Desi ding sekarang ini sangat khawatir dengan keadaan jek Li. pada saat yang sama juga, Desi ding tidak bisa untuk tidak mengeluh tentang dia dalam hatinya, niat baik dari desi Ding, untuk membiarkan dia datang membantu di rumah sakit menjadi pekerja sebagai perawat sementara, supaya bisa mendapat sedikit penghasilan juga, tapi malah dia membuat ulah, dia sangat kecewa. saat ini dalam hatinya ingin sekali mencabik- cabik tubuh jek Li supaya bisa untuk selalu tidak berulah, yang membuat dia tampak sangat kecewa dan sakit hati pada jek Li adalah karena dia berlagak seperti dokter dewa, apa dia tidak sadar dengan kemampuan sendiri sehingga berani melakukan kecerobohan seperti itu.
perlu di ketahui bahwa pasien yang dirawat di ruangan 308 itu adalah pasien yang paling terhormat, disegani, dan berkuasa di kota ini, jika terjadi sesuatu yang tidak di inginkan pada perawatan kesehatan pada tubuh pasien jangankan jek Li, dia sendiri juga belum tentu mampu untuk menanggung konsekuensi yang di dapat entah itu dari keluarga pasien maupun dari orang- orang yang menghormatinya.
"jek Li ini tidak tidak bisa keterampilan medis dengan sedikit kepercayaan yang di berikan malah akan mencelakai banyak orang, apa yang sebenarnya di pikirkan oleh manusia sampah itu sehingga mau melakukan hal seperti itu". walaupun waktu itu dia pernah melihat sekali mengobati kakek ding dirumahnya, tapi mungkin ini juga hanya suatu kebetulan belaka, Karena setelah mereka resmi menjadi suami istri, walaupun dia sangat cuek dan bersikap dingin terhadapnya selalu memperhatikan jek Li di rumah, setiap hari kerjanya hanya mencuci, memasak, pergi belanja bahan makanan, dan mengepel lantai, selain itu tidak ada hal lain yang dia kerjakan selain nonton tv dan tidur di kamarnya.
sepanjang jalan Desi ding dalam hatinya mengutuk keras jek li berkali- kali karna sikap kecerobohan itu. namun ketika dia mulai mendekati ruangan pasien 308, banyak sekali dokter ahli dan para perawat
yang baru keluar dari dalam kamar pasien.
dari pembicaraan mereka dapat dengan jelas mendengar apa yang terjadi barusan dalam ruangan.
"perawat itu masih muda sangat tampan, memiliki pribadi yang tenang dalam bertindak, jika aku punya cucu perempuan yang seumuran dengan dia mungkin tanpa rasa malu pun saya akan dengan senang hati menjodohkan mereka, dia itu sangat luar biasa, dia benar- benar berani bertindak menyelamatkan pasien itu, apa yang dia lakukan tadi itu sangat sulit dipercaya dan di nalar dengan akal sehat".
"siapa bilang tidak? dokter ahli dan dekan chi saja sampai bingung dengan penyakit pasien, sudah menggunakan peralatan yang begitu modern untuk memindai seluruh badan pasien tapi tidak menemukan gejala- gejala penyakit itu kan sesuatu yang sangat tidak masuk akal, perawat itu hanya melihat dan memegang pergelangan tangan untuk memeriksa denyut nadi sudah bisa menyimpulkan penyakit pasien yang di derita dengan darah beku di lambung itu sangat mengejutkan, di saat itu juga dia hanya menggunakan beberapa jarum untuk di tusukan ke tubuh pasien Sampai membuat para dokter berdebat karena tindakan itu, bagaimana pun juga menurut para dokter itu tindakan yang mustahil untuk mengeluarkan darah beku hanya dengan menggunakan jarum. akan tetapi pemuda itu dengan terampil hanya dengan menggunakan jarum perak dia bisa mengeluarkan darah beku pasien, sehingga membuat semua orang yang hadir dalam ruangan menjadi terpana terutama dekan chi dan direktur pengobatan tradisional dengan hasil yang di dapatkan, perawat itu bahkan berhasil mengeluarkan darah bekunya, itu sangat luar biasa.
