ch14 melanjutkan perjalanan

semua orang masih tercengang dengan keadaan yang terjadi di arena pertarungan itu

mereka berfikir kalau tuan muda mo jinyan tak mungkin mudah untuk dikalahkan dan apa lagi yang menjadi lawannya adalah seorang pemuda yang tingkat kultivasinya berada jauh dibawahnya

"bagaimana mungkin tuan muda keluarga mo, jenius nomor satu d i kota jinyu ini kalah dengan begitu mudahnya"

"entahlah aku juga tidak tahu, apakah anak muda itu menggunakan sebuah artefak atau semacamnya"

"jika benar yang kau katakan, karena tidak mungkin tuan muda mo jinyan kalah begitu mudahnya bukan"

patriak keluarga mo dan keluarga bangsawan yang lainnya juga sama tercengang dengan pemandangan yang terjadi didepan wajah mereka

bagaimana tidak yang dikalahkan di arena adalah jenius nomor satu apalagi dia dikalahkan dengan begitu mudahnya

mereka disekitar arena kini memandang kearah xiao chen, ada yang kagum terutama para gadis, ada juga yang memandangnya penuh keserakahan karena mengira xiao chen telah menggunakan sebuah artefak dan mereka yakin jika mereka dapat merebutnya dari xiao chen dan ada pula orang-orang yang marah terhadapnya

mereka yang marah adalah patriak keluarga mo dan para tetua keluarga mo, karena melihat tuan muda mereka dihajar dengan sangat mudahnya

"beraninya kau melukai anakku, apa kau tidak takut mati?" ucap patriak keluarga mo

"kenapa kau harus marah padaku, bukankah ini adalah karena anakmu sendiri yang sudah menantangku dan mempersilahkanku untuk menyerangnya dulu?"

xiao chen tetap tenang walau dihadapannya terdapat orang-orang kuat disana

karena baginya orang-orang itu tidak sekedar dari seekor kerumunan semut dan tak pantas dia lihat

patriak keluarga mo semakin marah dengan perkataan xiao chen dan dia hendak menyerang xiao chen untuk membalas apa yang telah dilakukan xiao chen, namun dihentikan oleh xu ming yang adalah tuan rumah disini

"berhenti di tempatmu tuan mo guang, kau sudah keterlaluan disini, ingatlah walau pun posisimu dikota ini berada diatas keluarga xu ku, tapi kau tidak berhak untuk membuat keributan dikediamanku" ucap xu ming disisi lain pinggir arena pertarungan

Patriak keluarga mo atau mo guang hanya bisa menggertakan giginya dengan marah lalu menghampiri tubuh mo jinyan lalu membawanya untuk segera keluar dari sini

"urusan kita belum selesai bocah tengik!!!" ucap mo guang dengan marahnya lalu berbalik pergi

xu yun yang dari tadi melihat disamping ayahnya dengan perasaan khawatir langsung saja mendekati kearah xiao chen dan bertanya tentang keadaannya padahal dia sudah tau ini tapi tetap saja dia mengkhawatirkan xiao chen

"xiao chen apa kamu baik-baik saja?" ucap xu yun yang sudah ada di dekat xiao chen

"aku baik-baik saja kau tidak perlu khawatir lagi pula bukankah kamu yang paling tahu kekuatanku" jawab xiao chen dengan senyum diwajahnya

xu yun disisi lain langsung teringat dengan pembantaian kelompok pembunuhan bayaran yang bahkan kekaisaran saja harus berfikir 100 kali untuk menyerang mereka tetapi xiao chen hanya menghadapinya sendiri bahkan sanggup mengalahkan mereka semua dalam satu serangan

"tapi tetap saja kamu harus berhati-hati terhadap mereka, karena mereka dikenal sangat licik dan bisa melakukan apa pun yang mereka mau" ucap xu yun masih khawatir

xiao chen hanya tersenyum saja mendengarnya, karena jika mereka berani untuk mencoba menyerang dirinya pasti dia akan membantai mereka semua tanpa sisa dan lagi pula ini juga tidak merugikannya sama sekali karena poin pengalaman dan poin sistem akan datang dengan sendirinya tanpa dia cari

setelah masalah tadi usai mereka semua akhirnya melanjutkan pestanya hingga malam, pesta pun akhirnya usai dan para tamu undangan serta orang-orang jinyu yang berpartisipasi dalam pesta sudah membubarkan diri dan kembali kerumah masing-masing

xiao chen dan xu yun hendak kembali kekamar mereka, karena kamar mereka bersebelahan maka dari itu mereka berjalan bersama

setelah xiao chen dan xu yun sampai mereka segera memasuki kamar masing-masing

xiao chen masuk kekamar dan langsung ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya, setelah beberapa menit dia sudah selesai dan langsung saja dia mengistirahatkan dirinya diatas kasur

