xiao chen dan xu yun segera berjalan menuju kamar yang akan mereka tempati selama berada dikota bunga mawar putih dan setelah sampai mereka segera memasukinya
didalam kamar terlihat ruangan itu sangat luas dengan ranjang besar, sofa untuk bersantai dan hiasan-hiasan dinding yang terlihat mewah dan berkualitas tinggi
"hmmm pants pantas saja biaya untuk menyewa kamar VIP ini cukup mahal ternyata pelayanannya memang patut diacungi jempol"
"benar gege ini bahkan lebih mewah dari penginapan terbaik dikota jinyu"
"hmm kalau begitu aku akan membersihkan diri terlebih dahulu atau kamu mau ikut juga yun'er" ucap xiao chen menggoda xu yun
xu yun mendengar itu hanya menunduk lalu berkata "sebaiknya gege membersihkan diri lebih dulu saja"
xiao chen sedikit kecewa tapi dia tidak mempermasalahkan itu "baiklah kalau begitu yun'er"
xiao chen segera memasuki kamar mandi dan membersihkan diri, beberapa menit kemudian xiao chen sudah keluar
melihat kalau xiao chen sudah selesai xu yun segera memasuki kamar mandi dan membersihkan diri disana
sedangkan xiao chen duduk di ranjang dan berkata
"status"
[ding]
[nama : xiao chen (17 tahun)
status : tuan muda keluarga xiao
tingkat kultivasi : nirwana *3 (24jt/430jt poin pengalaman)
kondisi tubuh : sehat
tipe tubuh : tubuh dewa naga (5000/1,5 jt jin), tubuh dewa elemen, tubuh dewa kematian, tubuh bayangan
teknik : teknik pedang pembelah gunung tingkat langit tingkat tinggi, teknik bulan beku tingkat raja tingkat tinggi, langkah cahaya tingkat raja tingkat tinggi, teknik menyerap energi bintang
Elemen : cahaya, petir surgawi merah, petir surgawi putih, api surgawi, angin
Profesi : alkemis tingkat surgawi
poin skill : 20jt
poin sistem : 187 jt
kekayaan : 100jt koin emas
inventory : pedang terkutuk tingkat emas tingkat tinggi, 2 kotak epic besar, 2 kota legenda dan 5 kotak misterius
versi sistem 5]
xiao chen cukup puas dengan status miliknya namun dia juga berfikir bagai mana caranya dia harus meningkatkan kultivasinya lagi, karena sekarang jumlah poin pengalaman yang dia butuhkan sangat banyak dan harus membunuh puluhan ribu mahluk hidup hanya untuk naik satu tingkat
"huufft. . . bagaimana caranya agar aku bisa meningkatkan kultivasi milikku lagi"
saat sedang memikirkan bagaimana dia akan meningkatkan kultivasinya, pintu kamar mandi terbuka
kreeekk
suara pintu terdengar saat pintu itu terbuka dan terlihat xu yun yang keluar dari dalam kamar mandi dan terlihat xu yun yang memakai baju tidur yang tipis yang terlihat sangat menggoda iman bahkan xiao chen sampai tertegun melihat itu dan keluar darah dari hidungnya
xu yun yang melihat kalau dirinya ditatap seperti itu oleh xiao chen hingga tak berkedip membuatnya menjadi malu "gege chen kenapa gege menatapku seperti itu, apakah aku terlihat aneh"
xiao chen tersadar saat mendengar xu yun berbicara "kamu sangat cantik yun'er" ucap xu yun yang masih memandangi xu yun
"hari sudah malam aku lelah gege sebaiknya kita segera istirahat" ucap xu yun mendekat keranjang lalu segera membaringkan tubuhnya di ranjang"
"baiklah yun'er aku juga sudah lelah setelah berjalan sepanjang hari"
mereka berdua akhirnya tidur dengan lelap
keesokan harinya, xiao chen terbangun karena dia merasa tubuhnya seperti tertimpa sesuatu dia pun membuka matanya dan terlihat kalau xu yun membuatnya tubuhnya menjadi bantalan untuk tidurnya
xiao chen hanya tersenyum dan memandangi wajah cantik xu yun dan mengusap puncak kepalanya saat dia tertidur
"eengghh"
xu yun terbangun dan melihat kalau dirinya tidur diatas tubuh xiao chen
"eh maaf gege aku tidak sengaja melakukannya" ucap xu yun lalu hendak bangkit
xiao chen hanya tersenyum saja melihat tingkahnya "tidak papa yun'er lagi pula aku tidak keberatan jika kamu tidur seperti itu terus"
xu yun hanya menunduk malu lalu bangkit dari ranjang dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri
