Ozil tidak menyangka, reaksi para arwah wanita akan sesenang itu saat dirinya berani berhadapan dengan mereka. Meski masih ada rasa takut, Ozil memang harus bisa menaklukan rasa takut itu. Apa lagi ada perasaan aneh yang seakan mendorongnya agar tidak takut menghadapi apa yang ada di depan matanya, dan akhirnya dengan mengumpulkan segala keberaniannya, Ozil mampu menghadapi lima arwah itu.
Jika diperhatikan, wajah para arwah itu memang cantik cantik. Tidak ada wajah pucat meski mereka adalah arwah seperti yang pernah Ozil tontom dalam film. Bahkan mereka terlihat sangat cantik alami karena mereka tidak terlihat memakai riasan apapun. Tubuhnya juga ramping semua dengan ketinggian yang berbeda beda.
Yang menjadi perhatian Ozil adalah benda benda yang ada dibalik pakaian mereka yang sangat tembus pandang. Pakaian yang menutupi tubuh para arwah itu sungguh memperlihatkan dengan jelas bentuk dan ukuran benda kembar yang nampak tergantung indah. Ada yang besarnya segede tangan mengepal, ada juga yang lebih besar dan mungkin jika digenggam, tidak akan muat dalam satu genggaman tangan.
Belum lagi benda lain yang menjadi kesukaan laki laki normal pada umumnya. Sangat indah dipandang mata dalam berbagai ukuran. Ada yang imut, ada yang gemoy dan ada pula yang berumput tebal. Ozil benar benar dimanjakan dengan pemadangan yang dulu hanya bisa dia bayangkan atau bisa dia lihat secara senmbunyi di dalam layar ponsel miliknya.
"Kalian siapa sih? Kenapa masih betah di ruanganku?" tanya Ozil dengan pandangan mata yang terbagi.
"Kalau kami tahu siapa kami, sudah pasti kami akan menyebutkan nama kami, Bang. Karena Abang bisa melihat kami, makanya kami kumpul di ruangan ini," terang salah satu arwah mewakili arwah lainnya.
"Masa kalian nggak tahu nama kalian? Aneh," balas Ozil yang masih tidak percaya dengan apa yang dia dengar.
"Ya kan aku sudah bilang, Bang, kalau aku tahu namaku, pasti aku sudah mengatakannya."
"Iya, bang, kami sendiri juga tidak tahu kenapa kami bisa menjadi arwah. Maka itu, Bang, kami sangat senang saat tahu ada manusia yang bisa melihat kami. Walaupun tidak bisa saling menyentuh, setidaknya kami bisa berkomunikasi'" arwah yang lain langsung menimpali.
"Lalu, setelah tahu ada yang bisa melihat kalian, apa yang akan kalian lakukan? Tidak mungkin kan kalian akan mengikuti aku?" kini suara yang keluar dari mulut Ozil sudah terlihat lebih normal. Sepertinya dia sudah menerima dan berdamai dengan keadaannya yang bisa melihat arwah arwah itu.
"Justru itu, Bang. Berhubung abang mampu melihat kami, kami akan mengikuti abang sampai kami bisa tahu siapa kami dan asal usul kami."
"Hah! Nggak bisa bisa!" tolak Ozil dengan tegas. "Mana bisa kalian ikut denganku! Orang aku sendiri juga sedang kesusahan."
"Ya ampun, Bang. Kan kita nggak akan minta makan sama kamu, Bang. Kita juga nggak akan ngerepotin Abang. Coba kamu pikirkan aja, apa ruginya coba?"
Mau polosnya, Ozil pun berpikir menuruti perkataaaan salah satu arwah itu. Apa yang dikatakannya memang benar, mereka kan hanya Arwah, jadi mana mungkin akan merepotkan dirinya. "Menmang kalau kalian sudah menemukan asal usul kalian, apa yang akan kalian lakukan?"
"Ya kata para arwah yang lain, kalau kita bisa menemukan asal usul kita dan mengetahui penyebab kita jadi arwah, kita akan menghilang. Tapi jika tubuh kita dalam keadaan koma, kita hanya menunggu tubuh koma itu sadar atau malah meninggal."
"Tapi kemungkinan sih kita sedang dalamn keadan koma ya? Karena kita sudah lama berada di rumah sakit ini. Tapi kita tidak tahu dimana tubuh kita," hantu yang lain ikut bersuara.
"Emang kalian sudah mencari tubuh kalian?" Ozil agak tercengang mendengar cerita para arwah tersebut. Ingin tidak percaya tapi mata dan telinganya menjadi saksi dengan apa yang baru saja terjadi.
"Tentunya sudah. Semua ruangan sudah kami cari dan tidak ada satupun yang menemukan tubuh diantara kami. Kami benar benar tidak tahu dan bingung, entah apa yang terjadi pada kami saat kami masih hidup."
Meski Ozil juga bingung, tapi dia mengangguk sebagai tanda kalau dia memahami kebimbangan para arwah tersebut. "Baiklah, kalian boleh ikut denganku, tapi kalian tidak boleh berulah diluar batas."
"Oke!" jawab para arwah dengan kompak dan wajah yang terlihat ceria.
...@@@@@...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 218 Episodes
Comments
Izhar Assakar
detil amat thoorr ngejelasinnya hhhh
2024-01-13
1
Karya Sujana
pengawal gratis
booom
2023-08-05
3
Zorro
𝚖𝚞𝚕𝚊𝚒 𝚜𝚎𝚛𝚞 𝚗𝚒𝚑 😁😁😁
2023-07-26
3