" siapa yang mau ke dokter?" tanya seseorang yang baru masuk, ternyata dia adalah daddy.
" daddy tumben pulang siang." ucap mommy.
daddy pun mendudukkan tubuhnya di samping mommy.
" daddy merasa gak enak badan, mumpung kerjaan gak banyak masih bisa diselesaikan oleh sekertaris makanya daddy pulang." Jawab daddy.
mommy pun menatap daddy khawatir dia pun mengangkat tangan nya menyentuh kening daddy yang terasa hangat. " ya ampun sayang kenapa gak bilang dari pagi, kalau gak enak badan harus nya tadi gak usah ke kantor saja." ucap mommy khawatir.
" tadi pagi masih daddy tahan, ya daddy pikir nanti juga akan sembuh tapi ternyata makin gak enak badan nya." Jawab daddy.
amanda dan Keisha menatap interaksi keduanya.
sadar akan tatapan anaknya daddy pun menoleh ke kedua nya.
" eh ada Keisha, gimana kabarmu? udah lama kamu gak main kesini." sapa daddy pada Keisha.
" baik om, hehe Keisha lagi banyak urusan di rumah jadi jarang main kesini." jawab Keisha.
lalu daddy mengalihkan pandangan nya pada amanda. " loh ini anak daddy kenapa kok nangis gini?"
" ini loh dad, tadi disekolah Amanda katanya ke tumpahan air panas." Jawab mommy.
" kok bisa sayang, mana sini daddy lihat."
Amanda pun mengulurkan tangannya yang luka.
" ya ampun sayang ini parah banget, daddy panggil dokter ya buat periksa kamu." sambung daddy.
Amanda pun mengangguk pasrah.
" iya dad, tadi juga mommy udah mau panggil dokter, nah karena daddy juga lagi gak enak badan sekalian daddy periksa." timpal mommy.
" yasudah daddy mau ke atas dulu, sekalian telpon dokter nya." ucap daddy.
" iya dad. " ucap amanda dan Keisha.
daddy pun beranjak menuju kamarnya.
" mommy susul daddy dulu ya sekalian mau siapin makan kalian ke kamar saja ya istirahat." ucap mommy.
" maaf ya mom gak bisa bantuin." ucap amanda.
" ya ampun sayang gak papa kamu lebih baik istirahat oke, sama Keisha juga istirahat di sana ya." ucap mommy.
" nanti sama Keisha bantu ya mom siapin makan nya." sahut Keisha.
" gak usah sayang lebih baik kalian berdua istirahat oke."
" oke deh mom."
" yasudah kita keatas bareng aja mommy juga mau susulin daddy dulu kan? " ucap Amanda.
mereka pun beranjak pergi dari sana menuju kamar.
*****
dikamar...
" sha gue ganti baju dulu ya." ucap Amanda.
" iya gue pinjam laptop lo ya mau cari film." sahut Keisha.
" iya ambil aja, ada dimeja belajar." ucap Amanda lalu pergi.
Keisha pun mengambil laptop dan mulai menghidupkan nya lalu mencari film yang akan dia tonton.
tak lama Amanda datang dengan baju yang sudah terganti. susah payah Amanda mengganti baju karena takut terkena dengan kulitnya yang luka.
" sha lo gak ganti baju dulu. ganti dulu deh, emang lo gak ngerasa gak enak pakai baju seragam. " ucap amanda.
" oke deh gue ganti . gak enak juga pakai seragam terus. gue pinjem baju lo ya." izinnya.
" iya ambil saja di lemari." Jawab amanda, Keisha beranjak menuju lemari amanda.
setelah kepergian Keisha,Amanda mengambil ponsel dan membuka nya. dia membaca notifikasi yang masuk pada ponselnya.
tak lama Keisha datang dengan baju yang telah berganti.
" sambil tiduran gimana kalau kita nonton, udah lama kita gak nonton bareng. gue udah ada beberapa film yang bisa kita tonton tinggal di pilih saja, gue jamin pasti seru." ajak Keisha.
