Dengan rasa sakit yang mendera tubuhnya, dan beberapa organ dalamnya yang mengalami luka parah, kini rasa lapar dan dahaga juga menderanya, menyiksa Qin Xin setelah dia terbangun dari komanya itu.
"Apa itu makanan ? mungkinkah itu bisa dimakan ? itu jamur bukan ? ya itu terlihat seperti jamur, apa itu beracun ?" satu demi satu pertanyaan-pertanyaan ini muncul dibenaknya, dia bingung apa yang harus dia lakukan, tubuhnya sangat sulit untuk digerakan namun rasa lapar dan haus ini juga masalah.
"Persetan ! masa bodoh, aku juga bisa dibilang telah mati, jadi untuk apa takut" pekik Qin Xin.
Kemudian Qin Xin mulai mencoba menggerakkan tubuhnya meski itu sangat menyakitkan, itu lengan kanannya, karena itu bagian tubuhnya yang masih cukup untuk bergerak, dengan lambat dan gerakan lemahnya, akhirnya dia mulai meraih jamur berwarna emas tersebut.
"Ini, cukup unik, aku belum pernah melihat atau mendengar jamur berwarna emas dan bahkan yang bersinar dengan cahaya keemasan ini. Ah, mungkin karena aku hanyalah seorang budak rendahan belaka, jadi aku tidak pernah tahu akan hal-hal semacam ini. Bisa jadi ini adalah makanan para kaum bangsawan. ya para bangsawan keparat itu !!!" Qin Xin memaki lagi, dia mulai membenci para kaum atas yang dengan mudah mempermainkan hidup seseorang hanya karena status mereka yang dianggap rendah.
"Masa bodoh ! aku akan memakannya, aku sangat lapar" Qin Xin mulai memakan jamur emas tersebut.
Tidak berapa lama berselang, tubuhnya mulai bereaksi.
"Apa ini ? kenapa aku merasa sangat mengantuk ? jangan-jangan ini memang beracun ? jadi ini adalah akhir hidupku, huft.. bahkan jika harus mati aku harap dikehidupan yang lain aku masih bisa membalas dendam !!!" kata Qin Xin bertekad kuat penuh kebencian.
Tanpa sadar, sebenarnya Jamur yang dikonsumsi oleh Qin Xin adalah Celestial Golden Mushroom, sebuah harta tingakat Celestial yang sangat langka dan diidam - idamkan oleh para dewa.
Tak lama berselang suara ledakan teredam terdengar.
"BOOMMMBB !!!"
Ledakan energi meledak dari tubuh Qin Xin, seluruh tubuhnya kini memancarkan cahaya keemasaan yang menyelimutinya, tidak ada yang tahu apa yang terjadi, kabut emas mulai terbentuk dan semakin lama semakin pekat disekitar tubuh Qin Xin.
Tubuh itu mulai terjatuh menuju dasar Jurang Wudidong yang gelap gulita.
Didasar jurang tubuh Qin Xin hancur seperti daging giling, seluruh tulang, organ dalam, daging, otot dan tendon remuk hancur akibat jatuh dari ketinggian ekstrim.
Namun anehnya, tubuh itu mulai merekonstruksi kembali dengan kecepatan yang bisa dilihat oleh mata, mereka mulai menyatu dan membentuk tubuh baru, sungguh regenerasi yang menakjubkan. Tubuh itu terus terbentuk hingga sempurna.
"BOOOMMMMBB !!!"
Ledakan energi terjadi lagi, dan tubuh yang terbentuk hancur lagi dibeberapa bagian, namun itu terus beregenerasi membentuk tubuh kembali.
Proses ini berlangsung hingga beberapa kali sampai akhirnya terhenti.
Cahaya keemasan dan kabut tebal masih menyelimuti tubuh Qin Xin yang telah terbentuk, dan terlihat tubuh itu bahkan 100 kali lebih baik daripada tubuhnya yang dulu, struktur tubuhnya kini telah berubah. Itu menjadi lebih kokoh, padat, kekar berotot dan tinggi.
Jelas bahwa Konstitusi tubuhnya berubah, dia mengalami transformasi tubuh yang luar biasa.
Hanya saja, anehnya Qin Xin belum terbangun seusai proses tersebut, seolah dia masih nyenyak tidur dalam buaian yang indah, tanpa tahu bahwa tubuhnya telah mengalami Transformasi tubuh, tubuh fana miliknya kini memiliki konstitusi tubuh Celestial.
Akan tetapi, proses itu tidak berhenti sampai disitu. Ledakan energi teredam terjadi dari dalam tubuh Qin Xin, dan tubuhnya kembali hancur.
Namun anehnya, tubuh yang hancur itu dengan cepat mulai memperbaiki dirinya sendiri, tubuh itu merekonstruksi dirinya dan setelahnya kembali hancur akibat ledakan energi dari dalam tubuh tersebut.
-
-
# Kota Lanlong
Malam itu bulan bersinar terang, seolah ingin menunjukan bahwa malam yang gelap tidaklah menyeramkan seperti yang dikatan orang, karena masih ada sosok yang setia menerangi gelapnya malam.
Suasana malam di Kota Lanlong. ramai dengan beragam kerlap kerlip sinar lampion dan batu cahaya yang menerangi setiap distrik dan sudut-sudut area Kota Lanlong.
Kota Lanlong merupakan salah satu Kota Besar di Kekaisaran Hong Yumao. Kekaisaran Hong Yumao dipimpin oleh Dinasti Zhao. Keluarga Zhao telah memerintah selama hampir 13.000 tahun, dan telah menjadi Hegemon besar di Benua Dongnan.
