Isekai

Luciana
Luciana
"Aku? kau bilang siapa namaku?!" *tanya nya memastikan pada Grethel
Pelayan
Pelayan
"Nona adalah nona Luciana Marianne Edenbell, putri duke Edenbell"
Luciana
Luciana
*kata hati "Astaga! apakah aku benar-benar menjadi putri di dalam game itu? aku? Luciana? tidak, tidak! aku harusnya sudah mati. Mungkin saja ini hanya mimpi"
Pelayan
Pelayan
"Nona? apa nona baik baik saja?"
Pelayan
Pelayan
*kata hati "Seperti nya harus memanggil dokter Erlan lagi kemari"
Pintu kamar itu terbuka lebar, terlihat dua orang pria disana. Mereka kompak menghampiri Luciana dengan wajah cemas mereka.
Duke Edenbell
Duke Edenbell
"Putriku sayang? apa kau baik-baik saja nak?" *tanya seorang pria yang sudah berumur, wajahnya tampak cemas
Aslan
Aslan
"Si bodoh ini! apa kau tidak sayang pada hidupmu? mengapa kau bunuh diri hanya karena ingin menikah dengan putra mahkota?! dia bahkan tidak pernah menyukai dirimu!" *ucap pria itu pada Luciana
Luciana
Luciana
*kata hati "Wow.. pria ini tampan sekali? dia seperti Aslan, pemeran pendukung dalam game love for Stella"
Luciana
Luciana
*melihat Aslan dan Duke Edenbell sampai ternganga
Aslan
Aslan
"Ayah seperti nya ada yang tidak beres dengannya?"
Aslan
Aslan
*melihat Luciana dengan mata khawatir
Duke Edenbell
Duke Edenbell
*mengernyitkan dahi
Luciana
Luciana
*kata hati "Jika ini benar benar dunia game maka.. ah aku harus cubit diriku dulu.. Siapa tau ini mimpi"
Luciana mencubit pipi dan tangannya, mencoba memastikan ini mimpi atau bukan. Cubitan nya itu terasa sakit. Membuatnya yakin bahwa ini semua bukan mimpi.
Aslan
Aslan
"Hey! Lucy kau sudah gila ya?! ayah seperti nya kita harus memanggil dokter kemari!" *ucap nya panik, melihat adiknya mencubit dirinya sendiri
Luciana
Luciana
"A-aku tidak bermimpi! aku adalah Luciana! aku tokoh antagonis, aku tidak mau jadi tokoh antagonis!!" *teriak gadis itu histeris, dengan kedua tangan memegang kepala
Duke Edenbell
Duke Edenbell
"CEPAT panggil Dokter!" *teriak duke Edenbell
Pelayan
Pelayan
"Baik tuan besar" *jawab Grethel patuh
Gadis itu tidak sadarkan diri, kepalanya berdenyut-denyut kesakitan. Semua ini bukanlah mimpinya melainkan kenyataan. Dirinya telah memasuki karakter game, dimana dirinya menjadi pemeran pendukung tokoh antagonis yang jahat. Bernama Luciana Marianne Edenbell, yang berakhir di bunuh oleh putra mahkota yang sangat ia cintai. Dokter sudah selesai memeriksa kondisi Luciana, dokter itu mengobrol dengan ayah dan kakak Luciana.
Luciana
Luciana
*kata hati "Aku tidak percaya ini, kenapa bisa.. apa ini benar-benar isekai? kenapa harus jadi tokoh antagonis! kenapa bukan jadi pemeran utama?!" *mendengus kesal
Aslan
Aslan
"Hey, kau baik-baik saja?" *tanya nya cemas
Luciana
Luciana
"Iya bapak Aslan, maksudku tuan Aslan.. saya baik-baik saja" *jawab nya dengan senyuman ramah
Aslan
Aslan
"Seperti nya kepalamu terbentur dengan keras" *menggelengkan kepalanya
Luciana
Luciana
*kata hati "Baiklah tidak apa-apa, jika ini kesempatan dari Tuhan agar aku bisa hidup kembali. Aku akan memanfaatkan nya! aku bukan antagonis, aku akan mengubah takdir ku ! menghindari kematian"
Duke Edenbell
Duke Edenbell
"Nak, tolong jangan lakukan hal seperti ini. Ayah akan usahakan agar kau bisa bertunangan dengan putra mahkota" ucap pria tua itu pada putrinya
Luciana
Luciana
"Tidak perlu tuan, aku tidak mau bertunangan dengannya!" *kata Luciana tegas
Aslan
Aslan
*kata hati "Sebelumnya dia sangat ngotot ingin bersama putra mahkota sampai mencoba bunuh diri, mengapa dia seperti ini sekarang?" *heran menatap Luciana
Duke Edenbell
Duke Edenbell
*kata hati "dokter bilang kalau Lucy hilang ingatan, seperti nya itu benar. Kasihan sekali putriku" batinnya sedih
Luciana
Luciana
*kata hati "Tidak apa Seo Yeon, kamu hanya perlu mengubah takdirmu! kamu bisa seo Yeon! kamu adalah Luciana, tapi kamu bukan antagonis, karena aku akan mengubahnya. Aku harus bertahan hidup"
Saat sedang berkumpul di kamar Luciana, seseorang berteriak dari balik pintu mengatakan bahwa putra mahkota dari kerajaan Gamar datang berkunjung kesana.
Semua orang memberi hormat saat kedatangan nya. Termasuk Duke Edenbell dan Aslan.
NovelToon
Aslan
Aslan
"Hormat saya yang mulia putra mahkota" *Aslan membungkukkan setengah badannya
Mikhael
Mikhael
*melihat ke arah Lucy dengan mata yang dingin
Luciana
Luciana
DEG DEG *kata hati "Mendadak jantungku berdebar saat melihatnya. Dia sangat tampan di aslinya, pantas saja Luciana yang asli jatuh cinta padanya"
Mikhael
Mikhael
*kata hati "Wanita gila dan menyebalkan ini lagi-lagi menimbulkan masalah! " gerutunya dalam hati
Luciana
Luciana
kata hati "Luciana jangan terpesona padanya! kau harus menghindari nya, menghindari kematian mu"
Mikhael
Mikhael
*menatap marah tanpa senyum pada Luciana
Luciana
Luciana
*memperhatikan putra mahkota dengan seksama
Luciana mengambil kesimpulan kalau Mikhael membencinya. Tentu saja karena dalam game nya, setelah kejadian bunuh diri Luciana, ia terpaksa bertunangan dengan Luciana dan menghalangi hubungannya dan Stella.
Mikhael
Mikhael
"Tuan Duke, duke muda, bolehkah saya bicara berdua saja dengan nona Luciana?" *lirik ke arah Aslan dan duke Edenbell meminta persetujuan
Aslan
Aslan
"Baik yang mulia"
Duke Edenbell
Duke Edenbell
"Lucy, jangan katakan yang macam-macam ya" bisiknya pada Luciana
Kini langkah pertama pertahanan hidup Luciana akan diuji.
Terpopuler

Comments

Jisoo eun woo

Jisoo eun woo

mesti kek orgil yg liat dia 🤣🤣🤣😭 bengek

2023-02-16

1

IG: Saya_Muchu

IG: Saya_Muchu

semangat thor

2022-02-12

1

Amalia

Amalia

jarang nih CS yg ngambil genre kerajaan

2022-01-10

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!