" lo pasti suka kan sama dia." goda nathan.
" gak jelas lo." Jawab xavier
" ya jelas dong. nih ya secara seorang xavier mau menolong seorang cewek sementara selama ini lo selalu cuek dan gak peduli sama sekitar lo. bahkan lo sampai menggendong dia, itu adalah hal langka yang dilakukan seorang xavier." jelas nathan.
" hahaha lo benar xavier mana mau menggendong cewek disentuh saja dia gak mau." timpal justin.
" nah itu benar. pasti ini ada kaitannya sama kejadian di lapangan tadi, secara lo dekat banget sama dia. pasti ada perasaan berdegup-degup jantung lo. iya kan ucapan gue." goda nathan sambil menurun naikan alisnya.
xavier pun terdiam, dia memang merasakan hal itu, jantung nya berdegup kencang saat menyentuh atau berdekatan dengan amanda. saat bertatapan dengan nya pun dia seolah ingin terus menatap mata itu.
" hah malah bengong dia." ucap alvaro sambil menyenggol pelan lengan xavier.
xavier pun tersadar dari pikiran nya.
" sok tau lo." ucap xavier.
" yeh gini-gini gue itu ahlinya tentang pakar cinta jadi kalau lo semua ada masalah tentang percintaan kalian atau mau berkonsultasi bisa ke gue." ujar nathan dengan bangga.
" pakar cinta, cinta,,, pakar playboy nah iya." timpal justin.
Xavier pun tak menghiraukan mereka dia mengambil earphone lalu memasang kan pada telinganya.
*****
amanda kini sudah berganti pakaian dengan seragamnya yang diambil oleh Keisha.
luka di kulit nya masih terasa panas dan perih walaupun tak separah tadi.
kini mereka duduk didalam kelasnya, sebenarnya Keisha sudah memberi saran pada amanda untuk pulang tapi amanda tidak mau karena sayang sebentar lagi juga pulang.
Keisha pun tak memaksa tapi dia menyuruh amanda untuk mendengarkan saja untuk urusan catatan nanti dia yang meminjamkannya.
Amanda pun menyetujui nya. melihat amanda tak mencatat pak rudi pun menghampiri Amanda. saat ini mereka sedang belajar pelajaran matematika yang digurui oleh pak rudi.
Keisha membantu Amanda menjelaskan kepada pak rudi alasan tak mencatatnya.
" Amanda kenapa kamu tak ikut mencatat? " tanya pak rudi.
" ini pak tangan saya sakit tadi tak sengaja ketumpahan kuah panas bakso." jawab Amanda.
" lalu kenapa tak pulang saja." ucap pak rudi.
" iya pak tadi saya juga sudah menyarankan Amanda pulang tapi dia tidak mau karena takut ketinggalan pelajaran lagi.makanya saya menyarankan Amanda untuk memperhatikan saja soal catatan nanti saya pinjamkan." timpal Keisha.
" iya baik lah kalau begitu kamu bisa memperhatikan penjelasan saya saja untuk catatan bisa kamu catat saat kamu sudah merasa lebih baik." ucap pak rudi menyetujui.
" baik pak Terima kasih atas pengertian nya." Jawab Amanda.
pak rudi pun mengangguk lalu melanjutkan lagi pembahasan nya.
tringg....
bel pun berbunyi pertanda pembelajaran telah usai. pak rudi pun segera merapikan peralatan nya.
" baik pelajaran kita sampai disini. sampai bertemu kembali dipertemuan selanjutnya. sampai jumpa dan Hati-hati dijalan." pesan pak rudi.
" baik pak." jawab para murid.
setelah pak rudi keluar mereka pun berhamburan keluar kelas. Amanda dan Keisha pun telah selesai merapikan peralatan nya dan beranjak keluar kelas.
mereka pun keluar kelas dan berjalan menuju parkiran. saat di Koridor dia bertemu dengan elena juga Xander dkk. Amanda pun menyapa mereka.
" Hai el, cla, Hai juga kalian" sapa amanda.
" Hai juga Amanda. Hai Keisha." jawab elena dan clarisa lalu menyapa Keisha, Xander dkk hanya mengangguk saja.
" Hai juga el, cla." Jawab keisha
" oh ya amanda aku kira kamu sudah pulang setelah kejadian di kantin tadi. " ucap clarisa.
" engga, nanggung juga sih cuma satu pelajaran doang, lagipula gue udah banyak ketinggalan pelajaran juga." Jawab Amanda.