"aku sudah tinggal disini terlalu lama, sebaiknya besok aku melanjutkan perjalananku menjelajahi dunia ini dan menaikan kekuatanku" gumam xiao chen pada dirinya sendiri

lalu terfikir didalam benaknya apakah dia bisa kembali lagi ke bumi, lalu dia bertanya pada sistem

"sistem apakah suatu hari nanti, setelah aku menjadi lebih kuat aku bisa kembali ke bumi?"

[ding]

[bisa tuan namun tuan harus bisa naik ke alam surga terlebih dahulu sebelum bisa pergi ke bumi]

mendengar suara sistem yang mengatakan kalau dirinya bisa kembali lagi ke bumi membuat xiao chen merasa sangat senang

namun kata-kata terakhirnya membuat dirinya merasa sangat sakit karena yang dia tahu, untuk naik ke alam surga dia akan membutuhkan waktu yang tidak sebentar

"huufft . . . baiklah untuk saat ini sebaiknya aku istirahat dulu, lalu besok aku akan melanjutkan perjalananku dan memperkuat diriku" ucap xiao chen lalu menutup matanya

keesokan harinya, matahari sudah mulai menampakan dirinya dari arah timur membawa cahaya dan kehangatan pagi yang cerah dengan suara kicauan burung-burung saling bersahutan bagai sedang bernyanyi dengan indahnya

xiao chen membuka matanya karena terkena sinar matahari yang masuk menyinari wajahnya lalu segera bangkit dari tidurnya dan menuju kekamar mandi untuk mencuci mukanya

setelah itu xiao chen keluar kamar dan terlihat didepan pintu kamarnya terdapat seorang gadis cantik yang ingin mengetuk pintu kamarnya tapi terhenti karena pintu itu sudah terbuka

ya gadis itu tidak lain adalah xu yun, dua hendak memberitahu kalau dia sudah ditunggu untuk sarapan pagi bersama

"eh ada apa xu yun pagi-pagi sudah didepan kamarku" tanya xiao chen kepada xu yun

"ah . . . itu aku hanya ingin mengajakmu untuk sarapan bersama" jawab xu yun

"jadi begitu, aku juga akan berbicara dengan semua orang, kalau begitu ayo kita segera menuju kesana" ucap xiao chen lalu berjalan bersama xu yun menuju ruang makan

setelah beberapa menit akhirnya mereka sampai diruang makan dan terlihat seorang pria paruh baya dengan wanita paruh baya duduk di kursi meja makan itu

xu ming dan yin jia yue yang menyadari ada orang berjalan mendekat lalu menoleh dan melihat xiao chen dan xu yun datang bersama

xiao chen dan xu yun segera duduk dikursinya masing-masing lalu segera memakan makanan diatas meja tanpa ada yang berbicara

setelah beberapa menit akhirnya mereka telah selesai memakan makanannya lalu xiao chen berkata

"maaf paman xu setelah ini aku akan pamit untuk melanjutkan perjalananku menjelajahi seluruh benua yunzia dan memperluas pengetahuanku" ucap xuao chen

Xu ming yang mendengar itu hanya bisa mengangguk dan menyetujuinya saja karena dia tidak ada alasan untuk menahan xiao chen disini lebih lama lagi

"baiklah kalau itu maumu nak xiao chen, karena tidak ada alasan lagi untukku menahanmu untuk tetap tinggal disini lebih lama" ucap xu ming

"baiklah kalau begitu aku segera pamit paman bibi dan xu yun, jaga diri kalian baik-baik" ucap xiao chen

xu yun disisi lain ingin ikut bersama dengan xiao chen melihat ayahnya lalu berkata "ayah bolehkah aku untuk ikut bersama dengan xiao chen menjelajahi seluruh dunia ini?"

xu ming, yin jia yue dan xiao chen yang mendengar xu yun berkata sepert itu langsung terdiam sebentar lalu yin jia yue mendekat ke sebelah xu yun lalu berkata

"apa yun'er benar-benar ingin ikut dengan nak xiao chen menjelajahi seluruh alam ini?"

