Minta Tangan Tambahan

"Mayang!" panggil Marini dari arah ruang tengah. Sementara Mayang sedang sibuk mengurusi pakaian kotor yang ada di keranjang cucian. Pakaian Marini harus dicuci dengan tangan, meski ada mesin cuci yang Mayang beli demi meringankan pekerjaannya di rumah ini.

"Ya, Buk." Mayang pikir, ia tak perlu menghampiri ibu mertuanya karena jelas ia akan berada di belakang rumah tempat ia biasa mencuci baju setiap pagi.

Namun, rupanya kemarahan Marini semalam belum juga reda. "Kalau Ibuk panggil itu biasakan dateng ke depan Ibuk! Biar Ibuk ndak kecapekan nyari kamu!" sembur Marini dengan tangan berkacak pinggang.

Mayang meletakkan pakaian yang sudah ia beri deterjen cair itu dan menghadapi sang ibu mertua dengan menundukkan kepala. "Maaf, Buk. Aku lagi nyuci baju Ibuk."

"Maaf-maaf! Kamu ini dari dulu kok apa-apa minta diulang-ulang terus apa saja yang Ibuk perintahkan sama kamu! Kamu ini ndablegnya kok ndak ketulungan, to, Yang!" bentak Marini. Nada penuh penghinaan itu Mayang telan bulat-bulat, meski menyisakan guratan luka di dalam hatinya.

Mayang menunduk dengan tangan saling meremas di depan keliman bajunya. Batinnya terasa perih. Entah mengapa rasanya dia tidak perlu menderita seperti ini. Jika bukan karena cinta Ferdi yang besar padanya, Mayang tidak akan bertahan dan berdiri di sini mendengarkan semua hinaan ini.

Melihat Mayang diam, Marini segera ingat apa tujuannya mencari Mayang tadi. "Sudah kamu hubungi Dokter Nena?"

"Belum, Buk. Saya mau dateng langsung saja ke tempat praktek Bu Nena nanti jam delapan pagi." Mayang masih menunduk dan berusaha tenang.

"Belum?" Marini mendelik kian marah. "Mau langsung dateng ke sana tanpa buat janji dulu? Mau antri berapa lama kamu, ha? Apa kamu lupa betapa kondangnya Dokter Nena? Bisa-bisa kamu akan diperiksa besok kalau ndak buat janji dulu! Kamu ini kaya ndak apal saja, Yang ... kan sudah berkali-kali ke sana kamu itu! Masak begitu saja kamu masih mau Ibuk ingatkan?"

"Tapi ini masih pagi—"

"Jangan beralasan kamu, Mayang! Bilang saja kalau kamu itu sebenarnya senang melihat Ibuk dicaci habis-habisan!" Marini meninggalkan Mayang yang mengesah dan meringis ngilu karena ucapan keras Marini.

"Kuatkan hati ini, Tuhan." Mayang meminta dengan air mata menitik.

"Astaga, Mayang!"

Belum juga Mayang reda dengan badai di dalam hatinya, Marini sudah berteriak kembali. Dari dalam dapur.

"Kemari kamu, Mayang!" perintah Marini.

"Apalagi ini, Gusti?" Mayang membuang napasnya pasrah. Ia lantas berjalan tergesa-gesa menuju dapur dimana Marini sudah menyambutnya dengan amarah yang lain.

"Kamu tau ini jam berapa?"

Mayang mengarahkan tatapannya ke dinding dimana jam bertengger manis. Baru jam lima pagi, memangnya ada masalah apa kalau jam lima?

"Kenapa belum ada sarapan, ha?" Marini meraih tutup tudung saji dan melemparkannya ke arah Mayang.

Mayang mengelak agar tudung saji berukuran sedang itu tidak mengenainya. Namun, sayang justru tudung saji itu mengenai pipi dan wajahnya.

"Mata kamu tidak lihat semalam Ibuk ndak bisa makan karena omongan buruk tentang kamu, ha!" Marini makin garang mendekati Mayang. Matanya sangat mengerikan saat menatap menantunya yang meringis itu.

"Bi-biar aku beli sarapan dulu, Buk." Pikir Mayang, lebih baik ia mencuci baju dulu, agar Marini tak mengomel jika pakaiannya terkena kotoran dan susah dihilangkan. Untuk tiga potong kain batik yang berharga mahal itu, Mayang tak sampai butuh lima belas menit mencucinya, jadi dia akan punya waktu sampai ibu mertuanya bangun dan bersiap sarapan.

