Setelah beberapa saat terkejut dengan basis kultivasinya, Fang Lin tiba tiba mendengar suara system yang mengejutkan dirinya.
[DING host mendapatkan kotak emas karena telah menerobos berturut turut]
Fang Lin yang sebelumnya terkejut, segera menjadi senang dan senyuman lebar muncul diwajahnya.
"Baiklah, buka kotak emas" ucap Fang Lin.
[DING membuka kotak emas]
[Selamat host mendapatkan 5.000 PS]
[Selamat host mendapatkan pedang penghancur]
[Selamat host mendapat tike upgrade system]
[Selamat host mendapatkan 100.000 Poin Pengalaman]
BOOOOM
BOOOOM
BOOM
BOOM
BOOM
BOOM
BOOM
.
.
.
BOOM
Terdengar belasan ledakan teredam dari dantian Fang Lin, yang menandakan dirinya telah menerobos.
Setelah ledakan itu berakhir, Fang Lin melihat basis kultivasi yang dimilikinya sekarang. Saat melihatnya Fang Lin dibuat sangat terkejut.
"Gila, hanya dalam waktu beberapa jam aku telah menerobos ranah raja*5" teriak Fang Lin senang.
Fang Lin sangat terkejut sekaligus senang dengan penerobosan gila gilaan ini. Di kehidupan sebelumnya, Fang Lin membutuhkan waktu lebih dari 70 tahun untuk mencapai ranah raja. Sedangkan saat ini, hanya memerlukan waktu beberapa jam untuk menembus ranah raja.
Setelah selesai mengagumi basis kultivasinya yang meroket, Fang Lin teringat dengan hadiah PS yang diterimanya. Fang Lin ingin melihat betapa banyak PS yang dimilikinya, tetapi tidak tahu cara melihatnya.
""System, bagaimana caraku untuk melihat berapa banyak PS yang kumiliki?" tanya Fang Lin.
[DING host dapat mengucapkan "Open Status"]
Fang Lin mengangguk "baiklah, Open Status]
[STATUS]
Nama: Fang Lin
Umur: 12
Kultivasi: raja*5 (1.200/50.000)
Teknik: -
Poin System: 6.000
Shop
Inventory
System V.01
Fang Lin yang tiba tiba melihat sebuah layar berwarna biru, dengan tulisan berwarna putih didalamnya membuat dirinya terkejut.
"Apa ini, semua informasi tentang diriku berada di depan sini" ucap Fang Lin kagum.
Fang Lin mengagumi layar yang berisi statusnya itu selama 10 menit. Setelah puas melihat itu, Fang Lin melihat kearah langit yang berwarna jingga.
Fang Lin segera berlari menuju rumahnya dengan kecepatan penuh. Dalam waktu 19 menit, Fang Lin telah berada di depan pintu rumahnya
(Fang Lin berangkat ke bukit pukul 10:00 jadi wajar kalau sudah sore)
Fang Lin perlahan membuka pintunya, dan melihat ibunya sedang panik dan mondar mandir di depan pintu. Fang Lin perlahan berjalan menuju ibunya.
Ibunya Fang Lin yang sedang panik. tidak menyadari kehadiran Fang Lin yang membuka pintu. Tetapi setelah Fang Lin berjalan mendekati dirinya, ia mengangkat kepalanya dan melihat Fang Lin sedang berjalan menuju arahnya.
Segera ibu Fang Lin berlari dan memeluk anaknya dengan dangat kuat.
"Lin'er, dari mana saja kamu" ucap ibu Fang Lin dengan suara serak, karena telah menangis.
Fang Lin yang mendengar suara serak ibunya dibuat bersalah, karena telah meninggalkan rumah tanpa pamit.
"Maaf Bu, Lin'er sebenarnya pergi ke bukit belakang" jawab Fang Lin dengan suara pelan.
Ibunya Fang Lin tidak menjawab ucapan Fang Lin dan tetap memeluk Fang Li. dengan kuat. Ibunya Fang Lin memeluk Fang Lin selama 5 menit. Setelah 5 menit ibunya Fang Lin melepaskan pelukannya.