" yuk mumpung ada lo jadi gue ada teman nonton." sahut amanda.
mereka pun menonton bersama setelah memilih film genre Korea drama action.
mereka pun fokus menonton. setelah beberapa saat terdengar ketukan pintu kamar nya. fokus mereka pun teralih pada suara itu.
" siapa? " teriak amanda.
" ini saya nona." ucap salah satu maid nya.
amanda pun beranjak membuka pintu dan Keisha pun mempause dulu film nya agar mereka nonton bersama dan amanda tak ketinggalan. Keisha pun mengambil ponselnya lalu membuka nya.
ceklek...
pintu pun dibuka oleh amanda. " ada apa? " tanyanya.
" itu nona sama non Keisha disuruh turun kebawah oleh nyonya untuk makan. " Jawab maid itu sambil menunduk.
" iya saya akan turun sebentar lagi sama Keisha."
" baik nona akan saya sampaikan. saya permisi nona." ucap maid itu lalu membungkukkan setengah badan nya lalu setelahnya pergi.
amanda pun masuk kedalam kamarnya untuk mengajak Keisha.
" sha mommy udah nyuruh kita kebawah. kita kebawah sekarang yuk." ajak amanda.
" ouh iya ayo." ucap Keisha.
mereka pun turun menggunakan lift untuk kebawah.
di sana hanya ada mommy saja. amanda pun bertanya pada mommy keberadaan daddy nya.
" mom, loh daddy kemana?" tanya amanda.
" daddy dikamar. mommy yang menyuruh daddy makan dikamar saja karena daddy kan gak enak badan." Jawab mommy.
" oh iya bener mom kasian daddy kalau mesti turun dulu ke bawah." jawab amanda.
" oh ya sayang kalian makan berdua ya mommy mau anterin ini buat daddy, mommy mau memastikan daddy makan dengan benar soalnya kan daddy susah makan kalau sakit gini." kata mommy.
" iya mom gak papa kok Keisha yang nemenin amanda disini." sahut Keisha.
" iya makasih ya sayang , kamu makan yang banyak ya jangan sungkan." ucap mommy.
" iya mommy." ucap Keisha
" iya mommy tenang aja. oh ya untuk dokter belom dateng mom? " tanya amanda.
" dokter nya sebentar lagi dateng kok. makanya sekarang kalian makan dulu supaya nanti tinggal minum obat saja." kata mommy.
" iya mom." jawab amanda.
" mommy ke atas dulu ya."
mommy pun pergi sambil membawa nampan makanan untuk daddy.
setelah mommy pergi amanda pun mengajak Keisha makan.
" yaudah yuk kita makan." ajaknya. Keisha pun mengangguk.
mereka fokus dengan makanan nya. selang beberapa saat mereka pun selesai makan.
lalu mereka pun meninggalkan meja makan. Saat mereka sedang berjalan menuju kamar mereka berpapasan dengan seorang dokter, ditemani oleh seorang maid yang menunjukkan arah.
" maaf nona ini ada dokter yang dipanggil tuan. " kata maid itu.
" ya sudah biar sama saya saja anterin dokter ke kamar daddy." Jawab amanda.
" kita ke kamar daddy dulu ya sha." ucap amanda Keisha pun mengangguk.
" ayo dokter ikuti saya." ajak amanda.
mereka pun masuk kedalam lift bersama.
***
kini mereka sudah ada di kamar daddy. dokter itu tengah memeriksa daddy.
" tuan hanya kelelahan nyonya, tidak ada yang serius yang perlu dikhawatirkan. ini saya berikan vitamin untuk menjaga dan menambah kekuatan imun untuk tuan." ucap dokter itu sambil menyerah kan obat vitamin pada mommy yang kebetulan ia bawa.
mommy pun menerima obat itu.
" oh iya Terima kasih dokter, oh ya tolong sekalian periksa anak saya tadi dia ketumpahan air panas tangannya." ucap mommy.
" sayang mau periksa dikamar atau mau disini saja? " tanya mommy pada amanda yang sedang duduk bersama keisha di sofa.
" disini saja mom cuma periksa tangan saja kan." Jawab amanda.
