setelah xiao chen membereskan semua orang yang menghadang perjalanannya, akhirnya xiao chen dan xu yun kembali melanjutkan perjalannya menuju kota terdekat yaitu kota bunga mawar putih
***
disebuah kamar yang sangat mewah terlihat seorang pemuda yang sudah 3 hari berbaring dengan lemah di ranjang mewah kamar itu dan di sisi nya terlihat wanita paruh baya yang terlihat berumur 30 tahunan sedang menangis melihat putranya yang sedang terbaring lemah dan sedang diperiksa oleh seorang tabib dan seorang pria paruh baya berdiri dibelakang wanita itu
"bagaimana kondisinya tabib? apakah yan'er baik-baik saja!" ucap wanita itu dengan suara bergetar karena sedang menangis
"tidak perlu khawatir nyonya, tuan muda mo jinyan baik-baik saja dia hanya mengalami luka kecil yang tidak terlalu parah," jawab tabib itu dengan hormat
"lalu kenapa dia belum siuman juga sampai sekarang tabib?" tanya wanita itu kepada tabib
"tuan muda akan siuman tidak lama lagi" jawab tabib
"kalau begitu saya mohon pamit nyonya dan tuan patriak mo"
"balas kan dendam anak kita kepada orang yang sudah melakukan semua ini, aku tidak peduli kamu apakan dia, yang pasti orang itu harus menerima balasan yang lebih dari yang dia lakukan"
"kalau perlu seluruh keluarganya juga harus merasakannya!!!" ucap wanita itu yang sudah sangat marah
"kamu tenang saja lin'er aku sudah menyuruh orang-orangku untuk menyelidiki siapa dan asal dari pemuda yang sudah berani melakukan ini semua" ucap pria paruh baya itu
ya mereka adalah patriak keluarga mo, mo guang dengan istrinya mou lin dan pemuda yang terbaring lemah adalah mo jinyan, pemuda yang sudah mengajak xiao chen berduel dan dikalahkan dengan satu gerakan kecil xiao chen
***
sementara itu disebuah aula keluarga terdapat beberapa pria paruh baya sedang membicarakan sesuatu
"bagaimana apakah mereka sudah kembali?" tanya pria paruh baya yang duduk diatas kursi paling tinggi di ruangan itu
"lapor patriak mereka saat ini belum kembali" jawab pria lainnya
"kenapa mereka lama sekali hanya untuk merebut sesuatu dari seorang bocah kecil? apakah mereka saat ini sedang bermain-main?" ucap pria yang dipanggil patriak itu
"kami juga tidak tahu pasti patriak" jawab pria lainnya lagi
"lalu apakah kau sudah menyuruh orang lain untuk memeriksa yang terjadi?"
"itu juga sudah saya laksanakan patriak tinggal menunggu kabar saja"
lalu tiba-tiba suara pintu diketok dari luar, semua orang diruangan itu segera melihat kearah pintu
tok tok tok
"masuklah"
setelah diizinkan untuk masuk lalu pintu itu terbuka dan terlihat seorang pria berseragam prajurit disana
prajurit itu segera masuk dengan tergesa-gesa lalu segera bersujud didepan atasannya
"ada apa? kenapa kau terlihat tergesa-gesa seperti itu, apa yang terjadi?"
"maaf patriak ada berita gawat yang sudah terjadi, orang-orang suruhan yang telah dikirim untuk menghadang anak muda yang mengalahkan tuan muda mo jinyan mereka mereka sudah mati dengan sangat mengenaskan patriak" ucap prajurit itu dengan keringat dingin
"a apa? itu tidak mungkin" ucap pria yang dipanggil patriak itu karena terkejut
begitu pula dengan semua orang-orang yang ada didalam ruangan itu
"apakah ada orang kuat yang melindungi pemuda itu? dan bagaimana bisa seorang pemuda dari kota kecil memiliki perlindungan dari orang yang kuat?" pemikiran itu terlintas begitu saja dibenak semua orang
semua orang hanya terdiam dalam keterkejutan yang mereka alami ini
***
kembali ke xiao chen, setelah beberapa hari xiao chen dan xu yun berjalan di hutan menuju kota bunga mawar putih tapi sudah tiga hari tak kunjung sampai karena memang xiao chen sengaja melakukannya
dan selama tiga hari itu pula xiao chen dan xu yun dihadang oleh bandit hutan itu dan xiao chen dengan mudah
disebuah mulut gua di hutan terdapat dua orang muda-mudi sedang berdiri disini
"sebaiknya kita istirahat dulu disini yun'er" ucap xiao chen kepada xu yun lalu melangkah maju memasuki gua itu
"baiklah gege" ucap xu yun lalu mengikuti langkah xiao chen
***
tiga hari setelah xiao chen membereskan para orang suruhan dari keluarga bangsawan dari kota jinyu itu xiao chen dan xu yun melanjutkan perjalanannya
namun saat malam hari saat mereka sedang istirahat, tiba-tiba saja terjadi sesuatu pada xu yun saat dia sedang istirahat
tubuh xu yun tiba-tiba saja mengeluarkan sebuah hawa dingin yang sangat menusuk tulang dan terlihat xu yun sudah sangat menggigil kedinginan dan hampir membeku
xiao disisi lain sangat khawatir melihat keadaan xu yun yang terlihat sangat kedinganan dan xiao chen juga merasa sedikit kedinginan disana
"sistem apa yang terjadi dengan tubuh xu yun? kenapa dia bisa mengalami hal seperti ini?"
