...Romance 06. Berjalan-jalan dan bertemu Lurah....
Setelah bermalam di rumah Bayu dan keluarga nya, Arya pun diajak sarapan bersama selain itu, pada hari ini merupakan akhir pekan hingga Haruka yang masih sekolah juga libur.
Ditengah sarapan bersama, Bayu pun memulai pembicaraan.
"Arya, bagaimana tidur mu?"
"Aku tidur pulas, Paman. Terimakasih."
"Syukurlah dan Arya setelah sarapan, ayo ikut dengan paman ke kelurahan untuk mengambil kunci rumah kakek mu!" seru Bayu.
Arya yang mendengar itu, dia pun ada pemikiran yang menjanggal, "Bagaimana bisa kunci rumah kakek ada di kelurahan?"
Kouri yang sedang mengantar makanan dan duduk menyambung perkataan.
"Kakek mu sosok orang yang di hormati. Jadi, semua warga memutuskan untuk menjaga rumah itu dari penjahat dan pencuri."
"Iyaa ... Tapi, tetap saja ladang rumah kakek Raya sudah seperti hutan," sambung Haruka.
"Haruka, kamu harus mengerti. Semua warga sibuk dengan aktifitas nya," bantah Bayu.
"Tapi, jika Nak Arya tinggal di rumah kakek Raya. Maka rumah itu akan indah dan asri kembali," sambung Kouri.
Arya yang mendengar itu, dia pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
Setelah sarapan, Bayu dan Arya pergi ke kelurahan dengan jalan kaki.
Desa Sumeru merupakan desa yang kecil meski bisa mengunakan kendaraan mobil atau motor namun, jalan nya yang masih tanah berbatu para warga lebih memilih berjalan kaki.
Ditengah perjalanan, Arya dan Bayu pun di sapa oleh seseorang.
"Selamat pagi, Pak Bayu!"
Mendengar itu, Arya dan Bayu sontak menghentikan langkah dan menoleh kearah sumber suara yang mana suara itu bersalah dari wanita paruh baya yang sedang duduk di kursi goyang.
"Selamat pagi juga Nenek Karen!" jawab Bayu dengan senyuman dan anggukan kepala.
Arya yang disamping nya, dia pun menganggukkan kepalanya.
"Pak Bayu, mau kemana?" Nenek Karen menoleh kearah Arya. "Siapa pemuda tampan ini?"
Mendengar itu, Bayu pun memperkenalkan Arya.
"Dia Arya, cucu dari Kakek Raya Juana dan kami ingin mengambil kunci rumah keluarga nya dan mendaftarkan dirinya."
Arya pun juga memperkenalkan dirinya.
"Aku Arya, salam kenal, Nenek Karen!" ucap Arya dengan menundukkan kepalanya.
"Salam kenal juga Nak Arya dan Selamat datang di desa Sumeru!" jawab Nenek Karen.
"Iya, Nek. Terimakasih."
"Nenek Karen, kami pergi dahulu!" pinta Bayu.
"Iya, Silahkan! Berhati-hatilah!" jawab Nenek Karen dengan lambaian tangan.
Setelah itu, Bayu dan Arya melanjutkan langkahnya.
Saat diperjalanan, Bayu pun menceritakan tentang nenek Karen yang mana saat ini diri nya tinggal bersama cucu nya yang masih di bangku sekolah menengah atas. Sedangkan, anak-anak nya merantau ke Kota Metropolis Jakarta dan menjadi dokter.
Mendengar itu, Arya terkagum-kagum lantaran keluarga Nenek Karen berani untuk perantau ke kota yang sangat jauh.
Tidak lama kemudian, mereka pun sampai di kantor kelurahan namun, tidak ada satu orang pun disana.
Memahami itu, Bayu pun memanggil seseorang.
"Permisi!"
Dari kejauhan, mereka pun mendengar suara. "Iya, Tunggu sebentar!"
Tidak lama kemudian, muncul sosok wanita dewasa cantik yang mendatangi Arya dan Bayu.
"Oh, pak Bayu. Ada apa pagi-pagi sekali datang ke sini?" tanya sosok wanita cantik. Lalu, wanita itu melihat kearah Arya. "Dan, siapa pemuda ini?"
"Iya, Bu Rose. Dia adalah Arya Juana. Cucu dari Raya Juana dan karena itu lah, kami datang ke sini untuk mengambil kunci serta mendaftarkan dirinya," jawab Bayu.
"Iya. Saya Arya, salam kenal!" sambung Arya dengan menundukkan kepalanya.
"Saya Rose, istri dari Thomas. Jika, masalah itu silahkan masuk kedalam ruang kantornya!"
"Iya. Terimakasih," ucap Bayu.
Setelah itu, Arya dan Bayu melangkah ke kantor Thomas. Lalu, setibanya didepan pintu. Dari dalam ruangan keluar sosok gadis cantik dengan rambut pendek dan memiliki mata yang tajam.
Saat keluar ruangan, gadis itu terus melangkah dan bersikap dingin melewati Arya dan Bayu.
Bayu yang melihat itu, dia hanya memberikan senyuman. Sedangkan, Arya terheran dengan sikapnya.
"Dia Elsa, putri tunggal dari Thomas dan Bu Rose. Lalu, dia juga memang memiliki sifat yang dingin." Bayu pun menepuk punggung Arya. "Sudah tidak usah di pikir. Ayo kita masuk!"
Arya pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Setelah itu, masuk ke ruangan yang mana disana terlihat pria bertubuh besar dengan pakaian jas hitam dan pria itu, Thomas.
"Oh, jadi Bayu. Ada apa?" tanya Thomas.
"Thomas, dia adalah Arya Juana, Cucu dari Raya Juana," ucap Bayu yang memperkenalkan Arya.
"Salam kenal, saya Arya Juana!" ucap Arya dengan menundukkan kepalanya.
"Oh, akhirnya kamu datang juga. Salam kenal juga Saya lurah di desa ini. Thomas, Salam kenal!"
"Iya."
Mungkin beberapa hari, Arya tidak bisa optimal mengunakan kemampuan System Of Romance nya namun, dia merasa bersyukur melihat keramahan dari Desa pulau Sumeru.
Yang mana itu akan menjadi rumah dan kampung halaman nya yang baru.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 185 Episodes
Comments
Nurul Hikmah
Saya suka cerita ini mudah dibaca dan terpahami
2023-11-27
2
Ewi
kok namanya sama kek di game pertanian? back nature?
2022-10-01
4
TK
🙏🙏🙏
2022-09-26
1