Turun kebawah, dia duduk di sampingnya. Mengedipkan mata, mengamati sekitar tampak kesunyian menemani keduanya. Angin terhembus dari puncak gunung, rambut perak tersapu angin beterbangan, terlihat pandangan mata tajam tidak terbantahkan. Tang Yin Yi sekilas melihatnya, kemudian kembali pada posisi pertamanya.
"Kenapa?"
Tang Yin Yi menggelengkan kepalanya, "Tidak apa-apa." Katanya, dia begitu polos dalam hal perasaan, karena dapat Qin Chen temukan dari ekspresi wajahnya.
"Apa kau cemberut karena aku akan meninggalkan tempat ini?" Qin Chen mengamatinya, dia tengah mengenggam pergelangan tangan dengan erat seolah apa yang di katakan Qin Chen ada apanya. "Begitu rupanya, aku tidak dapat berdiam pada satu tempat untuk menumpang kekuatan. Apa yang aku inginkan sudah aku dapatkan, selanjutnya mengunjungi Dinasti Chu. Sebelum sampai ke sana, aku hendak meningkatkan kekuatan untuk menghadapi proses kematian yang akan mendatangiku." Jelas Qin Chen.
"Tapi—" Tang Yin Yi, dia tidak dapat mengungkapkan perasaannya.
"Xiao Yin Yi ... Seharusnya kamu tahu tentangku dari Tang Hao, kan?" Tang Yin Yi mengangguk. "Aku musuh surga dan Dewa, kehadiranku bagai bencana atau fenomena yang di haruskan untuk dihancurkan. Setiap menitnya, tidak hanya karma datang, bahkan abadi yang tak terhitung jumlahnya mencoba membunuhku—"
"Kamu masih muda untuk mengikutiku keluar dan berpetualang. Jika kamu masih keras kepala, kamu akan berakhir di antara kehidupan dan kematian, dimana semua kenyataan akan di pertanyakan dan seluruh fenomena yang kamu alami akan dihancurkan secara bertahap! Keputusasaan akan ketakutan, perasaan akan kehilangan, dan kematian akan kehidupan yang kau alami sekarang!"
"Aku tidak ingin kamu merasakan hal yang sama sepertiku. Kamu mempunyai masa depan yang tak terbatas, ada dunia dan keajaiban menyapamu. Diantara bintang-bintang di Ocean Eternity, ada saatnya kamu bertemu dengan pria yang membawamu keluar dari tempat terkurung ini, dan itu bukan aku."
Semakin dalam dia menggenggam, dia mengigit bibirnya.
Qin Chen mengusap-usap kepalanya, dia tersenyum tipis. "Aku sering mengusap-usap kepalanya hingga membuatnya marah, itu sebuah momen dimana menara waktu berada di antara ruang hampa. Entah berapa lama waktu yang harus aku habiskan untuk menemukannya, aku harap dia selalu berada dalam naungan ilahi." Qin Chen melihatnya dengan tatapan bahagia. "Kamu mempunyai karakteristik yang sama dengannya, dalam waktu singkat kamu akan menjadi Saint yang di kagumi banyak orang-orang di tanah surga. Sebelum mereka, aku akan menjadi pengagum pertama, Saint Tang Yin Yi."
Tang Yin Yi mengangkat kepalanya, mendongak ke atas melihat langit berbintang membentang luas di Ocean Eternity. Sementara bulan berkedip, mata surga bergumam. Gunung-gunung tak terhitung jumlahnya bergetar, cahaya emas melesat tinggi memberikan hipotesis.
"Keinginan tanpa dasar hipotesis akan membawamu kedalam keputusasaan. Begitupun dengan perpisahan." Qin Chen mencubit pipinya. "Pergilah ke barat, di sana terdapat Mantra Suci yang dapat membuatmu bertambah kuat. Jika kamu menyerah sekarang, apa yang aku katakan sekarang tidak akan menjadi kenyataan, itulah ilusinya." Jelasnya.
"Apa kita akan bertemu kembali, Chen Gege?" Nadanya gugup, dia masih tidak bisa melepaskan Qin Chen.
"Ya, selama kamu mencapai kekuatan tertinggi, dan menerima gelar Saint. Mungkin ada kesempatan dimana kita bertemu. Jika kamu percaya denganku itu akan membuatku tidak mengkhawatirkannya, karena kamu sangat kuat sekarang, berbeda dengan waktu sebelum bertemu denganku."
Tang Yin Yi tersenyum, walaupun pipinya tengah di cubit Qin Chen. "Aku akan ke barat mendapatkan Mantra Suci yang kamu katakan, lalu meningkatkan kekuatan untuk bisa mencapai ranah tertinggi." Jelasnya.
