Alea bergegas kembali kedapur .Melanjutkan pekerjaanya. " Aneh juga tuh hantu belum juga nanya namanya sudah main hilang aja'" kata Alea ngedumel .
Karna kadang aneh juga kenapa ia bisa bertemu hantu. Padahal ia tak pernah menganggu.
" Tapi tuh hantu keren juga kaya orang Arab atau dia hantu keturunan arab kali ya " kata Alea.
" Em ......dehem seseorang "
Alea pun berbalik " Ya Allah suamiku bikin kaget saja " kata Alea.
" Kok bicara sendiri " kata Aldi menatap Alea.
" Tadi ada teman abi....abi ....atau abang kesini , dia nyari abang . Orang nya tinggi hidungnya mancung banyak bulu bulu ya dipipi . " kata Alea yang membuat Aldi tersenyum .
" Oh si Burhan pasti dia ingin menjahili mu. dia bertanya apa ? tanya Aldi .
" Ngak , cuma nanya abang " kata Alea tergagap .
" Abi aja panggil abi ..." kata Aldi mencium pipi istrinya itu. ..
" Iya bi, apa mau mandi dulu atau makan ?" tanya Alea
" Abi mandi dulu " kata Aldi lalu mengusap kepala Alea dan berlalu menuju kamarnya untuk membersihkan diri.
Alea tersenyum melihat suaminya itu. Walau kini ia belum bisa pulang kerumah paling tidak ia bisa hidup tenang. Dari pada ketakutan dihutan yang mengerikan baginya.
**********
Sedangkan Yuna duduk menemani Meri yang baru sadar . Yang merasa kepalanya pusing .Serasa ditusuk tusuk
" Kamu kenapa Mer , tadi kamu pingsan " tanya Alea pada Meri.
" Aku ngak tahu Yun , tapi aku merasa badan ku sakit semuanya serasa ditusuk tusuk orang " kata Meri.
" Baca ayat kursi bila kau mau tidur baca juga surat alfatihah an nas dan Al falaq biar kamu tenang . Apa pun yang terjadi di dunia ini minta perlindungan pada Allah. " kata Yuna yang mencoba menenangkan Meri .
Meri pun membaca nya pelan hinga rasa sakitnya sedikit berkurang . Slama ini ia sudah banyak melupakan sholat dan berzikir hingga sibuk mengurusi dunia Dan lupa Masih ada orang tua nya dan maha pencipta.
Setelah itu Meri terlihat tenang dan tertidur pulas . Yuna lalu berdoa untuk Meri dan membacakan ayat kursi . Lalu duduk menunggu keluargga Meri yang akan menunggui nya. Di rumah sakit .
Yuna makanan dengan tenang di sofa.
Ketika ada seseorang membuka pintu.
"Apa ini kamar Meri " tanya wanita paruh baya itu.
" Ya bu masuk saja " kata Yuna .
Lalu wanita itu masuk dan yuna menyalaminya. " Saya Yuna teman Meri bu " kata Yuna.
" Oh saya bulenya Meri , dari kampung adik ayahnya Meri. Ibu nya sudah lama meninggal . Ayahnya menikah lagi ..Tadi ayahnya menelpon bilang kalo Mer ada di rumah sakit . Makanya saya kesini " kata Wanita ini yang terlihat ramah.
" Ya bu, Meri tadi sempat pingsan " kata Yuna.
":Sakit apa ya nak padahal Meri itu jarang sakit .Ia jarang mau pulang karna ngak cocok sama ibu tirinya " kata ibu itu bercerita
" Ibu sudah makan ?" tanya yuna basa basi agar tidak terlalu banyak bercerita .
" Belum nak, tadi berangkat dari kampung langsung kesini " kata ibu itu.
" Ya sudah ini tadi saya bawa buat Meri tapi karna dia tidur ibu saja yang makan nanti saya belikan lagi bu ini ......" kata yuna yang menyodorkan nasi bungkus dan sebotol air meneral.
" Waduh merepotkan ya mba terimakasih. ini pas kebetulan lapar " kata ibu itu jujur.
Yuna yang mendengar pun tersenyum. Lalu meninggalkan kamar inap untuk sholat isya dan tak lupa ia membelikan roti manis dan air mineral lagi untuk bulenya Meri...
Lama ia kembali Meri sudah bangun. Yang lagi di suap bubur oleh sang bule nya.
" Yun, trimakasih sudah menjaga ku , oh ya ini bule Narti adik ayah " kata Meri.
