"Tingkat 50 sampai tingkat 52, mereka siluman terkuat yang akan kita hadapi!”
Zhou Tian berbicara pada Zhu Ying saat dia melihat gerombolan siluman tingkat 50 sampai tingkat 52.
Ini adalah hari kedua mereka berada di hutan siluman, dan selama sehari semalam sebelumnya mereka telah membunuh lebih dari tujuh ratus siluman dibawah tingkat 50. Zhou Tian sendiri kekuatannya telah meningkat ke ranah Alam Langit tingkat Sempurna setelah semalam dia menelan dua Pil Roh Langit.
Zhu Ying sendiri berhasil menerobos ranah Alam Langit tingkat Awal setelah menelan pil Roh Langit pemberian Zhou Tian, dan saat ini dia masih memiliki dua pil itu yang tersimpan di kantong penyimpanan miliknya. Dengan berkurang lima pil, artinya pil Roh Langit milik Zhou Tian tinggal tersisa 95 butir.
“Kakak Ying, sisi kiri adalah milikmu, dan semua yang ada di sisi kanan adalah milikku!”
Zhou Tian melesat maju menyerang siluman di sisi kanan yang jumlahnya jauh lebih banyak daripada yang berada di sisi kiri.
“Meski jumlahnya lebih sedikit, mereka semua adalah siluman terkuat yang akan menjadi lawanku!”
Dengan semangat membara Zhu Ying melesat maju menyerang siluman di sisi kiri yang jumlahnya hanya seperempat jumlah siluman yang menjadi lawan Zhou Tian. Kecepatan Zhu Ying dengan teknik langkah bayangan yang sudah mencapai tingkat kedua hampir menyamai kecepatan puncak langkah cahaya tingkat pertama yang dikuasai Zhou Tian.
Dalam sekejap mata belasan siluman mati di tangan keduanya, tapi jumlah yang mati di tangan Zhou Tian hampir dua kali lebih banyak dibandingkan yang mati di tangan Zhu Ying.
“Tinju Membelah Laut!” Zhou Tian menggunakan tingkat kedua teknik Tinju Penghancur Langit, yaitu Tinju Membelah Laut, dan hasil dari teknik Tinju Membelah Laut jauh lebih dahsyat daripada teknik Tinju Penghancur Gunung.
Setiap kali Zhou Tian menggunakan teknik Tinju Membelah Laut, dua sampai tiga siluman selalu menjadi korban kekuatan teknik tinjunya, dan mereka senantiasa mati dengan tubuh terbelah menjadi dua bagian.
Semakin tinggi tingkat teknik yang dikuasainya, semakin besar daya rusak yang ditimbulkannya pada musuh. Begitu menggunakan teknik Tinju Membelah Laut, kecepatan Zhou Tian membunuh musuh meningkat dua kali lebih cepat dari sebelumnya.
“Sama seperti teknik langkah bayangan milikku, teknik tinju adik Tian sepertinya telah meningkat dan sekarang teknik itu jauh lebih kuat dan mengerikan,” ucap lirih Zhu Ying melirik apa yang sedang dilakukan Zhou Tian sembari dia melawan musuh yang hanya tersisa kurang dari lima sosok siluman.
“Pedang langit malam!” Zhu Ying menggabungkan elemen kegelapan miliknya dengan pedang kayu di tangannya, dan hasil penggabungan itu membuat pedangnya yang semula tumpul kini memiliki ketajaman, bahkan jauh lebih tajam dibandingkan senjata tingkat menengah.
"Slash... Slash... Slash...”
Siluman yang tersisa dengan mudah dipotong-potong menjadi potongan kecil oleh Zhu Ying sebelum sosok mereka berubah menjadi butiran cahaya, dan hanya menyisakan kristal inti kehidupan yang dimiliki semua siluman.
Semua siluman yang menjadi lawan Zhu Ying telah mati, begitu juga dengan siluman yang menjadi lawan Zhou Tian.
“Aku rasa kita sudah cukup mengumpulkan kristal inti kehidupan siluman,” ucap Zhou Tian.
Baru juga menyelesaikan ucapannya, Zhou Tian merasa tanah yang diinjaknya bergetar, begitu juga dengan Zhu Ying. Keduanya segera waspada dan insting mereka mengatakan kalau ada bahaya yang mendekat.
