Jembatan kesedihan...
Aminah berdiri di antara deras nya hujan yang turun membasahi jalanan kota.
Hujan turun tanpa henti dan bertambah lebat mengguyur kota di New Delhi.
Air mata Aminah berpadu satu dengan air hujan yang turun dari langit ketika mengenai wajah cantik nya yang putih mulus.
Tak terlihat jika Aminah tengah menangis sedih, terluka karena pengkhianatan cinta oleh tunangan nya di hari pertunangan mereka.
Aminah menengadahkan wajahnya ke atas, menatap lurus ke arah langit yang dipenuhi oleh air hujan yang turun deras.
Bunyi hujan yang terus menerus mengguyur tak ia rasakan lagi bahkan Aminah tidak memperdulikan jika dia akan terserang sakit akibat hujan.
Tubuh nya basah kuyup sedangkan gaun cantik nya telah berubah menjadi gaun basah tak berbentuk lagi.
SSSRRHHH... !
Hujan turun dengan deras nya hingga menggenangi jalan di sekitar jembatan.
Aminah berdiri sambil menatap dingin ke arah sungai yang mengalir di bawah jembatan, air hujan yang turun membentuk lingkaran-lingkaran kecil di atas permukaan air sungai.
Riak-riak kecil membekas ketika air hujan mengenai air di dalam sungai, seolah-olah meninggalkan tanda jika hujan itu hadir.
Aminah melangkah perlahan mendekat ke arah batas jembatan.
Tangan nya terangkat ke arah atas pegangan besi pada jembatan dengan menggenggam nya erat seraya dia berteriak sekencang-kencangnya.
"AAAAAKHHHH... !!!!"
Memanggil nama Shaheer Sheikh dengan penuh emosi.
"SHAHEER... !!!!!!"
Suara Aminah menggema keras tetapi tertutup oleh deras nya suara air hujan yang turun hingga keras nya suara Aminah berpadu menjadi satu dengan suara hujan.
Aminah berteriak sekali lagi, berusaha meluapkan emosi yang ada di dalam hati nya.
Berteriak sekencang-kencangnya tanpa memperdulikan lagi siapa diri nya kini.
"AAAAKHHHH... ! AAAAKHHH... ! AAAKHHH... !"
Teriak Aminah dengan penuh kekecewaan.
Tidak tahu harus berbuat apa sekarang dan hanya bisa berteriak keras, seakan-akan ingin mengeluarkan kesedihan yang dia rasakan di hati nya yang paling dal…
Pengkhianatan Cinta Aminah
Api cinta itu telah padam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 121 Episodes
Comments