"benar ibu, yun'er juga ingin menambah pengetahuan yun'er lebih luas lagi bersama dengan xiao chen tidak papa kan bu" ucap xu yun memohon dan air mata yang mulai merembes keluar dari sudut matanya

xu ming hanya menghela nafas lalu menoleh ke arah xiao chen, xiao chen menyadari tatapan xu ming hanya mengangguk dan berkata "baiklah kamu boleh ikut denganku dan aku juga pasti akan menjagamu seperti janjiku pada ibuku tempo hari"

xu yun sangat senang mendengarnya dan tanpa sadar dia memeluk xiao chen dengan sangat erat namun itu hanya sebentar karena menyadari tindakannya

kini xu yun merasa sangat malu dan menundukkan kepalanya saja karena tidak ingin ada yang melihat wajahnya yang sudah sangat merah seperti tomat matang

xu ming dan yin jia yue hanya tersenyum melihat tingkah anaknya yang memang sejak dulu sangat manja

namun sifat manjanya hanya diperlihatkan kepada orang-orang yang dekat dengannya dan ini berarti xu yun sudah menganggap kalau xiao chen telah menjadi salah satu orang terdekatnya

sedangkan xiao chen dia masih terdiam untuk beberapa saat dan menghela nafas pelan

"baiklah ayo xu yun kita berangkat, kami pamit paman bibi" ucap xiao chen memberi hormat pada mereka lalu berjalan keluar

xu yun mengikuti xiao chen yang sudah berjalan keluar dari sampingnya lalu bertanya kepada xiao chen "kemana tujuan kita setelah ini xiao chen?"

TERIMAKASIH SUDAH BACA

LIKE DAN KOMENNYA YAH BIAR AUTHOR JADI SEMANGAT BUAT UPDATE BAB BARUNYA

Terpopuler

Comments

kwon dae

kwon dae

Bacott

2024-11-08

0

Jumadi 0707

Jumadi 0707

mestinya nikah siri dulu atau tunangan lah thot kan klo kelakuan gpp thot mantap lanjuut

