Author
Perjalanan ke apartemen milik Cat lumayan jauh dari tempat mereka, Cat bahkan kelabakan sendiri menghadapi Key yang sedang mabuk, meracau dan bicara sendiri sembari memeluk Cat dengan senyuman
“hahahha… malang banget nasib seorang Keyla” ucap Cat yang melihat sahabatnya itu, kasian tapi dirinya sendiri juga jauh lebih buruk dari Cat, tapi sebisa mungkin dirinya menghadapi sendiri dan harus kuat
“Key bangun, kita sudah sampai” ucap Cat, namun Keyla yang notabenya sudah tidur pulas tidak mendengar apa-apa lagi
“kalau seperti ini terus-terusan yang ada aku yang susah sendiri Key” kata Cat kesal sembari menarik tubuh Keyla dari mobil, ia membantu Keyla untuk berjalan, namun tenaga Catrin bukanlah sekuat itu, dia juga sempoyongan membawa Keyla
“astaga Key, tubuhmu sangatlah kecil tapi kenapa sangat berat sekali” ucap Cat tidak sanggup dan hampir terjatuh, namun tiba-tiba seorang pria lewat dengan gaya arogannya dan wajah yang wibawa terpampang melekat diraut wajah itu
Cat yang melihat pria itu langsung terpesona, tidak lagi memikirkan Key yang mabuk ditangannya, gadis itu melongo hanya melihat wajah pria yang berjalan bak pangeran dimata Cat, sampai akhirnya sesuatu membuat Cat sadar dan berteriak
Keyla yang dari tadi sudah bangun dan menghampiri pria yang lewat didepan matanya langsung menghadang pria itu dengan wajahnya yang mabuk dan sempoyongan, Keyla menatap pria itu dengan tajam sambil meracau tidak jelas
“kau!!... gara-gara kau aku jadi seperti ini, puas sekarang!!’ ucap Keylah setengah berteriak didepan pria itu, sontak saja membuat Cat langsung terkejut dan takut melihat perubahan raut wajah pria itu
“Key kau kenapa?, astaga jangan membuat masalah tambah banyak Key”ucap Cat menghampiri Key dan menarik tangannya
“maaf tuan, teman saya sedang mabuk jadi dia tidak sadar melakukan itu” ucap Cat yang takut melihat pria itu menatap tajam kearah mereka berdua, sementara Keyla tetap meracau dengan ilusinya sendiri
“katakana..katakan padaku apakah aku kurang dimatamu?” ucap Keylah berubah menjadi sangat sedih, dan menangis tidak karuan
“Key.. dia bukan Xavier jangan membuat malu disini, ayo!” ucap Cat menarik tangan Keyla agar menjauh dan meminta maaf kepada pria itu sambil jantungnya lagi senam irama
Pria yang baru saja ditemui Cat dan Keyla adalah seorang pria yang berdarah dingin, bahkan ia tidak segan untuk melukai siapapun yang menurutnya tidak menarik didepan matanya, bahkan pria itu sosok yang ditakuti oleh orang-orang dikalangan bisnis saat ini
Morgan Winata, pria yang umurnya sudah hampir masuk kepala tiga namun sampai saat ini Morgan belum menikah dan belum mendapatkan Wanita yang menjadi tambatan hatinya Padahal banyak Wanita yang ingin sekali menjadi pendamping Morgan, bahkan menawarkan tubuh mereka dengan cuma-cuma hanya untuk menikamati pesona Morgan, tapi pria itu tidak tertarik sedikitpun wanita-wanita itu
Morgan masih berdiri ditempatnya Ketika bertemu dengan dua gadis barusan, ia bahkan memikirkan gadis yang tadi mencaci maki dirinya sampai dikatai meninggalkan gadis itu?, apakah Morgan seburuk itu, tentu saja tidak
“dasar wanita, hal yang tidak penting saja harus diingat sampai mabuk? Ucap Morgan dan kembaali melangkahkan kakinya masuk kedalam, ia satu apartemen dengan Cat hingga tadi mereka sama-sama bertemu
Pagi-pagi buta, Keyla bangun dari tempat tidurnya dan melihat sekelilingnya, sangat berbeda dengan suasana kamar miliknya, Keyla mengucek matanya perlahan dan melihat tubuh Cat yang masih meringkuk
dibawah selimut
Gadis itu sadar jika dirinya tidur ditempat Cat, sahabatnya. Ia langsung bangun dan berjalan perlahan menuju kamar mandi, membersihkan tubuhnya yang bau alcohol semalam
Di kamar mandi, Keyla berusaha mengingat apa yang terjadi semalam. Oia hanya ingat dirinya bertemu dengan Cat disalah satu Caffe yang mereka janjikan semalam, dan habis itu Keyla menghabiskan air putih dan sampai mebuatnya mabuk
Air putih?, yang benar saja air putih bisa membuat dirinya sampai mabuk tak sadarkan diri, Keyla berusaha mengingat lagi apa yang terjapdi semalam dan tiba-tiba gadis itu beurteriak membuat Cat langsung bangun dari mimpi indahnya
“aaaaa…… aku sudah gila!!” ucap Keyla didalam kamar mandi, suara gadis itu melengking tinggi dan sangat keras
“Key.. Key… ada apa?, kamu baik-baik saja kan? Tanya Cat dengan ekspresi wajah khawatir dan acak-acakan, baru tidur beberapa jam sudah mendengar suara teriakan Keyla yang membuat jantungnya hampir keluar dari rongga dadanya
