“Joe tolong aku…”
Bukan nya menolong istri nya dirinya malah mengutuk dan mengumpat pada istrinya itu, “ternyata kau hamil dengan baj*ngan ini ternyata Sialan Kau!!!”
Irene mendorong pria itu dari hadapan nya ,dia mengambil selimut untuk menutupi tubuhnya dia mencoba menggapai suaminya
Tapi pria itu malah mendorongnya hingga ajtuh ke belakang pria itu tidak memikirkan istrinya yang sedang mengandung
Dipikiran nya anak itu bukan lagi darah daging nya melainkan selingkuhan istri nya
“Joe apa yang kau lakukan”. Satu tamparan sudah mendarat di pipi wanita malang itu
“jangan pura-pura bodoh , kau sudah menipu ku kau sudah bertingkah seperti wanita yang baik ternyata kau tidak lebih dari seorang pel*cur”
Waniita itu menangis terisak dia tidak mengerti apa-apa dia hanya bisa memeluk kaki pria itu saat akan pergi
“Lepaskan aku si*lan!”
Wanita itu melihat sahabatnya dari arah pintu tatapan wanita itu tidak seperti biasanya, Kaki Joe sudah menendang tepat di wajah wanita itu hingga melepaskan tangan nya
“Amanda bantu , aku menjelaskan pada Joe ini pasti salah paham”
“Irene padahal sudah ku katakan berapa kali , untuk tidak mengkhianati Joe kau tahu dia trauma di selingkuhi tapi kau malah….” Amanda menutup mulutnya dia sedikit mengeluarkan mata nya seakan-akan Irene sudah sering melakukan perselingkuhan di belakang Joe “Maafkan aku Irene tapi aku tidak bisa lagi menolong mu kau sudah keterlaluan sekarang”
Irene terisak dengan apa yang dia hadapi diri nya saat ini membuat nya tidak mengerti , hanya saja melihat murka dan kekecewaan di wajah Joe
Dirinya yakin suami nya itu sudah salah paham dengan nya dan apa yang di lakukan oleh Amanda dia tidak mengerti wanita itu sahabatnya tapi dia tidak menolong dirinya malah memojokan nya
“Pergi dari hidup ku s*alan aku akan menceraikan mu!”
“Tidak!!! , kau harus mendengar kan ku dulu , aku mengandung anak mu Jo!”
“Anak ku!? ,HAhHhahhhh , kau bilang anak ku dokter baru saja mendioknosa ku kalau aku tidak akan bisa punya anak dengan mudah tapi lihat diri mu!”.Joe memandang istri nya dengan sorot mata kebencian
“Ini benar-benar anak mu , aku berani bersumpah!”
Suami nya tidak ingin lagi mendengar diri nya di memilih pergi keluar, pria itu sudah berbeda dari apa yang dia kenal dulu dia bahkan sudah menyakiti fisik dan psikis wanita itu
Amanda mengikuti pria itu , dia tidak memperdulika Irene yang sedang kesakitan dia merasa sakit di bagian perut nya
Dia tidak menghiraukan perut nya dia melirik pakaian nnya yang teronggok di atas lantai dia segera memakai nya di bathroom lalu menyusul suami dan sahabat nya
Pria tadi bisa melihat wanita yang dia kukung tadi menahan sakit , dia merasa sedikit bersalah pada nya tapi dia memilih dia
Transferan uang dari Amanda sudah dia terima dia akan bersenag-senang dengan itu lalu melupakan kejadian hari ini
Irene sampai di rumah dengan keadaan yang kacau , dengan rambut yang amat berantakan dia naik ke lantai atas mencari suaminya di sana namun dia tidak menemukan nya
Dia kembali turun ke bawah dia tidak mempedulikan dirinya yang sudah kelelahan yang di pikirannya saat ini adalah menemukan suaminya ini adalah sebuah fitnah
Di Perjalanan pulang dia mencoba menenangkan pikiran nya , dia harus bisa berpikir jernih
Hingga otaknya bekerja dengan baik , siapa pria tadi yang mengukungnya dan yang dia temui di taman bukan lah suatu kebetulan dia pasti ada hubungan nya dengan Amanda
Dia berharap tebakannya itu salah dia seperti orang bodoh sekarang tanpa orang lain di sisi nya
Plakkk
Wanit itu mendapat tamparan dari ibu mertuanya , Amanda sengaja menceritakan kejadian tadi kepada Febri hingga membuat wanita tua itu kecewa dan marah wanita itu bahkan menambah-nambahi kebohongan nya
“Berani-berani nya kau mengkhianati putra ku ! Aku akan membunuh mu!!”. Febri menjamabak wanita itu hingga Irene terjatuh dengan rambut yang masih di jambak Febri dengan kasar dia sama seperti putra nya bertindak kasar tanpa memikir kan orang tersebut
“Nyonya Hentikan , Nona Irene sedang hamil!”. Ani menghentikan Febri , dia sendiri tidak percaya dengan berita yang baru saja dia dengar , pasti ada kesalahpahaman di sana
Bahkan seorang pembantu yang tidak memiliki pendidikan tinggi pun bisa berpikir dengan normal
“Biarkan aku menghajarnya Ani , aku akan membunuh nya dia sudah mengecewakan putra ku kau tidak tahu diri”
“Ibu dengar kan aku dulu hiks …aku bersumpah….aku tidak melakukan itu!”
