...Romance 19. Kue Chizuru dan Ken...
Di pagi sabtu yang cerah, Arya pun melakukan kegiatan nya dengan membersihkan kandang ayam yang sudah seminggu tidak dibersihkan serta memberikan pangan ayam-ayam nya.
Tidak hanya itu, Arya juga mengetahui bahwa ayam-ayam telah bertelur namun, dia tidak mengambil nya dan membiarkan telur itu dierami.
Pada Sabtu itu, Arya bekerja sendiri lantaran Beta sedang ada keperluan mendesak yang membuat nya izin tidak membantu Arya.
Seusai itu, Arya pun keluar dari kandang ayam dan dia dikejutkan dengan kedatangan Chizuru.
"Hei, maaf. Aku Ganggu," ucap Chizuru dengan senyuman.
Melihat itu, Arya sontak bingung. "Chizuru?! Maaf, aku badan ku kotor dan bau."
"Aku sudah terbiasa," jawab Chizuru.
Mendengar jawaban Chizuru itu, Arya pun teringat bahwa keluarga Chizuru seorang peternak ayam.
Dan, Arya pun merespon nya dengan tawa kecil yang mana Chizuru turut tersenyum.
"Tunggu sebentar!" seru Arya seraya berjalan menghampiri kran keluar untuk
mencuci tangan.
Setelah itu, Arya menghampiri Chizuru. "Maaf menunggu lama. Ada apa, Chizuru?"
Chizuru pun memamerkan tas yang di bawa nya kepada Arya. "Aku sedang belajar membuat kue dan Arya, coba kamu mencicipi nya ya!"
Arya yang mendengar itu, dia sontak senang. "Ah, benarkah. Terimakasih, aku tidak sabar ingin mencoba nya!"
Dan, mereka pun duduk di kursi kayu yang berada tidak jauh dari kandang ayam.
"Ini, Arya!" seru Chizuru seraya memberikan tas yang berisikan kue buatan nya.
"Iya, aku terima ya," jawab Arya seraya menerima tas tersebut.
Lalu, Arya membuka tas dan mengambil kue yang didalamnya. Setelah itu, dia menyantap nya. Namun, Arya hanya diam sambil mengunyah makanan.
"Arya, Bagaimana menurut mu?"
"Eh ... Itu ... boleh kah aku jujur? Dan, mengkritik?"
Chizuru menjawab nya dengan anggukan kepala dengan ekspresi penasaran.
"Kue ini kurang manis. Maaf, jika kamu tersinggung."
Chizuru tersenyum dan menggelengkan kepalanya. "Tidak apa. Aku malah senang Arya menilai jujur dengan ini aku akan berusaha lebih baik lagi."
Arya pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya. "Semangat, Chizuru! Aku akan mendukung dan membantu mu."
"Terimakasih, Arya!"
Lalu, Arya dan Chizuru saling bertukar senyum.
"Kalau begitu, aku pamit dahulu!" ucap Chizuru yang beranjak diri.
Arya pun ikut beranjak diri, "Chizuru, maaf. Aku tidak bisa mengantar mu. Ya, badan ku masih kotor dan tidak enak saja jika, aku jalan bersama mu dalam kondisi seperti ini."
Chizuru pun tersenyum, "Tidak apa-apa. Sampai bertemu lagi, Arya!" ucap Chizuru dengan lambaian tangan.
"Iya, sampai bertemu lagi!" jawab Arya yang juga memberikan lambaian.
Setelah beberapa langkah, Chizuru menghentikan langkahnya dan berbalik badan, "Oiya, Arya! Nanti, aku akan membuat kue lagi dengan perbaikan tentu nya. Aku minta kamu yang menjadi juri nya! Apakah kamu bersedia?"
"Tentu saja. Aku menantikan kue buatan mu."
Setelah itu, Chizuru membalikan badannya kembali dengan ekspresi senang dan dia pun meninggalkan Arya.
Dan, Arya sendiri melanjutkan aktivitas nya.
Siang harinya, Arya yang sudah menyelesaikan bersih-bersih nya. Arya pun pergi ke pasar untuk membeli beberapa bahan makanan.
Ditengah perjalanan, Arya melihat seorang anak laki-laki yang sedang memanjat pohon untuk mengambil buah.
Arya yang melihat itu, dia menghentikan langkah dan tersenyum menatap nya. Akan tetapi, tiba-tiba batang yang di injak anak kecil itu patah dan membuat nya jatuh.
"Bahaya!"
