"Ini kok wajahnya mirip ..." gumam Ozil saat matanya memperhatikan dengan seksama wajah seseoraang yang fotonya terpajang di koran pembungkus gorengan.
"Ada apa, Zil? Serius banget lihatin bungkus gorengannya," celetuk Surya yang ternyata memperhatikan gerak gerik sahabatnya karena terlihat aneh.
Ozil langsung mendongak dan seketika dia cengengesan. "Nggak, cuma lagi baca berita aja," jawabnya. Ozil tidak mungkin mengakui kalau foto yang dia lihat saat ini adalah foto seseorang yang wajahnya sangat mirip dengan salah satu hantu wanita yang beberapa kali ini sering menampakkan diri di hadapannya. Jika benar itu adalah foto hantu wanita itu, berarti kemungkinan kalau wanita itu telah hilang atau terjadi sesuatu yang menyebabkan wanita itu meninggal.
Ozil sebenarnya masih heran dan banyak pertanyaan yang tumbuh dalam benaknya. Apa mungkin arwah penasaraan itu memang ada? Sebab, sejak Ozil bisa melihat makhluk tak kasat mata, banyak sekali penampakan yang bisa dilihat Ozil dengan jelas. Dari berbagai usia dan juga keadaaan, dapat Ozil lihat selama beberapa hari ini. Sebenatrnya dia juga masih merasa takut saat melihat penampakan yang sangat mengerikan. Tapi Ozil berhasil mengalihkan rasa takutnya dengan pura pura tidak melihatnya.
Satu lagi yang cukup membuat Ozil heran, kelima hantu wanita itu bisa dilihat pada siang hari, tapi Ozil tidak melihat penampakan hantu lain. Sepanjang dia pulang dari rumah sakit, tidak ada satupun hantu yang terlihat kecuali hantu para wanita yang bersamanya. Padahal saat malam hari pas Ozil masih di rumah sakit, dia kerap sekali melihat penampakan yang cukup mengerikan jika keluar dari ruang rawat inapnya.
Puas ngobrol bareng kedua temannya, Cipto dan Surya pamit kembali ke kamarnya, sedangkan Ozil memutuskan keluar kontrakan untuk membeli makanan. Sepanjang kaki melangkah, Ozil mati matian menahan penglihatannya agar tidak menatap penampakan hantu yang dia lihat. Rasa takutnya tentu saja sangat mendominasi. Tapi berhubung rasa lapar juga sangat kuat, Ozil melawan rasa takutnya demi memenuhi keinginan perut yang minta di isi.
Begitu mendapatkan satu bungkus nasi goreng, Ozil memilih langsung pulang untuk menghindari para hantu yang bergentayangan. "Akhirnya, sampai rumah juga," gumam Ozil dengan nafas yang memburu.
"Emang kenapa kalau sudah sampai rumah?" suara yang tiba tiba muncul langsung membuat Ozil berteriak sembari terlonjak.
"Akhh!" seru Ozil dengan keras sampai dua temannyya juga mendengar teriakan itu, serta para tetangganya.
"Ada apa, Zil?" teriak Cipto yang kamarnya berhadapan dengan kamar Ozil.
"Nggak ada apa apa!" jawab Ozil dusta. "Kaget ada tikus!" para hantu wanita maalah ceikikikan melihat ekspresi yang ditunjukkan wajah Ozil. "Kalian ini, bisa nggak kalau muncul itu nggak pake ngagetin?" sungut Ozil sambil duduk di lantai dan bersiap diri untuk menikmati nasi goreng yang tadi dia beli.
"Maaf, Bang, hihihii ..." jawab salah satu dari mereka dengan suara tawa yang masih menggema. Tapi hanya Ozil saja yang mendengarnya. Kalau semua penghuni kontrakan mendengar suara tawa mereka, mungkin tempat itu akan gempar dan pastinya akan terjadi keributan yang bisa menyebabkan berita buruk, lalu kontrakan itu menjadi tidak laku.
Ozil langsung saja menyantap nasi goreng dengan lahap. Meskipun sempat dongkol dengan para hantu yang saat ini sedang memandangi dirinya. "Kenapa? Pengin? Pasti kalian nggak bisa makan makanan kayak gini, kan?" ledek Ozil langsung menunjukan senyum mengejeknya. Para hantu wanita hanya mencebikan bibirnya.
"Kalian pernah ngerasa lapar nggak sih? Atau mingkin memiliki rasa lain gitu?" Ozil kembali mengungkapkan rasa penasarannya.
"Kalau aku sendiri ya masih. Kadang juga ada rasa sedih dan yang lainnya. Tapi aku nggak tahu, kadang aku tiba tiba juga sudah merasa kenyang," jawab salah satu dari lima hantu itu dan secara bergantian hantu hantu yang lain juga mengatakan hal yang sama.
"Pantes, kalian senang banget ngintipin aku mandi," sungut Ozil yang membuat tawa para hantu kembali peccah. "Tapi sayang, kita tidak bisa bersentuhan, jadi percuma kalau hanya bisa lihat aja."
"Wahh! Jangan jangan kamu sering main ya, Bang?" tuduh salah satu hantu.
"Ya nggak juga. Kan, aku sudah pernah bilang, cowok miskin itu nggak bakalan ada cewek yang mendekat," balas Ozil lalu tanpa sengaja dia melihat bungkus gorengan yang masih tertinggal di pinggiran dekat pinttu. Ozil pun meraih bungkus itu dan menunjukkan apa yang dilihat pada salah satu hantu yang ada di kamarnya.
"Ini kamu bukan sih? wajahnya sangat mirip?" tunjuk Ozil pada salah satu hantu. Hantu itu melihatnya dan langsung saja matanya membelalak.
...@@@@@@...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 218 Episodes
Comments
Doni Gunawan
hmmm
2024-11-21
0
𝑨𝑨 𝑨𝑵𝑶𝑴
seru kayaknya klo Ozil bisa melihat mereka ber5🤣🤣
2023-08-01
6
Hades Riyadi
Lanjutkan Thor 😀💪👍👍👍
2023-05-30
2