xiao chen dan xu yun sedang berjalan dengan santai di hutan antara kota jinyu dan kota bunga mawar putih sudah lebih dari seminggu
xu yun kini telah menerobos ke ranah jalan surgawi *5 karena bantuan dari xiao chen dan sumber daya yang dia berikan juga kualitas tinggi serta xiao chen juga sudah memberikan sebuah teknik tingkat langit untuknya
"gege setelah kita sampai dikota apa yang akan kita lakukan disana?"
"kita akan mencari informasi dan kita juga akan mempelajari kehidupan di kota itu dan mungkin aku juga akan membuat sebuah bisnis kecil disana"
"baiklah aku mengikuti saja apa mau gege"
"baiklah kalau begitu sebaiknya kita terbang saja sebentar hingga perbatasan hutan agar kita cepat sampai dan bisa beristihat disana"
"iya gege"
lalu xiao chen segera menggendong xu yun dan membawanya terbang diatas hutan
xiao chen terbang dengan kecepatan normal karena xu yun juga ingin menikmati perjalanannya diatas hutan
setelah kurang lebih empat jam berlalu akhirnya mereka sampai diujung hutan dan segera turun untuk melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki
setelah berjalan kaki selama tiga puluh menit akhirnya mereka didepan gerbang kota bunga mawar putih
terlihat antrian para pedagang dan para kultivator lepas sangat panjang dan ada pula rombongan keluarga bangsawan dengan gerbong kereta mewah juga ikut mengatri dibagian gerbang khusus bangsawan
xiao chen dan xu yun yang sudah sampai didepan gerbang kota tentu saja mereka menjadi pusat perhatian orang-orang disana
"hey lihat siapa mereka, apakah mereka datang kesini untuk mencoba untuk mengikuti ujian masuk sekte terbesar dikota ini? sekte mawar putih"
"entahlah aku juga tidak tahu, tapi kau lihatlah mereka berdua benar-benar memiliki paras yang sangat menawan"
"benar pemuda itu terlihat sangat tampan dan gadis disampingnya sangat cantik"
"benar mereka memang terlihat sangat serasi yang satu tampan yang satunya cantik"
"iya aku juga yakin bahkan tuan putri dari keluarga yan saja masih kalah cantik darinya"
terdengar bisik-bisikan dari semua orang-orang yang sedang mengantri
dan didalam salah satu gerbong bangsawan terlihat tuan muda yang sedang memperhatikan xu yun dengan tatapan minat
"kamu panggil gadis cantik itu untuk kemari" ucap pemuda didalam gerbong itu
"baik tuan muda akan saya laksanakan" jawab pengawal dari keluarga bangsawan itu
"permisi nona, saya diperintahkan oleh tuan muda saya untuk memanggil nona untuk menemuinya" ucap pengawal yang tadi suruh memanggil xu yun
"ada apa kenapa tuan mudamu memanggilku?" ucap xu yun kepada pengawal itu
"saya juga tidak tahu nona"
"tidak yun'er tidak akan mengikutimu menemui tuan mudamu, beritahukan itu padanya" ucap xiao chen disamping xu yun
setelah mendengar ucapan xiao chen pengawal itu segera kembali kepada tuan mudanya
"bagaimana kenapa kamu kembali tanpa membawanya kemari bersamamu?"
"maaf tuan muda nona itu menolak untuk menemui anda dan sepertinya pemuda disampingnya itu adalah kekasih dari nona itu tuan muda"
"cih berani sekali mereka mengabaikan panggilanku, biar ku beritahu padanya siapa aku ini" ucap tuan muda itu lalu turun dari gerbong dan berjalan mendekati xiao chen dan xu yun
semua orang didepan gerbang yang sedang mengantri melihat seorang tuan muda bangsawan kota bunga mawar putih sedang mendekat kearah xu yun mulai berbincang-bincang lagi
"lihat itu bukankah itu adalah tuan muda dari keluarga ji, ji duan apakah dia tertarik dengan gadis cantik itu"
"iya sepertinya benar yang kau katakan, sungguh malang gadis cantik itu kalau sampai tuan muda ji duan berhasil membawanya pasti dia tidak akan bisa berbuat apa-apa lagi"
"benar aku jadi prihatin dengannya bagaimana pun dia seperti masih terlalu muda jika kehidupannya dihancurkan oleh tuan muda ji duan"
Bisikan mereka sangat kecil agar tidak terdengar okeh tuan muda ji duan atau para pengawalnya, karena tuan muda ji duan terkenal sangat keji dan reputasi tuan muda ji duan dikota bunga mawar putih juga sangat buruk dan itulah kenapa banyak yang menyayangkan karena gadis cantik itu menarik perhatian darinya
"permisi nona kenapa kau mengabaikan panggilanku apakah kau tidak tau siapa aku?"