Irene menahan tarikan Febri ada beberapa helai rambut di tangan wanita tua itu , kepala Irene kembali berdenyut dia sangat pusing sekarang
Sedangkan wanita tua itu sudah pingsan melihat kemarahan dan kekecewan putra nya tadi membuat hatinya sangat terluka
“Ibu…sadarlah ibu”. Irene menahan tubuh mertuanya dia bahkan tidak memikirkan diri nya sendiri yang sedang kesakitan
Pelayan membawa wanita tu itu ke kamar nya untuk beristrahat dia sangat lelah menumpahkan amarah nya pada wanita yang tidak bersalah itu
Sedangkan Irene memilih menunggu suami nya dilantai bawah dia tidak ingin kesalah ppahaman ini berlanjut , Ani membawakan makanan untuk wanita hamil itu dia masih belum bergerak dari ruangan itu
Sampai pagi hari dia tetap setia menunggu suaminya akhirnya pria itu kembali
“Joe !”. Irene menghadang suaminya , tapi pria itu malah menamparnya lagi
“kenapa kau kembali kesini j*lang ku bilang aku akan menceraikan mu!”
Bukannya mendengar umpatan nya dia malah meihat ceruk leher suaminya banyak bekas kecupan di sana
“Apa yang kau lakukan Jo..apa ini!”. dia sudah menyentuh leher suaminya , Joe langsung menghempaskan tangan itu
“Jangan menyentuh ku dengan tangan kotor mu itu!”
“Sayang..apa yang kau katakan jangan seperti itu , kau…hiks”. wanita itu bertambah sakit setelah melihat Amanda memluk pinggang suaminya
“Iren….kau sudah terlalu banyak menyakiti Joe , aku bisa menggantikan mu bahkan lebih baik” . Amanda mengusap lembut dada bidang pria itu
“Tidak…aku tidak melakukan nya sudah kubilang berapa kali!!, Joe percayalah pada ku!”
Pria itu tdak menghiraukan istrinya dia malah memeluk pinggang Amanda membaawanya ke sofa
“Pergilah dari sini , aku tidak membutuh kan pengkianat seperti mu”
“Bagaimana dengan anak mu ?, Aku mengandung bayi mu?”. Irene sudah berlutut di depan Joe sedangkan pria itu duduk dengan santai , di susul dengan Amanda dengan wajahnya yang sombong
“Itu bukan anak Joe , kau tahu Joe memiliki masalah dengan dirinya kami sudah memeriksa Joe”.
Amanda berbicara sangat pelan hanya bertiga yang dapat mendengar , dia tidak ingin orang lain mendengar yang akan membuat Joe kesal pada nya
“Diam kau! Kau sudah mengambil suami ku, ku kira kau adalah….hiks”. Irene tidak melanjutkan perkataan nya
“Apa aku tidak ingin lagi menjadi teman mu aku sudah lelah menyembunyikan semua aib yang kau banggakan pada ku!”.Amanda duduk persis di samping Joe dia melayani pria itu dengan lembut
“Pergi Irene , pergi jauh dari hidup ku aku tidak menginginkan mu lagi”. Joe berbicara pelan tapi itu sangat lah kejam itu adalah peringatan terakhir nya untuk Irene
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 127 Episodes
Comments
Anita Nita
irene kenapa kamu bodoh banget sih
2025-01-26
1
Febrianti Febri
iren juga bodoh banget jadi cewek kesel q
2024-12-18
1
🥀⃞ k⃟K⃠🦂⃟ʟᴇᷤʟᷤɪᷫᴛᴀ ref🕊️⃝ᥴͨ
sumpah pengen ku jadikan tumbal buat pembangunan jembatan. kesel benerr ya Allah
2023-08-01
3