Yuna langsung berkacak pinggang " ngak.....kalian kan punya kamar masing masing masa mau nginap di kamar gue " kata Yuna
" Yah pelit lho Yun , kita ngak bakal ganggu lho deh . Kita cuma numpang tidur biar aman cari kost lain juga bingung zaman gini " kata Gea.
" Iya Yun masa lho mau lihat kita celaka " kata Ayu memohon .
" Sudah kalian bubar gue mau mandi dan kerja " kata Yuna . Yang lalu masuk kamar dan kembali menutup pintu.
" Ya ampun tu anak ya ..." ya sudah bubar nanti sore aja kita berunding lagi kalo siang masih aman " kata Gea yang lalu kembali
ke kamarnya. Begitu juga yang lain. yang lalu kembali kekamarnya masing masing untuk beraktivitas.
**********
Sedangkan Alea sedang duduk santai di balkon rumahnya. Ketika suami nya bekerja tak ada kegiatan yang bisa dilakukan Alea. Karna kakinya juga baru sembuh .
" Kok sepi ya, aku jadi rindu ibu dan bapa " kata Alea lirih . Mengingat orang tuanya.
Juga mengingat teman teman nya dikantor .
" Aku ngak tahu jalan pulang, dan bagaimana aku bisa pulang. Dan apa suamiku mengizinkanku " kata Alea yang lalu menarik nafas dalam dan lalu masuk kembali kedalam rumah...
Rumah antar tetangga saling berjauhan karna halaman dan teras juga luas. Entah kapan suaminya itu Membangun rumah yang kini Alea tempati Yang membuat Alea bingung dan bertanya tanya.
" Apa bangsa hantu juga bekerja dan beraktivitas ya ?. Tapi memang yang kulihat mereka seperti manusia bukan seperti hantu " guman Alea. Lalu keluar ketika ada seorang bapa tukang sayur lewat. Yang membawa sayur buah dan daging.
" Sayur.......sayur........sayur......" teriaknya memanggil pelanggan.
Alea pun Lalu ikut keluar dan berkumpul bersama warga lain . Membeli sayuran dan juga buah untuk suaminya.
" Wah mba nya warga baru ya " kata seorang wanita cantik menegur Alea.
" Iya mba " kata Alea tersenyum. Membuat yang lain juga tersenyum tapi tak bicara atau pun bertanya
" Slamat datang dikota kami, apa kau istri mas Aldi " kata salah seorang yang lain
" I....Iya ...... " kata Alea yang rak pernah tahu siapa nama suaminya .
" Oh begitu slamat datang " kata wanita itu juga . Sedangkan yang lain diam.
" Mba nya jangan heran itu biasa mba, lalo ada pendatang baru. Nanti kalo sudah menetap juga akrab ." Kata penjual sayur itu yang berwajah rupawan dan juga ramah. Hampir rata rata mereka yang belanja berusia 20 - 35 tahun . Terlihat masih muda dan juga cantik. Bahkan kulit mereka bersih dan putih.
Selesai belanja Alea pun masuk rumah. Karna tak mungkin ia ber lama lama di luar karna masih terasa asing baginya. Tapi ia bersyukur karna bisa hidup tenang. Dari pada dihutan yang membuatnya terkurung.
di rumah pohon dengan perasaan takut.
Alea lalu memasak di dapur..Dapurnya begitu bersih dan juga rapi. Suaminya membuat rumah yang sangat bagus menurut Alea. Bahkan 5 x lebih bagus dari rumahnya di alam dunia.
************
Dikantor Yuna merapikan barang barangnya ketika hendak pulang. Karna hari ini .Ia akan mampir sebentar menengok ibu Alea . Karna ibu sahabatnya itu sakit dan meminta Yuna datang kerumah .
Yuna naik angkutan umum menuju rumah sahabatnya itu. Yuna yang tinggal di jakarta sejak dari SMA sudah biasa dengan kepadatan kota jakarta. Tidak seperti daerah asalnya . Yang jarang macet.
Hampir Satu jam ia menuju rumah Alea. Dan lalu sesampainya di teras ia mengetuk pintu....
" Assalamualaikum " ......kata Yuna memberi Salam...
" Walaikum salam kata suara bariton yang lalu membuka pintu.
" Yuna ..... masuk nak .Silahkan duduk ada apa ini tumben mampir " kata Bapa paru baya itu yang tak.lain adalah ayah dari Alea sahabatnya.