" iya gue juga udah kasih saran dia pulang tapi dia kekeh pengen lanjut yasudah gue setujui asal cuma memperhatikan saja soal catatan tinggal pinjem sama gue." timpal Keisha menjelaskan.
" iya harus nya lo pulang aja manda gak usah maksain, terus sekarang gimana masih terasa sakit? " tanya elena.
" sekarang udah mendingan kok gak separah tadi, ya walaupun masih terasa panas dan perih sedikit sih." Jawab Amanda.
" tadi langsung dikasih salep luka bakar kan?" tanya clarisa.
Amanda pun mengangguk. " iya udah tadi Xavier cepat-cepat nyari salep itu terus di oleskan deh."
Xander dkk yang mendengar nama Xavier disebut pun mengernyit heran. sejak kapan amanda dekat dengan Xavier. pikir mereka.
" Xavier anak ips 1 itu, kapten basket kita. ketua geng tiger? " tanya clarisa memastikan.
" iya dia lo kaget ya, apalagi gue yang menyaksikan." sahut Keisha.
" jangan terlalu dekat dan percaya sama orang yang baru lo kenal." ucap alvaro mengingatkan.
Amanda pun menoleh dan mengernyit heran
" kenapa memang?" tanyanya.
" iya untuk jaga-jaga saja karena orang belum bisa dinilai dari luar saja tanpa tahu dalam nya. " Jawab alvaro.
" iya terlihat baik didepan tapi dibelakang ternyata brengsek. " timpal Gilang.
" makanya kalian harus Hati-hati. kita cuma mengingat kan saja." tambah azka.
Amanda, Keisha dan clarisa pun mengangguk.
lalu melanjutkan perjalanan mereka.
elena yang mendengar nama Xavier pun terdiam dan memberhentikan jalannya. dia merasa takut dengan Xavier setelah kejadian dia menolak nya. sampai sekarang dia tak pernah bertemu bahkan berpapasan dengan Xavier.
saat kejadian Amanda tadi pun dia tak bisa melihat nya karena terhalang banyak orang.
dia mendengar bahwa Amanda ditolong oleh Xavier tapi ia tak percaya karena setahu dia Xavier orang nya cuek dan tak peduli sekitar, Xavier bahkan tak pernah menyentuh seorang perempuan. makanya dia tak percaya kabar itu.
melihat elena terdiam, Xander pun menyentuh bahu elena.
" kenapa? " tanya Xander.
" ah tidak apa-apa kok." Jawab elena, Xander tahu jika elena mengingat kejadian itu saat mendengar nama Xavier barusan. Xander pun menggenggam tangan elena lalu melanjutkan perjalanan mereka.
Amanda, Keisha dan clarisa berada didepan meninggalkan Xander dan elena. mereka tak menyadari jika elena dan Xander tak ada.
****
parkiran.
" tak berasa ya kita udah sampai aja di parkiran." ucap Keisha.
" ya gimana mau terasa dari tadi kalian nyerocos mulu." cibir azka.
Keisha pun mendelik kesal. " apa sih lo nyaut aja."
" idih sensi mba nya." goda azka.
Amanda pun segera melerai mereka." eh udah deh gak usah ribut. eh elena sama Xander kemana? " sambil menengok ke sekitar.
" alah pasti bucin lagi tuh mereka." sahut Gilang.
tak lama elena dan Xander pun datang.
" tuh mereka." ucap azka.
" ya ampun el gue kira lo ketinggalan ternyata lagi ngebucin aja." ucap clarisa.
" emang gue ketinggalan kok kalian aja asik ngobrol sampai lupa sama gue. untung ada Xander yang nemenin." Jawab elena.
" hah sorry ya el lo jadi ketinggalan. kita keasikan ngobrol jadi ga liat sekitar." ucap Amanda.
" iya sorry ya el." ucap Keisha.
" gue juga salah sorry ya el." ucap clarisa.
" makanya kalau ngobrol tuh jangan terlalu keasikan jadi elena gak bakalan ketinggalan." sindir azka.
amanda, Keisha dan clarisa pun mendelik kesal mendengar ucapan azka.
" ya bukan salah kita juga dong ini juga salah lo padahal lo ada dibelakang kita dan pasti lo juga tahu kan kalo elena ketinggalan. bukan nya kasih tahu tapi kalian juga nimbrung obrolan kita." protes Keisha kesal.