"tidak dan aku tidak peduli siapa pun kamu" jawab xu yun dengan dingin
"bukankah lebih baik kau ikut denganku saja nona, aku pasti bisa memberikan semua yang kamu inginkan"
"maaf saudara bukankah dia sudah bilang tidak peduli kenapa kau sangat memaksakan kehendakmu kepadanya" ucap xiao chen yang mulai geram
"siapa kau? apa hakmu untuk menentangku" ucap ji duan menatap xiao chen dengan tatapan menghina
"kau sedang berbicara dengan wanitaku kenapa aku tidak berhak untuk menolak dirinya bersamamu" ucap xiao chen sedikit kesal
"cih kau tidak pantas bersama dengannya, dia lebih pantas bersama denganku tuan muda dari keluarga ji" ucap ji duan dengan sombong
"aku tak peduli kau tuan muda dari keluarga ji atau bahkan seorang pangeran sekalipun aku tak peduli, jika kau berani mengganggu wanitaku maka lebih baik kau mati" ucap xiao chen mulai marah dan mengeluarkan hawa pembunuhnya
hawa pembunuh xiao chen ini tidak dia kerahkan seluruhnya, dia hanya memperlihatkan sekitar 20% dari kekuatan aslinya namun itu juga cukup untuk membuat ji duan dan para pengawalnya merasakan tekanan yang cukup besar dan membuat mereka merasa ketakutan
ji duan yang merasakan tekanan dari xiao chen merasakan dirinya seperti tertimpa oleh gunung yang sangat berat namun karena sikap arogannya dia malah memerintahkan para pengawalnya untuk menghabisi xiao chen lalu menangkap xu yun untuk dijadikan pemuas nafsunya
"kalian semua serang pemuda itu habisi dia lalu bawa gadis yang sampingnya"
"ba baik tuan muda" ucap para pengawal serempak lalu maju menerjang kearah xiao chen
"kalian sendiri yang meminta kematian kalian dan aku pasti akan memberikan apa yang kalian inginkan" ucap xiao chen
para pedagang dan para kultivator lepas yang melihat itu sangat ketakutan dan menatap xiao chen tidak percaya kalau dia berani memprovokasi tuan muda ji duan yang memang sangat keji dan kejam kepada orang-orang yang membantah perintahnya
diantara mereka ada yang menyayangkan sifat dari xiao chen yang terlalu berani untuk melawannya dan sebagian yang lain hanya diam memperhatikan apa yang akan terjadi
para pengawal ji duan mulai maju untuk menyerang xiao chen dengan mengeluarkan senjata andalan mereka dari cincin penyimpanan mereka masing-masing dan mengarahkan serangan terkuatnya kepada xiao chen
teknik pedang serangan guntur
teknik pedang kobaran api
berbagai nama teknik pedang dan teknik lainnya mengarah ke xiao chen
xiao chen terlihat sudah sangat geram dan sangat kesal kepada orang-orang yang sangat berani untuk menyerangnya
"kalian pikir serangan kecil kalian akan mampu untuk melukaiku"
"baiklah aku akan berbaik hati pada kalian, akan ku perlihatkan apa itu serangan sesungguhnya" ucap xiao chen lalu mengeluarkan pedang terkutuknya
teknik pedang, tahap satu pembelah topan
slasshh
boommm
serangan gabungan para pengawal tuan muda itu bertabrakan dengan serangan tunggal xiao chen dan terjadi ledakan cukup keras
namun serangan xiao chen masih melesat kearah mereka dan
slaasshh
slaasshh
slaasshh
Suara tebasan pedang memotong sesuatu dengan sangat mudah dan terlihat semua pengawal ji duan sudah mati terbelah menjadi dua bagian dan terlihat juga kerusakan yang terjadi disana
semua orang kecuali xu yun yang melihat keganasan serangan dari xiao chen dengan mudah menghabisi para pengawal ji duan sangat terkejut dan mereka tidak menyangka kalau mereka akan melihat seorang pemuda yang terlihat belum berumur 20 tahun tapi memiliki kekuatan sebesar itu
disisi lain xiao chen mulai bergerak maju untuk mendekat kearah ji duan
ji duan yang melihat xiao chen mendekat kearahnya sangat ketakutan dan mulai berjalan mundur untuk menghindari xiao chen