" Trimakasih pa, katanya ibu sakit ? " tanya Yuna yang lalu duduk di sofa "
" Iya nak, ibu masih kepikiran Alea, tapi bapa sudah bilang agar dia iklas menerima semuanya. Tapi dia slalu bilang Alea masih hidup dan menyuruh bapa mencarinya " kata ayah Alea.
" Bisa saya bertemu ibu pa " kata Yuna.
" Oh silahkan masuklah. Kalo perlu Yuna menginap lah disini biar ibu punya teman dan bisa ngobrol " kata ayah Alea pada Yuna.
" Insyaallah pa besok lusa saja ya pa, sekarang sepertinya ngak bisa " kata Yuna yang mengikuti ayah Alea menemui istrinya .
" Bu ini Yuna " kata pa Rusli pada istrinya
Ibu Alea pun menoleh ketika duduk di sisi ranjang . Dan beranjak mendekati yuna lalu memeluknya.
" Trimakasih sudah datang nak, ibu kangen Alea bila ingat kamu nak " kata bu Rusli
Alea pun lalu membawa Ibu Alea untuk duduk ." ibu harus sabar ya juga iklas .insyaallah semuanya baik baik saja " kata Alea seraya mengusap bahu bu Rusli
" Iya nak, tapi akhir akhir ini ibu bermimpi Alea nak. Dia seperti masih hidup " kata bu Rusli.
" Bu......... sudah. lupakan " kata ayah Alea yang masih berdiri melihat interaksi yuna dan istrinya.
" Tapi pa ibu.....masih sering bermimpi " kata bu Rusli. Seraya menoleh pada yuna
" Itu hanya mimpi. bu, nak Yuna maaf kalo ibu bicaranya sering ngelantur karna masih belum bisa melupakan Alea. " kata Ayah Alea.
" Ngak apa apa pa, saya bisa maklum " kata Yuna yang juga mengerti kesedihan ibu temannya itu. Yang kehilangan putri satu satunya.
Lalu keduanya pun ngobrol dari hati ke hati. karna Yuna ingin ibu temannya itu juga mengeluarkan semua beban hatinya. Agar bisa iklas menghadapi semua nya.
" Seandainya Alea masih hidup dan hanya di pertemukan dengan ibu datu kali saja apa ibu iklas melepaskannya bu " kata Yuna bertanya.
" Iya yang penting ibu bertemu satu kali saja Agar ibu yakin dia pergi dengan tenang " kata bu Rusli lirih.
" Baiklah nanti saya akan mencoba melihat lokasi tempat kejadian tapi janji ibu harus sehat ya., jangan banyak pikiran dan Yuna akan kasih kabar sepulang dari sana " kata Yuna..
" Iya nak ibu janji " Kata bu Rusli yang merasa yakin putrinya masih hidup Dan ingin bertemu walaupun cuma sekali. itu sudah cukup. Agar hatinya tenang. Melepaskan kepergian putri tunggalnya itu. yang dinyatakan meninggal. dan jasadnya tak pernah ditemukan.
Yuna pun mengengam tangan bu Rusli dan memeluknya cukup lama.
" Apa nak yuna ngak ingin menginap disini di kamar Alea " kata bu Rusli.
" Lusa saja ya bu , karna saja masih ada urusan " kata Yuna yang juga sekalian berpamitan. pada ibu sahabatnya itu.
***********
Yuna sampai di kost an ketika temannya sudah berkumpul diruang tengah.
" Tumben pada ngumpul nih " kata Yuna yang baru masuk
" Kami lagi nungguin kamu Yun " kata Gea.
" Hah....mau ngapain emang.?" tanya Yuna yang mengernyitkan alisnya bingung
" Pengen nginap di kamar lho " kata teman Yuna bersamaan .Membuat Yuna terkejut..
" Hah ....... yah gimana bisa orang begini banyak " kata Yuna protes.
" Kami bawa kasur lipat tuh " kata mereka yang sudah berjejer kasur tipis dan bantal.
Diatas sofa .Yang membuat Yuna melongo.
"Hadeh ......... " kata Yuna menepuk jidat . lalu membuka kunci kamar dengan diikuti teman temannya.
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 392 Episodes
Comments
🌲🌲🌲 🍎🍎🍎 🌲🌲🌲
OMG...pedagang n tukang bangunan aja rupawan...kerennn
2023-09-02
1
🌲🌲🌲 🍎🍎🍎 🌲🌲🌲
😂😂😂😂😂😂😂😂😂
2023-09-02
0
Ayuk Vila Desi
kasian lah mereka Yun ketakutan....kalau Alea memilih menetap di saranjana nanti dia akan sama seperti jin2 itu takkan mati sampai akhir dunia
2023-07-21
0