Seseorang mendekatinya, dia wanita salah satu murid utama. Mempunyai penampilan tenang, berkepribadian dingin dan sombong, dapat di lihat melalui bibirnya yang beracun. Tiba-tiba berada di samping Qin Chen lalu menggedor meja tempatnya.
Sekilas melihatnya, Qin Chen tidak memperdulikan kehadirannya.
Sontak mengejutkan murid-murid yang berada di dalam Paviliun Pengetahuan, mereka hendak mengeluarkan suara sayangnya di sangkal karena tempat ini tidak di izinkan untuk membuat keributan.
"Apa kau Qin Chen? Murid gerbang luar yang banyak di bicarakan murid-murid lain." Wanita itu bertanya dengan nada kasar.
Bing Fe'er, murid utama di sekte mempunyai kekuatan di ranah Immortal God, Dewa Ruang lapisan menengah. Dan Pemegang peringkat kelima dalam daftar monster kuno. Dengan percaya diri mendatangi Qin Chen, dia tidak mempercayai kekuatan Qin Chen dapat membuat Tetua Utama mengakuinya.
Qin Chen menghela napas, lalu meninggalkan tempat tersebut membawa buku yang dia baca sebelumnya untuk di baca. Tepat berada di luar Paviliun Pengetahuan, Bing Fe'er berada di belakangnya menghentakkan aura Immortal God untuk memperingati Qin Chen.
Murid-murid lain ketakutan setengah mati merasakan napas Immortal God, Qin Chen melirik kesamping dan secara tiba-tiba matanya memancarkan kilatan emas membentuk pupil naga.
Pada saat yang bersamaan, aura Bing Fe'er di tekan secara maksimal. Bing Fe'er terpuruk ke lantai membuat murid-murid ketakutan dan kemudian satu-persatu pingsan tidak sanggup menahan tekanan mental. Tetua gerbang dalam belum sempat turun kebawah sudah menyaksikan para murid tergeletak tak sadarkan diri.
"Kau masih terlalu dini mengangkat kepala di hadapanku, bocah." Setelah mengatakan itu, Qin Chen meninggalkan tempat tersebut sembari membaca buku sepanjang jalan.
Tetua gerbang dalam buru-buru turun kebawah, dan menemukan murid-murid yang berada di dalam teritori Paviliun Pengetahuan mendapatkan serangan mental, mereka pingsan tidak sanggup menahannya.
Setelah membereskan kekacauan, Tetua gerbang dalam melaporkan kejadian ini kepada tetua lain. Bahkan murid utama peringkat lima bertekuk lutut dengan tatapan mata kosong tanpa mengatakan apapun.
Berita tentangnya menyebar begitu cepat di kalangan murid, tidak ada yang tidak mengetahui tentang insiden di Paviliun Pengetahuan.
Sedangkan Qin Chen tengah duduk di samping pohon menikmati minuman hangat, di sampingnya Tetua Tang Hao tengah duduk mengobrol dengannya.
"Tetua Tang, apa saja yang di dapatkan murid utama sewaktu berada di sekte? Seharusnya sumber daya yang di dapatkan murid utama sangat melimpah di bandingkan tiga gerbang lainnya, kan?" Qin Chen bertanya kepada Tetua Tang Hao.
"Benar tuan muda, sumber daya yang di dapatkan murid utama akan sangat besar di bandingkan sumber data tiga gerbang lainnya. Mereka merupakan penyangga sekte atau masa depan sekte, sumber daya yang mereka dapatkan seperti Immortal Cave, tempat ini mempunyai Qi Spiritual yang padat dan murni karena masing-masing gua di buat dengan formasi pengumpulan Qi Spiritual dari tiga ratus ribu gunung. Dan lagi, mereka akan mendapatkan sumber daya seperti senjata, artefak dan beberapa Pil pendukung peningkatan masing-masing murid." Tang Hao menjelaskan kepada Qin Chen.
"Bagaimana dengan tempat-tempat yang dapat di masukin?" Tanya Qin Chen.
"Murid utama dapat memasuki apa saja, tapi ada satu tempat yang tidak bisa di akses mereka. Tempat ini adalah tempat Heaven Mountain, persinggahan Pemimpin Sekte. Untuk bertemu dengan Pemimpin Sekte, para murid harus mendapatkan rekomendasi dari Tetua Utama, dan ini lah caranya agar tuan muda dapat bertemu dengan Pemimpin Sekte."
Mendengar hal ini, Qin Chen tersenyum tipis karena semuanya berada dalam kendalinya. "Tetua Tang, dalam seminggu ini aku akan bermeditasi tertutup di gunung barat. Jika ada sesuatu yang ingin di bicarakan temui aku ke sana langsung."
