Kami tertidur sangat lelap tanpa bermimpi, tanpa bergerak dan tentu tanpa insomnia. Saya terbangun saat sinar matahari terbit menyinari kami.
Aku tidak tahu sejak kapan rantai yang mengikat saya bahkan sudah terlepas dengan sendirinya. Aku mencoba untuk berdiri kemudian sedikit merentangkan kaki saya yang sangat sakit.
Aku mencoba menggali ingatanku sebelumnya, dan sebuah gambar muncul di ingatan milikku, tidak hanya itu beberapa hal lain yang tidak dapat dipercaya muncul satu persatu di ingatanku.
Ada kenangan tentang para gadis, Naila dan Gothic di ingatanku.
Gadis gothic itu bernama Linea, seorang keturunan bangsawan Tsar Rusia.
Setelah kekalahan tentara putih Tsar, kakek Linea melarikan diri ke timur laut dan berakhir di Tiongkok China.
Meskipun keturunan Rusia, Linea lahir di Tiongkok.
Linea sudah dikirim ke sekolah bangsawan di Norwegia sejak kecil sehingga bahasa Tiongkoknya mendekati nol, namun mahir dalam segala bahasa eropa.
Linea tidak memiliki banyak teman karena sifatnya yang dingin, bahkan kerabatnya mencoba menjauh darinya.
Yang membuat kepribadiannya semakin dingin. Baru baru ini dia tertarik dengan budaya jerman yang muncul di anime.
Naila adalah seorang orang Swedia. Nenek Naila awalnya tinggal di Jerman tepat saat terjadinya pembantaian Nazi.
Nenek Naila yang tidak ingin terlibat konflik melarikan diri dan menetap di Shanhai China.
Keluarga Naila jika disingkat adalah pembisnis handal, dan dengan cepat menjadi keluarga terkaya di China.
Naila dikirim ke inggris untuk belajar sejak usia 5 tahun. Jadi meski bisa bahasa Mandarin dia tidak terlalu lancar.
Naila memiliki kepribadian yang ceria, lembut dan anggun, sehingga dia memiliki banyak teman, terutama perempuan cantik, dan memiliki beberapa hubungan tidak benar.
[Tunggu! Tunggu dulu, Naila dia adalah lesbian, jika dalam bahasa jepang dia penikmat yuri.]
Aku terus membaca ingatan Naila tampa berhenti seolah tertarik oleh tersambar arus listrik, karena banyak kenangan bergairah mengalir ke dalam pikiranku dan, Aku tidak sanggup menekan tombol rem di otakku.
Naila dia tidak hanya Lily namun juga raja harem. Hampir setiap tipe gadis ada dalam haremnya. Loli, onee-san, senpai, kouhai, tsundere, deredere, kuudere jatuh di tangan raja harem Naila dan sangat terobsesi padanya.
Pikiranku yang dibajiri ingatan konten Naila dengan para gadis-gadis di berbagai posisi dan tempat, membuat mimisan bocor dari hidungku, pemandangan seperti ini terlalu menggairahkan bagiku.
[Aku sempat berpikir jika Linea adalah gadis yang aneh, ternyata ada yang lebih aneh.]
Ketika diriku terus menelusuri ingatan keduanya. Mereka berdua terbangun bersamaan.
Keduanya jelas juga memperhatikan sesuatu yang aneh dalam ingatan mereka dan mereka diam tenggelam dalam ingatan.
[Tunggu, jika sekarang Aku memiliki ingatan tentang keduanya, bagaimana dengan ingatanku? Jangan-jangan!]
Aku ingin menghentikan mereka dan mengatakan berhenti.
Siapa di dunia yang lahir dan hidup tanpa memiliki sejarah kelam, dan bagiku beberapa aspek yang cukup sering Aku lakukan di kamar mandi.
“Bagaimana ingatan orang lain bisa ada dalam pikiranku?” Kami bertiga bersuara secara bersamaan.
[Saya tidak menyangka jika ini akan terjadi.]
Ekspresi diriku dan Naila berubah, jelas dia terkejut akan suara yang terdengar bukan milik kami, sama sepertiku,
[Telepati? Apakah itu benar-benar telepati?] Aku mencoba berbicara dalam pikiranku.
Kali ini Aku melihat Naila dan Linea terkejut menatap diriku dengan aneh.
Kami bertiga gemetar pada saat yang sama karena memikirkan satu hal yang sama
[Berbagi ingatan!]
Kami berbicara dalam pikiran pada saat yang bersamaaan.
Fenomena ini lebih aneh dari telepati, ini adalah berbagi ingatan.
Ingatan jangka pendek manusia merekam pikiran di otak, dan ketika kami berbagi ingatan, ingatan jangka pendek ini secara akurat akan tersampaikan ke pihak lain, yang membuat kami mengira jika kami memiliki telepati.
[Tidak. Apa yang Kamu lakukan?]
Suara putus asa dari Linea bocor ke diriku dan Naila. Linea segera panik berusaha untuk menamparku.
[Aku tidak melakukan apapun.] dan berusaha menghindari tamparan dari Linea
[Jangan lihat ingatanku!!]
Ingatan manusia adalah hal yang paling pribadi bagi seseorang, dan memperlihatkan ingatannya kepada orang lain terasa lebih memalukan daripada telanjang sambil berlari di jalanan.
[Dilarang untuk melihat ingatan siapa pun.]
Kami menyetujui hal ini untuk menjaga rahasia kami. Namun, tidak ada gunanya.