"Ibuk mau masakan rumah pagi ini! Ada banyak stok sayuran dan bahan makanan di kulkas. Jangan buang-buang uang dengan jajan! Manfaatkan apa yang ada di dalam sana!" Marini menunjuk kulkas dengan bengis, lalu duduk di meja makan.

"Masak sekarang juga! Tunggu apa lagi?!"

"Tapi, Buk ... itu—"

"Oh, jadi kamu mau membuat Ibuk mati kelaparan? Biar kamu bisa berbuat sesuka kamu?" Marini menatap Mayang dengan segala kemarahan yang meluap.

"Ndak gitu, Buk ... aku sedang nyuci baju Ibuk," jawab Mayang seraya menunduk.

"Banyak alasan saja kamu! Sudah masak saja dulu, Yang ... nyuci bisa nanti-nanti! Jangan banyak alasan kamu!"

Marini meninggalkan dapur dengan mata yang mendelik seakan siap melubangi Mayang. Mata itu mengawasi Mayang dengan segenap ancaman.

"Masih baik Ferdi mau nikahin perempuan macam gajah bengkak kaya dia. Sudah seperti itu kok ya, ndak mau bersyukur." Marini bergumam, tetapi Mayang mendengarnya dengan jelas.

Mayang berbalik. Matanya sudah basah, bahkan terisak-isak. Bibir Mayang sebenarnya ingin menjawab, tetapi sungguh dia sangat takut dosa. Orang tuanya mengajarkan untuk tidak melawan orang tua, kalaupun orang tua marah, pasti mereka punya tujuan. Mayang selalu mengingat itu. Meski dalam kondisi ini, ia tak menemukan satu pun tujuan baik dari setiap kemarahan Marini.

"Jika bukan demi Mas Ferdi, aku pasti tidak akan kuat diperlakukan seperti ini."

Mayang segera memasak sarapan dengan menu seadanya. Ia berpacu dengan waktu. Jika bisa, dia sudah minta tangan tambahan untuk mempercepat pekerjaannya.

Namun, tangan Mayang memang gesit dan tangkas, sehingga untuk menu simpel seperti nasi goreng, capcay, dan omelet telur tidak memakan waktu sampai satu jam.

Setelah menghidangkan makanan di meja, Mayang segera mengemasi perkakas untuk memasak yang belum sempat di beres kan.

Namun, ia nyaris menjatuhkan wajan, ketika Marini kembali berteriak.

"Gusti Allah, Mayang ... Kamu ini otaknya ditaruh dimana toh, yo, yo!"

Mayang merasa hatinya pilu, tetapi dia tidak menjawab. Dia tahu apa yang dikeluhkan Marini.

"Ini baju baru dipakai dua kali, sudah kamu buat luntur kaya begini. Kalau ndak ikhlas nyuciin, mbok ya, bilang saja! Jelas banget kamu itu senang bikin darah tinggi Ibuk kumat! Ya Allah, Fer ... nasib mu kok apes benget, to yo, yo ... punya istri kok bodohnya minta ampun. Apa-apa ndak becus."

Suara itu terdengar jelas di telinga Mayang. Wanita itu hanya bisa meremas tepian wastafel erat-erat, berusaha terus menopang dirinya meski air matanya tak henti menetes. Mayang sangat terluka.

"Ibunya dulu gimana didik anak wadon, ya? Mentang-mentang kaya, punya banyak duit, bisa melakukan segalanya, jadi anak-anaknya dibiarkan tanpa ajaran dan pengetahuan soal kerjaan perempuan. Ini cuma nyuci baju tiga biji. Eh, kok yo, malah rusak. Huh, nasib-nasib!"

Mayang mengepalkan tangan. Dia tidak apa-apa di sakiti, dihina, dicaci, bahkan di rendahkan. Tapi jangan kedua orang tuanya. Mayang tidak terima.

Langkah Mayang lebar-lebar, hatinya meluap penuh amarah, dia tidak bisa bersabar lagi.

"Opo kamu dateng kemari? Mau ngecek Ibuk bajunya luntur kayak begini?" Marini jutek menatap Mayang.

"Biar saya ganti bajunya, Buk ... nanti Ibuk pilih sendiri yang sesuai maunya Ibuk." Mayang berkata ketus dan sok. Marini tidak suka, sangat tidak suka. Perempuan itu hebatnya apa? Sampai Tuhan menitipkan banyak sekali kemudahan padanya? Cantik juga tidak. Pintar apalagi?

