Seo Jun-Woo mendengar kata-kata itu namun jelas tidak ada nada ketakutan di balik kata-kata gadis yang ada di depannya itu.
"Tapi kamu bisa mengalahkannya bukan?" Kata Seo Jun-Woo dengan ekpersi yakin.
Lee Cha-Eun akhirnya hanya bisa menghela nafas lagi dan berkata,
"Hah, apa boleh buat, sebaiknya kamu segera mencari tempat yang aman untuk bersembunyi,"
Seo Jun-Woo lalu menatap ke arah sekitar yang hanya berisikan rumput dan rumput.
"Aku rasa tidak ada tempat untuk bersembunyi,"
"Sudahlah pokoknya pergi saja dari sini dari jarak manapun yang cukup jauh!"
Seo Jun-Woo tahu, itu bukan sejenis kata-kata perpisahan atau sesuatu sepertinya hanya Gadis itu benar-benar khawatir padanya dan benar-benar ingin segera melakukan pertarungan dengan monster itu dengan nyaman tanpa terganggu oleh keberadaan dirinya yang saat ini hanya menjadi beban.
Seo Jun-Woo juga menyadari bahwa dirinya lemah dan tahu batas kemampuannya, hanya bisa menghela nafas panjang dan berkata,
"Baiklah, Aku serahkan padamu!"
Seo Jun-Woo segera mengacungkan jempolnya dan mulai lari dari sana menjauh dari arena pertarungan. Adegan berikutnya adalah bentrokan antara Monster itu dan Lee Cha-Eun. Seo Jun-Woo bisa merasakan seberapa kuat Gadis itu yang jelas tidak akan kalah dengan mudah oleh monster itu.
Kekuatan Aura dan sihir yang dimilikinya gadis itu cukup kuat!
Seo Jun-Woo hanya bisa menyaksikan dengan kagum pertarungan itu dari jarak yang cukup jauh. Ya, Si sialan Constellation Zodiak Leo itu, benar-benar sangat pandai dalam memilih dan membohongi orang!
Orang sekuat Lee Cha-Eun ada di genggamannya!
Hah, Seo Jun-Woo hanya bisa menghela nafas memikirkan Bagaimana cara dirinya menjadi lebih kuat. Lalu sebuah pikiran mulai terbesit dalam benaknya, yaitu kemampuan baru yang dirinya dapatkan. Ini di sebut, 'Darkness Vision', kemampuan yang bisa mendeteksi keberadaan kekuatan kegelapan.
Seo Jun-Woo ingat, Gerbang Dungeon dipanggil ke dunia ini menggunakan kemampuan dari Dewa Kegelapan. Jadi karena kemampuan ini juga memiliki jangkauan yang cukup luas Apakah itu artinya sekarang dirinya bisa merasakan keberadaan Dungeon yang akan muncul?
Jika hal-hal ini terjadi, jelas ini akan menjadi sesuatu yang sangat menguntungkan!
Hal-hal ini, tidak bisa dilewatkan begitu saja!
Dan begitulah, masalah Dungeon hari itu segera selesai. Cha Eun berhasil mengalahkan Monster itu, lalu berniat pergi bersama dengan Hunter lain berangkat untuk menyelamatkan anggota tim yang lainnya.
Cha Eun secara khusus, mengantarkan Seo Jun-Woo yang terluka kepada petugas medis di sana.
"Tolong obati orang ini, pastikan setelah dia di obati, jangan biarkan dia berkeliaran dan tetap beristirahat,"
Healer yang tiba-tiba mendapatkan tugas dari Hunter level S itu, jelas merasa kaget, namun segera menjawab dengan tenang,
"Baik, Nona Lee Cha-Eun, aku akan melakukannya dan memastikan bahwa, orang ini akan segera diobati dan menyuruhnya beristirahat,"
Lee Cha-Eun lalu segera menatap ke arah Seo Jun-Woo dan berkata,
"Dengar, kamu tidak boleh pergi ke manapun setelah ini istirahat di camp, sampai Dungeon berakhir,"
Seo Jun-Woo yang tiba-tiba diperintahkan untuk istirahat itu jelas merasa sedikit tidak nyaman dan mulai protes,
"Ini tidak seperti aku terluka parah atau sesuatu,"
"Kakimu itu, tidakkah kamu melihat betapa birunya itu? Apakah itu terkena bisa ular atau sesuatu?"
Seo Jun-Woo tentu menyadari keadaan kakinya saat ini yang cukup parah walaupun sudah bebas dari racun, namun kondisi kakinya saat ini memang sulit bergerak dan dari tadi juga Lee Cha-Eun membantunya berjalan dari arah moster ini ke arah camp penyelamatan ini.