“ahhh…. Maaf Cat, aku tidak apa-apa” ucap Keyla keluar dari dalam karna suara ketukan dari luar membuatnya sadar
“lalu kenapa teriak, apa ada sesuatu?” tanya Cat mencoba menyelidiki sahabatnya, ia langsung melihat sekeliling kamar mandi. Masih aman, tapi kenapa Keyla berteriak histeris seperti itu
“tidak apa-apa, hahahha.. aku hanya ingat hal yang bodoh kulakukan semalam” ucap Keyla akhirnya jujur,ia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal dan tersenyum menciut saat Cat menatap tajam dirinya
“maafkan aku Cat, kan aku tidak sengaja” ucap Keyla, berjalan kedepan dengan tatapan Cat yang kesal setengah bumi
“tidak hanya pagi ini Key, semalam lebih parah lagi. Dan asal kau tau aku sangat sial karna mu” ucap Cat, namun Keyla hanya tersenyjm seolah tidak berdosa kepada sahabatnya itu
“pulanglah, mama kamu sudah menelfonku berkali-kali menanyakanmu, jangan pernah kabur seperti itu lagi dari rumah” ucap Cat duduk diatas ranjangnya, begitu juga dengan Keyla ia hanya menarik nafas berat mendengar perkataan Cat
“aku tidak kabur Cat, hanya saja jenuh dan kesal dengan orang rumahku” ucap Keyla dengan raut wajahnya yang seolah menertawakan dirinya sendiri
“bagaimana pun, mereka orangtuamu. Jangan sampai menyesal karna egomu terlau besar, ikut apa yang mereka mau selagi kamu bisa melakukannya” ucap Cat menasehati sahabatnya, meskipun Keyla adalah gadis yang sudah sedikit dewasa, namun tingkah dan sifatnya seperti anak baru puber
“tapi aku gak cinta sama dia Cat, bahkanmengenal cinta saja aku malas” ucap Keyla mengerlingkan matanya
malas, membahas cinta sama saja membuat hatinya Kembali terluka
“coba saja dulu, mana tau kamu menemukan cinta yang gak kamu temukan dimasa lalumu” ucap Cat berusaha menjadi pendengar dan kakak untuk Keyla
“entalah, aku merasa tidak ingin mencintai maupun dicintai. Cukuplah dia yang menjadi masalalu menyakitkan untukku Cat” ucap Keyla tersenyum, gadis itu masih teringat bagaimana dirinya diselingkuhi oleh mantan kekasihnya dulu
Dihina, diperlakukan seperti pengemis pada seorang pria itu bukan hal yang mudah dilewati seorang Keyla, dua tahun ini ia berusaha untuk memperbaiki hatinya yang hancur karna seorang pria yang tidak tau diri
“baiklah tuan putri, cinta tidak bisa dipaksakan tapi kepulanganmu bisa kupaksa, jadi mari siap-siap untuk pulang kerumah” ucap Cat dan menarik tangan Keyla agar bersiap ganti baju
“tapi kita makan dulu ya Cat, aku lapar binggo ini” ucap Koeyla sambil memegangi perutnya yang dari tadi minta diisikan
“iya iya, ini biar ku pesankan” ucap Cat dan mengambil ponsel miliknya, sembari menunggu Keyla mengganti bajunya, Cat memesan makanan dari online food untuk sarapan mereka berdua
Tidak berapa lama, Keyla selesai mengganti bajunya dan merias wajahnya sedikit. Juga bersamaan itu makanan yang mereka pesan akhirnya datang dan langsung disantap oleh keduanya, terutama Keyla seperti orang tidak makan dua hari
“kamu ngantar aku kan Cat?” tanya Keyla yang sebenarnya ia takut pada ayahnya, pergi tanpa pamit dan tidak pulang semalam membuat Keyla sedikit takut dan nanti tidak diperbolehkan keluar dengan bebas
“kan kamu bawa motor Key, masa masih aku antar sih?’ ucap Catrin menakuti sahabatnya ia tau betul bagaimana Keyla dirumahnya, meskipun Keyla manja dan kadang membangkang pada orangtuanya, tapi Keyla masih takut jika ayahnya marah
“kan bisa boncengan Cat, nanti kamu bawa pulang motorku atau naik taksi deh” ucap Keyla memberikan penawaran kepada Catrin, berharap sahabatnya itu mau mengantarkannya
“lahh kan kamu sendiri bisa pulang Key, lagian aku ada tamu malam ini jadi gak bisa kemana-mana, harus persiapan diri dengan baik” ucap Catrin tersenyum genit, membuat Keyla hanya memutar bola matanya malas mendengar perkataan Catrin
“ayolah Cat bantu aku, kan kamu tau sendiri papaku bakal marah kalo aku nginep mana gak kasih kabar pula kemarin” ucap Keyla memelas, ia hanya tidak suka papanya bicara kemana-mana dan membahas tentang pernikahannya lagi
“gak bisa Key, kamu harus pulang sendiri sana makin lama sampai rumah makin marah om Arion loh” ucap Catrin membuat Keyla mencebikkan bibirnya kesal dan mau gak mau berjalan keluar
“yaudah aku pulang!, awas aja kamu minta tolong sama aku” ucap Keyla datar dan menenteng tas miliknya
“hahhaha… tuan putri ini sangat cantik kalau ngambek” ucap Catrin tertawa dan ikut melangkah dibelakang Keyla, ia juga tidak akan tega melihat sahabatnya dimarahi hanya karna nginap di apartemennya
to be continue
~**Lentera**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 83 Episodes
Comments