Setelah konflik di kota Mawar Fang Lin Dan Jin Feng melanjutkan perjalanan mereka.
Fang Lin saat ini hanya sedang melesat secara acak tanpa tujuan. Setelah beberapa saat Fang Lin melihat suatu kota yang lumayan ramai dan padat.
Fang Lin yang melihat adanya kota bergerak cepat melesat ke arah kota itu, diikuti oleh Jin Feng. Saat sudah dekat Fang Lin dan Jin Feng menurunkan kecepatannya agar tidak menarik perhatian, dan saat ini sedang mengantri untuk memasuki kota itu.
Antrian menuju kota itu sangatlah ramai, dan memakan waktu selama berjam jam karena pemeriksaan yang dilakukan. Setelah 2 jam lamanya akhirnya giliran Fang Lin untuk diperiksa.
"Silahkan selanjutnya" ucap salah satu penjaga gerbang.
Fang Lin langsung maju untuk diperiksa, Fang Lin sama sekali tidak khawatir karena memang dirinya tidak ada masalah. Setelah beberapa menit diperiksa Fang Lin membayar biaya masuk sebesar 1 keping emas dan diperbolehkan masuk.
Fang Lin saat ini sedang menunggu Jin Feng diperiksa di depan sebuah bar yang lumayan ramai. Setelah menunggu beberapa menit akhirnya Jin Feng masuk dan menghampiri Fang Lin.
Fang Lin yang melihat Jin Feng menghampirinya hanya tersenyum dan berjalan memasuki bar disebelah nya.
Jin Feng yang melihat Fang Lin memasuki sebuah bar, di buat bingung "kenapa tuan memasuki bar, bukankah kita baru saja makan?" gumam Jin Feng, karena sebelum mereka memasuki kota ini mereka sempat makan beberapa daging beast.
Jin Feng tidak memperdulikannya dan ikut memasuki bar tersebut, dan berjalan menghampiri Fang Lin yang duduk dan tersenyum kearahnya.
"tuan kenapa tuan masuk kesini? apakah tuan lapar? bukankah kita baru saja makan?" tanya Jin Feng bertubi-tubi.
Fang Lin yang mendengar pertanyaan Jin Feng menggelengkan kepalanya "tidak, aku tidak lapar, aku kesini karena aku ingin mencari informasi" ucap Fang Lin.
"informasi apa yang tuan ingin tahu?" tanya Jin Feng.
"apakah kamu tahu bahwa saat ini kerjaan Blue Wind sedang heboh?" tanya Fang Lin dengan tersenyum penuh makna.
"tidak tahu, memang kenapa tuan?" ucap Jin Feng yang tengah kebingungan.
"itu karena mereka menemukan sebuah kolam yang berguna untuk kultivasi" ucap Fang Lin yang masih tersenyum.
"memang kolam apa tuan?" tanya Jin Feng menaikkan sebelah alisnya.
"aku juga tidak tahu tapi yang pasti kolam itu memiliki energi yang sangat padat dan terdapat sembilan warna" ucap Fang Lin.
Jin Feng yang mendengar jawaban Fang Lin melebarkan matanya tak percaya, "APA" teriak Jin Feng membuat seluruh pelanggan di bar melihat mereka, Jin Feng mengetahui tentang kolam ini, kolam ini sebenarnya adalah barang berharga yang hanya ada di alam dewa, tapi entah mengapa bisa disini
"hei kecilkan suaramu" ucap Fang Lin pelan yang hanya didengar Jin Feng.
Jin Feng segera menutup mulutnya menggunakan tangannya "hehehe maafkan aku tuan, aku sangat terkejut" ucap Jin Feng sambil terkekeh pelan.
Fang Lin hanya menggelengkan kepalanya "apakah kamu tahu sesuatu tentang kolam ini?" tanya Fang Lin.
"Aku tahu tuan, kolam ini disebut kolam suci sembilan warna, yang bahkan sangat sulit keberadaanya di cari di alam dewa" jawab Jin Feng.
Fang Lin hanya menganggukkan kepalanya, tapi Fang Lin mendengat sesuatu yang berkaitan dengan kolam ini. Fang Lin langsung menajamkan indera pendengarnya dan menguping pembicaraan dua orang yang sedang duduk tidak jauh dari mejanya.
