Suara dentuman antara pedang dan sabit bertemu, itu adalah pertarungan yang cukup segitu untuk Seo Jun-Woo yang saat ini masih Hunter Rank D. Lawannya adalah Bos Monster Dungeon Rank B, sejenis Undead yang terdiri dari tulang tulang apalagi kemampuan khusus yang dimilikinya.
Ya, mahluk itu selain memiliki kekuatan bertarung yang mematikan memiliki kemampuan khusus yang sangat merepotkan yaitu Skill Summoner, yang bisa memanggil Zombie. Dan sekarang, setelah menerima beberapa serangan, sabit milik monster itu, Seo Jun-Woo dikelilingi oleh zombie rank D.
"Jawab Aku! Dari mana kamu bisa mendapatkan kekuatan Dewa Kami?"
Seo Jun-Woo yang mendengar pertanyaan dari sang monster itu hanya segera berkata dengan malas,
"Apakah itu penting aku mendapatkannya dari mana?"
"Ha-ha-ha... aku pasti akan menemukan jawabannya setelah menggali dan menghidupkan mayat mu!!"
Seo Jun-Woo segera merubah ekspresinya menjadi pucat memikirkan sepertinya makhluk yang ada di depannya bukan hanya sekedar Summoner biasa, namun tipe Necromancer, walaupun ini adalah Necromancer level rendah, namun tetap saja kemampuannya benar-benar tidak bisa diabaikan.
Seo Jun-Woo di masa lalu memiliki pengalaman untuk melawan makhluk semacam itu, itu dirinya memiliki kekuatan cahaya jadi cukup mudah untuk bisa mengalahkan nya, karena kelemahan utama makhluk semacam itu adalah Elemen Cahaya.
Namun sekarang kemampuannya dimilikinya adalah kegelapan. Jadi Seo Jun-Woo tidak memiliki pilihan selain bertarung manual dengan menggunakan pedang miliknya.
CASSS
Sekali lagi, pedang Seo Jun-Woo bertemu dengan sabit itu, serangan itu berlangsung sangat cepat sehingga Jun Woo tidak benar-benar bisa menangkisnya. salah satu tangannya terluka karena menerima serangan itu dan jelas itu merupakan efek yang fatal.
Seo Jun-Woo mulai mundur dari sana memikirkan berapa waktu yang telah berlalu dan apakah tim bantuan akan segera datang?
'Sedikit lagi, tidak aku harus mengalahkan monster di depanku itu karena jika aku mendapatkan Core Monster ini, kekuatanku pasti akan meningkat drastis,'
Itu adalah sebuah keyakinan yang saat ini Seo Jun-Woo miliki.
Pedangnya sekali lagi diselimuti oleh dua kekuatan yang paling melengkapi membuat pedang itu memiliki lebih banyak energi dari sebelumnya segera menyerang ke depan sejarah membagi buta untuk memusnahkan para zombie kecil yang ada di sekitarnya. Jun Woo segera loncat untuk mendatangi dan menyerang ke arah monster tengkorak itu, berhasil melukai salah satu tangannya.
Namun monster itu memiliki ide generasi yang cukup baik dan langsung segera pulih. Seo Jun-Woo merasa tidak diuntungkan dengan hal ini karena menggunakan kemampuan yang sekarang sudah cukup untuk menguras semua mananya bahkan walaupun saat ini kemampuannya sudah jauh meningkat dari pada sebelumnya.
'Sial, aku jelas tidak bisa berlama-lama dan harus menemukan kelemahan monster itu!'
Pertarungan terus berlanjut walaupun situasi tidak menguntungkan, Seo Jun-Woo masih mencari celah untuk mengalahkan monster yang ada di hadapannya itu walaupun luka semakin muncul di tubuhnya baik terkenal serangan sakit ataupun terkenal cakaran dari beberapa zombie.
Stamina yang dia miliki juga semakin berkurang sedikit demi sedikit sihir nya terbatas dan sekarang menjadi semakin tidak menguntungkan.
Namun, Seo Jun-Woo tetap tidak menyerah dan selalu optimis, dia mulai menggunakan pedangnya dengan baik, bisa memprediksi dan untuk mengurangi damage yang dia terima.
Di tengah pertarungan itu, ternyata di tempat lainnya di Luar dimana Gerbang Dungeon mencapai dunia nyata beberapa monster Zombie lolos dan mulai keluar dari gerbang itu mulai membuat kekacauan di luar.
Salah satu orang yang berjaga, yang akhirnya kembali melihat ke arah gerbang menjadi panik.
