setelah menerobos ke tahap penguasa xiao chen merasa sangat puas dan tiba-tiba
awan gelap berkumpul diatas langit menandakan bahwa sudah saatnya baginya untuk menghadapi kesengsaraan surgawi
sementara itu bagi orang-orang dikota atau pun yg berada disekitaran hutan kematian mereka melihat awan hitam itu yang mengeluarkan aura yang sangat mengerikan dari awan itu, semua orang tanpa terkecuali merasakan tekanan yang sangat mengerikan
"apakah ada seseorang yang akan naik tingkat ke ranah penguasa"
"kurasa begitu, dan jika dirasakan dari tekannanya ini bukan seperti kesengsaraan surgawi biasa"
"iya kau benar, tekanan dari kesengsaraan surgawi ini jauh lebih kuat dibandingkan kesengsaraan surgawi yang pernah dialami oleh leluhur kerajaan wei"
penjelasan singkat
dunia tempat xiao chen bereinkarnasi bernama benua yanziu, benua yanziu ini terbagi menjadi 5 benua yaitu benua timur, benua barat, benua selatan, benua utara dan benua tengah dan masing-masing benua dipimpin oleh seorang kaisar diantaranya
benua timur, kekaisaran han
benua barat, kekaisaran yan
benua selatan, kekaisaran bing
benua utara, kekaisaran ling
dan benua tengah, kekaisaran yang
diantara 5 benua, benua timur adalah benua terlemah (tempat xiao chen berada)
dan benua tengah adalah pusat kekuatan benua yanziu dan yang terkuat diantara 5 benua
setiap kekaisaran memiliki puluhan kerajaan dan ratusan kota
kembali ke xiao chen, ditengah hutan xiao chen yang sedang duduk bersila diatas tumpukan mayat beast yg telah dia bunuh sudah siap untuk menerima kesengsaraan surgawi yang ada dia alami sebentar lagi
gemuruh-gemuruh guntur terdengar semakin mengerikan
jder
jder
jderr
boom
boom
boom
petir-petir berwarna merah darah pun mulai menyambarnya dengan sangat keras menyebabkan kerusakan parah terjadi disekitar xiao chen
namun petir-petir merah itu tidak memberikan efek apa pun kepada xiao chen tapi malah membangkitkan kekuatan elemen petirnya
xiao chen yang menyadari kalau elemen petir nya bangkit lalu di menatap awan gelap itu dan mulai memprovokasi "hei surga apakah ini yang kau sebut kesengsaraan surgawi rasanya aku hanya di gigit semut kecil saja"
seperti mendengar provokasi xiao chen awan gelap dengan guntur merah tiba-tiba berubah menjadi awan emas dengan kilatan-kilatan berwarna putih dan mulai menyatu lalu membentuk siluet seekor naga petir putih
rooaaaaarrr
naga petir putih meraung dengar sangat keras dan menatap kearah dimana xiao chen berada
xiao chen yang melihat naga petir putih itu hanya tersenyum dan berkata "ayo serang aku kenapa kau hanya menatapku saja apa kau takut padaku" ucap xiao chen memprovokasi naga petir putih itu
mendengar dirinya diprovokasi oleh seorang pemuda dirinya menjadi sangat marah dan langsung melesat menuju kearah xiao chen
boooooooooommmm
ledakan keras terdengar hingga kejauhan lebih dari 100 mil, dan menghancurkan sebagian tengah hutan kematian itu hingga terbentuk sebuah kawah dengan ukuran sekitar 3 mil dan sedalam 500 meter, ditengah-tengah kawah itu xiao chen masih duduk bersila dan melayang di udara dan ada sebuah batu yang menjadi tempat duduknya
setelah selesai mengalami dua kesengsaraan surgawi sekaligus dan membangkitkan dua elemen petir berbeda warna yaitu petir merah darah dan petir putih
beberapa jam berlalu
kini terlihat sosok xiao chen terlihat lebih tampan, dengan kulit seputih susu dan sehalus giok, mata hitam dan tatapan tajam, berambut hitam panjang, tubuh tegap dan memakai jubah berwarna hitam dengan gambar naga emas di punggungnya
