Chapter 7 : Perbuatan Peringkat (1)

Qin Chen berada di atas panggung, dia menatap para tetua di atas sana, kemudian dia menyeringai tipis mengejutkan Tetua Utama. Bagaimana bisa seorang Kaisar Langit memprediksi keberadaan mereka hanya dengan tatapan mata.

"Jangan banyak bicara, kalian dapat menyerang secara bersamaan." Qin Chen menantang kesembilan murid utama.

Murid yang menonton tercengang mendengar pernyataan Qin Chen yang sombong, mereka ricuh membuat kutukan dimana-mana! Qin Chen menyeringai tipis, dia berdiri di atas panggung dengan angkuh.

"Sombong!" Murid utama peringkat sembilan mengertak murid luar, aura Immortal God, Dewa Fisik lapisan awal.

Qin Chen menoleh ke tempatnya, dia menujuk wanita itu dan satu helaian jarinya menariknya mendekat ke tempat Qin Chen. Belum sempat yang lain bergerak, Qin Chen sudah mencengkram erat lehernya.

"Auramu memang mengerikan, tapi sayangnya kau bodoh." Satu tatapan matanya menikam kesadarannya. Wanita itu belum sempat menyerang, dia sudah tidak sadarkan diri di tangannya.

Qin Chen melemparnya ke samping seperti sampah, mempermalukan murid utama dan memprovokasikan mereka. "Satu tumbang, selanjutnya angka delapan—" Ia menoleh kesamping melihat peringkat delapan Yi Yue'er menyerang, kekuatan Immortal God, Dewa Fisik lapisan menengah!

Duarr!

Kabut tebal menutupi pandangan para penonton, serangan sebelumnya sudah dapat membuat tubuh seorang Kaisar Dewa hancur berkeping-keping. Tatapan mata penasaran bermunculan, tapi tidak dengan Yi Yue'er karena dia merasakan serangan yang dia berikan tidak mengenai Qin Chen.

Saat kabut menghilang, Qin Chen dengan tenang menahan pedang itu menggunakan dua jarinya. Kemudian, sedikit gerakan jari membuat senjata kelas surga hancur berkeping-keping!

Apa!

"Tidak mungkin! Apa dia monster, dia hanya Kaisar Dewa! Bagaimana bisa menahan serangan seorang Immortal God dengan mudahnya. Serangan itu sudah cukup menghancurkan tubuh Kaisar Dewa, tapi dia bahkan menghancurkan senjata kelas surga yang terbilang sangat kuat."

"Tidak! Lihat bagian bawah tempatnya berpijak, ada retakan yang menandakan bahwa fisiknya melampaui fisik biasa. Dan lagi, serangan Tetua utama sebelumnya bahkan tidak melukainya, apa akar spiritual naga azure di rumorkan ada benarnya!"

Tatapan murid-murid mulai mengamati pijakan tempat Qin Chen berada, di sana dia sengaja memberikan retakan untuk menghindari kecurigaan para tetua utama. Tapi tidak dengan niatannya untuk merebut peringkat pertama, Qin Chen dengan tangan kirinya mencengkram wajahnya dan kemudian menghantam Yi Yu'er ke lantai.

Boom!

Tulang punggung hancur, pendarahan di mana-mana dan kepalanya bocor. Qin Chen mengibaskan tangan kirinya ke samping membuang darah yang menempel pada tangannya.

"Satu tumbang, tersisa tujuh murid utama! Aku tidak menoleransi siapa kalian mau itu pria, wanita ataupun paru baya, aku tidak peduli siapa yang mati. Sekalipun kau anak tetua sekte atau orang suci, yang menghalangi jalanku akan sama seperti mereka!"

Qin Chen memprovokasikan murid utama secara terang-terangan, dia menyeringai tipis memberikan acuhan mengejek kepada cecunguk di depannya.

Peringkat ke empat dan ke tiga melesat menyerang Qin Chen, mereka geram ingin membunuhnya. Tatapan penuh amarah, kebencian, dan balas dendam terwujud di ekspresi mereka berdua.

Bang! Bang!

Qin Chen menahan dengan kedua tangannya, senjata mereka seperti tumpul menghadapi tangan Qin Chen seakan-akan tidak ada harga dirinya. Dengan dorongan halus ke belakang, Qin Chen mengayunkan kakinya menendang keduanya kebelakang.

