Menyelamatkan Hati

"... kaya dia istimewa saja."

Mayang tidak mengira, lebih tepatnya tidak pernah menyangka, dirinya diremehkan begitu saja. Setelah semua yang ia lakukan, berikan, dan korbankan. Setelah kepatuhan dan ketulusan ia persembahkan. Pernahkah mereka berpikir, kalau Mayang juga punya perasaan? Jika harta, ia tak akan mempermasalahkan, tetapi ini sudah menyangkut hati dan harga diri.

Mayang baru saja tiba di Gudang Rasa, usai membuat rekening baru di sebuah bank. Ia berencana akan mengunjungi semua rumah makannya hari ini. Oleh karenanya, ia meminjam mobil Rully bersama sopirnya sekaligus. Kedatangan Mayang yang begitu tiba-tiba, membuat karyawannya, sedikit gugup dan buru-buru menyambutnya.

"Bu Mayang ...." Kinanti, orang kepercayaan Mayang tergopoh menyambutnya. "Tumben Bu Mayang datang pagi sekali?" Biasanya Mayang akan datang sore hari. Sekadar memeriksa ulang pekerjaan Lea. Selama ini Lea yang selalu mengajukan diri untuk kesana kemari mengecek rumah makan Mayang. Alasannya sungguh masuk akal, yaitu ingin balas budi atas kebaikan keluarga Mayang.

"Sekalian mampir abis dari Bank." Mayang menyejajari Kinanti yang membungkuk sekilas usai menyalami Mayang. Wanita yang sudah berumur 45 tahun itu memang selalu menaruh hormat pada Mayang, meski usia Mayang jauh lebih muda darinya.

"Untung laporannya udah siap, Bu ... saya kemarin ndak sempet menyelesaikan laporan karena badan saya sakit."

Mayang menoleh. "Laporan?"

"Iya, Bu ... laporan bulanan." Kinanti mengangguk. "Ibu kemari mau ambil laporan bulanan, kan?"

Mayang terkejut mendengar ini. Bukannya laporan itu sudah berada ditangannya? Dia kesini hanya untuk memeriksa semua inventaris rumah makan, Barang kali selama beberapa waktu ia tak datang kemari, ada yang berubah. Mayang sempat berpikir, rumah makan yang dijaganya setiap hari saja bisa dengan mudah dikacaukan Lea, bagaimana dengan yang hanya ia kunjungi beberapa hari sekali.

Mayang menatap Kinanti sejenak, berpikir, bagaimana menangkap pencuri dan mengetahui siapa yang setia padanya.

"Iya, Mbak ...," ujar Mayang seraya mengangguk. "Oh, ya ... saya mau semua orang kumpul sebentar. Saya ingin menyampaikan sesuatu." Mayang memutuskan untuk tidak mengatakan apa-apa dulu pada Kinanti, ia takut jika Kinan juga bekerja sama dengan Lea.

"Baik, Bu ... akan saya kumpulkan kawan-kawan sekarang juga." Kinanti berlalu ke bagian belakang, sementara Mayang bergegas masuk ke bagian kasir yang juga langsung terhubung dengan ruangan kecil sebagai ruang kerjanya.

Mata Mayang jatuh pada beberapa lembar kertas yang bertuliskan laporan keuangan. Mayang membukanya dan sekilas saja ia bisa melihat perbedaan besar pada jumlah keuntungannya.

"Kawan-kawan sudah kumpul di depan musola, Bu." Mayang menoleh dan menutup lembaran kertas yang sudah tidak rapi lagi susunannya, ketika Kinanti sampai di depannya.

"Mbak Kinan, saya mau tanya, tolong Mbak Kinan jawab yang jujur, ya." Mayang tak bisa lagi menahan rasa penasaran dan bergemuruh di dadanya.

"Tanya apa, Bu?" Kinan mendekat dengan perasaan khawatir. Khawatir ia melakukan kesalahan dan membuat Mayang marah. Bisa saja dia akan dipecat nanti.

"Lea kemarin sudah membawakan laporan ini ke tangan saya, beserta uangnya juga. Tapi kenapa ada laporan dengan bentuk print seperti ini ada di sini? Lalu kenapa Mbak Kinan bilang kemarin laporannya belum selesai, tapi Lea sudah membawanya ke saya?"