" betul tuh kata Keisha salah kalian juga." ucap Amanda membetulkan ucap Keisha.
clarisa pun mengangguk ikut membenarkan.
" eh kok malah nyalahin kita juga." sahut Gilang tak Terima.
" ya iya lah kalian juga salah bukan nya mengingat kan malah ikut-ikutan sama kita." sahut Amanda.
" eh enak aja ya.. kita.
" stop... " sela elena memotong ucapan azka.
" kok kalian malah pada ribut sih." ucap elena
" tuh mereka tuh el yang salahin kita." adu azka pada elena.
" eh lo juga salah ya." sahut Keisha.
" berisik." ucap Xander.
" kayak bocah aja deh kalian. " timpal alvaro yang sudah jengah mendengar perdebatan mereka.
" apa bocah enak aja ngatain kita bocah." sahut Amanda tak Terima.
" ya emang bocah kan. " ledek alvaro.
" lo.. "
" eh stop kok malah ribut lagi sih. udah ya ini bukan salah siapa-siapa, ini salah gue. tadi gue membetulkan tali sepatu dulu jadi tertinggal." ucap elena berbohong.
" tuh denger." ucap Keisha.
" udah sha, mending kita pulang aja yuk." ajak amanda.
" ayo deh, cla, el kita pulang duluan ya." ucap Keisha.
" iya kita duluan ya." timpal amanda.
" iya amanda, Keisha kalian Hati-hati dijalan ya." Jawab elena.
" iya amanda, Keisha nanti besok kita ke kantin bareng ya asik ternyata ngobrol sama kalian." ucap clarisa.
" nah iya kalian besok-besok ke kantin bareng kita aja biar kita jadi tambah akrab." sambung elena.
" iya kita ke kantin bareng." ucap Amanda.
Keisha pun mengangguk. lalu mereka pun melambaikan tangan tanda perpisahan.
setelah Amanda meminta maaf pada elena. dia merasa lega karena berkurang orang yang tak menyukai nya, dia pun tak menaruh dendam pada Amanda malah elena ingin mereka menjadi dekat dan bersahabat.
begitu pun dengan Xander yang kini mulai percaya dengan Amanda. dia senang melihat elena yang tak menaruh dendam, malah elena membawa Amanda dekat dengannya dan ingin menjadikan amanda sebagai sahabat nya.
*****
Xavier yang melihat amanda sedang bersama Xander dkk menatap nya tak suka. entah kenapa dia tak suka melihat nya. entah karena khawatir amanda mencoba merebut dan menyakiti elena atau ia khawatir Amanda akan suka lagi dengan Xander dan dia menjadi tak bisa dekat dengan Amanda.
Xavier pun menggelengkan kepalanya pelan ah tidak mungkin opsi kedua, yang pertama lebih menyakinkan.
nathan yang melihat arah pandang Xavier pun menyenggol lengan justin dan max.
" hey lihat tuh.. " senggol nathan pada justin dan max menujukan Xavier dengan dagunya. justin dan max pun mengerti dengan apa yang dipikirkan nathan.
" ekhem ..aduh panas nya hari ini." sindir justin.
" iya ya apalagi liat doi lagi dengan yang lain. " timpal nathan.
" apaan sih kalian. udah yuk cabut " protes Xavier.
mereka pun beranjak pergi meninggalkan sekolah.
*****
di mobil Keisha membahas ucapan alvaro, azka dan Gilang.
" manda lo masih ingat kan ucap alvaro, Gilang sama azka tadi saat kita bahas Xavier." tanya Keisha.
" ingat kenapa emang? " tanya balik amanda.
" gak apa apa sih cuma heran aja kenapa mereka bilang seperti itu, apalagi saat Gilang baik di depan tapi dibelakang brengsek. maksudnya apa ya? apa Xavier seperti itu." heran Keisha.
Amanda pun mengerti tentang ucapan Gilang tentang Xavier yang brengsek karena mencoba melecehkan elena.
Amanda pun menepuk pelan kening nya dia teringat saat elena tertinggal seperti nya elena masih merasa takut dengan Xavier makanya dia tertinggal saat mereka membahas Xavier. mungkin saja tali sepatu lepas itu hanya alibi elena untuk menghindar membahas tentang Xavier.
Keisha yang melihat amanda menepuk kening nya menatap nya heran." kenapa lo? "
" ah.. emm gak papa gue cuma mengingat kejadian tadi saja kok. gue tepuk kening aja biar gak terus kepikiran." alibi amanda.