Wushh! Duarr! Duarr!

Cough! Cough!

Keduanya batuk-batuk, Qin Chen berada di hadapannya dan tersenyum tipis lalu menerjang keduanya dengan bayangan besar di belakangnya.

Duarr!

Bahkan penonton tidak dapat bergerak dari tempatnya, dan tidak di izinkan untuk bicara meskipun satu kata. Para tetua batiniah, dalam dan luar di buat tercengang, bahkan tetua utama berada di belakang layar tidak bisa mengkonfirmasi kekuatan Qin Chen.

Qin Chen menyeringai ke langit, tangannya memberikan isyarat kepada mereka, kalau mereka itu lemah!

"Peringkat sembilan, delapan, empat dan tiga sudah kalah. Tersisa peringkat, tujuh, enam, lima, dua dan satu!" Qin Chen berkata dengan nada memprovokasikan.

Dia melangkah ke tengah-tengah panggung hidup dan mati, dengan angkuhnya berdiri di sana tanpa memandang ke atas karena dia adalah raja dan raja tidak pernah mendongak untuk melihat orang-orang.

"Tampaknya, monster kuno yang di bicarakan murid-murid tidak ada apanya. Ketakutan tidak berani melawan, hahahaha! Kalian memalukan, menghadapi Kaisar Dewa tidak ada yang mampu menggoresnya!" Qin Chen berkata sekali lagi dengan nada memprovokasikan.

Aura yang ia lepaskan mulai terasa begitu kuat, secara bertahap meningkat dari Kaisar Dewa Langit, Asura, Surgawi, Nirvana, dan Immortal! Mengejutkan semua orang, karena Qin Chen berada di puncak Kaisar Dewa, Immortal!

Peringkat pertama murid utama mengertak amarah yang tak terbendung, mengepalkan tangannya dengan erat auranya bocor menyebabkan keduanya bertabrakan satu sama lain.

Lalu kemudian—

Ranah Immortal God, Dewa Sejati muncul!

Semakin mereka melihat kekuatan Qin Chen, mereka merasakan kesenjangan di hati masing-masing. Ada kehampaan tak berujung menghadapi monster mengerikan begitu besar menyerupai naga hitam dengan mata emas berpupil emas.

Qin Chen menunjuk ke salah satu murid utama, dan kemudian sebuah laser merah berukuran 1 centimeter seperti pena menembus kepala peringkat ke tujuh.

"Keparat! Kau melanggar aturan!" Teriak peringkat pertama dengan keras di atas sana.

Huh!

Qin Chen meliriknya, "Apa kau tidak dengar apa yang di katakan pembawa pertandingan ini? Pertandingan sudah di mulai saat dia mengatakan sekarang! Aku atau semua murid di tempat ini mendengarnya, hanya kalian katak dalam sumur menggonggong seperti anj*ng bersikap bak Dewa. Nyatanya, kau begitu tuli sampai tidak mendengar perkataan pembawa pertandingan!"

Dia terdiam!

Semua murid baru menyadari akan hal tersebut, dan pembawa pertandingan hanya tersenyum tipis mendengar perkataan Qin Chen. Dia tidak berharap, kalau Qin Chen mengetahuinya.

Qin Chen dengan santainya menarik peringkat pertama dari tempat duduknya. Peringkat pertama di murid utama, An Xiao Na membalasnya dengan aura, tapi tidak bisa menyangkal tarikan Qin Chen.

Terseret ke depan, permukaan lantai hancur menahan tarikannya, Qin Chen menyeringai seperti iblis menariknya secara bertahap-tahap memberikan ketakutan.

"Mendekatlah, An Xiao Na!"

Semakin dia mendekat, semakin besar kerusakan mental yang dia dapatkan. Qin Chen menamakan ketakutan di dalam dirinya, bahkan murid-murid lain mulai berjatuhan satu-persatu.

Hanya satu orang yang pernah merasakan kematian, Bing Fe'er peringkat kelima pernah merasakan kematian dan sekarang tengah ketakutan setengah mati, dia meringkuk menutupi kedua telinganya.

Sepuluh meter, delapa meter, lima meter. Semakin dekat dan dekat, An Xiao Na semakin ketakutan menghadapi Qin Chen. Saat berada tepat di hadapannya, An Xiao Na mati karena ketakutan.

