan itu , pasti ada satu hal terjadi pada wanita malang tersebut

Mereka berempat bisa membaca kesedihan di wajah wanita itu

“Maaf karena menanyakan hal tadi kau pasti risih kan”

“Tidak kok”. Irene memaksakan senyum di wajah nya

Keempat Orang itu berusaha menghibur Irene , mereka berempat bukan tipe orang yang munafik , seperti Sana tadi dia akan berbicara di depan orang jika ada suatu hal yang mengusik nya

Terpopuler

Comments

Sri

Sri

ceritanya udah ok , tapi kebanyakan kekorea2an

2023-08-03

2

sedayu

sedayu

korea punya

2023-08-02

2

lihat semua
Episodes
1 Sahabat yang Munafik
2 Dengki Amanda
3 Kabar Bahagia
4 Fitnah Kejam
5 Pengkianatan
6 Jebakan Mengerikan
7 Di usir
8 Pergi Membawa Luka
9 Meninggalkan semua-nya
10 Memulai Hidup Baru
11 Mulai Bekerja
12 Bos yang Menyebalkan
13 Teman
14 Kevin Bailey
15 Suka
16 Khawatir
17 Memberi Perhatian
18 Kekecewaan Seorang Ibu
19 Sebuah Kebenaran
20 Rasa Nyaman
21 Menemukan Mu
22 Informasi Irene
23 Sedikit Paksaan
24 Rindu
25 Kunjungan
26 Melahirkan Kenzo
27 Hukuman pertama Amanda
28 Pengumuman up
29 Women Support Women
30 Zunneth
31 Seperti Keluarga Kecil
32 Depresi Joe
33 Viisual
34 Ungkapan Perasaan
35 Kepergian Sara
36 Akhir Cerita si Wanita Jahat
37 Anak yang Jenius
38 Masih Mencari
39 Kehidupan yang Bahagia
40 Kenzo dan Joe
41 Pertemuan
42 Menginginkan mu Kembali
43 Anak ku?
44 Perang Dingin
45 Rencana Jahat
46 Rahasia Kevin
47 Papa Kandung
48 Membawa Kenzo Pergi
49 Penyesalan Joe
50 Kehamilan Kedua
51 Keputusan
52 Tidak Ada Kesempatan Lagi
53 Hancur
54 Harapan Baru
55 Belum Mendapatkan Maaf
56 Memberi Pengertian
57 Rencana Pernikahan
58 Pernikahan I & K
59 Memberi Pelajaran
60 Mr. Benyamin and His Daugther
61 Terulang Kembali?
62 Saling Mempercayai
63 Kembalikan Dia pada Ku
64 Kesepakatan
65 Pelajaran untuk Pelakor
66 Wanita Ja**ng
67 Membawa Mu Pulang
68 Suho
69 Dosa dan Kesenangan
70 Taktik
71 Terimakasih Jennie
72 Belum Habis
73 Melancarkan Aksi
74 Menyelesaikan Benyamin
75 Akhir dari Benyamin
76 Mengantar
77 Membayar Mahal
78 KehidupanJulia
79 Tidak Ingin Ada Penyesalan
80 Rahasia
81 Masa lalu Suga
82 Masa lalu Suga 2
83 Kehidupan yang Lebih Baik
84 Kendrix
85 Anak ke 2
86 Perasaan Jennie
87 3 K
88 I Want Your Daddy too
89 Apartemen Baru
90 Menginap
91 Pendapat Suho
92 Memastikan
93 Hanya Narsis
94 Tetap Menjadi Teman
95 Kunjungan Irene
96 Cupid Kecil
97 Pengganggu
98 Pertikaian Suho dan Suga
99 Tekanan
100 Pria Lemah
101 Hidup Bersama
102 Hubungan yang Jelas
103 Jennie
104 Married
105 Membantai Keluarga Palsu
106 Sampah Pengganggu
107 Kesepian
108 Sion
109 Harry dan Lea
110 Waktu satu Bulan
111 Perasaan Harry
112 Makan Malam Romantis
113 Se Kamar
114 New Story Guys
115 Drama Pagi Hari
116 Luluh
117 Pernikahan yang di inginkan Lea
118 Mak Comblang
119 Suami Yang Loyal
120 Anak-anak Yang Baik
121 The End
122 Pengumuman
123 New Story
124 New Story 2 Guys "The Flower"
125 "AMBIL SAJA PACARKU"
126 Come Back
127 #New Novel "pernikahan yang Salah"
Episodes