2024-05-21

0

Abbie Jard

Abbie Jard

petualangan nya jadi beban

2023-10-23

0

lihat semua
Episodes
1 KEMATIAN SANG RAJA
2 ch1 Kematian
3 ch 2 reinkarnasi
4 ch 3 berburu
5 penjelasan kultivasi, senjata, artefak, pil, aray, teknik, profesi
6 ch 4 berburu (2)
7 ch 5 kesengsaraan surgawi dan menyelamatkan murid sekte bunga teratai
8 ch 6 pulang ke rumah
9 ch 7 rencana pembunuhan xiao chen
10 ch 8 menyelesaikan masalah
11 ch 9 membantai organisasi pembunuh bayaran awan hitam
12 ch 10 memulai bertualang
13 ch 11 menuju ke kota jinyu
14 ch 12 menyembuhkan ibu xu yun
15 ch 13 masalah saat pesta
16 ch14 melanjutkan perjalanan
17 ch 15 masalah kecil
18 ch 16 bangkitnya kekuatan poenix es
19 ch 17 sampai dikota bunga mawar putih
20 ch 18 paviliun kabut merah
21 ch 19 kegemparan di seluruh benua yunzia
22 ch 20 dimulainya pelelangan
23 ch 21 selesai pelelangan
24 ch 22 mendapatkan kejutan
25 ch 23 membuka kotak hadiah dan informasi
26 ch 24 kota monster
27 ch 25 tubuh dewi tumbuhan
28 ch 26 meningkatkan kultivasi xu yun dan melatih xiao yan
29 ch 27 masa lalu xiao yan dan peningkatan drastis
30 ch 28 memasuki dimensi monster
31 ch 29 panen poin
32 ch 30 panen poin (2)
33 ch 31 raja monster
34 ch 32 menundukkan long su yang
35 ch 33 menyembuhkan long su yang
36 ch 34 mendapatkan julukan
37 ch 35 ji xiayi
38 ch 36 bersantai dan menonton pertarungan
39 ch 37 gadis keras kepala
40 ch 38 xu yun vs ji xiayi
41 ch 39 makan malam bersama dan informasi
42 ch 40 memberi pelajaran kepada keluarga yang sombong
43 ch 41 berangkat menuju ibu kota kekaisaran Han
44 ch 42 dunia jiwa dan meningkatkan versi sistem
45 ch 43 rencana kekaisaran Han
46 ch 44 Han Xue Ying
47 45 kompetisi
48 ch 46 kompetisi ll
49 ch 47 kompetisi lll
50 ch 48 kompetisi lV
51 ch 49 kompetisi V
52 ch 50 kompetisi VI
53 ch 51 kekacauan
54 ch 52 jendral 12 element
55 ch 53 bentuk manusia sistem
56 ch 54 teknik pengendali jiwa
57 ch 55 masih menahan diri
58 ch 56 menjadi juara
59 ch 57 rencana jahat Du Chengdu
60 ch 58 bagiku hanya rongsokan saja
61 ch 59 tubuh dewa api
62 ch 60 mungkin kita bisa berteman
63 ch 61 mimpi
64 ch 62 juara
65 ch 63 monster bencana
66 ch 64 memberi dukungan aray
67 ch 65 menghukum penjahat
68 ch 66 kehancurkan Sekte Awan Gelap
69 ch 67 Ming Zhong
70 ch 68 kembali ke rumah
71 ch 69 rencana pernikahan
72 ch 70 bersiap berangkat ke benua tengah
73 ch 71 mengungkapkan
74 ch 72 profound ark
75 ch 73 peningkatan kekuatan yang mengejutkan
76 ch 74 kebersamaan yang menyenangkan
77 ch 75 monster burung laut pemangsa manusia
78 ch 76 rencana kedepannya
79 ch 77 sampai di benua tengah
80 ch 78 istana kekaisaran Yang dan mulai berburu lagi
81 ch 79 gua yang aneh
82 ch 80 dunia dimensi lain
83 ch 81 Bai Xuan
84 ch 82 dewi kehidupan
85 ch 83 strategi
86 ch 84 Mei Suyi
87 ch 85 kompetisi kekaisaran
88 ch 86 hutan ilusi
89 ch 87 hasil pertandingan pertama
90 ch 88 kebenaran Mei Suyi
91 ch 89 sampai waktunya tiba
92 ch 90 racun iblis kalajengking 9 warna
93 ch 91 kekacauan di ibukota Kekaisaran Yang
94 ch 92 memaksakan diri
95 ch 93 pembicaraan dengan kaisar Yang
96 ch 94 kehilangan kesadaran
97 ch 95 apakah ini ingatan?
98 Ch 96 bertemu Ji Xiayi lagi
99 ch 97 mengunjungi kekaisaran Yang
100 ch 98 permintaan Yang Xiayu
101 ch 99 menentang kaisar Yang
102 ch 100 menenangkan semua orang
103 ch 101 berurusan dengan keluarga Feng
104 ch 102 berurusan dengan kelurga Feng 2
105 ch 103 kehancuran keluarga Fang
106 ch 104 membebaskan para tawanan
107 ch 105 kembali ke benua timur
108 ch 106 ketenangan sebelum badai
109 ch 107 kekacauan di benua selatan
110 ch 108 Chu Ziuwen
111 ch 109 pertemuan Xiao Chen dan Chu Ziuwen
112 ch 110 pernikahan paling mewah yang pernah ada
113 Ch 111 : gerbang dimensi
114 Ch 112 pelatihan generasi muda
115 Ch 113 pelatihan kedua
Episodes