"Loh, uangnya masih ada di sini, Bu ...." Kinan berjalan ke depan Mayang, membuka laci dan mengeluarkan amplop berwarna coklat yang jauh lebih tebal dari yang diberikan Lea kemarin. Kinanti menyerahkan amplop itu pada Mayang yang tersirap seperti melihat sesuatu yang menakutkan.

"Memang Lea kemarin melihat laporan yang saya buat itu, Bu. Dan dia menulis sendiri dibukunya, untuk laporan sementara ke Ibu, katanya. Lalu minta saya menyelesaikannya sampai berbentu seperti ini, dan akan dia ambil nanti sore, sebelum Bu Mayang kemari. Biasanya kan seperti itu, Bu. Jadi kalau Ibu kemari, semua dalam keadaan beres, laporan sudah sampai pada Ibu." Kinanti berkata lugas, ringan, dan tanpa beban.

"Tapi kenapa jumlah keuntungannya beda? Dan ini ...." Mayang mengangkat lembaran kertas itu di depan Kinanti. "Saya ndak pernah dapet yang seperti ini, Mbak ... yang rapi begini, yang sistematis begini. Kata Lea, Mbak Kinan ndak bisa bikin seperti yang saya contohkan, makanya buatnya hanya catatan sederhana? Ini ... yang seperti ini, diberikan sama siapa?" Mayang berteriak, tak lagi mampu menahan kemarahannya.

Kinan merepet takut, baru kali ini ia melihat bosnya ini marah dan berteriak sekeras ini. "Beda gimana, Bu? Sa-saya ndak ngotak atik jumlah keuntungan dan uang Ibu. Saya nulis apa adanya, serupiahpun saya ndak pernah nilep, Bu. Bahkan, jika saya minjem, Lea dengan tegas nagih, Bu. Sa-saya ndak pernah bohongin Ibu. Ini--laporan, selalu saya kasih ke Lea, Bu."

Mayang menjatuhkan tangannya. "Mbak Kinan ndak bohong, kan? Berani disumpah atas nama Tuhan?"

"Berani, Bu ... saya berani karena saya ndak pernah bohong."  Kinan mengangguk tanpa takut, sementara Mayang duduk di kursi kasir, sambil membuka kembali lembaran itu dengan tubuh lemas. Matanya menari-nari dan terasa basah. Dan tangannya gemetaran ketika membuka amplop berisi uang itu. Uang ini datang padanya dengan jumlah kurang dari separo, sisanya kemana?"

"Bahkan kalau Pak Ferdi datang dan minta uang, tetap saya catat, Bu. Saya pikir, Ibu perlu tahu, meski bapak suami Ibu," lanjut Kinan sembari menunjuk pos yang dia maksud pada laporan yang dia buat. Kinan pikir dengan menuruti Lea, semua akan baik-baik saja. Dan Mayang yang tak pernah komplain soal laporannya, karena memang sudah sesuai semuanya. Bagaimanapun, dia sudah berusaha dan belajar membuat laporan seperti yang pernah dicontohkan Mayang meski dialah yang paling rendah pendidikannya dibanding orang-orang kepercayaan Mayang yang lain.

"Apa, Mbak? Mas Ferdi kesini?" Mayang tak percaya pada pendengarannya, ia sampai menoleh hingga kepalanya miring menatap Kinan yang mengangguk.

"Iya, Bu ... itu jumlah prive yang saya catat dalam bulan ini, Bu." Mayang mengarahkan pandangannya ke pos yang ditunjuk Kinan dan Mayang makin membola melihat jumlah yang diambil Ferdi. Bukankah Ferdi harusnya tak tahu tempat ini? Darimana Ferdi tahu tempat ini?

Ini tidak bisa dibiarkan, pantas saja rasanya, beberapa bulan ini keuangannya seperti tersendat. Dan kata Lea itu karena tren masyarakat yang beralih ke makanan kekinian, bukan lagi hidangan tradisional. Bodohnya, Mayang percaya, karena Lea selalu menunjukkan betapa ramainya gerai boba, corndog, pizza, ayam geprek, olahan mie kekinian, dan aneka makanan lain yang memang booming saat ini. Lalu alasan Mayang tidak pernah delivery order untuk porsi kecil, juga membuat usahanya terbelakang.