"Ini benar-benar bukan luka yang serius, astaga,"
"Sudah aku bilang kamu itu jangan banyak berkomentar dan istirahat saja jangan kemana-mana atau bahkan berlatih kenapa kamu keras kepala sekali? Bagaimana jika kamu berlarian lalu malah bertemu monster monster semacam itu tadi?"
"Ini tidak seperti keberuntungan ku seburuk itu, untuk bertemu mala bahaya seperti itu,"
Cha Eun terlihat menghela nafas dan berkata lagi,
"Jika nasibmu tidak buruk lalu kenapa kamu bisa bisanya terlibat Insiden Dungeon untuk ke tiga kalinya? Kali Ini aku akan sibuk untuk bertarung melawan Bos dengan yang lainnya, jika tiba-tiba kamu terlibat hal-hal berbahaya yang tidak the relakan ketika aku pergi tidak akan ada yang bisa menyelamatkan mu, setelah semua kamu cukup beruntung saat itu bertemu denganku,"
Melihat sikap cemas berlebihan dari gadis yang ada di hadapannya itu, Seo Jun-Woo hanya bisa menghela nafas terlihat pasrah.
"Baiklah, aku tidak akan kemana-mana dan akan tetap di sini oke? Apakah kamu puas sekarang?"
"Tentu saja,"
Setelah memastikan semua orang cukup aman, Tim Bala Bantuan bersama Lee Cha-Eun segera menuju ke Arah Lembah, menuju ke arah Bos monster yang sebenarnya di Dungeun itu, yang mungkin lebih kuat dari Venomspire sebelumnya.
Seo Jun-Woo Tentu saja sangat tertarik untuk melihat pertarungan itu namun jelas merasa tidak cukup kuat dan lagi Cha Eun tidak akan mungkin untuk mengijinkan nya ikut, bahkan walaupun hanya ingin melihat, jadi dia hanya bisa pasrah dan menunggu bersama teman-temanya di zona aman, di bawah perlindungan dari tim bala bantuan lainnya.
Hyun Bin melihat bagaimana Seo Jun-Woo sebelumnya berbicara dengan santai dan sangat akrab dengan Cha Eun, segera bertanya dengan penasaran,
"Jun Woo! Kamu benar-benar berbicara dengan Hunter Level S Nona Lee Cha Eun!"
"Lalu ada apa dengan itu?"
"Aku Hanya penasaran kenapa kalian terlihat sangat akrab Apakah kamu mengenalnya?"
"Aku pernah bercerita bahwa aku pernah menjadi korban Dungeon Outbreak? Dia adalah orang yang menyelamatkanku semacam itulah,"
"Ah, jadi begitu, namun tetap saja kamu sangat luar biasa bisa berbicara santai dengannya,"
"Memangnya kenapa dengan itu?"
"Bagaimana aku mengatakannya? Nona Lee Cha-Eun, biasanya terkena dengan sosok yang sulit didekati jadi melihat kamu bisa berbicara santai dengannya itu aku cukup terkejut,"
Seo Jun-Woo yang mendengar itu jelas merasa kaget karena Setelah semua sejak pertama kali bertemu dengan gadis itu dirinya merasa Gadis itu cukup hangat Bukankah seharusnya dia ramah kepada semua orang?
Namun mungkin karena gadis itu seorang level S, banyak orang yang mungkin segan saat berbicara dengannya? Jadi, secara tidak langsung mulai menjaga jarak, dan begitulah akhirnya, terlihat menjadi gadis yang penyendiri karena Kemampuannya.
Seo Jun-Woo kurang lebih cukup familiar dengan perasaan itu ketika dirinya hidup sebagai 'Seo Jun Hee Sang Pahlawan'. Perasaan ada di puncak, dan sendirian.
Seo Jun-Woo yang menatap kepergian Cha Eun itu, tiba-tiba memiliki firasat yang rumit.
Namun Seo Jun-Woo tidak menyadari bahwa ada mata yang menatap tidak suka ke arahnya sejak Seo Jun-Woo berbicara dengan Cha Eun sebelumnya. Itu adalah Lee Ha-neul, yang menunjukkan ekspresi kebencian dan penuh rasa iri.
"Sialan!! Lihatlah Hunter level D itu! Dia berani sekali berbicara dengan Nona Lee Cha Eun dengan santai, bahkan memanggil namanya secara langsung benar-benar kurang ajar!"
Salah satu anggota yang diajak bicara itu juga menunjukkan ekspresi tidak senang.
