Hanya Sementara

"Bang Ozil! Awas!" teriak salah satu hantu begitu melihat ada orang yang keluar dari balik tembok, lari ke arah Ozil dengan mengacungkan benda tajam di tangannya. Secara spontan Ozil berhenti. Tapi pemuda itu sudah tidak bisa menghindar karena jarak keduanya yang sudah sangat dekat.

Para hantu yang berteriak, secara spontan mereka hampir serentak bergerak ke hadapan Ozil untuk menjadi penghalang. "Akhh!" mata mereka semuanya terpejam bersaman teriakan yang sangat menegangkan. Ada satu suara pria berteriak paling kencang di saat para hantu berhenti mengeluarkan suara kerasnya.

"Akhhh!" teriakan laki laki itu sangat menggelar hingga menggema di tempat sepi tersebut.

Hingga beberapa detik kemudian, satu persatu dan secara perlahan mata para hantu terbuka dan betapa terkejutnya mereka dengan apa yang terjadi di depan mereka.

"Lili! Kamu bisa memegang orang?" seru cempaka yang berdiri tepat di belakang Lili. Sedangkan hantu yang lain dan juga Ozil juga mengalami keterkejutan yang sama dengan hantu itu.

Sedangkan pria yang tadi memegang senjata tajam, adalah pria yang tadi berteriak dengan kencang. Pria itu terlihat ketakutan karena di depan matanya sendiri, serangan dia tertahan dan tangan yang memegang senjata tajam, terangkat ke atas. Semua itu karena perbuatan Lili yang menatap tajam ke arah pria itu dan berhasil menahan tangan penjahat.

Mungkin karena Lili juga ikutan terkejut, setelah sadar dengan perbuatannya sendiri, hantu wanita itu langsung menghempas tangan pria pemegang senjata hingga terpental. Tubuh pria itu menggigil dan dia perlahan mundur dan langsung lari tunggang langgang dengan segala rasa takutnya.

"Apa yang baru saja aku lakukan?" tanya Lili. Dia jutru mematung karena masih syok dengan apa yang baru saja dia lakukan.

"Kamu bisa memegang benda tahu, kamu hebat!" puji Anggrek dengan sumringah dan yang lainnya juga menunjukan ekspresi yang sama, termasuk Ozil.

"Tadi itu beneran, aku yang megang?" Lili masih tidak percaya dengan apa yang baru saja dia lakukan.

"Astaga, beneran! Kamu keren banget!" seru Anggrek lagi. Lili kemudian tersernyum cukup lebar, tapi wajahnya masih menunjukan kebingungan.

"Kita pulang dulu. Kita bahas nanti di rumah," ucap Ozil, dan langsung disetujui oleh para hantu. Sepanjang perjalanan hingga sampai ke kontrakan, kelima hantu itu masih meributkan kejadian yang baru saja mereka alami.

Sedangkan pria yang baru saja gagal menjalankan misinya, nampak tersengal sengal begitu menemui dua orang yang sudah menunggunya. "Gimana? Berhasil?" tanya salah satu dari dua orang yang menunggu.

Pria itu menggeleng dengan nafas yang masih menderu. "Sepertinya dia memiliki kekuatan lain."

"Kekuatan lain? maksudnya?" tanya pria yang sama, yang memilki postur tubuh paling kekar diantara tiga orang itu.

Pria itu lantas menceritakan kejadian yang baru saja dia alami. "Padahal jarak kita tinggal sekitar dua langkah lagi, tapi aku merasa ada yang menahan langkahku, bahkan tanganku sampai nggak bisa bergerak."

"Mana mungkin?" bentak pria bertubuh kekar itu dengan wajah murka.

"Ya ampun, Bos. Kalau aku bohong, aku nggak mungkin berdiri disini dengan berita kegagalan." Dua orang yang mendengar cerita rekannya lantas terdiam. Ingin tidak percaya, tapi rekannya terlihat meyakinkan dengan ceritanya.

"Gini aja, Bos, biar nggak penasaran, lain kali kita coba serang bareng bareng aja, gimana?" anak buah yang tadi terdiam menemani sang bos, kini memberi usulan. Tentu saja, usulan tersebut sangat disetujui oleh pria yang mereka panggil dengan sebutan bos.