Mayang punya alasan untuk urusan delivery order dalam partai kecil. Selain karena pegawai dan armada yang masih terbatas, dia juga memikirkan untung ruginya. Sementara, ketika tren itu muncul, di kota ini belum banyak ojek online dan penyedia layanan pesan antar. Dia sudah memikirkannya, tetapi tidak sekarang, setidaknya Rully sudah menyetujui usulan itu. Untuk sementara ini, hanya pesan antar dalam jumlah yang cukup besar yang rumah makannya layani.

"Mbak, mulai hari ini dan seterusnya, setiap hari saya minta laporannya. Yang sederhana saja, tapi saya minta langsung dikirim lewat WA saja. lalu uangnya Mbak Kinan antar langsung ke saya. Tidak lagi melalui Lea. Dan apapun yang Lea perintahkan di sini, jangan didengarkan, karena perintah atau apapun akan langsung dari saya. Untuk Mas Ferdi, jika dia minta uang dalam jumlah besar, tolong jangan dikasih. Bilang kalau saya yang melarangnya! Mbak Kinan ndak perlu takut sama Mas Ferdi!"

Ya, dia harus mengamankan usahanya yang ia rintis jauh sebelum menikah dengan Ferdi, jadi jika Ferdi mengambil uangnya bahkan tidak pernah bilang padanya, itu bisa dikatakan mencuri. Jadi mungkin tiga rekening itu adalah hasil mencuri? Mencuri dari wanita yang seharusnya dia nafkahi.

*

*

*

*

Hai, maaf, ya ... baru update, seharian ini aku muterin tempat-tempat hajatan😄 alias nyumbang🤭 jauh-jauh tempatnya, dan saya berakhir puyeng😄

Selagi nungguin update yang ini, main ke karyaku yang lain, ya ...😄 udah tamat kok. Klik profilku jika ingin melihat nopel-nopelku yang lain juga🥰

Dearly

Misshel

Terpopuler

Comments

Kitan

Kitan

percuma punya uang banyak TPI gak di gunakan, drpd di kasi k org yg tak tau diri mending sewa detektif biar urusan cepat clear

2024-12-12

1

Ds Phone

Ds Phone

baru dia laki dia jahat pembantu nya kurang ajar

2024-09-06

2

Nendah Wenda

Nendah Wenda

terbongkar juga busuk si Ferdi dan lea jadi penasaran sebenarnya siapa selingkuhan Ferdi apa lea