"Benar, dia itu hanya Hunter Level D namun benar-benar sangat berani dan bersikap sangat kurang ajar, dia pasti memanfaatkan kebaikan Nona Lee Cha-Eun, dan mencoba mencari-cari perhatian darinya,"
"Memang dia tidak tahu malu,"
"Hah, Apakah kita perlu mengajari orang itu tempatnya?"
"Tentu saja kita harus mengajari orang itu di mana tempatnya berada,"
Dua orang itu, yang marah jelas mencoba mengincar Seo Jun-Woo, jadi ketika keadaan mulai cukup sepi, dimana Seo Jun-Woo sekarang sedang berjalan-jalan sendiri di pinggiran camp, Lee Ha-neul yang dari tadi memperhatikan itu segera mendatangi Seo Jun-Woo.
"Hey, kamu!"
Seo Jun-Woo awalnya ingin menyendiri karena butuh untuk memeriksa seputar hadiah baru miliknya, pedang yang sebelumnya dirinya dapatkan belum benar-benar dilihat statistik nya sebelumnya hanya langsung dimasukkan ke dalam Inventory karena terburu-buru. dan ketika melihat orang-orang tidak diundang itu mendatang nya ekspresi Jun Woo segera menjadi buruk.
"Ya, kenapa kalian repot-repot untuk mencari ku?"
Lee Ha-neul yang mendengar jawaban santai seolah meremehkan itu jelas menjadi marah, dan berkata,
"Kamu itu hanya seorang level D! Namun kamu berani beraninya untuk dekat dekat dengan Nona Lee Cha-Eun!"
Seo Jun-Woo yang mendengar keluhan itu hanya bisa memutar matanya tidak mengira bahwa pria yang ada di depannya itu malah mulai membahas hal-hal yang sangat tidak penting. Kenapa dengan orang itu?
Rasanya selalu ada aja masalah yang menyinggung nya, sebenanya Seo Jun-Woo saat ini jelas tidak ingin membuat masalah dengan orang ini ada saatnya di mana dia jelas akan menghabisi orang-orang dari Guild Zodiak Knight, saat ini dirinya hanya harus bersabar.
"Apa? Apakah kamu cemburu atau sesuatu?"
Lee Ha-neul yang mendengar kata-kata itu akhirnya diletakkan dengan kemarahan segera mengaktifkan kemampuannya dan berniat untuk menyerang Seo Jun-Woo. Sayangnya, saat ini masih ada begitu banyak mata yang menetap karena keributan yang baru saja dibuat, Lee Ha-neul juga melihat bagaimana Healer yang sepertinya disuruh untuk mengawasi Seo Jun-Woo ada disana.
Jelas, Lee Ha-neul tidak berani berbuat macam-macam di tatapan semua orang seperti ini, namun rasa benci nya kepada Jun Woo menjadi semakin meningkat, beliin membuat kacau di dalam Tim, membuat orang-orang di tim meragukan kepemimpinannya sebagai ketua, orang itu juga sangat caper pada Hunter Favoritnya, Lee Cha-Eun. Dirinya harus melenyapkan orang itu, namun jelas tidak bisa mengotori tangannya sendiri.
Sebuah ide tiba-tiba terbersit di benaknya, dia mengenal Beberapa Guild yang terbiasa dengan hal-hal ini. Hah, lihat saja nanti tanggal mainnya.
"Cih, aku hanya memperingatkan mu untuk jangan dekat-dekat dengan Nona Lee Cha-Eun, sadarilah tempatmu level D!"
Setelah mengatakan itu, Lee Ha-neul segera pergi dari sana, meninggalkan Seo Jun-Woo sendirian.
Seo Jun-Woo yang melihat kepergian orang itu akhirnya hanya bisa menatap kepergian orang itu, tanpa tahu bahwa Lee Ha-neul memiliki niat buruk, tidak akan pernah Seo Jun-Woo kira.
Seo Jun-Woo merasa sebaiknya dirinya benar-benar istirahat saja mari lupakan soal hadiah, ini masih bisa dicek nanti nanti.
Yang paling penting sekarang, dirinya selamat dari tragedi tidak merelakan ini, dirinya harus lebih banyak belajar untuk bisa mengendalikan Fregmen kegelapan yang ada di dalam dirinya, agar hal-hal semacam ini tidak terjadi atau ini akan menjadi semakin merepotkan.
Baik, dan benar saja selama menunggu, Dungeon itu akhirnya selesai, tidak lama setelah Tim Bala Bantuan datang. Sampai mereka akhirnya bisa keluar dari Dungeon itu.
Awalnya, Seo Jun-Woo ingin segera pulang namun mana tahu Lee Cha-Eun malah mengirim nya ke rumah sakit menyuruhnya beristirahat di rumah sakit, Jun Woo lagi-lagi pasrah dan menurut, lagipula ada untungnya juga di rumah sakit setidaknya tidak perlu memikirkan biaya hidup, yang membuat sakit kepala.
