Bonee berlari sekuat tenaga yang ia miliki, lalu bersembunyi di sebuah bilik kecil yang hanya cukup di masuki oleh satu orang saja. Ia sungguh ketakutan baru kali ini ia berada dalam situasi yang cukup menegangkan seperti sekarang ini.
" Armand kau dimana? Tolong aku.. Apa kau tidak bersungguh-sungguh mencariku?" Lirihnya dengan tubuh bergetar.
Tadi saat ia dan seorang wanita yang berhasil menolongnya baru saja akan keluar, beberapa pria langsung menghadang mereka. Wanita itu menyuruhnnya segera pergi dan lari sebisanya. Setelah berhasil menyelamatkan dirinya, ia justru tidak bisa menyelamatkan wanita tersebut.
" Mudah-mudah ada seseorang yang menolongnya." Ujar Bonee dengan penuh harap.
Sementara wanita yang tengah di bicarakan oleh Bonee tengah fokus melumpuhkan musuh-musuhnya, wanita tidak lain adalah Catie langsung menghajar membabi buta sepuluh pria tersebut. Tak terlalu sulit untuknya jika mereka semua tidak membawa senjata atau barang tajam lainnya.
" Cepat maju kalian semua, hadapi aku. Pria-pria pengecut seperti kalian, beraninya main keroyokan saja." Bentak Catie yang tidak ada rasa takutnya sama sekali.
Ya wajar jika ia bersikap angkuh dan berani seperti itu, tidak sia-sia ia belajar mendalami beberapa ilmu bela diri yang lumayan banyak untuk bekal dirinya sendiri. Menjadikannya wanita yang tak terkalahkan. Dari kejauhan terlihat seorang pria gagah dan beberapa anak buahnya berlari sangat cepat ke arahnya.
" Mundur, biar mereka yang menyelesaikannya." Titah pria tersebut, seraya menarik pergelangan tangan Catie, membawanya ke tempat tertutup. " Kenapa kau tidak mendengarkanku Huh! Sudah aku katakan, jangan bertindak gegabah, sebelum aku datang, itu bisa membahayakan dirimu sendiri!." Sarkas sang pria menatap tajam ke arah Catie.
Seharusnya Catie takut, atau setidaknya mendengarkan baik-baik setiap kata dari pria itu, namun alih-alih menurut Catie justru menatap tak kalah tajam ke arah pria yang berdiri di hadapannya.
" Kau yang lambat datang! Seperti sip…
I Remember You
Terkepung..
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 113 Episodes
Comments