" Ya aku sudah tahu " kata Yuna Yang lalu meletakan roti diatas meja
" Bule ini roti buat Bule dan Meri saya pulang dulu takut kemalaman " kata Yuna yang besok harus kerja
" Makasih ya nak, sudah nemani Meri " kata bule Narti.
" Iya Yun trimakasih hati hati dijalan " kata Meri pada Yuna
" Ya kamu juga jangan lupa sholat dan zikir " kata Yuna mengingatkan karna walau pun sudah zaman moderen masih banyak yang percaya ilmu klenik dan sihir . Yang membuat Yuna merasakan hawa tak enak. disekitar Meri.
" Iya jawab Meri.
Lalu Yuna pun keluar dan menutup pintu. Lalu berjalan melewati lorong rumah sakit yang terlihat sepi. Sesampainya di halaman parkir Yuna mencari taxi untuk pulang.
************
Di sebuah rumah Alea terbangun tengah malam. Sedangkan suami nya tertidur pulas. Ia lalu kekamar mandi untuk berwudhu . dan sholat.. Karna kemaren ia sudah membeli mukena buat sholat.
Lama Alea bersujud lalu berdoa intuk kedua orang tua " Ya Allah mudahan aku bisa dijemput pulang suatu hari nanti....karna rindu akan orang tuannya.
Setelah itu Alea pun berzikir sampai ketiduran di sajadahnya. Aldi yang terbangun langsung kaget ketika melihat tak ada Alea disebelahnya.
"Astaga mana dia ...." kata Aldi yang bangun dan keluar dari Kamar dan mencari Alea.
Deg........
" Astaga dia sholat sampai ketiduran " kata Aldi yang lalu pelan pelan melepas mukena Alea dan menggendongnya masuk kedalam kamar...
" Kasihan sekali kau istriku .dulu aku juga rindu orang tuaku tapi lama lama rasa itu hilang sendirinya " kata Aldi mengusap lembut rambut Alea.
Paginya Alea terbangun dan melihat suaminya sudah tidak ada ." apa aku bermimpi tapi ini tempat tidur yang sama " kata Alea yang bertemu ibu dan sahabatnya Yuna. Lalu beranjak dari tempat tidur.
" Pasti abi lagi ke masjid " kata Alea yang melihat baju koko sang suami tidak ada di gantungan. Lalu menuju untuk masak sarapan pagi.
Kehidupan dikota saranjana sama seperti kehidupan manusia umumnya hanya yang membedakan mereka ada di alam yang bersebrangan.
Plak .........
" Heh.....apaan " kata Aldi kaget punggung nya dipukul Burhan .
" Istrimu cantik bro , apa dia manusia sungguhan " tanya Burhan ketika pulang dari masjid.
" Kalo iya kenapa ?" tanya Aldi heran .
" Carikan juga untuk ku , siapa tahu dia punya teman " kata Burhan .
" Cih .. ....kalo temannya laki laki kamu mau ?" tanya Aldi.
Puk ...Aldi pun dapat pukulan dari Burhan dengan kopiahnya
" Kau kira aku bencong hah......" kata Burhan melotot.
" Ya siapa tahu, kan dia waktu aku menemukannya dia bersama teman teman kerja nya dan semuanya pria. " kata Aldi menjelaskan .
" Sialan maksudku yang masih hidup bukan yang menjadi hantu seperti dirimu " kata Burhan .
" Kalo yang itu kenapa kamu ngak nyari aja ke kampung depan pintu gerbang . Banyak tuh di pasar malam lontar dan kampung kusambi " kata Aldi.
" Ck......kalo itu ngak usah disuruh aku juga sudah nyari Tapi belum secantik istri mu " kata Burhan.
" Ish......ish...... kalo begitu......
Ting .....
Belum lagi Aldi selesai bicara Burhan sudah menghilang begitu saja . Entah pergi kemana Aldi tidak tahu. Tidak seperti Aldi yang mengunakan ilmu menghilangnya ketika darurat saja..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 392 Episodes
Comments
🌲🌲🌲 🍎🍎🍎 🌲🌲🌲
jodone burhan kok ketone yuna yo 😂😂😂😂😂😂
2023-09-02
1
🌲🌲🌲 🍎🍎🍎 🌲🌲🌲
so sweet
2023-09-02
0
Ayuk Vila Desi
kalau kamu rindu ortumu tapi kan udah beda alam Aldi...kalau Alea kan masih hidup...kasian
2023-07-21
1