Updated 127 Episodes

1
Sahabat yang Munafik
2
Dengki Amanda
3
Kabar Bahagia
4
Fitnah Kejam
5
Pengkianatan
6
Jebakan Mengerikan
7
Di usir
8
Pergi Membawa Luka
9
Meninggalkan semua-nya
10
Memulai Hidup Baru
11
Mulai Bekerja
12
Bos yang Menyebalkan
13
Teman
14
Kevin Bailey
15
Suka
16
Khawatir
17
Memberi Perhatian
18
Kekecewaan Seorang Ibu
19
Sebuah Kebenaran
20
Rasa Nyaman
21
Menemukan Mu
22
Informasi Irene
23
Sedikit Paksaan
24
Rindu
25
Kunjungan
26
Melahirkan Kenzo
27
Hukuman pertama Amanda
28
Pengumuman up
29
Women Support Women
30
Zunneth
31
Seperti Keluarga Kecil
32
Depresi Joe
33
Viisual
34
Ungkapan Perasaan
35
Kepergian Sara
36
Akhir Cerita si Wanita Jahat
37
Anak yang Jenius
38
Masih Mencari
39
Kehidupan yang Bahagia
40
Kenzo dan Joe
41
Pertemuan
42
Menginginkan mu Kembali
43
Anak ku?
44
Perang Dingin
45
Rencana Jahat
46
Rahasia Kevin
47
Papa Kandung
48
Membawa Kenzo Pergi
49
Penyesalan Joe
50
Kehamilan Kedua
51
Keputusan
52
Tidak Ada Kesempatan Lagi
53
Hancur
54
Harapan Baru
55
Belum Mendapatkan Maaf
56
Memberi Pengertian
57
Rencana Pernikahan
58
Pernikahan I & K
59
Memberi Pelajaran
60
Mr. Benyamin and His Daugther
61
Terulang Kembali?
62
Saling Mempercayai
63
Kembalikan Dia pada Ku
64
Kesepakatan
65
Pelajaran untuk Pelakor
66
Wanita Ja**ng
67
Membawa Mu Pulang
68
Suho
69
Dosa dan Kesenangan
70
Taktik
71
Terimakasih Jennie
72
Belum Habis
73
Melancarkan Aksi
74
Menyelesaikan Benyamin
75
Akhir dari Benyamin
76
Mengantar
77
Membayar Mahal
78
KehidupanJulia
79
Tidak Ingin Ada Penyesalan
80
Rahasia
81
Masa lalu Suga
82
Masa lalu Suga 2
83
Kehidupan yang Lebih Baik
84
Kendrix
85
Anak ke 2
86
Perasaan Jennie
87
3 K
88
I Want Your Daddy too
89
Apartemen Baru
90
Menginap
91
Pendapat Suho
92
Memastikan
93
Hanya Narsis
94
Tetap Menjadi Teman
95
Kunjungan Irene
96
Cupid Kecil
97
Pengganggu
98
Pertikaian Suho dan Suga
99
Tekanan
100
Pria Lemah
101
Hidup Bersama
102
Hubungan yang Jelas
103
Jennie
104
Married
105
Membantai Keluarga Palsu
106
Sampah Pengganggu
107
Kesepian
108
Sion
109
Harry dan Lea
110
Waktu satu Bulan
111
Perasaan Harry
112
Makan Malam Romantis
113
Se Kamar
114
New Story Guys
115
Drama Pagi Hari
116
Luluh
117
Pernikahan yang di inginkan Lea
118
Mak Comblang
119
Suami Yang Loyal
120
Anak-anak Yang Baik
121
The End
122
Pengumuman
123
New Story
124
New Story 2 Guys "The Flower"
125
"AMBIL SAJA PACARKU"
126
Come Back
127
#New Novel "pernikahan yang Salah"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!