"hei apakah kamu tahu, katanya kerajaan Blue Wind menemukan sebuah kolam yang membantu kultivasi seseorang" ucap org 1
"benarkah memangnya kolam apa itu?" tanya
org 2
"aku juga tidak tahu, tapi katanya kolam ini sangat ajaib" jawab org 1
"memang apa manfaatnya?" tanya org 2
"katanya orang yang berada di kolam ini dapat menerobos dengan sangat cepat karena air yang ada di kolam ini sangat ajaib" jawab org 1
"apakah benar" ucap org 2
"tentu saja, kalau tidak salah kolam tersebut berada di lapisan inti hutan seribu siluman" ucap org 1
Fang Lin yang mendengar informasi berharga dari dua orang itu langsung tersenyum lebar
"memang benar dari dulu bahwa bar adalah tempat untuk mencari informasi" gumam Fang Lin pelan.
Setelah itu Fang berdiri dan pergi meninggalkan bar, Jin Feng yang melihat tingkah Fang Lin hanya menggelengkan kepala pelan, dan pergi meninggalkan bar.
Setelah mereka keluar Fang Lin menatap Jin Feng "Sekarang kita akan pergi menuju hutan seribu siluman" ucap Fang Lin tersenyum penuh makna, lalu melesat pergi keluar kota.
Jin Feng hanya mengangguk dan melesat mengikuti Fang Lin. saat berada di agak jauh dari kota mereka langsung terbang dengan cepat. Jarak antara kota tadi dengan hutan seribu siluman sangatlah Jauh sekitar 10.000 mil.
Fang Lin dan Jin Feng telah terbang selama berjam jam dan akhirnya mereka turun sejenak untuk beristirahat.
"Jin Feng kita istirahat dulu sebentar" ucap Fang Lin melesat turun.
"Baik tuan" ucap Jin Feng melesat turun mengikuti Fang Lin.
Setelah beberapa menit
Saat ini Fang Lin sedang memanggang beberapa ayam hutan dan Jin Feng yang duduk di sebelahnya. Mereka telah berburu beberapa ayam hutan dan memanggangnya.
(saat ini mereka berada di sebuah hutan biasa)
Setelah makan mereka tidur diatas dahan pohon.
Keesokan harinya mereka melanjutkan perjalanan mereka menuju hutan seribu siluman.Fang Lin dan Jin Feng masih jauh dari tujuan mereka, walaupun mereka terbang dengan kecepatan maksimal, mereka masih memerlukan waktu beberapa hari dikarenakan lokasi hutan seribu siluman yang sangat jauh, juga kecepatan Jin Feng yang masih di ranah kaisar langit.
Selama perjalanan mereka banyak beristirahat yang membuat mereka tambah lama mencapai hutan seribu siluman. Fang Lin dan Jin Feng memang banyak beristirahat, tapi mereka sebenarnya sedang mencari informasi informasi tentang lokasi spesifik kolam suci sembilan warna ini.
Setelah lima hari melakukan perjalanan, mereka akhirnya sampai di depan hutan seribu siluman.
"Akhirnya sampai juga" ucap Fang Lin sambil memasuki hutan seribu siluman.
Jin Feng hanya tersenyum dan mengikuti Fang Lin masuk kedalam hutan seribu siluman. berbeda dengan hutan kematian, hutan seribu siluman tidak ada yang menjaga sama sekali. Karena menurut cerita dari para leluhur, disini terdapat seribu beast yang sudah mencapai ranah saint bahkan ada yang berada di ranah Holy Dao, karena itu hutan ini dinamakan hutan seribu siluman.
BAGI YANG LUPA
KULTIVASI FANA:
- Perunggu
- Perak
- Emas
- Berlian
- raja
- Penguasa
- Kaisar Bumi
- Kaisar Langit
- Half Saint
- Saint
KULTIVASI TO GOD:
- Tyrant
- Holy Tyrant
- Grand Dao
- Holy Dao
- Monarch
- Holy Monarch
- Immortal
- Immortal King
- Immortal Emperor
- Supreme Being (awal - menengah - tinggi)
KULTIVASI TRUE GOD (Prajurit}
- Dewa Putih
- Dewa Kuning
- Dewa Merah
- Dewa Biru
- Dewa Hitam
- Dewa Ungu
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN AND VOTE ☺️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 52 Episodes
Comments
Harman LokeST
seeeerriiiiiiiiiiiiiiuuuuuuuuuuuuuissssssssss teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss Fang Lin untuk meningkatkan kultivasimu yaaaaaaaaAaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnggg lebbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiihh tinnnngggggggggggggggggggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii laaaaaggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
2023-06-13
0
DINA OCTAVIA
woy pil kultivasi semesta nya npa gak di pke
2021-09-26
0
Kirana/
Author ini goblok kah?
2021-09-09
3