Siang hari setelah mengumpulkan siapa-siapa saja yang akan ikut dengannya ke Kota Teratai Emas untuk membebaskan para budak di kota itu, Zhou Tian memimpin kelompok kecilnya menuju Kota Teratai Emas.
Sebelum pergi, Zhou Tian menyerahkan keamanan tempat tinggalnya pada Zhou Yu dan Zhu Ting. Meski keduanya sama-sama telah menerobos ranah Alam Raja tingkat Sempurna, Zhou Tian sengaja tidak membawa mereka karena dia membutuhkan sosok yang bisa melindungi tempat tinggalnya, selama dia pergi ke Kota Teratai Emas.
Pada akhirnya hanya ada sepuluh orang yang ikut dengan Zhou Tian pergi ke Kota Teratai Emas, dengan dua diantara mereka telah mencapai ranah Alam Kaisar, tiga orang hampir menerobos ranah Alam Kaisar, dan sisanya baru saja menerobos ranah Alam Raja tingkat Sempurna.
Perjalanannya kali ini Zhou Tian tidak menargetkan membebaskan seluruh iblis yang menjadi budak di Kota Teratai Emas, dia hanya ingin membebaskan iblis yang menjadi budak para manusia di pinggiran kota. Dia baru akan membebaskan seluruh iblis yang menjadi budak di Kota Teratai Emas begitu berhasil menerobos ranah Mortal.
Bergerak dengan kecepatan sedang, sore menjelang malam kelompok Zhou Tian telah sampai di Kota Teratai Emas, tapi mereka tak memasuki Kota melalui gerbang depan ataupun gerbang belakang.
“Saat tengah malam kita akan menyusup masuk ke kota dengan melompati tembok!” ucap Zhou Tian pada yang lainnya.
“Tengah malam masih lama, bagaimana kalau kita sekarang melihat-lihat apa saja yang ada di sekitaran kota ini?” ujar Zhu Yin penasaran karena ini kali pertama dia berada di kota lain, selain Kota Teratai Emas.
Mendengar itu, semua orang setuju untuk melihat apa saja yang ada di sekitaran Kota Teratai Emas, termasuk Zhou Tian yang juga sama pemasarannya dengan mereka.
“Swush... Swush... Swush...”
Masih di bawah kepemimpinan Zhou Tian, mereka bergerak cepat melihat-lihat apa saja yang ada di sekitaran Kota Teratai Emas. Terus bergerak, akhirnya mereka sampai di tempat yang mana dari tempat itu terdengar suara ramai orang.
Bukan suara orang yang sedang ramai bercanda dengan diselingi tawa, tapi yang mereka dengar adalah ramai suara jeritan dan permintaan tolong. Penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi, mereka segera bergerak ke sumber suara.
Saat sampai di tempat tersembunyi yang dapat membuat mereka dapat melihat kearah sumber suara, tak satupun dari Zhou Tian maupun orang-orang yang bersamanya tidak marah saat melihat kejadian, yang terjadi di depan mata kepala mereka.
Di depan mata kepala mereka, mereka melihat ratusan orang yang berasal dari ras iblis sedang berbaris menuju tungku raksasa, dan dengan mata kepala mereka sendiri, mereka melihat prajurit manusia mendorong hidup-hidup seseorang dari ras iblis ke dalam tungku yang di dalamnya terisi air mendidih, dan kobaran api terus menerus membakar bagian bawah tungku.
Seketika amarah Zhou Tian dan yang lainnya tak lagi bisa dibendung, setelah melihat apa yang sedang terjadi.
Apa yang dilakukan para prajurit manusia sangatlah kejam dan tak ada maaf untuk orang-orang seperti mereka. Dengan aura yang sangat mengerikan, Zhou Tian menatap puluhan prajurit manusia yang kekuatannya berada di ranah Alam Raja tingkat Awal, tatapannya begitu tajam, dan setelah menarik napas panjang sosoknya tiba-tiba menghilang dari tempatnya.
Gerakan Zhou Tian sangat cepat, dan hanya dalam satu kali kedipan mata dia telah berada di dekat prajurit yang baru saja mendorong seseorang dari ras iblis masuk ke dalam tungku.
“Kau harus mati!” ucapnya dingin, lalu cukup dengan satu pukulan biasa dia mengirim prajurit itu masuk ke dalam tungku yang seketika melelehkan tubuhnya.
Tidak berhenti sampai di situ, dengan kecepatannya dia menyerang prajurit lainnya yang masih terkejut dengan kemunculannya yang begitu tiba-tiba.
Para prajurit tidak tahu dari mana asal Zhou Tian, mereka hanya tahh kalau keberadaan Zhou Tian adalah ancaman untuk mereka, dan sesegera mungkin harus dimusnahkan.
Akan tetapi, dengan perbedaan kekuatan yang sangat mencolok, mereka para prajurit bukanlah lawan sepadan untuk Zhou Tian, dan pada akhirnya satu persatu dari mereka harus menderita kematian tragis.
“Boom... Boom... Boom...”
Menggunakan tekni Tinju Penghancur Gunung, dia merubah seluruh prajurit manusia menjadi kabut darah, dan tak ada satupun dari mereka sempat memberi perlawanan padanya.
Di saat dia berhadapan dengan banyak prajurit manusia, di sisi lain di bawah instruksi Zhu Ying, anggota kelompok Zhou Tian mulai membebaskan orang-orang yang berasal dari ras iblis dari rantai yang mengikat tangan, kaki, serta leher mereka.
Dalam waktu yang begitu singkat seluruh iblis di tempat itu berhasil dibebaskan, dan bersamaan dengan itu puluhan prajurit manusia telah dirubah menjadi kabut darah oleh Zhou Tian yang sedikitpun tak memberi ampun pada mereka.
