Setelah menghancurkan organisasi tengkorak hitam, Fang Lin dan Jin Feng kembali ke ibukota dan mencari penginapan yang baru karena penginapan yang lama telah hancur.
Setelah lama mereka mencari mereka menemukan penginapan yang sangat mewah. Fang Lin dan jin Feng memasuki penginapan itu dan disambut oleh pelayan.
"Selamat datang tuan, apakah tuan mau menginap" ucap pelayan itu dengan ramah.
"Aku ingin dua kamar terbaik dan menginap selama satu bulan" ucap Fang Lin.
"Baiklah harganya 18 keping emas tuan"
Fang Lin memberikan sekantung uang dengan isi 20 keping emas.
"Tuan ini kelebihan" ucap sang pelayan sambil menyerahkan sisa 2 keping emas.
"Ambil saja kembaliannya" ucap Fang Lin.
(Oh ya selama di ibukota Fang Lin merubah dirinya menjadi pria yang lumayan sepuh)
"terima kasih tuan" ucap sang pelayan.
Fang Lin tidak menjawab ucapan terima kasih sang pelayan dan langsung pergi menuju kamarnya. Jin Feng yang sudah terbiasa dengan sikap Fang Lin tidak mempersalahkannya dan pergi menuju kamarnya.
Di dalam kamar Fang Lin langsung menjatuhkan dirinya dikasur.
"Ah, menunggu sebulan sangat membosankan" ucap Fang Lin.
"Lebih baik aku mengecek apa saja yang dijual oleh system" ucap Fang Lin lalu duduk.
"Buka shop" perintah Fang Lin.
[SHOP)
[Teknik]
[Artefak]
[Senjata]
[Bloodline]
[Tubuh]
"Apa maksud bloodline dan tubuh?" tanya Fang Lin.
[Ding bloodline membuat host dapat memiliki darah dari suatu makhluk, dan tubuh adalah tubuh spesial yang langka dimilik oleh seorang kultivator]
Fang Lin sangat antusias mendengar pemberitahuan system, lalu menekan tulisan [tubuh] yang berada di layar hologram didepannya.
Tubuh Ilahi
-Tubuh yang dapat menampung segala jenis energi dengan kapasitas tak terbatas, dan akan menyerap energi dengan sendirinya
Harga: 5 miliyar
Tubuh Dewa Naga
-Tubuh yang dapat membuat fisik pengguna mendapatkan kekuatan yang menyamai dewa naga, dan terdapat 12 juta sisik naga yang setiap sisik memiliki kekuatan 2.000 jin
Harga: 10 miliyar
Tubuh Dewa Kematian
-Tubuh yang dapat menyerap energi kematian tanpa menimbulkan efek samping dan dalam jumlah tak terbatas, juga tidak akan terpengaruh oleh aura kematian yang dilepaskan orang lain.
Harga: 5 miliyar
Tubuh Custom
-Dapat menggabungkan tubuh yang host beli menjadi satu, tanpa mengurangi efek spesial setiap tubuh
Harga:500 juta
"Baiklah beli semuanya dan gabungkan menjadi satu" ucap Fang Lin.
[Ding membeli tubuh ilahi, tubuh dewa naga, tubuh dewa kematian, tubuh custom memotong 20,5 miliyar PS, sisa PS 44,6 miliyar]
[Ding menggabungkan tubuh dan memasang ke tubuh host, diharapkan host sadar selama proses pemasangan]
1%
"AAAAAKKH" teriak Fang Lin kesakitan.
Fang Lin merasa seperti tubuhnya dihancurkan dan disembuhkan lagi, dan proses itu berlangsung selama berjam jam.
55%
.
.
78%
.
.
100%
[Ding berhasil memasang tubuh]
BOOM
BOOM
BOOM
BOOM
Terdengar ledakan teredam dari dantian Fang Lin.
"System status" perintah Fang Lin.
[Ding]
[STATUS]
Nama: Fang Lin
Umur: 12
Kultivasi: Immortal emperor*1(1.000/ 1 miliyar)
Teknik: Satu juta pedang
Poin System: 44.604.938.000
Shop
Inventory
System V.2
"Wow, aku sudah berada di ranah immortal emperor" ucap Fang Lin gembira.
[Ding tuan hanya bisa menggunakan 10% kekuatan asli tuan, karena tuan belum menerima pembaptisan dewa]
Fang Lin hanya mengangguk mendengar penjelasan system, lalu dia membaringkan tubuhnya di kasur. Fang Lin memikirkan rencana kedepannya tentang sekte pedang surgawi. Tak terasa Fang Lin tertidur hingga pagi hari.
keesokan paginya Fang Lin bangun, membersihkan diri dan langsung keluar dari penginapan tanpa sarapan terlebih dahulu, karena Fang Lin mau makan di rumah makan.