"Lin'er, apa yang kamu lakukan di bukit belakang?" tanya ibu Fang Lin.
Fang Lin yang mendengar pertanyaan ibunya, segera menjadi bahagia dan menjawab dengan senang.
"Bu, sekarang Lin'er sudah bisa berkultivasi" jawab Fang Lin dengan bahagia.
Ibunya yang mendengar jawaban Fang Lin dibuat terkejut, dirinya tidak menyangka anaknya bisa melakukan kultivasi.
"Nak, apakah kamu benar benar bisa berkultivasi?" tanya ibunya Fang Lin.
"Iya bu, Lin'er sudah bisa berkultivasi" ucap Fang Lin sambil mengeluarkan aura tingkat perak*3.
Fang Lin tidak ingin langsung memberitahunya tentang kekuatannya yang telah mencapai ranah raja*5.
Setelah itu, mereka berdua menutup pintu dan berjalan masuk kedalam rumahnya.
~1 Bulan Kemudian~
Fang Lin saat ini telah berada di depan pintu rumahnya dan menatap ibunya dengan tatapan sedih.
"Bu, apakah benar ibu tidak apa apa Lin'er tinggal sendirian?" tanya Fang Lin menatap wajah ibunya dengan sedih.
"Sudahlah, ibu tidak apa apa Lin'er, pergilah" jawab ibunya Fang Lin.
Fang Lin melakukan beberapa percakapan dengan ibunya sebelum pergi untuk mengembara. Setelah beberapa menit percakapan, akhirnya Fang Li. mulai berjalan keluar rumah.
"Ibu, Lin'er akan pergi dulu, Lin'er janji akan pulang dan menemui ibu" teriak Fang Lin.
Ibunya Fang Lin yang mendengar itu hanya tersenyum dan melihat kepergian anaknya dengan tatapan sedih.
"Seperti katamu, anak kita akan berubah setelah kematiannya yang pertama" gumam ibu Fang Lin lalu masuk kedalam rumahnya.
**
Fang Lin saat ini sudah berada di luar desa tempat Fang Lin tinggal. Fang Lin sendiri sudah mengetahui semua tempat yang berada disini, karena di kehidupan sebelumnya, Fang Lin sudah menjelajahi seluruh tempat yang berada di sekitar desanya.
"System lebih baik aku berjalan kemana dulu ya?" tanya Fang Lin meminta saran.
[DING sebaiknya host pergi hutan kematian yang berjarak 50 KM dari sini, system dapat merasakan ada yang menarik di sana]
Fang Lin yang mendengarnya langsung berlari menuju hutan yang disebutkan oleh system. Fang Lin berlari m, tetapi tidak dengan kecepatan penuh, dan akhirnya memakan waktu sekitar 1 jam untuk sampai.
Saat sudah dekat dengan pintu masuk hutan tersebut. terlihat dua orang memakai pakaian zirah lengkap dengan basis kultivasi ranah berlian*1 dan 2.
Sebelum Fang Lin menghampiri mereka, Fang Lin merubah dirinya menjadi seorang pemuda dewasa yang tampan dengan rambut berwarna hitam panjang terurai di punggungnya.
Fang Lin berjalan menuju kedua penjaga tersebut, lalu dihentikan oleh dua penjaga tersebut.
"Tuan, apa yang kamu lakukan di hutan ini?" tanya salah satu penjaga.
"Aku kesini karena ada hal yang perlu kulakukan" jawab Fang Lin dengan mengeluarkan aura raja*5, kekuatan puncaknya.
Kedua penjaga tersebut dibuat tertekan dengan aura yang dikeluarkan Fang Lin. Tanpa banyak bicara, dua penjaga itu mempersilahkan Fang Lin untuk masuk.
Fang Lin menarik kembali auranya, dan memasuki hutan yang berada didepannya.
Saat sedang berjalan di hutan Fang selalu dihadang oleh monster tingkat kayu hingga tingkat perak karena ia berada di lapisan luar hutan kematian.