“Roooaaaarrr...”
Siluman Gorila Bulu Hitam setinggi lima belas meter muncul dan langsung berlari ke arah Zhou Tian dan Zhu Ying. Dari ukuran dan aura yang terpancar dari tubuhnya, siluman Gorila Bulu Hitam setidaknya memiliki kekuatan di tingkat 70, yang mana kekuatan itu setara dengan kultivator ranah Alam Kaisar.
“Tingkat 70! Gawat, kita harus segera pergi dari tempat ini!” Jika itu hanya siluman di bawah tingkat 70, dengan bekerjasama dengan Zhu Ying, Zhou Tian memiliki keyakinan dapat memenangkan pertarungan.
Akan tetapi itu adalah siluman tingkat 70. Sekalipun bekerjasama dengan Zhu Ying, Zhou Tian hanya memiliki sedikit keyakinan dapat mengalahkannya, tapi untuk melarikan diri juga sulit dilakukan karena siluman Gorila Bulu Hitam sangatlah cepat, lebih cepat dibandingkan kecepatan teknik langkah cahaya tingkat pertama milik Zhou Tian.
“Roooaaaarrr...”
Siluman Gorila Bulu Hitam semakin mendekat meski Zhou Tian dan Zhu Ying bergerak secepat yang bisa mereka lakukan. Jelas terlihat siluman itu tidak ingin melepaskan Zhou Tian maupun Zhu Ying.
“Tak ada pilihan lain, kita harus melawan daripada mati konyol tanpa sempat melakukan perlawanan! Meski kemungkinan menang sangat kecil, setidaknya kita masih ada harapan menang jika melawan!” ucap Zhou Tian pada Zhu Ying sambil mengeluarkan pedang Naga Kegelapan.
“Roooaaaarrr... Booomm...”
Serangan Gorila Bulu Hitam yang datang secara tiba-tiba berhasil di tahan Zhou Tian dengan pedang Naga Kegelapan meski dia harus terpental mundur puluhan langkah, dan merasakan nyeri di kedua tangannya yang digunakan memegang pedang Naga Kegelapan.
“Sangat kuat,” gumam Zhou Tian tapi dia tak menyerah dan kali ini gilirannya maju menyerang.
“Swush... Slash... Slash...”
Zhou Tian menyerang siluman Gorila Bulu Hitam dari arah depan, sedangkan Zhu Ying dengan sangat berhati-hati menyerang sisi belakang siluman Gorila Bulu Hitam.
“Siluman dengan kekuatan setara kultivator ranah Alam Kaisar memang sangat kuat. Meski berkali-kali seranganku mengenainya, dia hanya sedikit mengalami luka, dan keadaannya jauh lebih baik dibandingkan keadaanku,” ucap Zhou Tian yang sudah mulai kelelahan, sama halnya dengan Zhu Ying.
“Adik, kalau seperti ini terus kita tidak akan menang, yang ada kita akan kalah karena kelelahan,” ucap Zhu Ying yang telah mengerahkan semua yang dimilikinya, tapi dia hanya bisa membuat luka gores di tubuh siluman Gorila Bulu Hitam.
“Booomm... Booomm...”
Keduanya sama-sama terkena pukulan siluman Gorila Bulu Hitam. Zhu Ying terpental jauh dan memuntahkan darah segar dari mulutnya. Wajahnya pucat, dan dia tak lagi sanggup berdiri tegak.
Hal yang sama juga di alami Zhou Tian, tapi dengan kekuatan fisiknya keadaannya sedikit lebih baik dari Zhu Ying.
Bangkit berdiri dengan lutut gemetaran, Zhou Tian menyimpan pedang Naga Kegelapan, lalu dia mengeluarkan seruling Dewa Kematian.
Suara seruling dari teknik Seruling Kematian kematian segera terdengar, tapi karena ranah kultivasi Zhou Tian yang masih terlalu rendah, efek teknik Seruling Kematian tak begitu besar pada sosok siluman Gorila Bulu Hitam.
Gerakan siluman Gorila Bulu Hitam terlihat melambat, tapi Zhou Tian merasa ini adalah kesempatan terbaiknya untuk menyerang dengan mengerahkan seluruh kekuatannya.