xiao chen berniat untuk kembali kerumah di kota tansia, xiao chen segera terbang dan melesat ke arah kota
namun ditengah jalan xiao chen mendengar suara pertarungan, xiao chen segera menghampiri arah pertarungan itu berada dan terlihat segerombolan bandit hutan sedang mengeroyok 3 orang gadis yang terlihat berasal dari sebuah sekte
trang
trang
trang
suara pedang berbenturan akibat pertarungan terdengar sangat sengit namun akhirnya 3 gadis itu mulai terpojok dikarenakan jumlah yang dihadapi lebih banyak
"sebaiknya kalian menyerah saja dan serah harta kalian dan puaskan kami malam ini" ucap ketua para bandit sambil tersenyum penuh hawa nafsu
mendengar itu salah satu gadis itu berteriak keras "dalam mimpimu, lebih kami mati dari pada menjadi pemuas nafsu kalian para bajingan menjijikan"
mendengar ejekan dari gadis itu ketua bandit itu menjadi kesal dan segera menyuruh bawahannya untuk menyerang ketiga gadis itu
"serang mereka" ucap ketua bandit itu
"dasar para bajingan rendahan beraninya mengeroyok para wanita"
belum sempat para bandit menyerang tiba-tiba terdengar suara keras yang mengagetkan meraka yang ada disana
melihat keatas mereka terkejut karna melihat seorang pemuda berambut hitam, berjubah hitam dengan tatapan menjijikan kearah para bandit, pemuda itu tidak lain adalah xiao chen
xiao chen mulai mengeluarkan pedangnya lalu berkata "karna kalian hanya bajingan rendahan yang beraninya hanya berhadapan dengan wanita lebih baik kalian mati saja"
para bandit yang mendengar itu sangat ketakutan dan bahkan ketua bandit itu juga merasakan ketakutan yang sama seperti p
bawahannya karna dia tau kalau pemuda diatas sana ada orang yang ada diatas ranah kultivasinya, dengan gemetar para bandit itu mulai berbalik dan mencoba untuk melarikan diri dari tempat itu
namun semuanya sudah terlambat karna xiao chen memulai gerakannya, lalu dalam sekejap xiao chen melesat ke arah para bandit dan mulai membunuh para bandit dengan gerakan pedangnya yang sudah dialiri energi qi
slaash
slaash
slaash
aaarrrrkkkhh
terdengar suara kesakitan yang memilukan
melihat pembunuhan didepan mereka ketiga gadis itu hanya merasakan kengerian yang menjalar disekujur tubuh mereka, bagai mana tidak pembunuhan yang dilakukan xiao chen itu sangat mengerikan ada kepala yang sudah tidak ada
setelah beberapa saat akhirnya xiao chen yang sudah membunuh para bandit berjalan mendekati ketiga gadis itu dan bertanya "apa yang kalian lakukan ditempat berbahaya seperti ini? apakah kalian mencari kematian?"
mendengar pertanyaan dari orang yang telah menolong mereka salah satu dari tiga gadis itu berkata "sebelumnya terimakasih senior telah menolong kami dari para bandit-bandit itu dan alasan kami berada ditempat ini adalah karena kami sedang mencari herbal untuk meningkatkan kultivasi kami"
"oh jadi begitu, bukan kah kalian sudah mendapatkannya lalu kenapa tidak langsung pergi dari sini?" tanya xiao chen lagi
"sebenarnya kami hendak pergi dari sini namun saat kami sedang berjalan kami dihadang oleh para bandit itu dan menyerang kami"
"hmm ..... apakah kalian dari sebuah sekte?"
"iya senior kami dari sekte bunga teratai"
TERIMAKASIH SUDAH BACA
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 115 Episodes
Comments
Micro Tv
lha nasip pangeran yang di bab 2 gimana thor
2024-06-20
0
Harman LokeST
xiao Chen menolong orang dari para bandit
2023-01-03
0
Raimon
Satu hal yang Ndak ketemu .....pada novel sejenis....Binatang punya Inti atau kristal....kok disini Ndak ada yaa....
2022-12-07
0