08

Disisi lain..

seseorang menatap tajam amanda. Amanda yang merasa ada yang memperhatikan nya menatap ke sekeliling nya dan tatapan nya bertubrukan dengan mata seorang laki-laki yang menatap nya tajam. " siapa dia" tanya amanda dalam hati.

" hah ternyata benar dia selamat dasar rubah licik." ucap laki-laki itu dalam hati.

laki-laki itu adalah xander oliver bersama teman-teman nya. mereka adalah kumpulan cowok populer disekolah nya. mereka adalah Xander oliver, Alvaro adijaya, Gilang dirgantara, dan Azka nugroho.

" itu benar si nenek sihir." celetuk Gilang. itu adalah sebutan mereka untuk amanda.

" ya lo liat siapa lagi kalau bukan si nenek sihir." Jawab Azka.

" kalau menurut gosip katanya si nenek sihir itu hilang ingatan." timpal Gilang.

xander berpikir jika itu hanya trik amanda untuk mencari perhatian nya " hah itu pasti trik barunya"

" maksud lo? " tanya Azka.

"issh lo nih lemot sekali. maksudnya si nenek sihir itu berpura-pura hilang ingatan buat deketin xander lagi. gitu aja ga ngerti." cerocos Gilang. alvaro tidak menghiraukan ucapan mereka karena menurut nya itu tidak penting.

tak lama datanglah seorang gadis cantik yang melambaikan tangannya pada xander dengan tersenyum manis.

" Hai xander." sapa gadis itu yang tak lain adalah elena rosalina.

xander pun segera meraih tangan elena dan menggenggam nya. " Hai sayang. maaf ya tadi aku tidak bisa jemput kamu tadi ada sedikit urusan soalnya. tapi taksi online yang aku pesan ada kan? supir nya membawa mobilnya dengan hati-hati kan?" tanya xander dengan rentetan pertanyaan.

elena yang mendengar rentetan pertanyaan itu pun tersenyum geli. " iya xan, taksi online ada dan supir nya membawanya dengan hati-hati jadi kamu tak ga perlu khawatir lagi. lagipula aku sudah ada disini kan." jawab elena menenangkan xander.

" ya sudah yuk kita masuk ke kelas." ajak xander dan teman-temannya pun menyetujui ajakan nya.

mereka duduk dikelas yang sama yaitu XII IPA 1 sedangkan amanda dan Keisha dikelas XII IPA 2.

xander sangat bersyukur tak berada satu kelas dengan Amanda karena jika itu terjadi maka tak ada lagi tersisa ketenangan untuk nya.

Amanda kini sudah berada didepan kelas nya dengan arahan dari Keisha kini ia tahu letak kelasnya. Amanda pun masuk kedalam kelas itu, kelas yang tadinya bising berubah menjadi senyap saat mereka tahu siapa yang memasuki kelas. dulu Amanda selalu marah saat mendengar kebisingan dan jika ada yang melawan nya maka ia akan menjadi korban bullyan nya jadi mereka selalu diam saat ada Amanda.

selama beberapa hari ini mereka merasa bebas karena amanda tidak ada tapi hari ini mungkin kebebasan nya akan hilang lagi. mereka juga tahu kabar jika amanda hilang ingatan tapi mereka tak percaya karena ada kabar lagi jika amanda hanya pura-pura.

Amanda pun segera duduk di kursinya bersebelahan dengan Keisha. dia mengedarkan pandangan nya menatap satu persatu penghuni kelas itu. dia bingung kenapa kelas ini tiba-tiba menjadi sepi. Amanda pun menoleh pada Keisha.

" sha, kenapa tiba-tiba mereka diam? " tanya amanda.

" iya ya lah mereka takut lo marah karena lo ga suka kebisingan dan jika ada yang melawan lo akan selalu membully nya." Jawab Keisha.

" hah seperti itu gue." ucap amanda terkejut.

Keisha pun mengangguk. Amanda pun menyenderkan badan nya pada kursi, dia tak menyangka jika sikap amanda dulu terlalu buruk. kini dia harus bertekad merubah semuanya. lalu dia bangkit berjalan dan berdiri di samping meja guru.

Keisha yang melihat itu pun kaget dia tak tahu apa yang direncanakan sahabat nya itu. para penghuni kelas itu pun tak kalah kaget mereka pun menebak- nebak apa yang akan dilakukan amanda kali ini.

" ekhem... guys boleh minta perhatian kalian sebentar." ucap amanda. mereka pun menoleh dan menatap malas ke arah nya.

Amanda pun melanjutkan perkataan nya.

" emm berdiri nya gue disini, gue mau minta maaf sama kalian semua. gue tahu kalian gak akan mudah memaafkan gue atas sikap gue selama ini. gue tahu kalian marah, kesal sama sikap gue selama ini dan mungkin kalian pun berharap gue tak ada lagi disini. tapi apapun itu.. gue benar- benar minta maaf sama kalian. sekarang gue kehilangan ingatan gue mungkin ini ada teguran buat gue agar bisa merubah sikap gue. gue gak memaksa kalian memaafkan gue dan percaya sama gue. tapi gue tulus melakukan ini semua. kalian bisa melakukan apapun di kelas tanpa harus takut lagi sama gue karena gue mau berubah. terimakasih atas perhatian nya." Amanda pun membungkukkan setengah badan nya lalu setelah itu dia berjalan lagi ke tempat duduknya.

bersambung...

Terpopuler

Comments

Susanty Lovers

Susanty Lovers

kebanyakan pengulangàn kata gue .. thor

2024-12-12

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!