Darah dari matanya keluar seperti air terjun, tubuhnya mengering menjadi orang tua, dan mata putih polos terlihat tidak ada kehidupan. Qin Chen menyeringai, para tetua utama mengendor sudut tempat mereka duduk dengan marah.

...

*Bersambung ...

Terpopuler

Comments

Ziah Salsabilah

Ziah Salsabilah

info urutan kekuatannya dong😭 bingung baca nya gatau urutannya

2024-08-12

0

Alcatraz

Alcatraz

lanjut Thorrr

2023-02-06

1

☂️

☂️

lanjut torr bagus

2023-02-02

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 : Heaven Domain
2 Chapter 2 : Sekte Heaven And Earth
3 Chapter 3 : Akar Spiritual Azure Dragon
4 Chapter 4 : Tantangan Perbuatan Peringkat
5 Chapter 5 : Tang Yin Yi
6 Chapter 6 : Memulai Perebutan Peringkat
7 Chapter 7 : Perbuatan Peringkat (1)
8 Chapter 8 : Perebutan Peringkat (2)
9 Chapter 9 : Perebutan Peringkat (End)
10 Chapter 10 : Senjata Ilahi
11 Chapter 11 : Pertemuan
12 Chapter 12 : Paviliun Herbal
13 Chapter 13 : Tanah Rahasia
14 Chapter 14 : Murid Utama, Sekte Five Elements
15 Chapter 15 : Logam Mulia
16 Chapter 16 : Plat Venerable Saint
17 Chapter 17 : Meninggalkan Sekte
18 Chapter 18 : Perayaan Danau Kaca Kuno
19 Chapter 19 : Pelelangan Harta Surga
20 Chapter 20 : Pecahan Mata Iblis Kehancuran!
21 Chapter 21 : Instan Death, True Universe!
22 Chapter 22 : Mata Iblis Kehancuran (Level 2)
23 Chapter 23 : Heaven's Secret Land
24 Chapter 24 : Celestial Beihan!
25 Chapter 25 : Jalan Abadi 'Itu, Menentang Surga!
26 Chapter 26 : Menuju Kota Huo
27 Chapter 27 : Heavenly Time Lan
28 Chapter 28 : Time Realm
29 Chapter 29 : Seratus Alam Semesta!
30 Chapter 30 : Skema Surga, Dan Skenario?
31 Pengumuman!
32 Chapter 31 : Pertarungan Besar (1)
33 Chapter 32 : Pertarungan Besar (2)
34 Chapter 33 : Pertarungan Berakhir, dan Sonar
35 Chapter 34 : Reruntuhan Flame Emperor!
36 Chapter 35 : Menuju Dinasti Chu
37 Chapter 36 : Dinasti Chu
38 Chapter 37 : Pertemuan (1)
39 Chapter 38 : Pertemuan (2)
40 Chapter 39 : Pertemuan (3)
41 Chapter 40 : Pertemuan (4)
42 Chapter 41 :
43 Chapter 42 :
44 Chapter 43 :
45 Chapter 44 :
46 Chapter 45 :
47 Chapter 46 : Perbatasan Ancient Realm!
48 Chapter 47 : Penginapan Langit
49 Chapter 48 :
50 Chapter 49 :
51 Chapter 50 :
52 Chapter 51 :
53 Chapter 52 :
54 Chapter 53 : Mulainya, Bencana Kehancuran
55 Chapter 54 : Meruntuhkan Seribu Bintang
56 Chapter 46 :
57 Chapter 55 :
58 Chapter 56 :
59 Chapter 57 :
60 Chapter 58 :
61 Volume 2 (Bab.60) : Kebangkitan Demon King, Qin Chen!
