Dan aku pun menunggu bang feri balik dari kebun ,dan sementara aku menunngu aku bermain bersam anak ku itu dan bakso anak aku pun sudah habis allhamdulillah nikmat nya bisa dari jerih payah sendiri membeli apa yang aku mau dan aku ngak ketergantungan sama suamiku.
Aku takut suatu saat ia akan berpikir kalau aku hanya memperbudaknya ,aku ngak mau bang feri berpikir seperti itu.
Allahuakbar
Allahuakbar
Allahuakbar
Azan pun terdengar ya bentar lagi bang feri sampai ya aku siap siap dulu.agar dia sampai nanti ia .senang melihat kami yang sudah bersih dan rapi.dan tak lama kemudian aku mendengar suara motor suami ku itu balik.
"Hai ,dah balik "ucapku padanya.
"Ya ".jawbanya.
"Oh ya tadi aku di cegat sama lensi dia bilang ibu minjam duit aku yang nyuruh untuk beli susu zafran ".ucapnya padaku
"La kok bisa gitu kan kita ngak pernah minjam untuk beli susu zafran,apa jangan jangan kamu minjam dengan mengatas nama kan anak kamu lalu mana duitnya kamu ngak pernah ya kasih uang itu ke aku".ucapku padanya.
"Mana ada aku minjam ngak ada yang minjam ibuk tapi mengatas nama kan aku "ucap nya agak marah.
"La kenapa bisa ibu seperti itu kenapa mengatas nama kan kamu sama cucunya si".ucapku padanya dengan nada yang kesal.
Ya allah apa lagi ujian yang mengaku beri kenapa sekrang beri kenapa sekrang anak aku dijadikan sebuah alasan untuk minjam duit ,dulu aku di bilang keguguran ke orang sekarang anak aku,kenapa ya allah .
Sumpah demi allah aku ngak pernah keguguran sama sekali kenapa di bilang ke orang orang kalau aku keguguran,padahal zafran adalah anak pertama ku kenapa aku di bilang seperti itu,kalau memang ngak suka sama aerku ibu bang feri bisa mengatakanya ngak perlu seperti itu,seandai nya anak nya yang cewek di posisi aku perasaanya .
Aku benar benar kecewa aku hanya bisa diam karna aku sadar protes pun bang feri ngak akan suka bila ibunya di bilang seperti itu lebih baik aku diam .
Dan lebih baik bang feri tau sendiri percuma aku bilang aku ngak akan didengar olehnya .
"Ya udah sekarang kamu pergi ke rumah ibuk tanya apa benar ia melakukan itu apa ngak ,jangan sampai nanti ibu kecewa ".ucapku padanya.
Aku ngak mau suami ku marah sama ibunya lebih baik ia tanya lansung karna aku ngak mau zafran akan berprilaku seperti bang feri nantinya. Walaupun sebenaranya memang ibunya la yang minjam uang itu.mungkin untuk kebutuhan sekolah adiknya atau kebutuhan rumah.
"Ya sudah kalau begitu aku pergi dulu,kamu mau ikut ngak ".ucapnya padaku.
"Mau kalau kamu ajak kalau ngak di ajak ya udah ngak papa ".ucapku padanya.
"YA udah kalau mau ikut siap siap la ".ucap bang feri padaku.
"Ya tunggu bentar aku siapkan susu zafran dulu dan celana nya ,karena pempers habis paksa bawa celana banyak".ucapku padanya.
"Ya udah buruan ".ucapnya padaku.
Dan akhir nya aku dan bang feri pergi kerumah mertuaku ,dan aku lupa dengan lotek yang aku beli tadi untuk bang feri pasti udah basi .gara masalah ini ngak kemakan jadinya lotek itu dan mubazir aja.
Dan tak lama kemudian kami sampai di rumah mertuaku.
"Assalamualaikum "ucapku.
"Waalaikumsalam "jawab adik ipar ku.
"Eh zafran apo kabar kau tuk (apa kabar ponakan ku)".ucapnya pada zafran.dan ia lansung mengambil zafran dari pangkuanku.
"Mana ibu sama bapak dek ,kok ngak kelihatan "ucapku padanya.
"Ada di belakang ibu lagi masak kalau bapak kasih makan burung ".ucapnya padaku.
"Oh kamu lagi apa"ucap ku padanya.
"Lagi bikin tugas banyak banget mau di kumpul besok".ucapnya padaku.
Dan tak lama kemudian ibu mertua pun kedepan begitu juga dengan bapak ,setelah mereka duduk aku pun menawarkan untuk bikin minum dan mereka semua mau.
Dan aku pun pamit untuk ke belakang buat minuman untuk keluarga itu.
Dan tak lama kemudian minumanya selesai dan aku membawanya ke depan dan siap untuk diminum.dan saat aku kedepan aku mendengar percakapan mereka tapi samar samar aku mendengarnya.saat aku meletakan minumnya ,mereka berhenti bicara.