" iya sudah, silakan dok." kata mommy.
dokter itu pun mengangguk lalu menghampiri amanda.
" boleh saya lihat tangannya nona? " pinta dokter itu.
amanda pun mengulurkan tangan nya yang sedikit melepuh itu.
dokter pun memeriksa tangan amanda. lalu meresepkan obat dan salep untuk amanda karena ia tak membawanya lalu dia juga memberikan obat antibiotik untuk amanda.
Amanda pun menerima obat dan resep itu.
lalu dokter itu menghampiri orang tua amanda.
" sudah saya periksa tuan, nyonya. resep juga sudah saya berikan. kalau begitu saya undur diri." pamit dokter itu.
" iya dokter terimakasih sudah datang." ucap mommy.
" iya sama-sama nyonya. itu sudah menjadi tugas saya. saya permisi tuan, nyonya, nona." kata dokter itu.
" iya / iya terimakasih dokter.' ucap mereka berempat.
dokter itu pun keluar dari kamar daddy. didepan kamar sudah ada seorang maid yang bertugas mengantarkan dokter itu keluar. mereka pun pergi keluar.
" oh ya manda gue pulang ya udah sore banget ini. " ucap Keisha.
" eh iya ya udah sore banget ini, ya sudah kalau gitu ayo kita ke kamar gue dulu ambil tas lo." Jawab amanda.
" mom, dad Keisha pamit pulang ya sudah sore, daddy cepat sembuh ya banyak-banyak istirahat. Keisha doain semoga daddy cepat sembuh." ucap Keisha sambil pamit.
" iya sayang nanti mampir lagi ya kesini." kata mommy.
" iya sha makasih doanya ya. oh ya kamu pulang dianter sopir saja bahaya udah sore nyetir sendiri." saran daddy.
" gak usah dad, Keisha bawa mobil sendiri saja tenang aman kok Keisha bakal hati-hati." kata Keisha menenangkan.
" ya sudah kalau begitu, Hati-hati dijalan ya."
Keisha pun menghampiri mereka lalu mencium tangan mereka.
" Keisha pamit ya dad."
lalu beralih pada mommy. " Keisha pamit ya mom."
mommy pun memeluk Keisha lalu melepaskan nya pelan, tangan nya terulur mengusap kepala Keisha. " hati-hati ya sayang." kata mommy.
Keisha pun mengangguk tersenyum.
" manda anter Keisha ke depan ya mom, dad." ucap amanda. mereka pun mengangguk.
" assalamu'alaikum." ucap Keisha.
" waalaikumsalam." Jawab mereka.
*****
didalam kamar amanda.
Keisha segera mengambil tas nya.
" nanti kita lanjut lagi ya nonton nya." kata amanda.
" iya nanti kita lanjutkan. gue pulang ya." pamit Keisha.
" ayo gue antar kebawah." ucap amanda.
" gak usah kaki lo masih sakit mending lo langsung istirahat." tolak Keisha.
" ih gak papa cuma kebawah ini lagian pakai lift juga." kekeh amanda.
Keisha pun tak bisa menolak lagi, amanda itu keras kepala makanya dia pasrah saja saat tangan nya digandeng amanda.
mereka pun sampai di depan pintu mansion amanda.
" yaudah gue pulang ya. besok gue jemput."
pamit Keisha.
" iya hati-hati dijalan. besok gue berangkat sama supir aja gak enak lo jemput gue terus." Jawab amanda.
" ya gak papa dong lagi pula rumah lo sebelum rumah gue jadi sekalian berangkat yasudah bareng saja. udah gak usah gak enakan gitu." sahut Keisha.
" yasudah deh kalo gitu. hati-hati lo pulang nya jangan kangenin gue." candanya.
" idih siapa juga yang bakalan kangenin lo. bye gue pulang." Jawab Keisha sambil berjalan kearah mobil nya.
" salam buat mami ya." teriak amanda.
Keisha pun mengangguk. lalu masuk kedalam mobilnya.