Tang Hao mengangguk kecil, dia melihat Qin Chen tampak cerah sekarang. Setelah mengobrol cukup panjang, keduanya berpisah dimana Qin Chen pergi ke gunung barat untuk bermeditasi tertutup selama seminggu.
Menggunakan Poin Sistem dan pengetahuan yang dia dapatkan dari Paviliun Pengetahuan untuk meningkatkan kekuatan.
Seminggu kemudian— Setelah seminggu bermeditasi tertutup, Qin Chen keluar dari pengasingan. Selama seminggu, Tang Yin Yi dua hari sekali mengunjunginya untuk meminta bantuan, Qin Chen memberikan pencerahan untuknya agar bisa menembus lapisan menengah dan naik ke lapisan puncak dalam setahun.
Tidak hanya pengasingan untuk menyerap Qi Spiritual, Qin Chen berburu setiap malamnya dan mendapatkan 16 T Exp berburu monster, dan 10 T Exp dari menyerap Qi Spiritual. Tempat yang Qin Chen huni sekarang mempunyai Qi Spiritual padat, karena dia memasang formasi pengumpulan Qi Spiritual.
Sekarang, Qin Chen mempunyai 31,3 T Exp, masih membutuhkan ±65 T Exp untuk menembus lapisan berikutnya.
Tepat di samping altar hidup dan mati, ada banyak murid-murid berkumpul dari beberapa gerbang untuk melihat pertarungan. Hari ini adalah hari yang spesial di mana murid gerbang luar, Qin Chen menantang murid utama yang di gadang-gadang sebagai monster kuno yang menelan langit.
Keputusan pertarungan ini di sahkan oleh Tetua Utama karena mereka mempunyai dua hal yang akan di lakukan. Jika Qin Chen mati dalam pertarungan, maka akar spiritual miliknya dapat mereka ambil. Jika Qin Chen menang dalam pertarungan, maka sekte mendapatkan monster kuno menelan surga.
Sedangkan keutungan Qin Chen hanya mendapatkan rekomendasi untuk bertemu dengan Pemimpin Sekte. Dengan begitu, dia bisa meminta Pemimpin Sekte untuk menemukannya dengan Venerable Saint.
Setelah semuanya selesai, Qin Chen dapat meninggalkan sekte karena sudah mempunyai pijakan untuk pergi ke dunia luar sebagai murid utama Sekte Heaven and Earth.
Terlepas dari semua itu, Qin Chen bisa memulainya dari kota besar di perbatasan.
Saat semua orang menantikan kedatangannya, Qin Chen turun dari langit dan berdiri di atas altar hidup dan mati. Penampilannya serba putih membuat dirinya begitu mencolok, apa lagi mata emas dengan pupil berwarna merah seperti mata naga tersorot tajam.
Disamping itu, para tetua luar, dalam, dan batiniah berada di atas sana menonton. Sedangkan Tetua Utama berada di belakang, mereka dapat melihat melalui cermin surga yang dapat menayangkan pertandingan secara langsung.
Di sisi kanannya terdapat murid utama tengah duduk dengan posisi arogan, mulai dari bangku sembilan hingga ke satu.
"Apa dia murid yang membuat keributan selama beberapa hari ini? Tampak sombong tidak mengetahui perbedaan langit dan bumi, dia hanya katak dalam sumur, baru mempunyai kekuatan di Kaisar Dewa Langit sudah bersikap arogan di hadapan murid utama." Kutuk murid utama, dia seorang pria arogan dan sombong menyila kakinya.
Dengan kedatangan Qin Chen, pertandingan akan di segera di mulai. Pria di sampingnya batuk beberapa kali meminta para penonton untuk diam sesaat.
"Pertandingan murid gerbang luar, Qin Chen. Akan merebutkan peringkat pertama gerbang utama akan di mulai sekarang!" Ucapannya, dia seorang pembawa acara yang sebelumnya memberikan instruksi saat pengujian.
...
*Bersambung ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 183 Episodes
Comments
☂️
lanjut torr
2023-02-02
1
Cang Yue
Immortal God (Gelar) : Dewa Sejati, Dewa Fisik, Dewa Ruang, Dewa Waktu, Dewa Dimensi.
Heavenly God (Gelar) : Dewa bintang, Dewa galaxy, Dewa semesta, Dewa Kekosongan, Dewa kuno, Dewa ilahi.
Lapisan 3 : Awal, Menengah, Puncak
2023-02-02
2