Dan aku pun sibuk bermain dengan zafran dan adik ipar ku di dalam kamarnya dan tak lama kemudian sepupu dari bang feri datang dan mengajak nya mancing ,ya allah mancing lagi lagi dan lagi ngak ada waktu untuk ku .
"Aku pergi dulu ya ngak lama kok cepat aku balik ".katanya.
"Ya jangan lama kita ini bawa anak kecil kasian kalau pulang terlalu larut".ucapku padanya.
"Ya ,ngak lama kok".ucapnya padaku.
Aku kurang suka dia selalu pergi malam udah siang sibuk kerja malam sibuk mancing ,ngak ada waktu sama sekali bersama ku.
Ya allah aku ngak ada harga nya dimata dia lebih mentingin teman dan hobi ,wajar aja kok yang menginginkan pernikahan ini adalah aku bukan dia.mungkin gara gara aku ngajak cepat nikah makanya dia seperti ini padaku.
Setelah bang feri sama suami sepupu nya pergi aku pun hanya nonton tv aja sambil bermain bersama zafran .
Dan tak lama zafran pun rewel karna mau tidur dan aku pun menitip kanya pada ibu bang feri bentar karena aku mau bikin susu zafran.
"Bu tolong liat zafran bentar ya aku mau bikin susunya bentar karena udah rewel mau tidur".ucapku padanya.
"Ya ".ucapnya padaku.
Dan aku pun kebelakang untuk membuat susu anak ku itu.
"Zafran yuk minum susu habis tu tidur ya nak".ucapku padanya sambil mengendong putra ku itu.
Dan akhirnya putraku itu pun tertidur tapi ia tak mau di letakan dan ia hanya mau di gendong saja,kalau diletak ia akan menangis ,Ntah kenapa putra ku itu selain dirumahnya ia ngak mau di letak malah rewel.
" Aih pegal juga pundak ku we" .ucap ku.
Sabar sabar kenapa sih setiap aku bawa anak aku kemana ngak mau di letak malah mau di gendong terus.
Sekitar jam 11 aku liat bang feri belum juga balik ya sabar aja de nasib seorang ibu ngak mau anaknya nangis ia harus berkorban ,ya allah lama banget bang feri kembali apa.ia ngak memikirkan kami apa terutama anaknya masak iya balik tengah malam si kasian zafran .ia masih kecil pasti kedinginan.
Bang kenapa lama sekali sih balik nha apa ngak ada otak nya apa ucapku karena kesal ia belum kembali juga dan jam sudah menunjukan jam 12 masih belum juga .
Memang ngak punya persaan jadi orang ngak mikir anak sama istri ucap ku karna jengkel .
Dan saat aku udah mulai kesal dan kemarahanku udaj di ubun ubun ia baru balik .
"Kamu tu kemana aja sih jam segini baru balik ngak mikir anak sama istri ".ucapku padanya dengan muka kesal dan marah. Dan dengan muka masam.
"Ya ayok la kalau mau balik sekarang,".ucapnga dengan nada kasar.
"Udah tau anaknya ngak mau nginap ,kalau mau nginal enak ni ngakk aku yang capek ".ucapku padanya.
Dan dengan nada marah ia pun melajukan dengan kencang tanpa memikirkan kami di belakang .dan hampir aja kami jatuh dengan wajah kesal di motornya.
Ya allah salah terus aku aku sadar kok aku siapa, jadi mulai sekarang aku akan mulai untuk tidak peduli lagi ke dia .hati ku benar benar teiris karna hobinya ia segitunya terhadap ku.
Dan sesampainya di rumah ia masih marah padaku dan aku pun lansung masuk kamar ,sebenarnya aku salah juga ngak harus segitunya depan orang tua bang feri ,Tapi ia juga salah sudah tau bawa anak dan istri .
Ia harus sadar juga apalagi zafran baru usia 9 bulan .
Ya lebih baik aku lansung tidur dan mana tau bezok pagi ia ngak marah lagi padaku.
Tidak lama kemudian bang feri makan dan habis itu lansung tidur dan ngak lupa ya pasti selalu minta jatah dan kalau ngak di kasih pasti marah.
Dan aku pun harus melayani nya aku takut tuhan melaknat ku dan aku hanya bisa pasrah,setelah semuanya selesai kami pun tidur .
Tak terasa hari udah jam 4 aja waktunya sholat subuh ya aku bersegera mandi dan ambil air uduk dan melaksanakan sholat subuh.
Dan setelah selesai sholat subuh aku mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan beres beres ya seperti biasa ,bang feri akan pergi ke kebun .
Apakah bang feri masih marah atas kejadian semalam ntahla?.
Aku pun selesai melaksanakan pekerjaan rumah dan aku liat putraku,Ternyata ia buang air kecil di celana dan aku pun mengantikan nya dahulu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 39 Episodes
Comments