kali ini dia tidak terlalu lama didalam, setelah xu yun selesai kini giliran xiao chen yang memasuki kamar mandi tak butuh waktu lama xiao chen keluar
"sebaiknya kita sarapan dulu yun'er sambil kita mencari informasi ditempat makan"
mereka keluar dari kamar menuju lantai satu yang dijadikan sebagai restoran, itu agar para pelanggan tidak perlu jauh-jauh untuk mencari sarapan
xiao chen dan xu yun duduk dimeja dekat jendela agar mereka tidak terlalu menjadi pusat perhatian orang-orang disana dan juga bisa mendengarkan informasi apa saja yang bisa dia dapatkan
xiao chen menajamkan pendengaran nya dan mulai mendengarkan informasi apa yang orang-orangan bicarakan dan ada pembicaraan dua orang pria yang menarik perhatiannya
"apa kau sudah dengar kalau tiga hari lagi paviliun kabut merah akan segera dibuka"
"ya tentu saja aku tahu itu, dan aku dengar kalau pelelangan kali ini ada barang berharga yang ditemukan tak sengaja oleh seseorang disebuah reruntuhan kuno"
"dan aku juga dengar bahkan kekaisaran han juga mengikuti pelelangan ini juga"
"waah kalau begitu pelelangan kali ini akan sangat menarik untuk disaksikan"
"kau benar"
tidak lama kemudian pelayan datang dengan membawa hidangan yang sudah dipesan tadi
"silahkan menikmati hidangannya tuan dan nona"
"baik terimakasih"
setelah mendengar informasi tentang dibukanya pelelangan kabut merah tiga hari kedepan, tidak ada informasi lagi yang menarik perhatiannya dan segera menghabiskan makanannya
setelah selesai menghabiskan makanannya xiao chen mengajak xu yun untuk pergi ke paviliun kabut merah
"gege apa gege juga tertarik untuk mengikuti pelelangan juga nanti?"
"iya itu salah satunya dan aku kesana juga akan menjual sesuatu untuk dilelang agar uang yang aku dapat lebih banyak dari pada aku menjualnya di paviliun obat"
"memangnya apa yang akan gege jual nanti?"
"nanti kamu juga akan tahu yun'er"
"huufft baiklah gege"
mendengar jawaban xiao chen yang membuatnya tak puas xu yun hanya menghela nafasnya
setelah kurang lebih setengah jam berjalan akhirnya mereka berdua sampai didepan bangunan besar dengan papan nama paviliun kabut merah terpampang disamping pintunya
xiao chen dan xu yun memasuki bangunan besar itu lalu segera mendekati meja resepsionis
resepsionis yang melihat pasangan muda mudi yang mendekat kearahnya lalu bertanya "apa ada yang bisa saya bantu tuan" ucap resepsionis itu dengan sopan
"aku ingin menjual sesuatu disini apa boleh"
"tentu boleh tuan, mohon tunggu sebentar saya akan memanggil manajer paviliun kabut merah terlebih dahulu"
"baiklah" xiao chen dan xu yun diarahkan untuk menunggu diruang tunggu yang disediakan untuk tamu oleh pelayan lain paviliun itu sedangkan resepsionis langsung menuju ruang kerja manajer paviliun kabut merah
tok tok tok
"masuklah" terdengar suara berat dari suatu ruangan setelah pintu itu diketuk
cekleek
setelah pintu itu terbuka, terlihat seorang pria paruh baya terlihat seperti berumur 50 tahunan, dia adalah manajer dari paviliun kabut merah
"apa terjadi sesuatu sampai kamu datang kesini?"
"maaf manajer dibawah ada sepasang anak muda yang ingin menjual sesuatu di paviliun kita ini manajer"
"apa kau tahu siapa dan dari mana asal mereka?"
"saya tidak tahu manajer, tapi mereka terlihat seperti bukan dari kalangan orang biasa saja karena mereka mengenakan pakaian yang mewah manajer"
"kalau benar yang kamu bicarakan kita harus segera turun untuk menemuinya"
"baik manajer, mereka sedang menunggu diruang tunggu"
"baiklah ayo"
**TERIMAKASIH SUDAH BACA
LIKE DAN KOMEN YAH BIAR AUTHOR TETEP SEMANGAT BUAT UPDATE CHAPTER TERBARU 😊😊**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 115 Episodes
Comments
Harman LokeST
Xiao Chen mau menjual sesuatu ke paviliun
2023-01-03
0
Pendekar New
kmana profesi tabib surgawi'nya
2022-10-23
1
Edi Sudrajat
dalam penulisan angka nya harus jelas
2022-09-08
0