Updated 115 Episodes

1
KEMATIAN SANG RAJA
2
ch1 Kematian
3
ch 2 reinkarnasi
4
ch 3 berburu
5
penjelasan kultivasi, senjata, artefak, pil, aray, teknik, profesi
6
ch 4 berburu (2)
7
ch 5 kesengsaraan surgawi dan menyelamatkan murid sekte bunga teratai
8
ch 6 pulang ke rumah
9
ch 7 rencana pembunuhan xiao chen
10
ch 8 menyelesaikan masalah
11
ch 9 membantai organisasi pembunuh bayaran awan hitam
12
ch 10 memulai bertualang
13
ch 11 menuju ke kota jinyu
14
ch 12 menyembuhkan ibu xu yun
15
ch 13 masalah saat pesta
16
ch14 melanjutkan perjalanan
17
ch 15 masalah kecil
18
ch 16 bangkitnya kekuatan poenix es
19
ch 17 sampai dikota bunga mawar putih
20
ch 18 paviliun kabut merah
21
ch 19 kegemparan di seluruh benua yunzia
22
ch 20 dimulainya pelelangan
23
ch 21 selesai pelelangan
24
ch 22 mendapatkan kejutan
25
ch 23 membuka kotak hadiah dan informasi
26
ch 24 kota monster
27
ch 25 tubuh dewi tumbuhan
28
ch 26 meningkatkan kultivasi xu yun dan melatih xiao yan
29
ch 27 masa lalu xiao yan dan peningkatan drastis
30
ch 28 memasuki dimensi monster
31
ch 29 panen poin
32
ch 30 panen poin (2)
33
ch 31 raja monster
34
ch 32 menundukkan long su yang
35
ch 33 menyembuhkan long su yang
36
ch 34 mendapatkan julukan
37
ch 35 ji xiayi
38
ch 36 bersantai dan menonton pertarungan
39
ch 37 gadis keras kepala
40
ch 38 xu yun vs ji xiayi
41
ch 39 makan malam bersama dan informasi
42
ch 40 memberi pelajaran kepada keluarga yang sombong
43
ch 41 berangkat menuju ibu kota kekaisaran Han
44
ch 42 dunia jiwa dan meningkatkan versi sistem
45
ch 43 rencana kekaisaran Han
46
ch 44 Han Xue Ying
47
45 kompetisi
48
ch 46 kompetisi ll
49
ch 47 kompetisi lll
50
ch 48 kompetisi lV
51
ch 49 kompetisi V
52
ch 50 kompetisi VI
53
ch 51 kekacauan
54
ch 52 jendral 12 element
55
ch 53 bentuk manusia sistem
56
ch 54 teknik pengendali jiwa
57
ch 55 masih menahan diri
58
ch 56 menjadi juara
59
ch 57 rencana jahat Du Chengdu
60
ch 58 bagiku hanya rongsokan saja
61
ch 59 tubuh dewa api
62
ch 60 mungkin kita bisa berteman
63
ch 61 mimpi
64
ch 62 juara
65
ch 63 monster bencana
66
ch 64 memberi dukungan aray
67
ch 65 menghukum penjahat
68
ch 66 kehancurkan Sekte Awan Gelap
69
ch 67 Ming Zhong
70
ch 68 kembali ke rumah
71
ch 69 rencana pernikahan
72
ch 70 bersiap berangkat ke benua tengah
73
ch 71 mengungkapkan
74
ch 72 profound ark
75
ch 73 peningkatan kekuatan yang mengejutkan
76
ch 74 kebersamaan yang menyenangkan
77
ch 75 monster burung laut pemangsa manusia
78
ch 76 rencana kedepannya
79
ch 77 sampai di benua tengah
80
ch 78 istana kekaisaran Yang dan mulai berburu lagi
81
ch 79 gua yang aneh
82
ch 80 dunia dimensi lain
83
ch 81 Bai Xuan
84
ch 82 dewi kehidupan
85
ch 83 strategi
86
ch 84 Mei Suyi
87
ch 85 kompetisi kekaisaran
88
ch 86 hutan ilusi
89
ch 87 hasil pertandingan pertama
90
ch 88 kebenaran Mei Suyi
91
ch 89 sampai waktunya tiba
92
ch 90 racun iblis kalajengking 9 warna
93
ch 91 kekacauan di ibukota Kekaisaran Yang
94
ch 92 memaksakan diri
95
ch 93 pembicaraan dengan kaisar Yang
96
ch 94 kehilangan kesadaran
97
ch 95 apakah ini ingatan?
98
Ch 96 bertemu Ji Xiayi lagi
99
ch 97 mengunjungi kekaisaran Yang
100
ch 98 permintaan Yang Xiayu
101
ch 99 menentang kaisar Yang
102
ch 100 menenangkan semua orang
103
ch 101 berurusan dengan keluarga Feng
104
ch 102 berurusan dengan kelurga Feng 2
105
ch 103 kehancuran keluarga Fang
106
ch 104 membebaskan para tawanan
107
ch 105 kembali ke benua timur
108
ch 106 ketenangan sebelum badai
109
ch 107 kekacauan di benua selatan
110
ch 108 Chu Ziuwen
111
ch 109 pertemuan Xiao Chen dan Chu Ziuwen
112
ch 110 pernikahan paling mewah yang pernah ada
113
Ch 111 : gerbang dimensi
114
Ch 112 pelatihan generasi muda
115
Ch 113 pelatihan kedua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!