[DING host membunuh hewan buas peringkat kayu mendapatkan 100 PS dan 500 PP]
[DING host membunuh hewan buas peringkat perak mendapatkan 5.000 PS dan 10.000 PP ]
[DING host membunuh hewan buas peringkat perak mendapatkan 5.000PS dan 10.000 PP]
[DING host membunuh...
[DING host membunuh...
Fang Lin yang dari tadi mendapat notifikasi dari system tersenyum lebar dan
BOOM
BOOM
Dua ledakan teredam muncul setelah Fang Lin membunuh hampir seratus hewan buas tingkat kayu hingga perak.
"Ternyata dengan membunuh aku juga bisa menerobos dan mendapatkan PS" gumam Fang Lin.
"Open status" ucap Fang Lin.
[STATUS]
Nama: Fang Lin
Umur: 15
Kultivasi: raja*7(2.000/85.000)
Teknik: -
Poin System: 123.000
Shop
Inventory
System V.01
Fang Lin menganggukkan kepalanya saat melihat melihat statusnya, Fang Lin melanjutkan perjalanan menuju lapisan inti hutan kematian dengan berlari. Setelah beberapa jam Fang Lin berlari, akhirnya Fang Lin berhenti karena ia lapar. Fang Lin memutuskan untuk berburu beberapa hewan untuk dimakannya.
Setelah beberapa menit, Fang Lin telah berburu beberapa beast tingkat kayu. Fang Lin juga mengumpulkan beberapa kayu bakar.
Fang Lin membuat api dari tumpukan kayu bakar yang dikumpulkannya, lalu memanggang daging hewan buas yang diburunya.
"Walaupun tidak seenak masakan ibu, tapi lebih baik dari pada tidak makan" ucap Fang Lin mengunyah daging hewan buas yang dimakannya.
Setelah makan Fang Lin melihat kearah langit yang sudah gelap.
'sepertinya aku harus mencari gua, karena saat malam monster akan banyak muncul dan semakin ganas' batin Fang Lin sambil memandangi langit yang mulai gelap.
Fang Lin berlari di lapisan inti hutan kematian, selama 10 menit Fang Lin mencari sebuah gua, dan akhirnya menemukan gua yang cukup besar, juga terlihat aman.
"sepertinya gua itu cocok untuk berteduh" ucap Fang Lin menatap gua didepannya.
Fang Lin memasuki gua itu dan duduk didalamnya, tak berselang lama akhirnya Fang Lin tertidur dengan lelap.
**
DUUAAARRR
Sebuah suara ledakan yang sangat besar membuat seisi gua bergetar, Fang Lin yang tertidur didalamnya segera bangun.
"Apa ini" ucap Fang Lin.
Fang Lin segera berlari keluar gua. Saat berada di luar gua, Fang Lin melihat dua hewan buas tingkat perak sedang bertarung habis habisan.
Kedua hewan buas itu berwujud Phoenix api, dan kura kura hitam dengan ular di punggungnya.
(Ilustrasi Phoenix api)
(Ilustrasi kura kura hitam)
Fang Lin berpendapat bahwa kedua hewan buas tersebut sedang memperluas wilayah masing masing.
TINGKATAN ****HEWAN BUAS****:
- KAYU
- BESI
- PERUNGGU
- PERAK
- EMAS
- GIOK
- SURGAWI
- ILAHI
???
???
***MAAF JIKA NOVEL INI JELEK KARENA INI NOVE PERTAMA SAYA MAAF JIKA BANYAK KESALAHAN
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, AND VOTE ☺️***
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 52 Episodes
Comments
kwon dae
Whooa /Skull/
2024-10-22
0
abdillah musahwi
lanjutkan Thor, semangat
2024-04-22
0
Harman LokeST
seeeeeeeeeeeeeeemmmaaaaaaaaaannngggaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaTtttttttttttttttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss Fang Lin untuk meningkatkan kultivasimu yaaaaaaaaAaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnggg lebbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiihh tinnnngggggggggggggggggggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii laaaaaggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
2023-06-13
0