"Baiklah, kita pantau cecunguk itu dulu. Begitu ada kesempatan, kita serang."

"Oke!"

Sementara itu di rumah kontrakan Ozil.

"Lah, kok gagal? Bukankah tadi kamu bisa?" Keluh Melati kepada hantu yang baru saja kembali mencoba melakukan hal yang sama seperti saat menahan penjahat.

"Buktinya ini aku nggak bisa," Lili malah terlihat frustasi karena tidak berhasil memegang kertas yang tergeletak di lantai. Ozil yang sedang menikmati nasi gorengnya, hanya bisa menggelengkan kepala beberapa kali melihat tingkah para hantu yang sedang pada kesal.

"Apa mungkin karena keadaannya berbeda? Jadi sekarang Lili tidak bisa melakukannya lagi?" tanya Mawar.

"Nah iya, kali aja keadannya memang beda," Melati menimpali. "Mungkin karena tadi kondisinya terdesak, jadi Lili dengan mudah memegang orang itu. Berbeda dengan sekarang, kita lagi santai jadi susah."

"Kalau gitu, apa kita harus nunggu Bang Ozil dalam bahaya dulu, baru kita bisa memegang benda?" celetuk Anggrek.

"Nah, bisa aja begitu," sahut Cempaka. "Kita nunggu Bang Ozil dalam bahaya lagi,"

"Enak aja! Kalian mau menjadikan aku tumbal?" sungut Ozil tak terima, tapi para hantu itu malah tertawa.

"Hahaha .."

...@@@@@@@...

Terpopuler

Comments

Doni Gunawan

Doni Gunawan

gak apa zil demi bisa nyentuh tuh para cewek

2024-11-21

0

M YUSUF

M YUSUF

lucu lucu saya suka

2024-09-10

1

M YUSUF

M YUSUF

judul nya ganti hantu girang aja wkwkw dari awal capter hantu nya kegirangan terus wkwkw