2024-09-03

0

lihat semua
Episodes
1 Mengoyak Perasaan
2 Minta Tangan Tambahan
3 Ternyata Kamu ....
4 The Way To Change The Future
5 Berusaha Lebih Peka
6 Mendua
7 Bertemu Saira
8 Dokter EG. Hadyan
9 Wajah Sesungguhnya
10 Hampir Ketahuan
11 Tak Punya Muka
12 Menyelamatkan Hati
13 Perampok
14 Terkejut Sendiri
15 Maju Mundur Kena
16 Pemilik Arumndalu
17 Prasangka Ferdi
18 Perjuangan Lea
19 Tamparan Sebendel Kertas
20 Membalas Dengan Epic
21 Dimulainya Sebuah Balasan
22 Rencana Perampokan
23 Harus Lebih Pinter Dari Maling
24 Anak Siapa Yang Mendua?
25 Cukup Mampu Dengan Uangku!
26 Dear Lea
27 Mertua Bawel
28 Jangan Lemah!
29 Karena Kamu Sayangku
30 Melemparmu Ke Jalan
31 Treatment Untuk Si Cantik
32 Lupa Cara Menangis
33 Mulai Muak
34 Penjahat Selalu Ketakutan
35 Impian Pungguk
36 Di Buang Sayang
37 Curiga
38 Mengeruk Dengan Elegan
39 Kamu Lima, Aku Dua, Dan Secepatnya
40 Sedang Cemburu
41 Break Sementara
42 The Power Of Uang
43 Hiburan Kala Senggang
44 Kembali Merengkuhmu
45 Uangku Punya Kaki Untuk Kembali
46 Menghalau Noda Membandel
47 Pak Dokter ... Oh, Pak Dokter
48 Pergi Dan Tidak Kembali
49 Saling Menyalahkan
50 Menyongsong Kedamaian
51 Sisi Lain Pak Dokter
52 Ini Namanya Hancur
53 Single Juga Bisa Bahagia
54 Jadi Begitu Ceritanya
55 Pesona Mayang
56 Maukah Kau Kembali?
57 Utarakan Dengan Benar, Nanti Saya Pertimbangkan
58 Pak Dokter Baper
59 Memanfaatkan Keramahan Gian
60 Soal Gian Dan Bapaknya Juga Hubungan Yang Dia Jalani
61 Bapak Melepaskan, Kamu Yang Meluluhkan
62 Api Dalam Ikatan
63 Bermain Cerai
64 Kasih Tak Sampai
65 Membalas Dengan Cantik
66 Love You, Bu Mai
67 Rully Kalah Saing
68 Uang Seperti Air Sungai Yang Mengalir Ke Laut
69 Nasib Dua Wanita
70 Pokoknya Nikah, Mau Tidak Mau
71 Soal Wali Nikah
72 Rindu Sepihak
73 Mengenali Gian Diam-Diam
74 Saling Menggoda Dan Menjajaki
75 Imut, Kecil, dan Menggemaskan
76 Nikung Dengan Cara Halal
77 Kita Nggak Ada Hubungan
78 Promo Novel Samudra Lee(Mr. Perfect & Miss Careless)
79 Gerakan Cepat
80 Hanya Mayang
81 Jangan Salahkan Saya
82 Officialy Mrs. Gian
83 Menantang Mayang
84 Selangkah Kalah
85 Angkat Kaki
86 Jodoh Sesungguhnya
87 Mocca Coffie
88 Bintang Empat Dulu, Besok Baru Lima
89 Jangan Bahas Soal Fisik
90 Bahagia Di Atas Luka
91 Maaf, Mantan Memang Indah
92 Pembantu Berlogo Halal
93 Dipihak Mana
94 Main Belakang
95 Sorry, Nggak Minat
96 Teori vs Teh Ori
97 Crazy Without Rich
98 Tersandung
99 Di Tengah Jalan
100 Misi Belum Terselesaikan