"Astaga! Dungeon Outbreak!!"
"Sial! Padahal hanya kita tinggal sebentar untuk makan kenapa tiba-tiba seperti ini aku kira tidak akan terjadi Dungeon Outbreak, setidaknya sampai Minggu Depan,"
"Ya, sini waktunya masih terlalu cepat untuk Dungeon Outbreak,"
"Setelah semua kenapa harus saat Aku Shift?"
Monster Zombie yang melihat dua orang itu segera mulai menyerang, yang berjaga kebetulan masih Hunter level C, jadi cukup untuk membunuh Zombie.
Namun monster yang keluar menjadi semakin banyak dan lagi ada beberapa tipe monster Level C yang keluar.
"Bantuan! Segera panggil bantuan secepatnya!"
Dua orang itu menjadi kewalahan melawan para monster mencoba mencari medan memanggil bantuan dari markas pusat. dan setelah menyelesaikan panggilan darurat keduanya terus bertarung setidaknya agar mencegah monster monster itu menuju ke pemukiman.
Mereka berdua tahu jika sampai ada motor yang tiba di pemukiman, akan ada banyak masalah, dan Guild mereka terutama yang akan dikalahkan dan harus menanggung kompensasi.
"Sialan!! Aku harap bantuan akan segera tiba!"
Pertarungan itu, berjalan cukup melelahkan, sampai sepuluh menit berlalu.
Salah satu Zombie segera menyerang ke Hunter itu, dan berhasil melukainya, disaat dia jatuh itu rombongan Zombie segera mengelilingi nya benar-benar berminat membunuh hunter itu.
Hunter itu, merasa bahwa mungkin itu akhir dari hidupnya sampai tiba-tiba sebuah cahaya aura kuning cerah, muncul, Api Kuning segara membakar lusinan zombie yang ada di sana.
"Apakah kalian tidak apa-apa?"
Ada seorang gadis cantik yang menatap kearah mereka berdua, yang cemas itu. Dua orang itu, yang awalnya sedikit panik segera menatap gadis cantik yang menolong mereka.
Tentu saja mereka mengenali wajah gadis itu, ya mereka benar-benar sangat bersyukur ada gadis itu di sini itu artinya semua ini akan segera selesai.
"Nona Lee Cha-Eun.... Anda...."
Gadis bernama Lee Cha-Eun itu, segera tersenyum kearah mereka berdua,
"Sangat beruntung aku kebetulan berada di sekitar dan mendengar soal kekacauan yang ada di sini, sekarang kalian bisa tenang dan istirahatlah aku akan mengurus semuanya,"
Ekpersi dua orang itu, segera merasa lega ketika mendengar hal itu.
Gadis itu segera mengunakan kekuatannya, dan mulai menyerang para Zombie yang ada di sekitarnya.
"Baik, Nona Lee Cha-Eun!! Kami serahkan pada anda!"
Ya, dua orang itu mulai mundur menatap gadis itu yang mulai memasuki Gerbang setelah menghabisi semua Zombie dan Monster lain yang keluar dengan kemampuannya.
Dua orang itu, menatap tabjup pada kemampuan yang baru saja mereka lihat.
Leon's Aura
Salah satu, kemapuan yang di dapatkan dari Constellation Zodiak, Leo, Salah satu Anggota Tim Elite dari Zodiak Knight, Lee Cha-Eun Seorang Hunter Level S.
Ketika gadis itu datang tidak ada lagi yang harus dijelaskan itulah apa yang dipikirkan dua Hunter itu. Apalagi mereka tahu, bahwa ini bukan Dungeon level atas, hanya Dungeon level D.
Karena sudah terjadi Outbreak, tidak ada lagi batasan untuk memasuki gerbang itu.
####
Kembali ke Pertarungan anatara Seo Jun-Woo dengan Monster itu. Saat ini Seo Jun-Woo berhasil menghabisi para zombie yang ada di sekitarnya, dan menyerap inti Monster mereka, sehingga zombie zombie itu tidak bisa dibangkitkan kembali.
Kekuatan Seo Jun-Woo, sedikit police setelah menyerap kekuatan core para Zombie.
"Kamu!! Beraninya memakan anak-anak ku!!"
Kemarahan muncul dari Sang Summoner, Bos yang mengendalikan para zombie zombie itu, yang kali ini tengah diliputi kemarahan segera menyerah melancarkan energi kegelapan pada Seo Jun-Woo.
Seo Jun-Woo, mencoba menghindari serangan itu namun tetap itu menggores tangan kirinya yang memang sudah terluka tadi.