"Ibuk cuma mau baju yang sama persis kaya gini, selain itu Ibuk ndak mau! Besok baju itu sudah harus ada di rumah ini, lengkap dengan modelnya yang kaya gini!" Marini menunjuk pakaian yang dipegangnya.

Kapok kamu, Mayang! batin Marini.

"Itu ndak mungkin, Buk. Ibu tau kan bahan baju itu aku pesan berbulan-bulan lamanya? Jadi ndak mungkin besok sudah ada." Mayang kesal dan gondok. Ini mertua kok ngadi-ngadi maunya.

"Kamu kan yang nawarin ganti?" Marini berekspresi licik. "Jadi jangan tanya Ibuk, gimana caranya? Pinter-pinter kamu pakai uang kamu buat dapetin apa maunya Ibuk."

"Ibuk ndak bisa gitu ke aku, aku udah berniat baik ganti baju itu, lagian itu juga salahnya Ibuk yang minta aku masak dulu, ketimbang nyelesaiin nyuci." Mayang membela diri.

"Oh, berani kamu, ya!" Marini muntab, lalu mengambil gayung dan menyiduk air cucian bercampur sabun, secepat kilat ia menyiram Mayang dengan air itu. "Nih rasakan!"

Mayang tidak siap dengan semua itu, sehingga air sabun mengenai matanya. Kerasnya ciptaan air membuat mata Mayang sakit, "Aduh ... sakit!"

"Cengeng kamu. Makanya jangan nantang!"

Ferdi mendengar suara teriakan Mayang, ia bergegas mencari sumber keributan. Ia begitu terkejut melihat Mayang basah kuyup dan mengusap matanya sambil terus mengaduh. Sementara Marini masih mengoceh.

*

*

Terpopuler

Comments

keong' racun 88

keong' racun 88

kok greget aku yaa,,,punya mertua kyak dia,,,GK ada bener nya,,,
untung bukan aku menantunya....
😠😡🤬