Perawat yang sebelumnya menawat Seo Jun-Woo di Rumah Sakit, tentu saja kaget ketika melihat wajah yang familiar.
"Astaga, Tuan Seo Jun-Woo? Bukankah belum lama sejak anda keluar dari rumah sakit? Kenapa sekarang masuk rumah sakit lagi?"
Seo Jun-Woo yang mendengar keluhan dari sang perawat benar-benar tidak bisa berkata-kata dan hanya tersenyum, dan akhirnya berkata,
"Hanya beberapa kecelakaan kecil, kali ini kakiku yang bermasalah,"
Perawat itu, lalu menatap kaki Seo Jun-Woo yang terluka cukup buruk, perawatan dari penyembuh sebelumnya hanya memastikan memberikan pertolongan pertama, jadi tentu saja masih belum benar-benar pulih.
"Astaga, kamu harus lebih hati-hati di masa depan,"
Dan itu sekali lagi menjadi hari-hari damai ketika Seo Jun-Woo ada di Rumah Sakit, tentu dia tidak ber malas-malasan namun berlatih sambil menyerap beberapa Core yang dia dapatkan di Dungeon sebelumnya. Kebetulan, saat berada di Hutan itu, Seo Jun-Woo juga menemukan beberapa tanaman langka yang memiliki efek meningkatkan Statistik, ini bukan hal-hal yang semua orang tahu tentunya, di masalalu, Seo Jun-Woo yang sering ada di dalam Dungeon, pernah kelaperan karena kehabisan bekal dan tidak memiliki pilihan selain makan hal-hal yang ada di dalam Dungeon, ten menemukan beberapa buah yang memiliki efek bagus secara tidak sengaja.
Level A
Meningkatkan Beberapa Statistik secara random. Ini buah yang beracun, hati-hati saat memakannya disarankan untuk mengolahnya lebih dulu sebelum dimakan oleh Alhi Alkemis untuk di murnikan, atau ini akan beracun.
Hal-hal ini, yang biasanya hanya ada beberapa buah, di dalam Hutan Tropis di Dungeon. Milik pohon tertinggi yang ada di hutan. Tentu saja hal yang baik juga memiliki konsekuensi.
"Hah, ternyata ada gunanya juga melawan monster ular sialan itu, membuat aku kebal racun,"
Seo Jun-Woo tanpa segan-segan mulai memakan buah beracun itu.
####
Di tempat lainnya, saat ini terlihat seorang pria mengenakan mantel dan tudung, memasuki sebuah Bar yang terlihat mencurigakan. Di sana dia disambut oleh beberapa orang yang menghormati kepadanya setelah dia menunjukkan lencana Guild miliknya.
"Tuan Muda, ada keperluan apa anda repot-repot kemari?"
Dia tidak lain adalah Lee Ha-neul, yang juga merupakan keponakaan salah satu Eksekutif Guild Zodiak Knight, yang tahu tentang sisi gelap Guild.
"Aku membutuhkan, kalian, Guild Infernal Impalers untuk melenyapkan seseorang, pastikan buat kematian orang ini menderita dan sangat menyedihkan, juga jangan sampai ditemukan jejak soal kalian apalagi Aku, harus memastikan hal hal ini bersih,"
Lee Ha-neul lalu menyerahkan sebuah foto pada orang yang ada didepannya. Orang yang menerima foto itu segera tersenyum dan berkata dengan penuh keyakinan,
"Serahkan saja pada kami, kami akan segera mengurus hal-hal kecil ini dan memastikan tidak akan ada jejak yang tertinggal,"
"Bagus, kalau bisa secepatnya setelah orang itu keluar dari rumah sakit,"
"Tentu Tuan Muda,"
Lee Ha-neul segera tersenyum ketika memikirkan rencananya sukses seseorang yang berani beraninya membuat dirinya malu apalagi berani berani nya mendekati Nona Lee Cha-Eun akan segera lenyap!
Hah, hanya orang sampah level di semacam itu tentu saja sangat mudah. Hanya memikirkan rencananya dan memikirkan bagaimana Hunter level D itu, akan mati dengan sengsara dan menyedihkan sudah membuat dia senang, sampai tanpa sadar mulai tertawa penuh kegerian.
Pria yang ada dihadapannya itu, hanya tersenyum menatap Lee Ha-neul yang ada di depannya, hanya bisa bertanya-tanya sebenarnya siapa yang akan mereka bunuh ini nanti?
Yah, apapun itu dia merasa yakin bisa membunuhnya dengan mudah.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 275 Episodes
Comments