Sial, walaupun Seo Jun-Woo mendapatkan sedikit kembali kekuatannya namun tetap saja hal hal ini tidak bisa bertahan lama masih merasa levelnya terlalu rendah.
Sial, seandainya saja, dirinya sedikit lebih kuat dan bisa menggunakan lebih banyak energi pasti dirinya akan bisa menembus pertahanan Monster itu.
Ya, pertahanan moster itu menjadi sangat kuat sejak tangannya pernah dihancurkan Seo Jun-Woo. Bagaimanapun juga itu masih Monster level B, dan Seo Jun-Woo hanya Hunter level D. Perbedaan level yang sangat jauh membuat pertarungan itu berat sebelah.
Seo Jun-Woo segera melesat untuk bergerak cepat mencoba menyerang monster itu dari belakang. Namun serangannya berhasil di tangkis, Seo Jun-Woo kembali mundur, memikirkan bagaimana mendapatkan cela dari mother itu sebelum monster itu kembali memanggil Para Zombie, yang akan membuat pertarungan menjadi semakin merepotkan.
Setelah beberapa pertarungan, Seo Jun-Woo tentu saja sudah menyelidiki soal Kemampuan Monster, ada sejenis Cooldown Skill setelah Zombie di panggil, tidak bisa langsung digunakan, harus jeda cukup lama. Ya, itu mungkin karena makhluk yang ada di depannya hanyalah level B. Kak itu adalah level A keatas, pasti tidak akan ada kesempatan.
Di saat terdesak ini, Seo Jun-Woo tiba-tiba merasakan sebuah energi yang sangat kuat yang berasal dari pintu masuk Dungeon.
'Energy ini....'
Seo Jun-Woo yang merasakannya segera tersenyum merasa sepertinya akan ada bala bantuan. Ya, ini bagus jika ada bala bantuan untuk bisa mengalahkan monster itu.
Namun, akan buruk jika ada seseorang yang menyadari dirinya ada di sini.
Seo Jun-Woo segera mulai untuk mengunakan Kemampuan Shadow Step miliknya, untuk mencoba melarikan diri dan bersembunyi di salah satu reruntuhan. Seo Jun-Woo lalu melihat ke arah monster dimana saat ini tiba-tiba ada seorang gadis cantik yang memiliki aura begitu kuat di sekelilingnya.
Gadis itu, terlihat memiliki ekspresi yang begitu tenang. Menggunakan sebuah tombak energi berwarna kuning yang ada di tangannya segera melemparkan nya ke arah Monster itu. Dari sana, Seo Jun-Woo bisa merasakan seberapa kuat tombak yang dilemparkan oleh gadis cantik itu.
Ya, tombak itu benar-benar langsung mengenai Sang Monster, menembus lapis pertahanan nya dengan mudah seperti menembus sebuah kertas. Langsung membakar habis monster itu setelahnya sampai tidak tersisa lagi.
Seo Jun-Woo, mau tidak mau merasa kagum dengan adegan yang dilihatnya, dirinya dulu kuat, namun gratis yang ada di hadapannya ini juga cukup kuat untuk mendapatkan pengakuan nya.
Seperti seorang malaikat, yang menembus medan pertempuran dan menyalahkan musuh dengan sekali serang, penampilan cantiknya benar-benar memukau.
Ketika Monster itu dikalahkan, gadis cantik itu segera menatap kearah reruntuhan di mana Seo Jun-Woo bersembunyi.
"Hey, Kamu? Aku tahu kamu bersembunyi di sana segera keluar lah,"
Seo Jun-Woo yang keberadaannya diketahui oleh gadis itu pun segera menjadi panik dan bingung.
Astaga, bagaimana ini?
Dirinya ketahuan sekarang bagaimana cara dirinya menjelaskan kenapa dirinya bisa ada di sini?
Seo Jun-Woo saat ini tengah diliputi dengan kebingungan tentang bagaimana cara menjelaskan semua ini pada gadis itu tanpa membuat terlalu banyak kecurigaan ataupun terlalu terlihat mencolok.
"Keluar! Kenapa kamu terus bersembunyi!"
Gadis itu terlihat marah melihat bagaimana Seo Jun-Woo saat ini masih diam dan bersembunyi di balik reruntuhan.
Seo Jun-Woo yang merasa tidak bisa melarikan diri segera memunculkan dirinya.
Tatapan mereka segera bertemu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 275 Episodes
Comments
John Singgih
wah ketahuan nih
2023-07-17
1
Angin
Thor ada typo bertebaran di eps ini
2023-05-29
0