2024-10-06

2

SUTINAH SUTINAH

SUTINAH SUTINAH

aku suka

2024-09-25

0

Ds Phone

Ds Phone

ibu yang tak guna

2024-09-05

0

lihat semua
Episodes
1 Mengoyak Perasaan
2 Minta Tangan Tambahan
3 Ternyata Kamu ....
4 The Way To Change The Future
5 Berusaha Lebih Peka
6 Mendua
7 Bertemu Saira
8 Dokter EG. Hadyan
9 Wajah Sesungguhnya
10 Hampir Ketahuan
11 Tak Punya Muka
12 Menyelamatkan Hati
13 Perampok
14 Terkejut Sendiri
15 Maju Mundur Kena
16 Pemilik Arumndalu
17 Prasangka Ferdi
18 Perjuangan Lea
19 Tamparan Sebendel Kertas
20 Membalas Dengan Epic
21 Dimulainya Sebuah Balasan
22 Rencana Perampokan
23 Harus Lebih Pinter Dari Maling
24 Anak Siapa Yang Mendua?
25 Cukup Mampu Dengan Uangku!
26 Dear Lea
27 Mertua Bawel
28 Jangan Lemah!
29 Karena Kamu Sayangku
30 Melemparmu Ke Jalan
31 Treatment Untuk Si Cantik
32 Lupa Cara Menangis
33 Mulai Muak
34 Penjahat Selalu Ketakutan
35 Impian Pungguk
36 Di Buang Sayang
37 Curiga
38 Mengeruk Dengan Elegan
39 Kamu Lima, Aku Dua, Dan Secepatnya
40 Sedang Cemburu
41 Break Sementara
42 The Power Of Uang
43 Hiburan Kala Senggang
44 Kembali Merengkuhmu
45 Uangku Punya Kaki Untuk Kembali
46 Menghalau Noda Membandel
47 Pak Dokter ... Oh, Pak Dokter
48 Pergi Dan Tidak Kembali
49 Saling Menyalahkan
50 Menyongsong Kedamaian
51 Sisi Lain Pak Dokter
52 Ini Namanya Hancur
53 Single Juga Bisa Bahagia
54 Jadi Begitu Ceritanya
55 Pesona Mayang
56 Maukah Kau Kembali?
57 Utarakan Dengan Benar, Nanti Saya Pertimbangkan
58 Pak Dokter Baper
59 Memanfaatkan Keramahan Gian
60 Soal Gian Dan Bapaknya Juga Hubungan Yang Dia Jalani
61 Bapak Melepaskan, Kamu Yang Meluluhkan
62 Api Dalam Ikatan
63 Bermain Cerai
64 Kasih Tak Sampai
65 Membalas Dengan Cantik
66 Love You, Bu Mai
67 Rully Kalah Saing
68 Uang Seperti Air Sungai Yang Mengalir Ke Laut
69 Nasib Dua Wanita
70 Pokoknya Nikah, Mau Tidak Mau
71 Soal Wali Nikah
72 Rindu Sepihak
73 Mengenali Gian Diam-Diam
74 Saling Menggoda Dan Menjajaki
75 Imut, Kecil, dan Menggemaskan
76 Nikung Dengan Cara Halal
77 Kita Nggak Ada Hubungan
78 Promo Novel Samudra Lee(Mr. Perfect & Miss Careless)
79 Gerakan Cepat
80 Hanya Mayang
81 Jangan Salahkan Saya
82 Officialy Mrs. Gian
83 Menantang Mayang
84 Selangkah Kalah
85 Angkat Kaki
86 Jodoh Sesungguhnya
87 Mocca Coffie
88 Bintang Empat Dulu, Besok Baru Lima
89 Jangan Bahas Soal Fisik
90 Bahagia Di Atas Luka
91 Maaf, Mantan Memang Indah
92 Pembantu Berlogo Halal
93 Dipihak Mana
94 Main Belakang
95 Sorry, Nggak Minat
96 Teori vs Teh Ori
97 Crazy Without Rich