2024-09-10

0

lihat semua
Episodes
1 Kerasnya Ibu Kota
2 Merasa Janggal
3 Tawaran Kerja
4 Melawan Rasa Takut
5 Melawan Rasa Takut
6 Permintaan Para Hantu
7 Kenakalan Para Hantu
8 Dalam Bungkus Gorengan
9 Beli Nasi Goreng
10 Memberi Nama
11 Cara Untuk Menyentuh
12 Harus Sakti
13 Mendengar Sambil Menyaksikan
14 Berguru Pada Hantu Lain
15 Kekesalan Ozil
16 Tragedi Di Tempat Sepi
17 Hanya Sementara
18 Tempat Tinggal Baru
19 Dua Orang Itu
20 Lagi Lagi Misteri
21 Melihat Hutan Rimba
22 Fakta Baru
23 Membantu Mencari Info
24 Melihat Rapat Dadakan
25 Perlahan Terkuak
26 Satu Tahun Yang Lalu
27 Mantan Manusia Angkuh
28 Latar Belakang Sedikit Terkuak
29 Perkembangan Yang Bagus
30 Terbangun Di Tengah Malam
31 Terasa Dingin
32 Ketahuan
33 Keanehan Yang Terjadi
34 Pekerjaan Yang Menyenangkan
35 Selalu Ada Keanehan
36 Tugas Dari Atasan
37 Tragedi Di Rumah Bos
38 Menghadapi Penjahat
39 Setelah Tragedi
40 Menjadi Pahlawan
41 Pergi Ke Bank
42 Ozil Pun Bingung
43 Suruhan Seorang Bos
44 Tukang Pijat Meresahkan
45 Malu Tapi Mau
46 Kejutan Yang Lainnya
47 Tak Enak Hati
48 Jalan Jalan Ke Mall
49 Masih Di Area Mall
50 Pertemuan Mendadak
51 Keberuntungan Ozil
52 Hasil Dari Perbuatan
53 Rencana Untuk Ozil
54 Wanita Penggoda
55 Memberi Pelajaran
56 Membuat Salah Paham
57 Anugrah Atau Musibah
58 Menolong Orang Lain
59 Target Penculikan
60 Bingungnya Ozil
61 Kabar Dari Penculik
62 Kegundahan Menjelang Tidur
63 Iseng Para Hantu
64 Kejutan Di Malam Hari
65 Kejujuran
66 Alasan Berbohong
67 Sebuah Permintaan
68 Antara Senang Dan Gusar
69 Kelakuan Para Hantu
70 Mendengarkan Pembicaraan Orang
71 Memberi Pelajaran
72 Usul Para Hantu
73 Bimbang Tak Terkira
74 Gimana Caranya?
75 Sebuah Ritual
76 Kejutan Lainnya
77 Yang Pertama
78 Rasa Takut
79 Kembali Bekerja
80 Kabar Yang Didengar
81 Ketahuan
82 Tugas Lapangan
83 Cuci Mata
84 Di Tempat Kebugaran
85 Petunjuk Dari Supir Taksi
86 Membuat Iri
87 Malam Panjang
88 Sebuah Ritual
89 Kepergok
90 Masih Berbagi Tugas
91 Salah Paham
92 Akhirnya Dia Tahu
93 Dokter Dari Jepang
94 Berbeda Sikap
95 Musuh Lebih Dekat
96 Tak Terduga
97 Ozil Pun Terkejut
98 Kejutan Dalam Kamar
99 Menunjukkan Sesuatu
100 Dia Yang Berkhianat
101 Pertengkaran Kecil
102 Setelah Pertengkaran
103 Hati Ke Hati
104 Kejutan Lainnya
105 Kabar Terbaru
106 Rengekan Seruni
107 Pembicaraan Serius
108 Rencana Lain
109 Merubah Target
110 Terkejutnya Lima Hantu
111 Korban Pengganti