62 Chapter 61 : Menghilangnya Dinasti Han!
63 Chapter 62 : Pencerahan 'Misterius'
64 Chapter 63 : Qin Chen, Mulai Bergerak
65 Chapter 64 : Karma, Itu Nyata!
66 Chapter 65 : Menara
67 Chapter 66 : Hewan Surgawi, Phoenix!
68 Chapter 67 : Menara Misterius Di Dalam Reruntuhan
69 Chapter 68 : Menyempurnakan Bloodline Phoenix!
70 Chapter 69 : Mountain Heaven's Ancestor
71 Chapter 70 : Kesialan Heaven's Ancestor
72 Chapter 71 : Memperbudak Yan Yuetian!
73 Chapter 72 : Membakar Kutukan
74 Chapter 73 : Organisasi Hitam
75 Chapter 74 : Musim Dingin
76 Chapter 75 : Zhuzi Country, Dan One Heaven's
77 Chapter 76 : Pencuri Di Tengah Malam
78 Chapter 77 : Menampar Kepala Keluarga Bangsawan
79 Chapter 78 : Yang Tidak Diketahui
80 Chapter 79 : Kedatangan Qin Chen Ke Dinasti Chu
81 Chapter 80 : Kedatangan Empat Dewa Luar
82 Chapter 81
83 Chapter 82 :
84 Chapter 83 : Menuju Perbatasan
85 Chapter 84 : Pagar Api Yang Agung
86 Chapter 85 : Keadaan Chu Qincheng
87 Chapter 86 : Satu Serangan Mengakhiri Segalanya!
88 Chapter 87 : Kematian Kaisar, dan Konsekuensi
89 Chapter 88 : Dunia Archevia
90 Chapter 89 : Guild Petualang
91 Chapter 90 : Akademi Crowmoon
92 Chapter 91 : Tatapan Yang Tidak Menyenangkan!
93 Chapter 92 : Ruangan Sihir
94 Chapter 93 : Sanctuary
95 Chapter 94 : Golden Sand Essence
96 Chapter 95 : Azure Dragon Scared Star
97 Chapter 96 : Menuju Bintang Suci
98 Chapter 97 : Kembalinya Divine Calamity!
99 Chapter 98 : Kolam Dengan Esensi Matahari
100 Chapter 99 : Sekte Eternal Heaven
101 Chapter 100 : Acara Kembalinya Pendiri Sekte
102 Chapter 101 : Generasi Muda Yang Sombong!
103 Chapter 102 : Pertemuan Enam Kekuatan Utama
104 Chapter 103 : Pertemuan Enam Kekuatan Utama
105 Chapter 104 : Fenomena Surga
106 Chapter 105 : Invasi Ras Demon!
107 Chapter 106 : Kedatangan Orang Suci!
108 Chapter 107 : Pasukan Surgawi, Orang Suci!
109 Chapter 108 : Rencana Yang Hancur, Dan Perburuan!
110 Chapter 109 : Qin Chen—
111 Chapter 110 : Melepaskan Batasan!
112 Chapter 111 : Kekacauan Terbesar!
113 Chapter 112 : Kota Terakhir
114 Chapter 113 : Pot Semesta
115 Chapter 114 : Tiga Ribu Dunia
116 Chapter 115 : Dimulainya Bencana Berdarah (1)
117 Chapter 116 : Bencana Berdarah (2)
118 Chapter 117 : Bencana Berdarah (3)
119 Chapter 118 : Bencana Berdarah (3)
120 Chapter 119 : Setengah Langkah True Ancient
121 Chapter 120 : Meninggalkan 3.000 Dunia
122 Chapter 121 : Perpisahan
123 Chapter 121 : Hutan Heavenly Devastion