Keisha pun membunyikan klakson lalu pergi keluar dari mansion amanda.
amanda pun masuk kedalam tak lupa dia meminta tolong terlebih dahulu pada supirnya untuk membeli obat sesuai resep dokter tadi.
lalu ia pun pergi masuk menuju kamarnya.
****
dikediaman alexander.
xavier sedang berbaring di kasurnya. setelah pulang sekolah tadi dia langsung pulang ke rumah tak mampir ke markas dulu, dia mengistirahatkan tubuhnya karena nanti malam dia akan datang ke tempat dimana dia menerima tantangan dari geng lagi tempo hari.
ingatan nya melayang ke kejadian tadi disekolah. ia mengingat saat ia berada dekat dengan amanda di lapangan lalu saat dia menolong bahkan menggendong amanda, hal yang tak pernah ia lakukan pada siapapun termasuk pada elena.
dia pun memikirkan ucapan nathan tadi. apa benar dia menyukai amanda. dia pun segera menepis pemikiran itu. ah tidak mungkin, dia kan masih menyukai elena. mengingat elena dia masih belum meminta maaf padanya. dia tak punya keberanian untuk menemui elena bukan takut pada xander tapi ia tak berani pada elena. Ia pun tahu elena pasti masih merasa takut padanya, jadi ia pun memutuskan tak menemuinya dulu.
tok.. tok..
cek lek..
pintu terbuka yang ternyata itu adalah viera.
"abang" ucap viera.
xavier pun bangun. " ada apa sini masuk."
viera pun masuk dengan buku yang ada ditangannya.
" abang sibuk ga?"
" engga, ada apa hem."
" ini viera ada tugas tapi viera lupa caranya abang bisa bantu ajarin." ucap viera sambil menunjukkan tugasnya yang ternyata pelajaran matematika.
xavier pun melihatnya, dia pun mengangguk. lalu dia pun menjelaskan nya pada viera.
" wah ternyata semudah itu ya. viera tadi lupa caranya, bu guru menjelaskan nya sangat panjang sedangkan sama abang singkat sekali." keluh viera.
memang saat melihat catatan viera penjelasan bu guru nya sangat panjang jadi xavier menjelaskan versi nya sehingga singkat dan jelas.
" iya jadi ini adalah cara versi abang jadi lebih singkat, viera lebih ngerti cara mana versi abang atau bu guru."
" ya versi abang dong. versi abang tuh lebih singkat dan jelas jadi viera ngerti."
" lain kali kalau ada yang gak ngerti lebih baik bertanya saat bu guru menjelaskan. " pesan xavier.
" iya abang, tadi viera gak fokus jadinya gini deh. hehehe.."
" hem dasar." ucap xavier sambil mengacak rambut adiknya.
" ih abang berantakan tahu." ucap viera kesal sambil merapikan rambutnya.
" sekarang ada lagi yang mau ditanyain."
" engga bang udah semuanya."
" ya sudah aku ke kamar dulu ya."
" iya."
sebelum keluar viera pun bertanya. " abang gak keluar."
" engga kenapa emang."
" pantes jomblo terus hehehe." ucap nya sambil berlari.
xavier pun menggeleng kan Kepala nya " dasar". lalu dia pun menutup pintu kamar nya.
xavier pun mengambil ponselnya. ternyata ada notifikasi dari nathan.
" semua anak-anak sudah siap mereka akan berjaga di sesuai titik yang kita sepakati. " pesan nathan.
" oke bagus, suruh mereka istirahat gue merasa ini akan menjadi malam yang panjang." balasnya.
xavier merasa geng langit pasti akan berulah lagi, mereka akan melakukan berbagai rencana untuk menang. maka dari itu xavier dan anggota nya sudah merencanakan ini semua.
***
pukul 20.00
xavier sudah bersiap dia meraih kunci motor nya lalu keluar kamar.
saat melewati ruang keluarga di sana ternyata ada ayah dan bundanya xavier pun menghampiri mereka.
" yah, bun xavier keluar dulu ya ada urusan di markas." izinnya.
" iya abang hati-hati ya, jangan pulang kemalaman , jaga diri juga." pesan bunda.