112 Menolong Calon Korban
113 Sukses
114 Saling Mengenal
115 Bermuka Dua
116 Secara Bertahap
117 Menjalankan Rencana
118 Bantuan Tiga Pria
119 Pergi Ke Apartemen
120 Rencana Tak Terduga
121 Kehilangan Yang Menyenangkan
122 Setelah Kehilangan
123 Masih Tak Menyangka
124 Sebuah Cerita
125 Terpaksa Berpisah
126 Ke Rumah Rekan Kerja
127 Saling Meminta
128 Numpang Tidur
129 Saat Hari Berganti
130 Terasa Sepi
131 Rencana Malam Minggu
132 Main Ke Rumah Janda
133 Titik Terang
134 Diluar Dugaan
135 Pura pura Lugu
136 Keberuntungan Tak Terduga
137 Khawatirnya Para Hantu
138 Malam Minggu Yang Indah
139 Hantu Tambahan
140 Kemungkinan Dia Korban Juga
141 Rasa Senang Dan Khawatir
142 Tamu Untuk Ozil
143 Dua Wanita Berbicara
144 Kabar Dari Tamu
145 Setelah Dari Rumah Sang Bos
146 Di Kamar Ozil
147 Rencana Mulai Berjalan
148 Ada Sakura Di sana
149 Mengambil Langkah
150 Ozil Mulai Bergerak
151 Tanpa Curiga
152 Menemukan Mereka
153 Pergerakan Bersama
154 Marahnya Para Hantu
155 Bantuan Segera Datang
156 Menjadi Viral
157 Setelah Kejadian Itu
158 Rasa Rindu Ozil
159 Seorang Tamu Kiriman
160 Relaksasi Gratis
161 Rencana Jebakan
162 Melepas Rindu
163 Pagi Yang Indah
164 Olahraga Pagi
165 Dijenguk Sahabat
166 Menghibur Diri
167 Berkunjung Ke Tempat Seorang Bos
168 Malam Minggunya Pria Jomblo
169 Indahnya Malam Minggu
170 Tentang Pria Buronan
171 Sepucuk Surat Tantangan
172 Duh Jadi Malu
173 Ulah Si Dia
174 Sebuah Fakta Baru
175 Rasa Bersalah
176 Kembali Bekerja
177 Kejutan saat Bekerja
178 Lebih Cantik Dari Hantu
179 Dia Terancam Bahaya
180 Tawaran
181 Apa Kita Ada Hubungan?
182 Mencari Tahu
183 Mulai Bertindak
184 Berkhianat
185 Rencana Tiga Penculik
186 Kekuatan Tak Terduga
187 Si Hantu Turun Tangan
188 Informasi Korban
189 Menghukum Pelaku
190 Menghukum Pelaku
191 Rasa Tanggung Jawab
192 Kejutan Bangun Tidur
193 Sebuah Kenyataan
194 Malangnya Nasibmu
195 Namanya Nirmala
196 Wanita Yang Malang
197 Untuk Sementara
198 Godaan Berat
199 Meminta Pendapat
200 Mengutarakan Niat
201 Memendam Rasa
202 Di Rumah Pak Bos
203 Memanfaatkan Keadaan
204 Bergosip Sambil Bekerja
205 Orang Misterius
206 Orang Terkenal?
207 Waktu Terus Berlalu
208 Saran Dari Teman
209 Musibah Tak Terduga
210 Timbal Balik
211 Keseriusan Ozil
212 Merancang Masa Depan
213 Menjelang Hari Pernikahan
214 Piknik Kejutan
215 Banyak Kejutan
216 Tidak Mampu Menolak
217 Semua Sudah Direncanakan
218 Berakhir Dengan Bahagia
Episodes