“Jari Petir Surgawi!” teriak Zhou Tian, dan kilatan petir dia tembakkan dari ujung jari telunjuknya tepat mengarahkan pada mata siluman Gorila Bulu Hitam. Tak hanya sekali, tapi dia melakukannya berkali-kali yang membuat siluman itu kehilangan seluruh penglihatannya.
"Booomm... Booomm...”
Tak dapat melihat bersama dengan berakhirnya efek teknik Seruling Kematian, siluman Gorila Bulu Hitam marah dan menyerang ke sembarangan arah.
Melihat siluman Gorila Bulu Hitam kehilangan kendali begitu tak lagi memiliki penglihatan, bukannya lari Zhou Tian justru bergerak maju.
“Tinju Membelah Lautan!” Zhou Tian kelompat tinggi dan dengan bebas dia mengarahkan tinjunya tepat ke arah wajah siluman Gorila Bulu Hitam.
“Booomm... Booomm... Booomm...”
Tak hanya sekali, tapi dia berkali-kali mengarahkan tinjunya ke wajah siluman Gorila Bulu Hitam, membuat siluman itu meraung kesakitan sebelum akhirnya dia tumbang dan berubah menjadi butiran cahaya.
“Sepertinya aku masih cukup banyak memiliki keberuntungan,” ucap Zhou Tian sembari dia berjalan perlahan menghampiri Zhu Ying yang sedang berusaha memulihkan luka-luka di tubuhnya setelah melihat bagaimana hasil pertarungan Zhou Tian dan siluman Gorila Bulu Hitam.
Sebenarnya dia sangat mengkhawatirkan keadaan Zhou Tian setelah pertarungan berakhir, tapi keadaannya sendiri sangat mengkhawatirkan jadi dia memutuskan untuk segera memulihkan keadaannya.
“Sebaiknya aku tidak mengganggu Kakak Ying,” ucap Zhou Tian memilih mengawasi area sekitar sambil menunggu Zhu Ying yang memulihkan keadaan tubuhnya.
Dia tidak mengalami luka serius, selain rasa lelah. Namun, rasa lelah itu perlahan menghilang saat energi spiritual langit dan bumi dengan sendirinya terserap ke dalam tubuhnya.
Saat hari menjelang malam, Zhu Ying telah selesai memulihkan keadaannr meski belum sepenuhnya pulih. Namun dia menyudahi proses penyembuhannya karena terlalu mengkhawatirkan Zhou Tian.
“Adik, bagaimana keadaanmu? Apa kamu tidak mengalami luka serius?” tanya Zhu Ying sambil melihat tubuh Zhou Tian dari atas sampai bawah.
“Kakak Ying, aku baik-baik saja, bahkan karena pertempuran barusan aku berhasil menerobos ranah Alam Raja tingkat Awal,” ucap Zhou Tian yang baru saja berhasil menerobos ranah Alam Raja begitu poin pengalamannya cukup untuk melakukan terobosan.
Akan tetapi, desah napasnya terdengar saat dia melihat sebanyak apa poin pengalaman yang dibutuhkan untuk menerobos tingkat Menengah ranah Alam Raja.
Peningkatan kekuatan Zhou Tian adalah kabar baik untuk para iblis budak Klan Qin, dengan kekuatannya saat ini Patriark Qin Zhi sekalipun bukan lawan sepadan untuknya.
Zhu Ying sendiri sangat senang dengan peningkatan kekuatan Zhou Tian. Meski dirinya belum mendapatkan terobosan, setidaknya dia sudah merasakan tanda-tanda akan menerobos ke tingkat selanjutnya.
“Kakak Ying, sebaiknya kita segera kembali!” ucap Zhou Tian yang balas dengan anggukan kepala oleh Zhu Ying, lalu keduanya segera memulai perjalanan kembali ke Klan Qin.
...----------------...
Bersambung.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 186 Episodes
Comments
Azel
aga lawak sih si cewe ranahnya hampir sama mc yg dmna mc punya system
klo g ad system jls mc nya payah
2025-01-12
1
Mbah Haryo
yah cerita recehan bgini bisa sangat menghibur buat readers...
aplg buat readers yg malas berfikir & halu klas dewa sperti aku..
huehehhhhh...
okew lanjouts...
2024-10-14
0
Mamat Stone
lanjutkan
2024-08-18
0