Malam hari, merasa tubuhnya baik-baik saja dan hanya beberapa kerusakan kecil, Lin Hao mencoba bangun dan pergi, untuk segera mencari Yu Mingji.
Saat dia bangun, tiba-tiba Lin Hao merasa hatinya berdenyut dan melalui garis darahnya, dia tiba-tiba merasakan sebuah krisis. Ini bukan krisis darinya, tapi krisis melalui hubungan darah, itu hanya terjadi antara garis keturunan, tapi seharusnya Lin Hao tidak memiliki hubungan darah pada siapapun sekarang, karena dia berada di Panti Asuhan sejak kecil, dan setelah itu dia di besarkan oleh seorang janda yang tidak memiliki garis darah.
Lin Hao mengerutkan kening, dia tidak memiliki satupun keluarga di kota ini.Untuk Yu Mingji, meskipun kekasih, tapi tidak memiliki hubungan darah.
Lin Hao merasa gelisah dan mencoba untuk cepat-cepat memeriksanya.
'' Anak muda, apakah kamu sudah bangun?"
Ketika Lin Hao membuka pintu kamar dan keluar, dia mendengar seorang berbicara padanya, dan sepertinya suara seorang laki-laki.
Menoleh, melihat di depannya, seorang lelaki paruh baya sekitar umur 40-45 tahun, duduk di bangku dengan beberapa keriputan di wajahnya, meskipun terlihat kepayahan, tapi dia tampak energik, dia sedang memandangnya sambil tersenyum ramah di wajahnya.
Dia adalah Wang Hong, pemilik rumah ini, dan juga yang menyelamatkan Lin Hao.
''Ya, ada sesuatu yang mendesak, jadi aku harus pergi." Jawab Lin Hao dengan tenang.
''Bukanya tidak baik pergi begitu saja ketika baru sembuh ?''
''Tubuhku baik-baik saja, ini sangat mendesak, jadi aku harus pergi''
''Jangan buru-buru pergi! Sebaiknya kamu ikut kami untuk makan malam. Istriku sedang menyiapkan makanan di dapur, juga tidak baik bukan pergi di malam hari dengan perut kosong? Setelah makan malam, aku akan mengantarmu." Desak Wang Hong lagi, masih dengan senyum ramah di wajahnya.
''Apa kamu akan pergi anak muda ? Sebaiknya kamu jangan pikirkan itu! Aku sudah menyiapkan banyak makanan lezat di meja makan, tidak akan enak jika makanannya menjadi dingin. Sebaiknya kamu makan dulu! Aku tidak akan membiarkan kamu pergi sebelum perutmu penuh" Ketika Lin Hao hendak menolak lagi, Ny Wang datang dan menariknya ke meja makan.
Lin Hao tidak bisa menolaknya dan merasa tidak baik meninggalkan penyelamatnya tanpa mengatakan apa-apa, meskipun dia khawatir tentang perasaan barusan, dia bisa menunggu sebentar kan?
Lin Hao tersenyum dan mengangguk, "Baik, merepotkanmu".
Meskipun Lin Hao sudah tidak memerlukan makanan, setidaknya untuk menghargai kehangatan keluarga tidak apa-apa bukan. Juga Lin Hao tidak tau, meskipun di baru bertemu dan tidak pernah mengingatnya jika pernah bertemu Tang Sifei, Lin Hao merasa sangat hangat di hatinya.
Melihat tingkah laku istrinya, Wang Hong hanya menggelengkan kepalanya, mendesah dan tidak mengatakan apa-apa.
Di meja makan makan, Wang Hong menelan makanan di sumpitnya, memandang Lin Hao dan bertanya, "Anak muda, kalau boleh bertanya, siapa namamu? Namaku Wang Hong dan ini istriku Tang Sifei. Dia adalah orang yang anda lihat tadi sore, dia juga yang merawatmu dan menjagamu selama kamu tidak sadarkan diri."
"Halo, Paman Wang dan Bibi Tang, namaku Lin Hao, terima kasih sudah merawatku dan maaf telah merepotkan"Jawab Lin Hao sambil tersenyum
"Hehe...Tidak merepotkan, kami akan merasa senang jika rumah kita ketambahan satu orang. Dan, apa kamu ingat apa yg terjadi sebelumnya?".
"Ya aku ingat apa yang terjadi" Jawab Lin Hao singkat dan tidak menjelaskan tentang datang dari dunia luar. Meskipun dia menjelaskannya, apakah mereka akan mempercayainya.