101 No Escape
102 Play Victim
103 Mental Lagi
104 I N V U
105 Wanita Gila
106 Tukang Palak
107 Karma Dibayar Lunas
108 Lea's Day
109 Sandaran Ternyaman
110 This Impact
111 Membungkam Dengan Cara Gian
112 Kesialan Tak Berkesudahan
113 Yang Membuat Dia Unggul
114 Memaafkan Tetapi Tidak Untuk Berteman Kembali
115 Aku Butuh Kamu
116 Jangan Ajak Dia Makan
117 Minta Maaf
118 Soal Amplop
119 User12345
120 Salam Lebaran
121 Its All About Love! Bukan Harta Atau Yang Lain.
122 Ingin Jujur
123 Syarat Yang Berat
124 Pria Terakhir
125 Dibuang Sayang
126 Tekad Djarot
127 Memulai Lagi Dari Awal
128 Bukan Karma
129 Itu Bukan Tugas Sopir
130 Soal Jatuh Cinta
131 Berat Ke Sisi Djarot
132 Aqila ....
133 Pepanggih
134 Jangan Mempermalukan Diri Sendiri
135 Bu Mai Cemburu
136 Sudah Lama Menghindarinya
137 Dicampakkan Penuh Hina
138 Tiada Maaf Bagimu
139 Madu Di Comberan
140 Hari Bahagia Anggi
141 Wanita Selalu Benar
142 Rasain Kamu!
143 Benci Yang Membuat Mereka Ada
144 Pria-Pria Bucin
145 Tunggu Satu Bulan Lagi
146 Sedang Mengusahakan Kembali Dekat
147 Jadilah Pria Kuat
148 Minder Di Depan Mantan
149 Bantuan Gian
150 Pengganggu Sudah Pergi
151 Kapan Ketemu?
152 Datang Di Saat Yang Tepat
153 Lebih Berpengalaman
154 Jomlo Kelas Kakap
155 Nyerah Belum, Dek?
156 Diperdaya Agung
157 I'm Addicted To ....
158 Habislah Kau!
159 Hancurnya Kesombongan
160 Tolong Rahasiakan
161 Mertua Oh Mertua
162 Apa?
163 Saya Punya Segalanya
164 Penegak Adat
165 Gadis Pemberani
166 Asap!
167 Kejutan Rully
168 Menyenangkan Dengan Cara Lain
169 Susahnya Menuju Halal
170 Obat Laraku
171 Pasang Taring
172 Sudah Keluar!
173 Marsmellow
174 Segitiga Abnormal
175 Dibelah Dua
176 Bahasa Sederhana Bernama Cinta
177 Siapa Yang Kelewat Percaya Diri?
178 Tak Ada Wanita Lain Lagi
179 Keputusan Rustina
180 Feel So Sexy
181 Oma Bucin
182 Berhenti Insecure
183 Babysitter Untuk Si Kembar
184 No Karet-karet Anymore
185 Pria Terkuat Di Bumi
186 Kenapa Tidak Dilanjutkan?
187 Tinggal Putar Balik Atau Mundur
188 Just For Fun
189 Tidak Berharap Ini Yang Terjadi
190 Gaya Elit, Ekonomi Syulit
191 Salahku Opo, Gusti?
192 Jika Waktu Bisa Diputar Kembali
193 Cintamu Membunuhku
194 The Babies
195 Namanya Juga Terlalu Gembira, Mas!
196 Cinta Mayang Banyak-Banyak
197 Tuan Tampan
198 Susah Cari Nama, Euy!
199 Ada Yang Lain
200 Baru Dugongan
201 Masa Nggak Kerasa ... Besar Lho Itu?!
202 Nunggu Jatah
203 Diatas Ranjang Dokter Dingin(Promo Novel)
Episodes