"benar aku juga sampai sangar terpana dengan teknik yang di gunakan perawat itu, tekniknya tidak beraturan dan asal-asalan siapapun yang melihat teknik yang di gunakan akan langsung memarahinya tapi yah seperti yang kita saksikan bersama, hasilnya sangat luar biasa.
"kamu ini tidak tahu diri sudah menikah juga masih sempat memikirkan laki-laki lain, berikan kesempatan kepada kita ini yang masih jomblo dan perjaka Untuk mendapatkan cintanya, kita bersaing secara adil tidak boleh melakukan hal kotor, tapi perawat itu tadi sepertinya sangat tampan dan memiliki temperamen khusus yang sulit untuk di artikan.
ketika mendengar obrolan para gadis perawat itu, dia tambah marah dan sangat kesal bagaimana pun juga dia itu sudah menikah dengan secara sah, walaupun di depan umum mereka belum mengakuinya, ketika mereka jalan hanya seperti sopir dan bosnya, di rumah juga tidur di kamar masing- masing, tapi kenyataan mereka sudah menikah dan memiliki akta nikah itu tidak bisa terbantahkan.
baru pertama masuk kerja sebagai perawat sementara, dia melakukan pekerjaan dengan ceroboh, tapi masih juga sempat-sempatnya dia menarik perhatian para gadis sialan itu, dia ini sangat kelewatan apa aku harus berikan pekerjaan berlipat ganda lagi kalau saat pulang kerja nanti, tunggu saja aku akan menyiksanya.
Desi ding terus melangkahkan kaki untuk masuk ke dalam ruangan pasien, dia sudah memutuskan jika sampai dalam ruangan makan harus menegurnya. dia segera membuka pintu ruangan pasien, dalam ruangan dapat dilihat kalau tinggal sedikit orang yang ada, hanya tersisa bintang jing sebagai direktur departemen pengobatan Tiongkok sedang terlibat percakapan dan ketawa- ketawa dengan jek Li salam membahas tentang pengetahuan keterampilan medis tradisional, selain itu juga dapat terlihat dekan chi dengan hati- hati memeriksa ulang kondisi kesehatan pasien.
ketika melihat situasi ini dia sangat tegang dan segera melirik jek Li yang lagi asik berbincang dengan bintang jing, dan segera dia berjalan dengan sangat cepat menghampiri dekan chi.
"saya minta maaf dekan chi Karan jek Li saya yang membawanya untuk jadi pekerja perawat paruh waktu di rumah sakit ini, jika dia melakukan kesalahan dan tindakan ceroboh dari jek Li, saya yang membawanya siap bertanggung jawab atas perbuatannya.
meskipun Desi ding sedang marah dan kesal kepada jek li, tapi dia masih mau memutuskan untuk menangani terlebih dahulu masalah yang di buat oleh jek li, nanti sampai di rumah saja untuk mengajarinya, disini masih dalam ruangan pasien tidak baik untuk membuat keributan lebih baik sampai di rumah untuk mengajarinya. setelah beberapa saat mendengar suara itu, dekan chi segera membalikan badan dengan tersenyum yang membuat Desi ding tampak bingung dengan sikap dekan chi ini.
dokter Ding, kamu sudah datang! jangan terlalu tegang begitu santai saja, jek Li tidak melakukan kesalahan apa-apa. sebaliknya dia sudah memberikan kontribusi yang begitu besar. dia baru saja menstabilkan kondisi pasien untuk sementara waktu, aku tidak menyangka perawat yang kamu kenalkan kali ini benar- benar memiliki kemampuan yang begitu hebat, sehingga membuat semua dokter ahli yang datang terpana, ini sesuatu yang sangat luar biasa, kamu sangat hebat memilih perawat pekerja paruh waktu untuk masuk kerumah sakit ini.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 84 Episodes
Comments
mochamad ribut
lanjutkan
2023-01-30
1
mochamad ribut
lanjut
2023-01-30
0
JOE NATHAN ALFARYZy
💚💚💚💚💚💚💚
2023-01-08
1