[ding]
[itu karena kekuatan poenix es yang dalam tubuhnya mulai bangkit tuan] jawab sistem
"poenix es? apakah dia adalah seorang dewi poenix es?"
[ding]
[sepertinya nona xu yun ini memiliki tubuh spesial dewi poenix tuan dan sepertinya hal ini sudah sering terjadi padanya] jawab sistem menjekaskan
"tubuh spesial dewi poenix es" gumam xiao chen tertegun mendengar penuturan sistem
"lalu apakah dia akan selalu seperti ini saat kekuatan dari tubuh spesialnya?"
[ding]
[tidak tuan ini adalah sebuah efek samping dari bangkitnya kekuatannya dan jika dibiarkan seperti ini terus maka nona xu yun nyawanya akan bisa dalam bahaya bahkan bisa menyebabkan kematian]
"apaaaa lalu bagaimana caranya untuk menyembuhkannya dari efek samping dari kebangkitan kekuatannya? apakah kau tahu caranya!" ucap xiao chen bertanya pada sistem
[ding]
[satu-satunya cara untuk menyembuhkan nona xu yun adalah dengan cara dia harus bersetubuh dengan orang yang memiliki elemen api dan kebetulan tuan memiliki tubuh spesial tubuh dewa elemen dan api juga salah satu elemen yang sudah tuan bangkitkan]
xiao chen sangat terkejut dengan jawaban sistem yang menjelaskan bagaimana caranya untuk menyembuhkan efek samping dari bangkitnya kekuatan dewi poenix es dari dalam tubuh xu yun
"apakah cara lain selain cara itu sistem? bukankah jika aku melakukan itu sama saja aku telah merusak masa depan seorang gadis" ucap xiao chen karena dia tidak ingin berbuat sesuatu yang merugikan bagi xu yun nantinya
[ding]
[tidak ada cara lain tuan, itu adalah satu-satunya cara untuk menyembuhkan nona xu yun dari efek sampingnya]
tiba-tiba saja xu yun bangkit dari tidurnya dan mendekat ke arah xiao chen lalu memeluknya dengan sangat erat
"he-hey apa yang kamu lakukan xu yun, jangan seperti ini"
namun xu yun tak mendengarkan perkataan xiao chen dan malah makin erat memeluk xiao chen
beberapa saat kemudian karna xiao chen tak bisa melepaskannya "baiklah jika itu mau mu akan ku turuti" ucap xiao chen lalu segera melepas pakaiannya dan melepas pakaian xu yun dan malam itu terjadi sesuatu yang pertama kali mereka berdua alami bersama
untung saja xiao chen sebelum beristirahat didalam gua yang dia tempati itu xiao chen sudah menyuruh sistem untuk membuat aray pelindung agar tidak ada binatang buas ataupun orang-orang yang juga bisa saja tak sengaja melewati tempat itu dan melihat mereka berdua disana
pagi harinya xiao chen dan xu yun masih tertidur lelap karena kelelahan setelah semalam mereka bertempur semalaman
lalu xu yun terbangun dan merasakan ada seseorang yang sedang memeluknya dan dia juga melihat kalau dirinya sudah tak memakai pakaiannya
dia mengingat kembali kejadian semalam saat dirinya tiba-tiba merasakan hawa yang sangat dingin memancar dari dalam tubuhnya dan tanpa sadar dia mendekati xiao chen lalu memeluknya sangat erat dan terjadilah sesuatu yang mengarahkannya pada situasi saat ini
lalu xiao chen terbangun karena merasakan pergerakan dari xu yun yang sudah bangun lebih dulu
"maafkan aku xu yun, karena aku sudah melakukannya saat kamu sedang tidak sadarkan diri dan aku pasti akan bertanggung jawab kepadamu" ucap xiao chen kepada xu yun dan mengusap puncak kepala xu yun
"ti-tidak apa-apa xiao chen ini juga karena salahku sendiri yang sudah mampu bertahan dari hawa dingin yang selalu terjadi setiap saat" ucap xu yun dan menundukkan kepalanya
setelah berbicara sebentar mereka berdua segera memakai pakaiannya kembali dan segera pergi untuk melanjutkan perjalanannya menuju ke kota bunga mawar putih
***
kembali ke tiga hari setelah itu, xiao chen dan xu yun yang kini sudah memasuki gua untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanannya lagi karena mereka berjalan dengan santai dan tak terlalu terburu-buru juga jadi mereka memilih bersantai sesekali dan kadang juga xiao chen membantu xu yun untuk meningkatkan kultivasinya
bahkan sejak kebangkitan kekuatan dewi poenix es kini xu yun sudah berada di tahap jalan surgawi *5 dari tahap penyempurnaan roh *3
peningkatan yang sangat drastis dalam waktu singkat karena kebangkitan kekuatan tubuh spesial dewi poenix es dan juga karena xiao chen juga membantunya dengan memberikan pil peningkat kultivasi tingkat emas hingga peningkatannya lebih cepat
**TERIMAKASIH SUDAH BACA
LIKE DAN KOMEN YAH BIAR AUTHOR SEMANGAT BUAT UPDATE CHAPTER BARU**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 115 Episodes
Comments
Jumadi 0707
mantap2 nya cuman skali dan gk panggil Gege Thor
2024-05-21
0
Don T
lom di kentu manggilnya gege... abis di kentu kok manggil nama?
2023-08-31
0
anake ibuk
cieeee,,, mulai gege gege an
2023-04-28
0