124 Chapter 123 : Menuju Clan Demon-God
125 Chapter 124 : Pertemuan
126 Chapter 125 : Perampok Bintang, Dan Desolate Scenery
127 Chapter 126 : Menuju Tanah Rahasia
128 Chapter 127 : Seni Manipulation Solar
129 Chapter 128 : Harta Karun Dewa Matahari
130 Chapter 129 : Pemusnahan Massal
131 Chapter 130 : Pegunungan, Dan Harta Kedua
132 Chapter 131 : Void Mirror Legacy
133 Chapter 132 : Monumen Abadi
134 Chapter 133 : Kehilangan Akal Sehat!
135 Chapter 134 : Melanjutkan Perjalanan
136 Chapter 135 : Masalah Di Tengah Jalan
137 Chapter 136 : Jalur Percobaan Abadi
138 Chapter 137 : Akademi Pencerahan Dao?
139 Chapter 138 : Pemurnian Tubuh Tertinggi
140 Chapter 139 : True Primordial
141 Chapter 140 : Dao Pedang Abadi Tertinggi
142 Chapter 141 : Menuju Gua Pencerahan Dao
143 Chapter 142 : Jasa Nina Bobok
144 Chapter 143 : Qin Qui, Dan Menara Utama
145 Chapter 144 : Kekuatan Baru, True Dao!
146 Chapter 145 : Pencerahan Tak Terbatas
147 Chapter 146 : Bagaimana Bisa, 'Dia' Misterius!
148 Chapter 147 : Kembali Ke Tiga Ribu Dunia
149 Chapter 148 : Penghapusan Realitas!
150 Chapter 149 : Sepuluh Ribu Pulau Terapung!
151 Chapter 150 : True Avatar!
152 Chapter 151 : Zephyrthorn, Sang Penjaga Pohon Asal (1)
153 Chapter 152 : Zephyrthorn, Sang Penjaga Pohon Asal (2)
154 Chapter 153 : Esensi Kuno, Asal Muasal!
155 Chapter 154 : Kembali?
156 Chapter 155 : Mengangkat Kutukan
157 Chapter 156 : Cakrawala Kekosongan!
158 Chapter 157 : Reruntuhan Pentagon
159 Chapter 158 : Turnamen Akademi
160 Chapter 159 : Reaktor Nuklir
161 Chapter 160 : Ribuan Gerbang Muncul
162 Chapter 161 : Pertempuran (1)
163 Chapter 162 : Pertempuran (2)
164 Chapter 163 : Pertempuran (3)
165 Chapter 164 : Pertempuran (4)
166 Chapter 165 : Pertempuran (5)
167 Chapter 166 : Pertempuran (end)
168 Chapter 167 : Kembali Ke Clan Demon-God
169 Chapter 168 : Pulau Pasir Bintang
170 Chapter 169 : Pertarungan Singkat
171 Chapter 170 : Makam Para Dewa
172 Chapter 171 : Pertemuan Para Pemimpin
173 Chapter 172 : Pertemuan Para Pemimpin
174 Chapter 173 : Tulisan Misterius?
175 Chapter 174 : 3 Minggu Sebelum Perang
176 Chapter 175 : Menara Perang Suci
177 Chapter 176 : Perang Di Samudera (1)
178 Chapter 177 : Kemunculan Jenderal Langit! (2)
179 Chapter 178 : Istana Laut Perak! (3)
180 Chapter 179 : Penjaga Lautan Dalam, The Leviathan! (4)
181 Chapter 180 : Bentrokan Dahsyat! (5)
182 Chapter 181 : Lubang Hitam Yang Menghancurkan! (6)
183 Chapter 182 : Pengorbanan! (7)
Episodes