Melihat Lin Hao tidak menjelaskan apa yang terjadi terjadi, pasangan Wang Hong hanya tersenyum dan tidak mengejarnya terlalu jauh. Semua orang memiliki rahasia masing-masing di samping itu juga, mereka hanya baru berkenalan beberapa menit.
"Nak Lin, apakah kamu masih ingat dimana tempat tinggal mu?" Tang Sifei yang diam beberapa saat, tiba-tiba bertanya.
"Entahlah". Jawab Lin Hao ambigu.
Dia tinggal bersama Yu Mingji waktu itu, dan sudah selama enam tahun dia pergi, dan mencoba mengingat rumah itu, dia tidak tahu, apakah masih ada di sana dan tetap di tinggali Yu Mingji. Apakah mungkin masih berdiri di sana di tempat yang sama, mungkin juga telah rata dengan tanah.
"Bagaimana dengan kerabat dan keluarga? Kami tidak dapat menemukan ?Apakah tidak akan ada yang mengkhawatirkanmu?"
"Mungkin ada,mungkin juga tidak" Jawab Lin Hao ambigu.
Dia di besarkan di panti asuhan, dan di adopsi lagi oleh ibunya, tapi dia sudah meninggal 7-8 tahun lalu. Mungkin beberapa teman baiknya mencoba mencarinya dan setelah enam tahun tidak menemukanya, mungkin sudah menyerah. Dan untuk Yu Mingji yang sudah dia tinggal cukup lama, mungkin juga mencarinya, mungkin juga dia tidak hanya tidak mencarinya, tapi juga membencinya.
Melihat sepertinya Lin Hao tidak mau terlalu dekat dan sedikit ketidakpedulian pada kata-katanya, pasangan itu sedikit canggung, tidak bicara lagi dan diam, memilih untuk menikmati makanannya.
"Itu..Apa makanannya enak Nak Lin ?" Melihat suasananya agak canggung, Tang Sifei mencoba mencairkan suasananya.
"Ya, rasanya enak"
"Kalau begitu coba Ikan bakar pedasnya dan tambah juga Nasinya" Kata Tang Sifei sambil memberikan ikan dan beberapa makanan lain.
" Terimakasih....Apa hanya ada kita di sini? Dan apa kalian cuma tinggal berdua?" Tanya Lin Hao sambil melihat makanan di depannya.
Dia melihat ke meja makan, dan terdapat empat sampai lima porsi makanan di meja makan dan dia merasa janggal. Lin Hao sering memperhatikan hal-hal kecil seperti ini, mungkin karena kebiasaan di dunia dimana tidak ada yang namanya makan siang gratis, Lin Hao tidak bisa menahan diri untuk tidak bertanya. Mungkin juga karena kewaspadaannya, itu sering menyelamatkan nyawanya di masa lalu.
Mendesah dengan tatapan sedih "Itu terjadi 10 tahun yang lalu,kami memiliki seorang putra, karena sebuah kecelakaan, sekarang hanya tinggal kita berdua". Jawab Wang Hong
"Jadi begitu"
"Itu..Nak Lin, apakah kamu akan pergi sekarang?" ,Tang Sifei melihat Lin Hao dan bertanya lagi, dengan tatapan khawatir dan gugup di matanya.
Melihat Tang Sifei yang bertanya dengan pikiran rumit, Lin Hao merasa aneh, tapi dia tidak terlalu peduli, "Ya, aku harus pergi karena ada sesuatu yang mendesak."
"Tidak bisakah kamu tinggal beberapa hari disini?"
"Maaf mungkin lain kali"
"Oh... Begitulah" Balas Tang Sifei dengan tatapan redup dan sedikit kekecewaan.
Melihat kekecewaan Tang Sifei, dan tatapan redupnya seperti tidak akan pernah melihatnya lagi, Lin Hao merasa bingung.
"Baiklah, aku akan mencuci piring dulu." Melihat Lin Hao menatapnya, Tang Sifei merasa canggung, dia buru-buru berkata, mencoba mencari alasan, dan pergi.
"Apakah ada yang salah?" Tanya Lin Hao, memandang Wang Hong dengan tatapan penuh kebingungan di matanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 702 Episodes
Comments
malest
baguss
2023-09-30
7
Eros Hariyadi
memantau dulu laaahh..🤔🙄👍
2023-03-06
1
Eros Hariyadi
MC-nya terkesan cuek, tidak peduli perasaan lain dan kurang beretika apalagi terhadap orang yang menolongnya....🤔🙄😫😠
2023-03-06
1