Updated 218 Episodes

1
Kerasnya Ibu Kota
2
Merasa Janggal
3
Tawaran Kerja
4
Melawan Rasa Takut
5
Melawan Rasa Takut
6
Permintaan Para Hantu
7
Kenakalan Para Hantu
8
Dalam Bungkus Gorengan
9
Beli Nasi Goreng
10
Memberi Nama
11
Cara Untuk Menyentuh
12
Harus Sakti
13
Mendengar Sambil Menyaksikan
14
Berguru Pada Hantu Lain
15
Kekesalan Ozil
16
Tragedi Di Tempat Sepi
17
Hanya Sementara
18
Tempat Tinggal Baru
19
Dua Orang Itu
20
Lagi Lagi Misteri
21
Melihat Hutan Rimba
22
Fakta Baru
23
Membantu Mencari Info
24
Melihat Rapat Dadakan
25
Perlahan Terkuak
26
Satu Tahun Yang Lalu
27
Mantan Manusia Angkuh
28
Latar Belakang Sedikit Terkuak
29
Perkembangan Yang Bagus
30
Terbangun Di Tengah Malam
31
Terasa Dingin
32
Ketahuan
33
Keanehan Yang Terjadi
34
Pekerjaan Yang Menyenangkan
35
Selalu Ada Keanehan
36
Tugas Dari Atasan
37
Tragedi Di Rumah Bos
38
Menghadapi Penjahat
39
Setelah Tragedi
40
Menjadi Pahlawan
41
Pergi Ke Bank
42
Ozil Pun Bingung
43
Suruhan Seorang Bos
44
Tukang Pijat Meresahkan
45
Malu Tapi Mau
46
Kejutan Yang Lainnya
47
Tak Enak Hati
48
Jalan Jalan Ke Mall
49
Masih Di Area Mall
50
Pertemuan Mendadak
51
Keberuntungan Ozil
52
Hasil Dari Perbuatan
53
Rencana Untuk Ozil
54
Wanita Penggoda
55
Memberi Pelajaran
56
Membuat Salah Paham
57
Anugrah Atau Musibah
58
Menolong Orang Lain
59
Target Penculikan
60
Bingungnya Ozil
61
Kabar Dari Penculik
62
Kegundahan Menjelang Tidur
63
Iseng Para Hantu
64
Kejutan Di Malam Hari
65
Kejujuran
66
Alasan Berbohong
67
Sebuah Permintaan
68
Antara Senang Dan Gusar
69
Kelakuan Para Hantu
70
Mendengarkan Pembicaraan Orang
71
Memberi Pelajaran
72
Usul Para Hantu
73
Bimbang Tak Terkira
74
Gimana Caranya?
75
Sebuah Ritual
76
Kejutan Lainnya
77
Yang Pertama
78
Rasa Takut
79
Kembali Bekerja
80
Kabar Yang Didengar
81
Ketahuan
82
Tugas Lapangan
83
Cuci Mata
84
Di Tempat Kebugaran
85
Petunjuk Dari Supir Taksi
86
Membuat Iri
87
Malam Panjang
88
Sebuah Ritual
89
Kepergok
90
Masih Berbagi Tugas
91
Salah Paham
92
Akhirnya Dia Tahu
93
Dokter Dari Jepang
94
Berbeda Sikap
95
Musuh Lebih Dekat
96
Tak Terduga
97
Ozil Pun Terkejut
98
Kejutan Dalam Kamar
99
Menunjukkan Sesuatu
100
Dia Yang Berkhianat
101
Pertengkaran Kecil
102
Setelah Pertengkaran
103
Hati Ke Hati
104
Kejutan Lainnya
105
Kabar Terbaru
106
Rengekan Seruni
107
Pembicaraan Serius
108
Rencana Lain
109
Merubah Target
110
Terkejutnya Lima Hantu
111
Korban Pengganti
112
Menolong Calon Korban
113
Sukses
114
Saling Mengenal
115
Bermuka Dua
116
Secara Bertahap
117
Menjalankan Rencana
118
Bantuan Tiga Pria
119
Pergi Ke Apartemen
120
Rencana Tak Terduga
121
Kehilangan Yang Menyenangkan
122
Setelah Kehilangan
123
Masih Tak Menyangka
124
Sebuah Cerita
125
Terpaksa Berpisah
126
Ke Rumah Rekan Kerja
127
Saling Meminta
128
Numpang Tidur
129
Saat Hari Berganti
130
Terasa Sepi
131
Rencana Malam Minggu
132
Main Ke Rumah Janda
133
Titik Terang
134
Diluar Dugaan
135
Pura pura Lugu
136
Keberuntungan Tak Terduga
137
Khawatirnya Para Hantu
138
Malam Minggu Yang Indah
139
Hantu Tambahan
140
Kemungkinan Dia Korban Juga
141
Rasa Senang Dan Khawatir
142
Tamu Untuk Ozil
143
Dua Wanita Berbicara
144
Kabar Dari Tamu
145
Setelah Dari Rumah Sang Bos
146
Di Kamar Ozil
147
Rencana Mulai Berjalan
148
Ada Sakura Di sana
149
Mengambil Langkah
150
Ozil Mulai Bergerak
151
Tanpa Curiga
152
Menemukan Mereka
153
Pergerakan Bersama
154
Marahnya Para Hantu
155
Bantuan Segera Datang
156
Menjadi Viral
157
Setelah Kejadian Itu
158
Rasa Rindu Ozil
159
Seorang Tamu Kiriman
160
Relaksasi Gratis
161
Rencana Jebakan
162
Melepas Rindu
163
Pagi Yang Indah
164
Olahraga Pagi
165
Dijenguk Sahabat
166
Menghibur Diri
167
Berkunjung Ke Tempat Seorang Bos
168
Malam Minggunya Pria Jomblo
169
Indahnya Malam Minggu
170
Tentang Pria Buronan
171
Sepucuk Surat Tantangan
172
Duh Jadi Malu
173
Ulah Si Dia
174
Sebuah Fakta Baru
175
Rasa Bersalah
176
Kembali Bekerja
177
Kejutan saat Bekerja
178
Lebih Cantik Dari Hantu
179
Dia Terancam Bahaya
180
Tawaran
181
Apa Kita Ada Hubungan?
182
Mencari Tahu
183
Mulai Bertindak
184
Berkhianat
185
Rencana Tiga Penculik
186
Kekuatan Tak Terduga
187
Si Hantu Turun Tangan
188
Informasi Korban
189
Menghukum Pelaku
190
Menghukum Pelaku
191
Rasa Tanggung Jawab
192
Kejutan Bangun Tidur
193
Sebuah Kenyataan
194
Malangnya Nasibmu
195
Namanya Nirmala
196
Wanita Yang Malang
197
Untuk Sementara
198
Godaan Berat
199
Meminta Pendapat
200
Mengutarakan Niat
201
Memendam Rasa
202
Di Rumah Pak Bos
203
Memanfaatkan Keadaan
204
Bergosip Sambil Bekerja
205
Orang Misterius
206
Orang Terkenal?
207
Waktu Terus Berlalu
208
Saran Dari Teman
209
Musibah Tak Terduga
210
Timbal Balik
211
Keseriusan Ozil
212
Merancang Masa Depan
213
Menjelang Hari Pernikahan
214
Piknik Kejutan
215
Banyak Kejutan
216
Tidak Mampu Menolak
217
Semua Sudah Direncanakan
218
Berakhir Dengan Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!