Updated 183 Episodes

1
Chapter 1 : Heaven Domain
2
Chapter 2 : Sekte Heaven And Earth
3
Chapter 3 : Akar Spiritual Azure Dragon
4
Chapter 4 : Tantangan Perbuatan Peringkat
5
Chapter 5 : Tang Yin Yi
6
Chapter 6 : Memulai Perebutan Peringkat
7
Chapter 7 : Perbuatan Peringkat (1)
8
Chapter 8 : Perebutan Peringkat (2)
9
Chapter 9 : Perebutan Peringkat (End)
10
Chapter 10 : Senjata Ilahi
11
Chapter 11 : Pertemuan
12
Chapter 12 : Paviliun Herbal
13
Chapter 13 : Tanah Rahasia
14
Chapter 14 : Murid Utama, Sekte Five Elements
15
Chapter 15 : Logam Mulia
16
Chapter 16 : Plat Venerable Saint
17
Chapter 17 : Meninggalkan Sekte
18
Chapter 18 : Perayaan Danau Kaca Kuno
19
Chapter 19 : Pelelangan Harta Surga
20
Chapter 20 : Pecahan Mata Iblis Kehancuran!
21
Chapter 21 : Instan Death, True Universe!
22
Chapter 22 : Mata Iblis Kehancuran (Level 2)
23
Chapter 23 : Heaven's Secret Land
24
Chapter 24 : Celestial Beihan!
25
Chapter 25 : Jalan Abadi 'Itu, Menentang Surga!
26
Chapter 26 : Menuju Kota Huo
27
Chapter 27 : Heavenly Time Lan
28
Chapter 28 : Time Realm
29
Chapter 29 : Seratus Alam Semesta!
30
Chapter 30 : Skema Surga, Dan Skenario?
31
Pengumuman!
32
Chapter 31 : Pertarungan Besar (1)
33
Chapter 32 : Pertarungan Besar (2)
34
Chapter 33 : Pertarungan Berakhir, dan Sonar
35
Chapter 34 : Reruntuhan Flame Emperor!
36
Chapter 35 : Menuju Dinasti Chu
37
Chapter 36 : Dinasti Chu
38
Chapter 37 : Pertemuan (1)
39
Chapter 38 : Pertemuan (2)
40
Chapter 39 : Pertemuan (3)
41
Chapter 40 : Pertemuan (4)
42
Chapter 41 :
43
Chapter 42 :
44
Chapter 43 :
45
Chapter 44 :
46
Chapter 45 :
47
Chapter 46 : Perbatasan Ancient Realm!
48
Chapter 47 : Penginapan Langit
49
Chapter 48 :
50
Chapter 49 :
51
Chapter 50 :
52
Chapter 51 :
53
Chapter 52 :
54
Chapter 53 : Mulainya, Bencana Kehancuran
55
Chapter 54 : Meruntuhkan Seribu Bintang
56
Chapter 46 :
57
Chapter 55 :
58
Chapter 56 :
59
Chapter 57 :
60
Chapter 58 :
61
Volume 2 (Bab.60) : Kebangkitan Demon King, Qin Chen!
62
Chapter 61 : Menghilangnya Dinasti Han!
63
Chapter 62 : Pencerahan 'Misterius'
64
Chapter 63 : Qin Chen, Mulai Bergerak
65
Chapter 64 : Karma, Itu Nyata!
66
Chapter 65 : Menara
67
Chapter 66 : Hewan Surgawi, Phoenix!
68
Chapter 67 : Menara Misterius Di Dalam Reruntuhan
69
Chapter 68 : Menyempurnakan Bloodline Phoenix!
70
Chapter 69 : Mountain Heaven's Ancestor
71
Chapter 70 : Kesialan Heaven's Ancestor
72
Chapter 71 : Memperbudak Yan Yuetian!
73
Chapter 72 : Membakar Kutukan
74
Chapter 73 : Organisasi Hitam
75
Chapter 74 : Musim Dingin
76
Chapter 75 : Zhuzi Country, Dan One Heaven's
77
Chapter 76 : Pencuri Di Tengah Malam
78
Chapter 77 : Menampar Kepala Keluarga Bangsawan
79
Chapter 78 : Yang Tidak Diketahui
80
Chapter 79 : Kedatangan Qin Chen Ke Dinasti Chu
81
Chapter 80 : Kedatangan Empat Dewa Luar
82
Chapter 81
83
Chapter 82 :
84
Chapter 83 : Menuju Perbatasan
85
Chapter 84 : Pagar Api Yang Agung
86
Chapter 85 : Keadaan Chu Qincheng
87
Chapter 86 : Satu Serangan Mengakhiri Segalanya!
88
Chapter 87 : Kematian Kaisar, dan Konsekuensi
89
Chapter 88 : Dunia Archevia
90
Chapter 89 : Guild Petualang
91
Chapter 90 : Akademi Crowmoon
92
Chapter 91 : Tatapan Yang Tidak Menyenangkan!
93
Chapter 92 : Ruangan Sihir
94
Chapter 93 : Sanctuary
95
Chapter 94 : Golden Sand Essence
96
Chapter 95 : Azure Dragon Scared Star
97
Chapter 96 : Menuju Bintang Suci
98
Chapter 97 : Kembalinya Divine Calamity!
99
Chapter 98 : Kolam Dengan Esensi Matahari
100
Chapter 99 : Sekte Eternal Heaven