Saat sampai didepan rumah makan yang lumayan mewah Fang Lin memasukinya dan langsung duduk di pojok dekat jendela. Fang Lin memanggil pelayan dan memesan banyak sekali makanan.
Saat makanan datang Fang Lin memakan semuanya dengan lahap, tanpa memperhatikan sekitarnya yang membicarakan Fang Lin.
"Lihat kakek itu, dia tidak memiliki sopan santun"
"Sangat menjijikkan"
"Kampungan"
Banyak cemooh yang di lontarkan para pembeli yang lain, tetapi Fang Lin menghiraukannya dan melanjutkan makannya. Hingga seluruh makanan Fang Lin habis tak bersisa.
Fang Lin tidak langsung keluar dari rumah makan, tetapi bersantai dahulu menikmati pemandangan di luar jendela. Fang Lin menikmati suasana itu hingga terdengar pintu yang dibanting.
BRAAAK
Terlihat sekumpulan pemuda memakai jubah berwarna putih dengan corak pedang di belakangnya.
"Keluar semuanya, rumah makan ini akan di tempati oleh tuan muda sekte pedang Surgawi" teriak salah satu dari pemuda itu.
Para pengunjung yang lain langsung berhamburan pergi keluar dan menyisakan Fang Lin sendiri berada di pojok dan menikmati pemandangan.
"Hey, kakek tua pergilah, apakah kamu tidak mendengarkan ucapanku" ucap pemuda yang sebelumnya dengan emosi.
Fang Lin tidak mempedulikannya dan tetap menikmati pemandangan di luar jendela. Pemuda yang melihat Fang Lin mengacuhkan dirinya, membuat dia marah.
BRAAAK
"HEY, APA KAMU TULI" teriak pemuda tadi sambil menggebrak meja Fang Lin.
Fang Lin mulai jengkel saat mejanya digebrak oleh pemuda itu.
"Apakah kamu tidak memiliki sopan santun" ucap Fang Lin sedikit kesal.
Pemuda yang mendengar itu menjadi sangat marah dan hendak menebas Fang Lin menggunakan pedangnya, sedangkan Fang Lin hanya tersenyum. Tetapi terdengar suara yang menghentikan mereka.
"Yun Feng sudahlah" ucap seorang pemuda yang terlihat seperti bangsawan.
"Baik tuan muda" ucap pemuda tadi atau Yun Feng dan menyarungkan pedangnya.
Yun Feng menatap Fang Lin penuh kebencian, lalu meninggalkannya. Pemuda yang disebut tuan muda oleh Yun Feng berjalan menghampiri Fang Lin.
"Tuan, bisakah tuan keluar dari rumah makan ini, karena kami ingin membahas sesuatu yang penting" ucap tuan muda dengan ramah.
Fang Lin mengerutkan keningnya sejenak, lalu menghela nafas.
"Huuff" Fang Lin menghela nafas, lalu berjalan meninggalkan rumah makan.
Fang Lin saat ini sedang berada di kamar penginapan dengan perasaan kesal.
"Sialan, seharusnya tadi aku bunuh saja pemuda Yin Feng itu" gumam Fang Lin.
"Ah sudahlah, cepat atau lambat aku juga akan menghancurkan sekte pedang surgawi, saat itu aku akan menyiksa pemuda Yun Feng itu dulu sebelum membunuhnya" gumam Fang Li. dengan seringai di wajahnya.
Fang Lin melupakan masalah itu dan keluar dari kamarnya dan menuju kamar Jin Feng.
tok
tok
tok
Fang Lin mengetik pintu Jin Feng, tetapi tanpa menunggu jawaban jin Feng, Fang Lin langsung memasuki kamarnya.
Jin Feng yang melihat Fang Lin memasuki kamarnya sedikit terkejut, lalu kembali seperti semula.
"Ada apa tuan" ucap jin Feng.
"Aku ingin membicarakan tentang sekte pedang surgawi bersamamu" jawab Fang Lin duduk di sebelah Jin Feng.
Fang Lin dan jin Feng membahas tentang sekte pedang surgawi dan tentang orang dari alam tengah juga orang yang disebut dengan yang mulia
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, AND VOTE ☺️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 52 Episodes
Comments
kwon dae
kan lu udh tau gblk
2024-10-22
0
Imam Hanafi
haiss payah
2023-10-05
0
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
2023-06-13
0