bab16

Allhamdulillah akhirnya barang pesanan tetannga ku.dan aku cek satu persatu apa sesuai apa ngak barang yang samapai tersebut.

Ya barang sesuai pesanan dan nya mengabari pemiliknya karena aku ngak sabar lagi makan seblak karena udah lama kali aku ngak makan seblak.

"Mak aziz pesanan mak aziz udah sampai tolong ambil ke belakang ya".ucapku padanya.

"Oh ya mak zafran udah sampai ya nanti aku ambil ke belakang ya berapa uangnya mak zafran".ucap nya padaku.

"Semuanya 170 ribu mak aziz"ucap ku padanya.

"Baik kelak ya duit nya" kata mak aziz.

"Oke aman itu kayak orang jauh aja ".ucapku padanya.

Dan aku pun kembali kerumah dan ambil ponsel untuk melihat apa kah fcb mak feli aktif atau tidak,Ternyata tidak ya aku harus ke belakang mengantar pesanan mak feli dan mak sisil.

"Hallo ,Assalamualaikum ada orang kah".ucap ku sambil bercanda .ya iyalah pasti ada orang pintu nya aja kebuka ya aku selalu begitu kepada siapa pun berpura ngak tahu .

Hew hw he w he he he hhe he e he he hw wb he he hw h hw hee he he h hw he hw hw he he he hw he he he.

"Waalaikumsalam masuk ,ada di dalam mak zafran ".ucapnya padaku.

"Hee e hew he he hw he he he kirain pergi mana tau nyuruh aku merampokan hw he hwe he hw he he h".ucap ku sambil tertawa.

"e he h he h h h h h h h bisa aja mak zafran ini ayo cik masuk eh zafran ".ucapnya sambil tertawa.

"Cik pesanan nya dah sampai coba liat dulu suka ngak dan gimana menurut ayuk sesuai ngak"?.ucapku padanya.

"Ya sesuai dengan pesanan cik oh ya aku bayar 20 ribu dulu ya ".ucapnya padaku.

"Oke aman cik ngak papa lagian cik juga ngak kemana mana ntar aku kejar kalau cik lari".ucapku padanya

Kami pun tertawa dengan kocak sambil meperhatikan tingkah laku anak anak kami yang lagi bermain bersama .

Anak ku pun merebut tali benen (bekas ban motor)yang dijadikan tali oleh warga sini.dan biasa di gunakan untuk ikat kayu kopi dan lain nya.

"Eh ,jangan nak nanti abangnya nangis nak yang lain aja ya nak".ucapku padanya karena ia merebut mainan zafran dan memainkanya sendiri.

"Unya u ne mak zafran,be si ngindoi kulo (biarla mak zafran nanti dia nangis pula ".

Ucapnya padaku.

Dan aku pun sibuk curhat atau cerita sama mak feli , Dan tidak lama kemudian aku dengar suara azan ashar dan sudah saat nya aku kembali pulang karena aku mau pesan seblak.

"Hmm hmm hmm cik aku balik ya aku mau masak ntar lagi ayahnya zafran balik ,kelak kalau aku ngak masak marah pula dia".ucapku padanya

.

"He iya mak zafran sama aku ndak masak juga tapi nasi sudah tinggal lauk nya aja lagi ".ucapnya padaku.

"Ya abang gibran kami balik dulu ya nanti kita main lagi ya ".ucapku padanya

"Ya adek zafran bye bye bye bye bye bye".ucapnya.

Aku pun melangkah kan kaki keluar dan menuju rumah dah ngak sabar rasanya aku sampai dirumah karena aku mau pesan seblak dan makanan untuk anak ku.

Dan saat sampai rumah aku meletak kan zafran dan Mengambil ponsel dan aku pun mencari orang yang jualan seblak yang bisa deleveri ,dan aku pun menemukanya.

"Yuk ada seblak ".ucapku.

"Ada mau berapa,yang biasa apa pakak bakso atau yang lainya".ucapnya .

"Harganya berapa yuk ?".ucapku padanya.

" Yang biasa 5 k

Pakai bakso 8k

" telur 8k

Komplit 10 ribu,mau yang mana?".ucapnya padaku.

