setelah semua orang tertidur pulas dan hanya menyisakan satu orang saja yang masih berjaga saat ini, sehingga tidak ada yang menyadari jika ada yang masuk ke dalam kamar adik mereka secara mengendap-endap dan menatap chaterine dengan tatapan membunuh.
walaupun Chaterine tengah tertidur pulas, ia mempunyai kewaspadaan yang tinggi walaupun itu dalam keadaan sedang tertidur, tetapi Chaterine merasakan hawa membunuh yang sedang berjalan ke arahnya.
Chaterine tetap tenang dan berpura-pura tidur, ia ingin melihat seberapa besar keberanian nya untuk melukai nya.selain itu Chaterine juga mendengar suara langkah kaki yang Chaterine sangat hafal.
"siapa kamu." teriak Julio saat melihat seseorang ingin menusuk sang adik, dan terjadi lah perkelahian di antara mereka.
bugh bugh bugh
suara pukulan yang keras, di antara Julio dan penyusup itu, Axel, Sam, Gavin dan Grace yang mendengar suara pukulan pun segera bangun dan menghampiri sumber suara itu.
saat mereka melangkah menuju kamar Chaterine, betapa terkejutnya mereka melihat Julio yang sedang berkelahi dengan beberapa orang yang menggunakan penutup topeng.
Samuel tidak bisa tinggal diam, saat melihat saudara nya dalam masalah, mereka segera membantu Julio. namun Julio berkata lain.
"Dady! lebih baik Dady melihat keadaan Chaterine di dalam, orang-orang ini datang untuk membunuh Chaterine." teriak Julio, saat melihat Dady Axel dan saudaranya datang. sedangkan yang lainnya sangat terkejut mendengar perkataan dari Julio.
Axel yang sudah sangat khawatir segera masuk dan memeriksa kondisi putri nya, sedangkan Samuel dan sisa nya membantu Julio.
luar rumah tidak kalah tegang, karena di luar Kim dan beberapa bodyguard melawan habis-habisan para penyusup itu.
yang ada di dalam pikiran Kim saat ini adalah, keadaan Chaterine, karena bagaimanapun mereka datang untuk membunuh nona kecilnya. setelah di luar bisa di atasi oleh Kim dan para bodyguard, Kim segera masuk kedalam dan langsung menuju ke kamar Chaterine.
dengan tergesa-gesa Kim sampai melupakan keberadaan seseorang yang tengah bersembunyi di balik pintu kamar mandi bawah dekat dapur. Kim tidak memikirkan tentang luka nya, dia sangat mengkhawatirkan keadaan Chaterine saat ini.
"akhirnya kamu datang Kim!." ujar Gavin saat melihat Kim berlari mendekati mereka.
"maafkan aku, karena aku lalai." ujar Kim dengan sedikit menunduk
"tidak masalah Kim, lebih baik kita segera membunuh para pembunuh bayaran ini." jawab Samuel, ia tidak bisa menyalahkan semua kepada Kim, bagaimana pun ini juga kelalaian nya.
setelah tiga puluh menit mereka bisa membunuh semua orang itu, pembunuh bayaran kali yang datang sangat banyak sehingga membuat mereka cukup kewalahan.
sedangkan Chaterine masih berpura-pura tidur sambil mendengarkan musik.
"bagaimana keadaan Chaterine dad?." tanya Samuel kepada sang Dady yang sedari tadi menemani Chaterine.
"Chaterine masih tidur, seperti nya dia tidak mendengarkan keributan karena sedang mendengarkan musik dengan menggunakan Headset." jawab Dady Axel, sedangkan yang lainnya lega mendengar kan perkataan dari sang Dady.
"Dady kembalilah tidur, takutnya nanti mommy mencari keberadaan Dady saat kebangun dan tidak mendapati Dady di samping mommy. biarkan Samuel yang menjaga adik." ujar Samuel.
"baiklah, Dady istirahat dulu. kalian juga segeralah istirahat."ujar Dady Axel dan segera melangkah keluar meninggalkan para anak muda itu.
"iya dad." jawab mereka semua bersamaan. tanpa mereka sadari Chaterine membuka mata nya dengan perlahan, dan menatap wajah panik sang kakak.
"kenapa kakak di sini." ujar Chaterine yang pura-pura baru bangun tidur, sedangkan yang lain nya yang mendengar suara Chaterine segera menoleh dan mendapati Chaterine tengah mengusap matanya beberapa kali.
"tidak ada sayang, kami hanya ingin menemani mu tidur." jawab Samuel setenang mungkin, sedangkan Julio berusaha menutupi pintu masuk yang masih ada tubuh pembunuh itu.
"oh.. kalau begitu Chaterine mau tidur kembali, good night kak." ujar Chaterine dengan memejamkan kembali matanya.
"selamat malam sayang."jawab mereka semua bersamaan. Setelah memastikan chaterine kembali terlelap dalam tidur nya, mereka semua kembali diam dan memikirkan cara bagaimana orang-orang itu dan para pembunuh bayaran berhenti menargetkan chaterine.
Selama ini mereka selalu menjaga chaterine dari kejauhan dan bahkan ada beberapa bodyguard bayangan yang memang mereka perintahkan untuk menjaga chaterine selama ini.
Sudah satu bulan ini hidup adik mereka dalam bahaya, entah siapa yang sudah memasukkan chaterine kedalam target pembunuh bayaran yang bernilai sangat tinggi dan bahkan masuk ke daftar hitam.
Memikirkan hal itu tentu saja membuat semua orang cemas dan takut akan kemungkinan terjadi sesuatu hal buruk kepada adik mereka, mereka juga sudah meminta anak buah kepercayaan mereka untuk mencari tahu siapa orang yang sudah menargetkan adik mereka saat ini.
Bisa saja mereka turun secara langsung tapi hal itu juga bisa membuat chaterine dalam keadaan yang lebih bahaya lagi, mereka ingin bergerak tapi juga harus berhati- hati saat melakukan nya. Jangan sampai nyawa keluarga mereka yang akan menjadi taruhannya.
"kak sam, menurut kakak siapa dalang di balik ini semua? " samuel hanya diam sambil menatap kearah chaterine yang sedang tidur, entah mengapa ada sesuatu yang tidak bisa ia bicarakan dengan adik-adik nya. Terlebih setelah melihat sesuatu yang membuatnya semakin yakin jika orang itu yang menargetkan adik nya.
Jika benar tebakannya maka keluarga nya dalam bahaya besar dan ia juga harus berhati-hati dalam pekerjaan nya kali ini, jangan sampai karena keterlibatannya dalam sesuatu pekerjaan berakhir menghancurkan keluarganya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 189 Episodes
Comments
Nor Azlin
satu keluarga mafia semua tapi mereka tidak tau adik kecil mereka ini adalah Queen mafi yang ditakuti juga pembisnis yang kaya raya pada usianya yang terbilanv muda yah ...nah ini satu kejutan buat angota keluarga nya juga bakal suami nya yah😂😂😂😂 ...lanjutkan thor
2025-03-24
0
Tinna Augustinna
hadeeuuh d bodohin Chaterine kamu semua wkwkwk
2023-03-21
3