Keisha pun menatap amanda dengan tatapan menggoda, " lo pasti keinget saat Xavier menggendong lo ya makanya terus kepikiran."
" ih apaan sih lo, siapa juga yang ngingetin itu." sangkal Amanda.
" uhh.. tuh jantung gimana bu? deg-degan ga? " goda Keisha lagi.
" ih.. udah deh jangan goda gue terus." protes Amanda.
Keisha pun terbahak melihat wajah amanda yang memerah.
" hahaha... tuh muka lo merah."
"Keisha udah deh." geram amanda sambil cemberut.
Keisha pun memberhentikan tawanya lalu menoleh pada amanda yang sudah cemberut.
" iya.. iya.. sorry gak lagi deh.." ujar Keisha.
*****
tak lama mereka akhirnya sampai di rumah amanda.
" thanks ya udah nganterin gue. mampir dulu yuk."
Keisha pun menyetujui nya mereka turun dari mobil lalu berjalan masuk ke rumah.
"assalamu'alaikum mommy manda pulang." teriak amanda.
Keisha yang di samping amanda pun kaget.
" gak usah teriak deh manda pengang nih kuping gue." ucap Keisha.
" hehe sorry udah kebiasaan soalnya."
mommy pun datang menghampiri amanda.
" ya ampun sayang kamu kebiasaan deh teriak-teriak seperti itu." ucap mommy.
" iya nih tan kaget kan aku." sahut Keisha.
" eh ada kamu sayang. kamu kemana aja kok jarang mampir kesini." tanya mommy.
" hehe iya mommy Keisha ada urusan jadi jarang kesini." jawab Keisha.
" sok sibuk lo." cibir amanda.
mommy pun menyenggol lengan Amanda pelan. lalu Amanda pun meringis karena lengannya yg terluka itu.
" ahh.." ringis Amanda.
" perasaan mommy pelan deh kok sampai meringis gitu." heran mommy.
" ah itu mommy kayak nya mommy nyenggol sama lengan yang luka deh." sahut Amanda.
" luka? kamu luka sayang.aduh maafin mommy. mommy gak tahu. sini sayang kita duduk disana. kok bisa luka sih nak." panik mommy sambil menuntun Amanda ke sofa.
" bi tolong ambilkan kotak p3k sekarang. cepat ya." perintah mommy pada salah satu maid nya.
" baik nyonya." ucap nya lalu berlalu. tak lama dia datang membawa kotak p3k.
mommy pun meringis pelan saat melihat kulit Amanda yang memerah dan sedikit ada yang melepuh.
" yaampun sayang kok bisa sampai begini. apa yang terjadi." tanya mommy.
Amanda tak menjawab karena menahan sakit ditangannya. melihat itu Keisha pun membantu menjelaskan nya.
" tadi ketumpahan kuah bakso yang masih panas mom, saat Amanda jalan tiba-tiba amanda jatuh lalu menabrak salah satu siswa yang sedang memegang kuah bakso jadinya Amanda terkena tumpahan nya." jelas Keisha.
" ini cuma tangan saja yang ketumpahan." tanya mommy pada Keisha.
" itu sama betis kaki nya mom." ucap Keisha.
mommy pun segera melihat betis Amanda yang sama memerah.
" kok merah gini apa tidak dikasih salep atau obat." tanyanya lagi sambil mengusapkan salep perlahan.
" tadi udah kok mom udah di oles salep di UKS tadi pas kejadian lebih merah dari ini mom." cerita Keisha.
" terus kenapa ga pulang."
" amanda nya yang gak mau mom, katanya nanggung terus takut ketinggalan pelajaran lagi." sahut Keisha.
tangis Amanda pecah karena tak kuat menahan perihnya.
" hiks.. hiks.. mommy perih. " tangis amanda.
" iya tahan ya Sayang ini lagi diobati sama mommy. mommy tiupin ya." ucap mommy.
Amanda pun mengangguk suaranya tersendat- sendat karena menangis.
akhirnya mommy pun selesai mengolesi salep pada luka Amanda.
" udah mommy kasih salep, nanti kita ke dokter ya." ucap mommy.
" siapa yang ke dokter....?
hayo Kira-kira suara siapa yaaaa...
Bersambung.....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 73 Episodes
Comments
Moms ez Ez
lg thor semangat
2022-11-16
1
Miyura Rajati
the best lah buat othor...😍😍😍
2022-11-15
1
Katty Lestari
lagi thor
2022-11-15
1