98 Tersandung
99 Di Tengah Jalan
100 Misi Belum Terselesaikan
101 No Escape
102 Play Victim
103 Mental Lagi
104 I N V U
105 Wanita Gila
106 Tukang Palak
107 Karma Dibayar Lunas
108 Lea's Day
109 Sandaran Ternyaman
110 This Impact
111 Membungkam Dengan Cara Gian
112 Kesialan Tak Berkesudahan
113 Yang Membuat Dia Unggul
114 Memaafkan Tetapi Tidak Untuk Berteman Kembali
115 Aku Butuh Kamu
116 Jangan Ajak Dia Makan
117 Minta Maaf
118 Soal Amplop
119 User12345
120 Salam Lebaran
121 Its All About Love! Bukan Harta Atau Yang Lain.
122 Ingin Jujur
123 Syarat Yang Berat
124 Pria Terakhir
125 Dibuang Sayang
126 Tekad Djarot
127 Memulai Lagi Dari Awal
128 Bukan Karma
129 Itu Bukan Tugas Sopir
130 Soal Jatuh Cinta
131 Berat Ke Sisi Djarot
132 Aqila ....
133 Pepanggih
134 Jangan Mempermalukan Diri Sendiri
135 Bu Mai Cemburu
136 Sudah Lama Menghindarinya
137 Dicampakkan Penuh Hina
138 Tiada Maaf Bagimu
139 Madu Di Comberan
140 Hari Bahagia Anggi
141 Wanita Selalu Benar
142 Rasain Kamu!
143 Benci Yang Membuat Mereka Ada
144 Pria-Pria Bucin
145 Tunggu Satu Bulan Lagi
146 Sedang Mengusahakan Kembali Dekat
147 Jadilah Pria Kuat
148 Minder Di Depan Mantan
149 Bantuan Gian
150 Pengganggu Sudah Pergi
151 Kapan Ketemu?
152 Datang Di Saat Yang Tepat
153 Lebih Berpengalaman
154 Jomlo Kelas Kakap
155 Nyerah Belum, Dek?
156 Diperdaya Agung
157 I'm Addicted To ....
158 Habislah Kau!
159 Hancurnya Kesombongan
160 Tolong Rahasiakan
161 Mertua Oh Mertua
162 Apa?
163 Saya Punya Segalanya
164 Penegak Adat
165 Gadis Pemberani
166 Asap!
167 Kejutan Rully
168 Menyenangkan Dengan Cara Lain
169 Susahnya Menuju Halal
170 Obat Laraku
171 Pasang Taring
172 Sudah Keluar!
173 Marsmellow
174 Segitiga Abnormal
175 Dibelah Dua
176 Bahasa Sederhana Bernama Cinta
177 Siapa Yang Kelewat Percaya Diri?
178 Tak Ada Wanita Lain Lagi
179 Keputusan Rustina
180 Feel So Sexy
181 Oma Bucin
182 Berhenti Insecure
183 Babysitter Untuk Si Kembar
184 No Karet-karet Anymore
185 Pria Terkuat Di Bumi
186 Kenapa Tidak Dilanjutkan?
187 Tinggal Putar Balik Atau Mundur
188 Just For Fun
189 Tidak Berharap Ini Yang Terjadi
190 Gaya Elit, Ekonomi Syulit
191 Salahku Opo, Gusti?
192 Jika Waktu Bisa Diputar Kembali
193 Cintamu Membunuhku
194 The Babies
195 Namanya Juga Terlalu Gembira, Mas!
196 Cinta Mayang Banyak-Banyak
197 Tuan Tampan
198 Susah Cari Nama, Euy!
199 Ada Yang Lain
200 Baru Dugongan
201 Masa Nggak Kerasa ... Besar Lho Itu?!
202 Nunggu Jatah
203 Diatas Ranjang Dokter Dingin(Promo Novel)
Episodes