101
Chapter 100 : Acara Kembalinya Pendiri Sekte
102
Chapter 101 : Generasi Muda Yang Sombong!
103
Chapter 102 : Pertemuan Enam Kekuatan Utama
104
Chapter 103 : Pertemuan Enam Kekuatan Utama
105
Chapter 104 : Fenomena Surga
106
Chapter 105 : Invasi Ras Demon!
107
Chapter 106 : Kedatangan Orang Suci!
108
Chapter 107 : Pasukan Surgawi, Orang Suci!
109
Chapter 108 : Rencana Yang Hancur, Dan Perburuan!
110
Chapter 109 : Qin Chen—
111
Chapter 110 : Melepaskan Batasan!
112
Chapter 111 : Kekacauan Terbesar!
113
Chapter 112 : Kota Terakhir
114
Chapter 113 : Pot Semesta
115
Chapter 114 : Tiga Ribu Dunia
116
Chapter 115 : Dimulainya Bencana Berdarah (1)
117
Chapter 116 : Bencana Berdarah (2)
118
Chapter 117 : Bencana Berdarah (3)
119
Chapter 118 : Bencana Berdarah (3)
120
Chapter 119 : Setengah Langkah True Ancient
121
Chapter 120 : Meninggalkan 3.000 Dunia
122
Chapter 121 : Perpisahan
123
Chapter 121 : Hutan Heavenly Devastion
124
Chapter 123 : Menuju Clan Demon-God
125
Chapter 124 : Pertemuan
126
Chapter 125 : Perampok Bintang, Dan Desolate Scenery
127
Chapter 126 : Menuju Tanah Rahasia
128
Chapter 127 : Seni Manipulation Solar
129
Chapter 128 : Harta Karun Dewa Matahari
130
Chapter 129 : Pemusnahan Massal
131
Chapter 130 : Pegunungan, Dan Harta Kedua
132
Chapter 131 : Void Mirror Legacy
133
Chapter 132 : Monumen Abadi
134
Chapter 133 : Kehilangan Akal Sehat!
135
Chapter 134 : Melanjutkan Perjalanan
136
Chapter 135 : Masalah Di Tengah Jalan
137
Chapter 136 : Jalur Percobaan Abadi
138
Chapter 137 : Akademi Pencerahan Dao?
139
Chapter 138 : Pemurnian Tubuh Tertinggi
140
Chapter 139 : True Primordial
141
Chapter 140 : Dao Pedang Abadi Tertinggi
142
Chapter 141 : Menuju Gua Pencerahan Dao
143
Chapter 142 : Jasa Nina Bobok
144
Chapter 143 : Qin Qui, Dan Menara Utama
145
Chapter 144 : Kekuatan Baru, True Dao!
146
Chapter 145 : Pencerahan Tak Terbatas
147
Chapter 146 : Bagaimana Bisa, 'Dia' Misterius!
148
Chapter 147 : Kembali Ke Tiga Ribu Dunia
149
Chapter 148 : Penghapusan Realitas!
150
Chapter 149 : Sepuluh Ribu Pulau Terapung!
151
Chapter 150 : True Avatar!
152
Chapter 151 : Zephyrthorn, Sang Penjaga Pohon Asal (1)
153
Chapter 152 : Zephyrthorn, Sang Penjaga Pohon Asal (2)
154
Chapter 153 : Esensi Kuno, Asal Muasal!
155
Chapter 154 : Kembali?
156
Chapter 155 : Mengangkat Kutukan
157
Chapter 156 : Cakrawala Kekosongan!
158
Chapter 157 : Reruntuhan Pentagon
159
Chapter 158 : Turnamen Akademi
160
Chapter 159 : Reaktor Nuklir
161
Chapter 160 : Ribuan Gerbang Muncul
162
Chapter 161 : Pertempuran (1)
163
Chapter 162 : Pertempuran (2)
164
Chapter 163 : Pertempuran (3)
165
Chapter 164 : Pertempuran (4)
166
Chapter 165 : Pertempuran (5)
167
Chapter 166 : Pertempuran (end)
168
Chapter 167 : Kembali Ke Clan Demon-God
169
Chapter 168 : Pulau Pasir Bintang
170
Chapter 169 : Pertarungan Singkat
171
Chapter 170 : Makam Para Dewa
172
Chapter 171 : Pertemuan Para Pemimpin
173
Chapter 172 : Pertemuan Para Pemimpin
174
Chapter 173 : Tulisan Misterius?
175
Chapter 174 : 3 Minggu Sebelum Perang
176
Chapter 175 : Menara Perang Suci
177
Chapter 176 : Perang Di Samudera (1)
178
Chapter 177 : Kemunculan Jenderal Langit! (2)
179
Chapter 178 : Istana Laut Perak! (3)
180
Chapter 179 : Penjaga Lautan Dalam, The Leviathan! (4)
181
Chapter 180 : Bentrokan Dahsyat! (5)
182
Chapter 181 : Lubang Hitam Yang Menghancurkan! (6)
183
Chapter 182 : Pengorbanan! (7)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!