" iya bun xavier akan jaga diri." Jawab nya lalu meraih tangan bunda mencium nya. lalu beralih pada ayah.
" yah xavier berangkat ya." sambil mencium tangan ayah nya.
ayah pun menepuk pundak xavier pelan " hati-hati ingat pesan bunda."
" iya yah."
"assalamu'alaikum." ucap nya.
"waalaikumsalam" Jawab mereka.
****
dikamar amanda tengah berbaring sambil membaca novel di aplikasi.
" ish kenapa harus gini sih gak asik banget deh." omel amanda.
Amanda pun menutup aplikasi nya. dia bosan dan berencana keluar untuk mencari cemilan sambil jalan- jalan.
untuk luka nya setelah meminum obat dan salep yang diberi dokter tadi dia sudah merasa lebih baik. kini dia sedang berada didepan kamar orang tuanya untuk meminta izin.
tok.. tok..
ceklek ,, pintu terbuka lalu muncullah mommy dari dalam.
" ada apa sayang? " tanya mommy.
" maaf amanda ganggu mommy ya. daddy gimana mom udah mendingan." ucap amanda.
"daddy udah mendingan kok sayang sekarang lagi tidur kamu mau ketemu daddy."
" engga kok mom, manda mau izin keluar ya mom mau cari camilan sambil jalan - jalan. "
" ya sudah boleh tapi diantar pak supir ya, udah malem soalnya."
" iya mom. manda pamit ya assalamu'alaikum."
" waalaikumsalam."
***
kini amanda sedang berada di mini market. dia sedang memilih cemilan dan minuman tak lupa ia pun membeli beberapa es cream. dirasa sudah cukup amanda pun segera menuju kasir untuk membayarnya.
setelah membayar belanjaannya amanda pun segera menemui supirnya untuk pulang.
diperjalanan di memandang keluar jendela, lalu dia melihat warung sate dia pun jadi ingin memakan sate, lalu dia meminta supir untuk berhenti.
amanda pun keluar dan menuju warung sate itu. amanda pun segera memesan satenya lalu makan ditempat.
saat makan sate dia mendengar orang-orang membicarakan tentang balap motor yang ada di ujung jalan ini, amanda pun penasaran jadi setelah menghabiskan satenya dia meminta supir nya untuk ke sana melihat sebentar.
***
ditempat balapan.
xavier sudah berada di tempat balapan bersama dengan anggota nya. kali ini max yang akan turun untuk balapan.
" max lo harus tetap waspada kita semua sudah tahu gimana curang nya mereka." pesan xavier.
" iya gue ngerti kalian tenang saja gue akan tetap waspada." ucap max.
" gimana sama anggota lain nath?" tanya justin.
"semuanya sudah berada diposisi nya." jawab nathan.
***
amanda kini sudah berada ditempat balapan itu. tempat itu kini sudah ramai oleh para penonton dan para geng motor. pak supir bertanya ragu pada amanda dia khawatir karena tempat ini berbahaya menurut nya.
" nona yakin mau kesini? disini bahaya loh non saya takut nona kenapa- kenapa." tanya supir ragu.
" bapak tenang saja aku cuma lihat sebentar kok. bapak tunggu disini ya." Jawab amanda.
" non bapak temenin saja ya."
" gak usah pak, bapak jangan khawatir manda cuma sebentar kok."
amanda pun segera keluar tak mendengarkan lagi seruan supir nya. pak supir melihat itu pun menghela napas pasrah dia berdoa semoga nona nya itu baik-baik saja.
amanda mencoba masuk ke keramaian itu dia sangat bersemangat untuk melihat balapan. selama ini dia hanya membaca saja di novel tak pernah melihat langsung tapi kini dia bisa melihat nya.
setelah bersusah payah akhirnya amanda berhasil berada didepan. amanda pun merapikan baju dan rambutnya yang berantakan akibat menerobos keramaian. setelah dirasa rapi amanda mengangkat pandangan nya dan..
deg....
bersambung.....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 73 Episodes
Comments