# Istana Kota Lanlong
Disalah satu kamar yang cukup besar dengan dekorasi yang indah, seorang gadis Cantik berusia 16 tahun duduk termenung didekat Jendela. Pandangannya kosong, seolah dia tak lagi mempunyai jiwa dan semangat untuk melakukan apapun.
"Tuan Putri..." dengan suara pelan pelayan itu memanggil.
Pelayan itu tampak kebingungan karena sudah berhari-hari Tuan Putri kota Lanlong selalu dalam keadaan seperti itu. Dia selalu murung dan tak pernah lagi menunjukan wajah cerianya yang Cantik.
"Tu..tu.. Tuan Putri..., Putri Su Rong..." pelayan itu tampak Cemas dan takut, sebelum akhirnya memberanikan diri untuk melanjutkan. " Tuan Putri.. Tolong maafkan Pelayan rendahan ini, Tuan Putri Su Rong, Tuan Kota Su Jun memanggilmu. Tolong Tuan Putri, pelayan ini tahu bahwa Tuan Putri masih bersedih. Tapi anda harus tegar dan kuat menerima semuanya Puri.." Pelayan itu masih Cemas.
Beberapa saat kemudian, Gadis Cantik itu mulai menggerakan badannya. Dia bangkit berdiri dari kursi duduknya, kesedihan nampak jelas tergambar dari wajah cantiknya, sosok cantik nan anggun itu mulai berjalan keluar dari kamarnya menuju Aula Keluarga di Istana Kota.
"Ah..!! Rong'er..." teriak Tuan Kota Su Jun.
"Salam Ayah..." Su Rong menjawab sambil sedikit membungkuk untuk memberi hormat kepada ayahnya.
"Rong'er, aku melihat kamu masih bersedih, ini sudah berhari-hari bahkan hampir satu bulan, apa yang terjadi ? apa itu masih terkait pelayan kecil itu ? pelayan yang beberapa tahun lalu dibawa oleh ibumu ?" tanya Su Jun dengan ketus.
"Ya... itu Benar, itu terkait Qin Xin !" Jawab Su Rong tidak menyembunyikan. " Ayah !! Qin Xin bukanlah pelayan biasa, dia... dia adalah temanku, dia selalu menemaniku, dia juga selalu ada untukku dan sekarang sudah hampir satu bulan keberadaannya tidak diketahui. Aku sangatlah khawatir tentang dia, dia hanya anak berusia 14 tahun, masih terlalu kecil untuknya, lagipula aku sudah menganggapnya seperti adik laki-lakiku sendiri. Aku..." Su Rong mulai menangis, tidak dapat melanjutkan kata-katanya lagi, air mata itu berlinang membasahi pipinya.
"Cukup !!!" teriak Su Jun, " Aku dan Ibumu sudah mengerahkan banyak orang untuk mencari pelayan itu. Bahkan pasukan Kota juga telah aku kerahkan untuk mencarinya, kita sudah mencari dan menyelusuri setiap tempat di wilayah Lanlong untuk menemukannya. Lalu apa ? apa lagi yang harus aku lakukan Hah ? itu hanyalah pelayan kecil, seorang budak yang dipungut oleh ibumu, tidak ada yang spesial dari dia...."
"Ayah !!!" teriak Su Rong, menghentikan kata-kata Su Jun. " Ayah !!! sudah aku katakan kalau dia adalah temanku dan dia juga adik Kecilku !!!" Su Rong kesal dan marah.
"Su Rong !!!" wajah Su Jun tampak jelek mendengar ini. " Su Rong, aku tidak peduli. Bagiku dia hanyalah seorang budak rendahan. Statusnya tidak sama dengan kita, jadi jangan berdebat lagi denganku, atau aku akan menghentikan seluruh upaya pencarian budak rendahan itu !!" kata Su Jun dengan marah.
"Baik, jika ayah tidak lagi mau mencari Xin kecil, aku sendiri dan ibuku yang akan mencarinya. Lagipula hal-hal yang kau pedulikan hanyalah urusan kebangsawananmu, aku benci padamu". Jawab Su Rong tidak mau kalah dari Su Jun.
"Su Rong !!!" teriak Su Jun Marah. "Jangan memaksaku !! aku tidak mau tahu, pokoknya dalam 1 minggu kedepan kau harus ikut denganku pergi ke Ibu Kota Hong Yumao. Putra Mahkota pangeran Zhao Chen mengundangmu, ini adalah kesempatan kita untuk membuat pengaruh kelurga Su kita makin melambung tinggi. Jadi, jangan membuatku marah dengan prilaku konyolmu, itu hanyalah seorang budak rendahan, itu tidak pantas mendapat simpatimu atau dari keluarga Su ku. Camkan itu baik-baik". Su Jun duduk dikursinya dan mulai mengambil gelas anggurnya.
"Jadi itu yang kau putuskan Ayah ? Baik... Aku Membencimu !!!" teriak Su Rong dan bergegas pergi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 561 Episodes
Comments
spooky836
otak kosong cerita xde isinya. matilah kau thor.
2024-12-29
0
Zoelf 212 🛡⚡🔱
lanjut baca
2024-09-07
1
Kinanda Husnancandra
di bab atas katanya bisa dilihat langsung,lalu ini di tubuh nya di liputi kabut tebal .agak bingung thor
2024-07-12
1