Arya yang melihat itu, dia sontak berlari dan menangkap anak kecil itu sebelum jatuh sampai ke tanah.
Lalu, Arya pun bertanya kepada anak kecil yang ada di tangan nya. "Kamu tidak apa-apa, nak?"
"Huaaa ..." anak kecil itu tidak menjawab dan hanya menangis.
Memahami itu, Arya mencoba memeriksa nya dan anak itu terlihat mengalami luka lecet yang cukup lebar.
"Kamu tenang saja. Kakak akan membawa mu ke klinik!"
Lalu, Arya pun berjalan ke klinik dengan mengendong anak tersebut.
Setibanya di klinik, Arya disambut oleh suster disana.
"Selamat datang! Ada yang bisa kami bantu?"
"Suster, tolong anak ini!" seru Arya seraya menunjuk kearah anak kecil yang di gendong pada punggungnya.
Suster yang melihat kearah anak kecil itu, dia pun mengomeli nya. "Ken, kamu kenapa lagi? Pasti berulah!"
"Hehehe... Maaf, suster Megumi," jawab suster dengan melipatkan tangan. Lalu, dia melihat kearah Arya. "Kak, maaf. Dia sudah merepotkan mu."
"Tidak masalah."
Seusai itu, Megumi menghampiri Arya dan mengambil alih Ken untuk di rawat nya. Lalu, Megumi mengantarkan nya ke dokter yang sedang berada di ruang sebelah nya.
Sosok pria tinggi tampan berparas Korea yang mana dia sibuk dengan dokumen nya.
"Dok, ada Ken. Dia terluka," ucap Megumi.
Saat mendengar itu, sang dokter sontak beranjak diri dan merawat Ken dengan sigap.
"Taruh dia diatas kasur! Dan, siap kan peralatan nya!"
"Baik, Dok!"
Dan, dokter itu pun memeriksa Ken dan melakukan perawatan dengan jahitan. Arya yang merasa bertanggungjawab, dia pun masih menunggu nya.
Ditengah itu, pemberitahuan datang dari MOM.
Ding!
[Anda mendapatkan 10 poin dari membantu anak kecil yang terluka.]
Melihat itu, Arya tersenyum. "Aku harap, dia baik-baik saja."
Beberapa menit kemudian, perawatan pun usai. Ken bersama dengan dokter menghampiri Arya.
"Terimakasih, kak!" seru Ken dengan membungkukkan badannya.
Arya pun menyamakan ketinggian dan memegang kepalanya, "Iya, sama-sama. Aku senang kamu baik-baik saja. Lain kali, hati-hati ya!"
Ken pun mengembalikan posisi badannya dan tersenyum. Setelah itu, pergi berlari meninggalkan Arya dan dokter.
Dokter yang melihat itu, dia hanya tersenyum. Lalu, dia menghadap kearah Arya.
"Terimakasih sudah membantu keponakan ku. Saya Jin Woo, seperti yang kamu lihat! Saya dokter asli sini yang membuka klinik ini. Dan ..." Jin Woo memperkenalkan suster yang ada di samping nya. "Ini Megumi. Suster dan juga teman ku!"
Megumi pun tersenyum seraya membungkukkan badannya.
Arya yang melihat itu, dia memberikan respon senyuman dan anggukan kepala. "Aku Arya. masih pelajar dan tinggal di rumah kakek ku. Raya Juana."
"Oh, jadi kamu. Cucu dari Kakek Raya. Senang bertemu dengan dokter!" sambung Jin Woo.
"Aku juga."
Setelah perkenalan itu, Jin Woo menghadap keluar. "Arya, kamu tahu. Ken, keponakan ku mengalami penyakit leukimia. Jadi, jika dia terluka tidak bisa sembuh sendiri." Jin Woo menoleh kearah Arya, "Jadi, saya sangat berterimakasih telah membantu Ken!"
"Iya, Dokter. Sama-sama."
Dan, pada sabtu itu. Arya berkenalan dengan orang-orang baru.
...# System Of Romance #...
Estimasi Bab ini..
+ Hadiah MOM, +10 poin.
Dokter Jin Woo (Cho Jung Seok)
Suster Megumi ( Manami Higa )
Ken (Moon Woo Jin)
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 185 Episodes
Comments
Raenvya
di Harvest moon ngasih salad
2024-11-11
0
OI
sebentar lagi juga othor pasti ngeluarin pas photo kakek sugiono kek nya wkwkkwkwk
2024-09-30
0
Enita
warga NTT keturunan Japan and Korea,,,,,,,
2023-11-28
1