"be be berhenti disana ja jangan mendekat" teriak ji duan kepada xiao chen yang sudah sangat ketakutan
"kenapa kau takut sekarang? kemana kesombonganmu yang tadi ingin menghabisiku" ucap xiao chen yang masih mendekati ji duan
ji duan makin ketakutan dan mulai bersujud untuk meminta pengampunan kepada xiao chen agar membiarkannya untuk tetap hidup
"a a ampuni aku tuan aku salah aku terlalu sombong dihadapanmu tuan, maafkan aku tuan" ucap ji duan sambil bersujud
xu yun yang melihat kalau ji duan sudah meminta ampunan akhirnya maju mendekati kearah xiao chen
"sudahlah gege biarkan saja dia pergi, lagi pula bukankah gege datang kesini hanya ingin mencari informasi dan membangun bisnis disini" ucap xu yun menenangkan xiao chen
"baiklah karna yun'er, kau dengar bukan apa yang dia katakan untuk kali ini kau aku lepaskan tapi lain saat aku melihatmu melakukan hal yang sama lain kali aku pasti akan menghajarmu hingga ibumu takkan mampu mengenalimu"
mendengar dirinya telah diampuni oleh xiao chen, ji duan lalu berterimakasih kepada xiao chen lalu segera pergi dari sana, dia pun berjanji kalau dirinya tidak akan melakukan suatu hal yang buruk lagi dimasa depan dan akan mulai memperbaiki sikapnya
setelah masalah itu selesai xiao chen dan xu yun segera berjalan menuju gerbang kota dan memasukinya setelah membayar pajak sebanyak 3 koin emas per orang
xiao chen lalu bertanya pada penjaga gerbang "penjaga apakah kau tahu penginapan terbesar dikota ini?"
"tuan muda tinggal berjalan lurus kedepan hingga menemukan perempatan jalan lalu berbelok kearah kiri sekitar 90 meter disana terdapat penginapan bulan terang, itu adalah penginapan terbaik dikota ini tuan muda"
"baiklah terimakasih penjaga" ucap xiao chen lalu memberikan 10 koin emas kepadanya lalu melangkah maju bersama xu yun mengikuti arahan dari penjaga gerbang
penjaga gerbang yang diberikan koin emas lagi oleh xiao chen sangat senang, dia tidak menyangka hanya memberikan informasi yang sudah menjadi kewajibannya saja dia diberi koin emas oleh xiao chen yang cukup banyak
"terimakasih tuan muda" ucap penjaga gerbang itu sambil membungkuk
setelah mereka memasuki kota xiao chen dan xu yun terus berjalan mengikuti arahan yang diberikan oleh penjaga gerbang tadi
setelah berjalan kurang lebih satu jam akhirnya mereka sampai disebuah bangunan bertingkat 4 dengan papan nama bertuliskan penginapan bulan terang diatas pintu penginapan
xiao chen dan xu yun segera masuk dan segera menghampiri pelayan resepsionis penginapan itu
"apakah ada bisa kami bantu tuan" ucap pelayan resepsionis itu ramah
"aku mau pesan 1 kamar VIP yang terbesar disini selama satu minggu"
"baiklah untuk harga sewa satu kamar VIP permalam adalah 15 koin emas jadi untuk seminggu tuan harus membayar sebanyak 105 koin emas itu juga sudah termasuk biaya makan"
"baiklah" xiao chen segera mengeluarkan kantong berisi 110 koin emas kepada pelayan resepsionis itu
"ini kunci kamar anda tuan, kamar anda berada dilantai empat nomor 7" ucap pelayan resepsionis itu
xiao chen segera mengambil kuncinya dan mulai melangkah bersama xu yun menuju kamarnya
**TERIMAKASIH SUDAH BACA
LIKE DAN KOMEN BIAR AUTHOR SEMANGAT BUAT UPDATE CHAPTER BARU TERUS**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 115 Episodes
Comments
Harman LokeST
yang macam macam haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaabbbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiisiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii semuaaaaaaaaaaanyaaaaaaaaaaannnyaaa jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeeeriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn
2023-01-03
0
Edi Sudrajat
up
2022-09-07
0
Nur Kafi
MC ne Jan NAIF,,,
Penakut,,,
musuh dibiarkan Hidup
2022-04-15
0