Kalian semua memang pantas mati!” teriak Zhou Tian lalu dia melenyapkan sosok prajurit terakhir yang terlihat oleh kedua matanya.
Seluruh prajurit di tempat itu akhirnya mati, dan ratusan iblis berhasil di selamatkan.
“Kakak Lin dan kalian semua, antarkan saudara serta saudari kita yang selamat ke tempat tinggal baru kita! Aku masih ada sedikit urusan di Kota Teratai Emas,” ucap Zhou Tian.
Zhou Lin menganggukkan kepalanya mengerti dengan apa yang menjadi keinginan Zhou Tian, tapi dia tidak ingin membiarkannya sendirian di Kota Teratai Emas.
“Adik, aku tidak akan kembali bersama mereka, aku akan tetap berada di tempat ini menemani kamu!” ucap tegas Zhu Ying dan tak satupun yang dapat mempengaruhi keputusannya.
Zhou Tian tidak keberatan dengan itu, dan akhirnya diputuskan kalau hanya dia serta Zhu Ying yang akan tinggal, sedangkan yang lainnya melakukan pengawalan para budak yang berhasil dibebaskan.
...----------------...
Tepat di tengah malam, Zhou Tian dan Zhu Ying dengan mudahnya berhasil menerobos masuk ke dalam Kota Teratai Emas. Keduanya melompati dinding samping, yang kebetulan malam ini sangatlah minim penjagaan.
Berada di dalam kota, mereka dapat melihat suasana malam Kota Teratai Emas yang keadaannya tak jauh berbeda dengan suasana malam yang pernah mereka lihat di Kota Teratai Langit. Kalaupun ada perbedaan, itu hanya terlihat pada banyaknya jumlah orang berlalu lalang saat malam hari.
Keduanya terus berjalan menyusuri jalanan Kota, dan karena gelapnya malam tak ada satupun orang yang sadar jika diantara mereka terdapat ada dua sosok iblis yang sedang melakukan penyamaran.
Mereka dengan serius melihat sekeliling, melihat-lihat keadaan para budak di Kota Teratai Emas yang berasal dari ras iblis.
Namun, di tengah-tengah melihat keadaan budak di Kota Teratai Emas, keduanya mendengar pembicaraan orang-orang di sekitar mereka tentang penyerangan prajurit yang sedang melakukan persembahan.
Mendengar kabar itu Zhou Tian maupun Zhu Ying terlihat acuh, tapi mereka penasaran pengorbanan yang dilakukan bertujuan untuk apa, dan kenapa harus mengorbankan banyak nyawa orang-orang dari ras iblis?
Dalam waktu yang tidak begitu lama, setelah mendapatkan berbagai macam informasi, akhirnya mereka tahu tujuan pengorbanan yang dilakukan dengan mengorbankan kehidupan orang-orang dari ras iblis.
Semua itu dilakukan setiap satu tahun sekali, dan pengorbanan itu dilakukan untuk membantu penguasa Kota Teratai Emas meningkatkan kekuatan binatang spiritual miliknya, yang saat ini telah berada di tingkat 90, masih jauh lemah dibandingkan dengan rubah putih milik Zhou Tian yang saat ini membantu menjaga rumah tuannya.
“Bisa-bisanya mereka melakukan itu pada orang-orang yang berasal dari ras iblis?” Marah, satu kata untuk mendeskripsikan suasana hati Zhou Tian, dan juga Zhu Ying.
Meski marah, mereka tidak berani bertindak gegabah karena setelah berkeliling mereka tahu seberapa kuat petahana Kota Teratai Emas, yang berkali-kali lebih kuat dibandingkan pertahanan Kota Teratai Langit.
Jika si Kota Teratai Langit tidak ditemui keberadaan kultivator manusia yang kekuatannya mencari ranah Alam Raja, di Kota Teratai Emas orang-orang dari ras manusia yang kekuatannya betada di ranah Alam Raja hanya dijadikan prajurit pelindung kota. Sedangkan untuk kekuatan pemimpin prajurit, kekuatan mereka telah mencapai ranah Alam Kaisar mulai dari tingkat Awal sampai tingkat Menengah.
"Adik, dengan kekuatan kita saat ini, kita masih terlalu lemah jika ingin membebaskan seluruh budak di kota ini yang berasal dari ras iblis,” ucap Zhu Ying.
“Hah...”
Zhou Tian menghela napas panjang dan untuk saat ini dia hanya bisa menyetujui apa yang diucapkan Zhu Ying. Setidaknya dia harus lebih dulu berada di ranah Mortal, jika ingin membebaskan seluruh budak di Kota Teratai Emas yang berasal dari ras iblis.
‘Kali ini memang mustahil bagiku membebaskan seluruh budak yang berasal dari ras iblis, tapi saat nantinya aku kembali ke kota ini, aku pasti bisa melakukannya!’ ucapnya dalam hati.
Tak lagi ada yang ingin dia lakukan di Kota Teratai Emas, dan lagi dia juga tidak memiliki uang untuk membeli barang-barang yang dijual di pinggir jalan, pada akhirnya Zhou Tian memutuskan membawa Zhu Ying kembali ke hutan siluman.
Di sepanjang jalan yang dilewatinya, Zhou Tian berharap jumlah budak yang berhasil di selamatkan cukup untuk memenuhi persyaratan misi sistem, sehingga dia dapat segera menyelesaikan misi itu.
...----------------...
Bersambung.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 186 Episodes
Comments
Mamat Stone
Good Luck Thor
2024-08-18
0
Mamat Stone
semangat selalu Thor
2024-08-18
0
antoni
tahh=tahu
2023-06-25
0