"Aku mau yang biasa aja yuk 1".ucapku padanya tapi aku merasa bersalah juga masak ya ngak beliin untuk bang feri ,ya aku ngak bisa makan sebelum ia makan dan aku mau sama sama dia merasakan apa yang aku rasa masak ia aku makan sementara bang feri asyik kerja tanpa peduli rintangan yang dia hadapi demi aku dan anaknya .ya aku mau pesan juga untuk dia ah.

"Oh ya yuk ada menu lain ngak ya yuk selain seblak bakso "?.ucapku padanya .

"Ada ".ucapnya .

"Ini ada bakso ,miso,seblak,lotek "ucap nya .

" kalau lotek berapa yuk ?".tanya ku padanya.

"Bisa 5 k juga ".ucapnya.

"Oh ,Aku mau seblak satu lotek satu  bakso aja 1 ".ucapku padanya.

"Oh ya yuk bisa antar kan soalnya aku  ngak bisa jemput karena aku ada anak kecil".ucapku padanya.

"Bisa kelak ya ,tunngu bentar ya ,alamat dimana ?.ucap nya.

"Aku di karang tinngi yuk sebelah rumah mak aziz,rumah kayu belakang ".ucapku padanya.

"Dekat mana tu ngak tau ayuk mak aziz  yang ayuk tau rumah bak bunga ".ucapnya padaku.

"Ya dekat situ sebelahnya  yuk tanya aja rumah mak kawik yuk ".ucapku padanya.

"Oh ya nanti ayuk kabari ya kalau dah sampai".ucapnya padaku.

"Oke yuk".ucapku padanya.

Allhamdulillah akhir nya aku kesampaian juga makan seblak hasil jerih payahbku sendiri ,dan bisa beli kan suamiku dan anak aku juga,ini adalah hal yang membahagiakan bagiku ntah kenapa walaupun seribu dua ribu tapi nikmat banget dari hasil jerih payah sendiri

Mmmm mmm mm mm mmm mm mm mm mmm mmmm mm mm mm m m m m m m  m . Sambil bersenda ria.

Ting ting ting

Ponsel ku pun berdering dan aku lihat ternyata ayuk yang jual itu udah sampai tapi ntah dimana.

"Dek dimana nya ya ayuk dekat rumah mak bunga ".ucapnya padaku.

"Rumah batu bata samping ayuk naik aja nanti ada rumah kayu kecil dibelakang nya yuk".ucapku padanya.

"Oh ya samping ni ya ,kamu tunngu di depanyan aja ya."ucapnya padaku.

Dan aku pun berdiri di depan rumah dan aku liat ada orang bawa makan ,apakah  ia orangnya lebih baik aku panggil dulu.

"Ayuk ,Ayuk yang jualan seblak itu ya".ucapku padanya.

"Ya kamu mak zafran ya ?"ucapnya padaku.

"Oh kamu keliling ayuk tadi cari alamatnya ternyata disini ya ".ucapnya padaku.

"He he he he he maaf yo yuk ,aku juga ngak hapal jalan sini karna aku orang baru juga disini ".ucapku padanya

"Owh emang orang mana?".ucapnya padaku.

"Aku asli padang tapi suami aku asli sini yuk orang taba anyar".ucapku padanya.

"Oh jauh juga ya kamu ,ayuk tinngal dibawa ini ngak jauh kok ".ucapnya padaku.

"Oh jadi berapa ini semuanya yuk ".ucap ku padanya.

"Semua 15 ribu dek"

"Ini yuk makasih ya yuk ".ucapku padanya.

"Ya sama sama".ucapnya padaku.

Hmmm hmmm hmm baunya enak sekali, aku pun ambil mangkok dan sendok dan menuangkan bakso untuk anak dan seblak untuku di dan lotek ini untuk banh feri. Dan aku pun melahapnya dengan rakusnya karena aku udah rindu banget makan seblak akhirnya habis juga dan aku menyentil bakso punya anak aku.bukan selama ini ngak bisa beli  tapi kebutuhan rumah lebih penting dan utama karna kebutuhan rumah mengalahkan semua keinginan aku.tapi ngak papa sekarang aku bisa menikmatinya juga .

Hmmm hmm hmmm hmm enak banget mau nambah lagi duit nya ngak ada mau cutil lotek ngak boleh masak sisa di kasih suami aha aku tunggu bang feri aja nanti minta dikit ucapku.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!