Updated 203 Episodes

1
Mengoyak Perasaan
2
Minta Tangan Tambahan
3
Ternyata Kamu ....
4
The Way To Change The Future
5
Berusaha Lebih Peka
6
Mendua
7
Bertemu Saira
8
Dokter EG. Hadyan
9
Wajah Sesungguhnya
10
Hampir Ketahuan
11
Tak Punya Muka
12
Menyelamatkan Hati
13
Perampok
14
Terkejut Sendiri
15
Maju Mundur Kena
16
Pemilik Arumndalu
17
Prasangka Ferdi
18
Perjuangan Lea
19
Tamparan Sebendel Kertas
20
Membalas Dengan Epic
21
Dimulainya Sebuah Balasan
22
Rencana Perampokan
23
Harus Lebih Pinter Dari Maling
24
Anak Siapa Yang Mendua?
25
Cukup Mampu Dengan Uangku!
26
Dear Lea
27
Mertua Bawel
28
Jangan Lemah!
29
Karena Kamu Sayangku
30
Melemparmu Ke Jalan
31
Treatment Untuk Si Cantik
32
Lupa Cara Menangis
33
Mulai Muak
34
Penjahat Selalu Ketakutan
35
Impian Pungguk
36
Di Buang Sayang
37
Curiga
38
Mengeruk Dengan Elegan
39
Kamu Lima, Aku Dua, Dan Secepatnya
40
Sedang Cemburu
41
Break Sementara
42
The Power Of Uang
43
Hiburan Kala Senggang
44
Kembali Merengkuhmu
45
Uangku Punya Kaki Untuk Kembali
46
Menghalau Noda Membandel
47
Pak Dokter ... Oh, Pak Dokter
48
Pergi Dan Tidak Kembali
49
Saling Menyalahkan
50
Menyongsong Kedamaian
51
Sisi Lain Pak Dokter
52
Ini Namanya Hancur
53
Single Juga Bisa Bahagia
54
Jadi Begitu Ceritanya
55
Pesona Mayang
56
Maukah Kau Kembali?
57
Utarakan Dengan Benar, Nanti Saya Pertimbangkan
58
Pak Dokter Baper
59
Memanfaatkan Keramahan Gian
60
Soal Gian Dan Bapaknya Juga Hubungan Yang Dia Jalani
61
Bapak Melepaskan, Kamu Yang Meluluhkan
62
Api Dalam Ikatan
63
Bermain Cerai
64
Kasih Tak Sampai
65
Membalas Dengan Cantik
66
Love You, Bu Mai
67
Rully Kalah Saing
68
Uang Seperti Air Sungai Yang Mengalir Ke Laut
69
Nasib Dua Wanita
70
Pokoknya Nikah, Mau Tidak Mau
71
Soal Wali Nikah
72
Rindu Sepihak
73
Mengenali Gian Diam-Diam
74
Saling Menggoda Dan Menjajaki
75
Imut, Kecil, dan Menggemaskan
76
Nikung Dengan Cara Halal
77
Kita Nggak Ada Hubungan
78
Promo Novel Samudra Lee(Mr. Perfect & Miss Careless)
79
Gerakan Cepat
80
Hanya Mayang
81
Jangan Salahkan Saya
82
Officialy Mrs. Gian
83
Menantang Mayang
84
Selangkah Kalah
85
Angkat Kaki
86
Jodoh Sesungguhnya
87
Mocca Coffie
88
Bintang Empat Dulu, Besok Baru Lima
89
Jangan Bahas Soal Fisik
90
Bahagia Di Atas Luka
91
Maaf, Mantan Memang Indah
92
Pembantu Berlogo Halal
93
Dipihak Mana
94
Main Belakang
95
Sorry, Nggak Minat
96
Teori vs Teh Ori
97
Crazy Without Rich
98
Tersandung
99
Di Tengah Jalan
100
Misi Belum Terselesaikan
101
No Escape
102
Play Victim
103
Mental Lagi
104
I N V U
105
Wanita Gila
106
Tukang Palak
107
Karma Dibayar Lunas
108
Lea's Day
109
Sandaran Ternyaman
110
This Impact
111
Membungkam Dengan Cara Gian
112
Kesialan Tak Berkesudahan
113
Yang Membuat Dia Unggul
114
Memaafkan Tetapi Tidak Untuk Berteman Kembali
115
Aku Butuh Kamu
116
Jangan Ajak Dia Makan
117
Minta Maaf
118
Soal Amplop
119
User12345
120
Salam Lebaran
121
Its All About Love! Bukan Harta Atau Yang Lain.
122
Ingin Jujur
123
Syarat Yang Berat
124
Pria Terakhir
125
Dibuang Sayang
126
Tekad Djarot
127
Memulai Lagi Dari Awal
128
Bukan Karma
129
Itu Bukan Tugas Sopir
130
Soal Jatuh Cinta
131
Berat Ke Sisi Djarot
132
Aqila ....
133
Pepanggih
134
Jangan Mempermalukan Diri Sendiri
135
Bu Mai Cemburu
136
Sudah Lama Menghindarinya
137
Dicampakkan Penuh Hina
138
Tiada Maaf Bagimu
139
Madu Di Comberan
140
Hari Bahagia Anggi
141
Wanita Selalu Benar
142
Rasain Kamu!
143
Benci Yang Membuat Mereka Ada
144
Pria-Pria Bucin
145
Tunggu Satu Bulan Lagi
146
Sedang Mengusahakan Kembali Dekat
147
Jadilah Pria Kuat
148
Minder Di Depan Mantan
149
Bantuan Gian
150
Pengganggu Sudah Pergi
151
Kapan Ketemu?
152
Datang Di Saat Yang Tepat
153
Lebih Berpengalaman
154
Jomlo Kelas Kakap
155
Nyerah Belum, Dek?
156
Diperdaya Agung
157
I'm Addicted To ....
158
Habislah Kau!
159
Hancurnya Kesombongan
160
Tolong Rahasiakan
161
Mertua Oh Mertua
162
Apa?
163
Saya Punya Segalanya
164
Penegak Adat
165
Gadis Pemberani
166
Asap!
167
Kejutan Rully
168
Menyenangkan Dengan Cara Lain
169
Susahnya Menuju Halal
170
Obat Laraku
171
Pasang Taring
172
Sudah Keluar!
173
Marsmellow
174
Segitiga Abnormal
175
Dibelah Dua
176
Bahasa Sederhana Bernama Cinta
177
Siapa Yang Kelewat Percaya Diri?
178
Tak Ada Wanita Lain Lagi
179
Keputusan Rustina
180
Feel So Sexy
181
Oma Bucin
182
Berhenti Insecure
183
Babysitter Untuk Si Kembar
184
No Karet-karet Anymore
185
Pria Terkuat Di Bumi
186
Kenapa Tidak Dilanjutkan?
187
Tinggal Putar Balik Atau Mundur
188
Just For Fun
189
Tidak Berharap Ini Yang Terjadi
190
Gaya Elit, Ekonomi Syulit
191
Salahku Opo, Gusti?
192
Jika Waktu Bisa Diputar Kembali
193
Cintamu Membunuhku
194
The Babies
195
Namanya Juga Terlalu Gembira, Mas!
196
Cinta Mayang Banyak-Banyak
197
Tuan Tampan
198
Susah Cari Nama, Euy!
199
Ada Yang Lain
200
Baru Dugongan
201
Masa Nggak Kerasa ... Besar Lho Itu?!
202
Nunggu Jatah
203
Diatas Ranjang Dokter Dingin(Promo Novel)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!