Updated 203 Episodes

1
Mengoyak Perasaan
2
Minta Tangan Tambahan
3
Ternyata Kamu ....
4
The Way To Change The Future
5
Berusaha Lebih Peka
6
Mendua
7
Bertemu Saira
8
Dokter EG. Hadyan
9
Wajah Sesungguhnya
10
Hampir Ketahuan
11
Tak Punya Muka
12
Menyelamatkan Hati
13
Perampok
14
Terkejut Sendiri
15
Maju Mundur Kena
16
Pemilik Arumndalu
17
Prasangka Ferdi
18
Perjuangan Lea
19
Tamparan Sebendel Kertas
20
Membalas Dengan Epic
21
Dimulainya Sebuah Balasan
22
Rencana Perampokan
23
Harus Lebih Pinter Dari Maling
24
Anak Siapa Yang Mendua?
25
Cukup Mampu Dengan Uangku!
26
Dear Lea
27
Mertua Bawel
28
Jangan Lemah!
29
Karena Kamu Sayangku
30
Melemparmu Ke Jalan
31
Treatment Untuk Si Cantik
32
Lupa Cara Menangis
33
Mulai Muak
34
Penjahat Selalu Ketakutan
35
Impian Pungguk
36
Di Buang Sayang
37
Curiga
38
Mengeruk Dengan Elegan
39
Kamu Lima, Aku Dua, Dan Secepatnya
40
Sedang Cemburu
41
Break Sementara
42
The Power Of Uang
43
Hiburan Kala Senggang
44
Kembali Merengkuhmu
45
Uangku Punya Kaki Untuk Kembali
46
Menghalau Noda Membandel
47
Pak Dokter ... Oh, Pak Dokter
48
Pergi Dan Tidak Kembali
49
Saling Menyalahkan
50
Menyongsong Kedamaian
51
Sisi Lain Pak Dokter
52
Ini Namanya Hancur
53
Single Juga Bisa Bahagia
54
Jadi Begitu Ceritanya
55
Pesona Mayang
56
Maukah Kau Kembali?
57
Utarakan Dengan Benar, Nanti Saya Pertimbangkan
58
Pak Dokter Baper
59
Memanfaatkan Keramahan Gian
60
Soal Gian Dan Bapaknya Juga Hubungan Yang Dia Jalani
61
Bapak Melepaskan, Kamu Yang Meluluhkan
62
Api Dalam Ikatan
63
Bermain Cerai
64
Kasih Tak Sampai
65
Membalas Dengan Cantik
66
Love You, Bu Mai
67
Rully Kalah Saing
68
Uang Seperti Air Sungai Yang Mengalir Ke Laut
69
Nasib Dua Wanita
70
Pokoknya Nikah, Mau Tidak Mau
71
Soal Wali Nikah
72
Rindu Sepihak
73
Mengenali Gian Diam-Diam
74
Saling Menggoda Dan Menjajaki
75
Imut, Kecil, dan Menggemaskan
76
Nikung Dengan Cara Halal
77
Kita Nggak Ada Hubungan
78
Promo Novel Samudra Lee(Mr. Perfect & Miss Careless)
79
Gerakan Cepat
80
Hanya Mayang
81
Jangan Salahkan Saya
82
Officialy Mrs. Gian
83
Menantang Mayang
84
Selangkah Kalah
85
Angkat Kaki
86
Jodoh Sesungguhnya
87
Mocca Coffie
88
Bintang Empat Dulu, Besok Baru Lima
89
Jangan Bahas Soal Fisik
90
Bahagia Di Atas Luka
91
Maaf, Mantan Memang Indah
92
Pembantu Berlogo Halal
93
Dipihak Mana
94
Main Belakang
95
Sorry, Nggak Minat
96
Teori vs Teh Ori
97
Crazy Without Rich
98
Tersandung
99
Di Tengah Jalan
100
Misi Belum Terselesaikan
101
No Escape
102
Play Victim
103
Mental Lagi
104
I N V U
105
Wanita Gila
106
Tukang Palak
107
Karma Dibayar Lunas
108
Lea's Day
109
Sandaran Ternyaman
110
This Impact
111
Membungkam Dengan Cara Gian
112
Kesialan Tak Berkesudahan
113
Yang Membuat Dia Unggul
114
Memaafkan Tetapi Tidak Untuk Berteman Kembali
115
Aku Butuh Kamu
116
Jangan Ajak Dia Makan
117
Minta Maaf
118
Soal Amplop
119
User12345
120
Salam Lebaran
121
Its All About Love! Bukan Harta Atau Yang Lain.
122
Ingin Jujur
123
Syarat Yang Berat
124
Pria Terakhir
125
Dibuang Sayang
126
Tekad Djarot
127
Memulai Lagi Dari Awal
128
Bukan Karma
129
Itu Bukan Tugas Sopir
130
Soal Jatuh Cinta
131
Berat Ke Sisi Djarot
132
Aqila ....
133
Pepanggih
134
Jangan Mempermalukan Diri Sendiri
135
Bu Mai Cemburu
136
Sudah Lama Menghindarinya
137
Dicampakkan Penuh Hina
138
Tiada Maaf Bagimu
139
Madu Di Comberan
140
Hari Bahagia Anggi
141
Wanita Selalu Benar
142
Rasain Kamu!
143
Benci Yang Membuat Mereka Ada
144
Pria-Pria Bucin
145
Tunggu Satu Bulan Lagi
146
Sedang Mengusahakan Kembali Dekat
147
Jadilah Pria Kuat
148
Minder Di Depan Mantan
149
Bantuan Gian
150
Pengganggu Sudah Pergi
151
Kapan Ketemu?
152
Datang Di Saat Yang Tepat
153
Lebih Berpengalaman
154
Jomlo Kelas Kakap
155
Nyerah Belum, Dek?
156
Diperdaya Agung
157
I'm Addicted To ....
158
Habislah Kau!
159
Hancurnya Kesombongan
160
Tolong Rahasiakan
161
Mertua Oh Mertua
162
Apa?
163
Saya Punya Segalanya
164
Penegak Adat
165
Gadis Pemberani
166
Asap!
167
Kejutan Rully
168
Menyenangkan Dengan Cara Lain
169
Susahnya Menuju Halal
170
Obat Laraku
171
Pasang Taring
172
Sudah Keluar!
173
Marsmellow
174
Segitiga Abnormal
175
Dibelah Dua
176
Bahasa Sederhana Bernama Cinta
177
Siapa Yang Kelewat Percaya Diri?
178
Tak Ada Wanita Lain Lagi
179
Keputusan Rustina
180
Feel So Sexy
181
Oma Bucin
182
Berhenti Insecure
183
Babysitter Untuk Si Kembar
184
No Karet-karet Anymore
185
Pria Terkuat Di Bumi
186
Kenapa Tidak Dilanjutkan?
187
Tinggal Putar Balik Atau Mundur
188
Just For Fun
189
Tidak Berharap Ini Yang Terjadi
190
Gaya Elit, Ekonomi Syulit
191
Salahku Opo, Gusti?
192
Jika Waktu Bisa Diputar Kembali
193
Cintamu Membunuhku
194
The Babies
195
Namanya Juga Terlalu Gembira, Mas!
196
Cinta Mayang Banyak-Banyak
197
Tuan Tampan
198
Susah Cari Nama, Euy!
199
Ada Yang Lain
200
Baru Dugongan
201
Masa Nggak Kerasa ... Besar Lho Itu?!
202
Nunggu Jatah
203
Diatas Ranjang Dokter Dingin(Promo Novel)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!