Qin Chen tersenyum tipis, dia melepaskan cubitannya. Setelah itu, Qin Chen menyentuh keningnya memasukan sebuah ketrampilan surga yang dia punya kedalam lautan pengetahuan.
Setelah percakapan panjang keduanya, Qin Chen dapat beristirahat di tempatnya menikmati minggu hangat sepanjang malam tanpa gangguan. Dia mendapatkan banyak informasi hanya dengan minum teh, karena Bing Fe'er akan secara pribadi memberikan informasi yang di kumpulkan.
Satu hari berlalu, berlanjut hari berikutnya dan berikutnya kembali hingga empat hari kemudian. Qin Chen dengan barang bawaan di tangannya pergi meninggalkan sekte tanpa mengatakan apapun, pada dasarnya para tetua sudah mengetahui tujuan Qin Chen masuk kedalam sekte adalah untuk mendapatkan rekomendasi dari Pemimpin Sekte.
Meskipun mereka berdua tidak bertemu secara langsung, keduanya cukup akrab karena aura masing-masing saling menarik. Tiba-tiba seseorang menghadang kepergiannya, itu adalah Tang Yin Yi membawa sesuatu di tangannya.
Qin Chen turun kebawah, mereka berdua berada di bawah hutan yang lebat. Saling memandang satu sama lain, Tang Yin Yi mendekatinya dan memberikan bekal makanan.
"Aku membuatnya semalaman untuk Chen Gege. Habiskan bekal ini dalam perjalanan menuju kota, karena aku tidak bisa memberikan apapun selain bekal makanan yang aku buat ini." Ucap Tang Yin Yi.
Qin Chen mengambilnya, dia tersenyum. "Terima kasih, Xiao Yin Yi." Balasnya.
Tang Yin Yi mendongak, dia melihat Qin Chen tengah tersenyum kepadanya. Mengambil keberanian untuk tindakan, dia mencium bibirnya sekilas mengejutkan Qin Chen karena Tang Yin Yi membelakanginya.
"Selamat tinggal, Chen Gege." Katanya.
Mendengar itu, Qin Chen tidak dapat mengatakan apapun selain mengusap-usap kepalanya dan pergi melesat meninggalkan tempat tersebut. Tang Yin Yi melihatnya pergi meninggalkan sekte. Disamping itu, Tang Hao berada tidak jauh dari tempat mereka tengah menyembunyikan keberadaannya melihat putrinya menahan perasaannya.
"Guru dan murid, begitu rupanya." Tang Hao mengelus janggutnya. "Perasaan Tang Yin Yi tidak akan bisa tersampaikan kepada Qin Chen, karena di matanya, Tang Yin Yi dianggap sebagai adiknya."
Tang Hao tidak bisa mengatakan apapun selain meninggalkan tempat tersebut membiarkan Tang Yin Yi sendiri. Dia pergi kedalam sekte membicarakan tentang kedatangan Sekte Five Elements dalam beberapa waktu kedepannya, dan para murid-murid bersiap untuk kemungkinan terjadi.
Sementara keributan terjadi, di atas Heaven Cave. Seorang pria tua berdiri mengamati kepergian Qin Chen meninggalkan sekte, dia adalah Pemimpin Sekte yang legendaris seorang dengan kekuatan tak terbatas menguasai hukum ruang dan waktu, menciptakan 231 alam semesta!
"Qin Chen? Nama yang menarik!" Pemimpin Sekte tersenyum tipis mengelus dagunya, meskipun begitu matanya masih gemeteran merasakan kekuatan besar didepannya.
Tidak hanya memegang peringkat pertama surga rendah di Perang Suci. Qin adalah ancaman setiap keberadaan, bahkan surga harus berhati-hati untuk menyinggungnya, mengingat kejadian seribu tahun yang lalu sewaktu surga menurunkan tangannya untuk menghakimi Qin Chen.
Sebagian dunia di hancurkan! Para Dewa gemeteran dengan kekhwatiran tak berujung, banyak abadi abadi lain berpencar di berbagai belahan dunia untuk mengkonfirmasi kedatangan Qin Chen.
Long Tian Tian, menyeringai puas menemukannya dan melihat dengan tatapan mata kagum menunggu kabar yang tersapu di surga! Kehancuran, atau Pemulihan dunia, "Sangat menarik untuk di nantikan, Qin Chen!" Katanya.
...
*Bersambung ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 183 Episodes
Comments
☂️
lanjut
2023-02-10
1