Sudah sifat manusia untuk ingin mengetahui privasi orang lain. Ini berakhir dengan zonk ingatan terus mengalir dengan sendirinya walaupun kami sudah sekuat tenaga menahan keinginan.
Hal yang paling memalukan adalah saat berbagi ingatan, kita mengetahui perasaan psikologis pihak lain.
Aliran kenangan ini tidak menunjukan tanda-tanda berhenti, membuat kita hanya bisa diam di tempat menerima kenangan yang bukan milik kita.
Akhirnya saya sedikit terbiasa, jika hanya kenangan yang sepele, tapi setelah beberapa saat kenangan berikutnya langsung membalikkan pikiran saya sebelumnya.
Linea adalah gadis yang dingin, tetapi dalam beberapa adegan mengejutkan muncul di ingatannya.
Adegan itu Linea sedang mandi, lalu merasa semakin panas, ya, aku mengerti apa yang dirasakan Linea saat itu.
Kemudian dia meraba dadanya dengan tangan kiri dan merentangkan tangan kanan di antara kedua kakinya.
Dalam adegan seperti itu berdampak kepada tubuh saya, sebagai seorang pria dengan fungsi normal dan keinginan normal, tubuhku pasti bereaksi dan dengan terburu-buru menutupi bagian pria di bawahku.
[Aku tidak menyangka jika anak perempuan benar-benar melakukan hal itu.] Suaraku mencapai Linea.
Wajah Linea merona dan dia mencoba menutupinya dengan kedua tangan, bahkan jika Linea sadar bahwa itu normal bagi gadis remaja, dia tetap merasa malu.
Naila tidak jauh lebih baik dariku. Dia mencoba menutupi bagian pribadinya, karena malu akan Aku dan Linea memperhatikan reaksinya.
Wajah Kami semakin panas dan pikiran Kami semakin bergairah.
Meskipun Aku dan Linea saling menghibur kecuali Naila yang memiliki reaksi berbeda, itu masih sangat memalukan.
Kami kemudian mimisan dalam jumlah besar bersamaan.
Hal terburuk tentang berbagi ingatan adalah saat diriku merasa kesenangan, reaksi fisikku juga akan terbagi pada keduanya, dan reaksi yang sama dari mereka semua akan terbagi ke diriku.
Ketiga reaksi itu akan saling menguat dan membuat umpan balik yang semakin merangsang.
Di bawah pengaruh ini, reaksi fisiologis kami mencapai titik kritis, dan jika ini berlanjut, Aku tidak bisa menjamin bahwa kami dapat mengendalikan kewarasan kami.
[Sialan…! Kami harus bertahan.]
Aku dengan keras mendorong pikiran mereka untuk tetap waras.
[Sa—Saya sudah tidak bisa menahan lagi.] Linea hampir menangis.
Kemudian rasa nyaman datang dari ingatan Linea, secara paksa membuat diriku kembali waras.
Aku sedikit lega, tapi bagi Naila tidak seperti saya, ingatan Linea sama seperti melempar minyak ke dalam api. Kemudian rasa nyaman datang dari Naila.
Tanpa diberitahu pun Aku mengerti apa yang salah dengan mereka.
[Aku bertahan, hah~ Aku adalah yang terkuat. Ha~ha~ha.]
Aku tidak bisa menahan senyum di hatiku, dan berhasil melewati masalah.
Naila dan Linea mencari celah saat diriku berbangga diri. Fakta bahwa itu terjadi di depan seorang laki-laki terlalu memalukan.
Dan yang paling penting mereka tidak terima dengan fakta Aku yang berhasil hingga akhir, hal yang tidak dapat mereka tanggung.
Jika semua sama mereka baik-baik saja tetapi saya bertahan, dan mereka malu dan merasa tidak terima.
[Lalu, Kita akan melakukan seperti ini.]
Suara tidak menyenangkan ini terdengar olehku, mereka mencoba membuat masalah untukku.
Naila dan Linea saling memandang dan mengarahkan kebencian ke arahku
Keduanya segera meraih dada mereka pada saat yang bersamaan. Kegembiraan luar biasa melanda pikiranku, Aku bahkan tidak dapat lari dari ini.
Selama mereka tidak berhenti, Aku hanya bisa menahannya. Bahkan dengan sedikit paksaan, Aku mencoba untuk menenangkan diri.
Benar berpikir baiklah, [Ayo kita hitung bilangan phi, sial itu tidak membantu.] Stimulus itu terus menerus di hantarkan melalui ingatan.
Lalu mereka meningkatkan kekuatan mereka, dan stimulasi semakin intens.
[Sialan, Kalian berdua, ha~ha~ha~, lihat saja Kalian berdua Aku akan menahan semua ini hingga akhir.]
Aku menatap mereka dengan amarah untuk mengalihkan stimulus milikku, lalu memejamkan mata menikmati perasaan senang dalam kesakitan dan berharap bahwa ini akan segera selesai.
Setelah beberapa menit berlalu, mereka akhirnya berhenti karena kehabisan stamina.
[Lihat Aku, Aku berhasil bertahan hingga akhir, hahahaha, hah~ Aku lelah, Zzzzzz...]
Aku sempat tertawa sebentar sebelum akhirnya Aku terbaring tidur diam tidak bergerak.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 143 Episodes
Comments
Teringat Dengan Pak Kumis💀
2023-01-12
0
Dealire
aku tidak tau harus berekspresi seperti apa jadi 🗿
2022-09-09
1
Del-lKaiser
tchi yoaimo
2022-07-05
1